CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Food & Travel / Outdoor Adventure & Nature Clubs /
Salju Terakhir Di Bumi Khatulistiwa
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e170f8e68cc9543ae44a553/salju-terakhir-di-bumi-khatulistiwa

Salju Terakhir Di Bumi Khatulistiwa

Salju Terakhir Di Bumi Khatulistiwa

Terlihat para pendaki yang sedang mendaki Puncak Jayawijaya, sumber: warungkopi.okezone.com


Salju terakhir di bumi khatulistiwa, hampir semua orang berpikir bahwa di bumi khatulistiwa kita ini tidak akan mungkin dan hal yang mustahil akan memiliki salju. Seperti yang kita ketahui negara kita berada di garis khatulistiwa membuat negara kita beriklim tropis yang hanya mengenal dua musim yaitu musim hujan dan kemarau. Namun hukum ini sepertinya tidak berlaku untuk Puncak Wijaya, daya tarik dari Puncak Wijaya yaitu merupakan satu - satunya gunung yang puncaknya diselimuti salju di bumi khatulistiwa kita ini. Puncak Jayawijaya menjadi satu-satunya tempat di Indonesia yang diselimuti dengan salju. Puncak tertinggi di Indonesia yang berada di Taman Nasional Laurentz, Papua, ini juga menjadi incaran para pendaki gunung di berbagai belahan dunia. Puncak Jayawijaya merupakan gunung yang memiliki ketinggian hingga mencapai 4.884 meter di atas permukaan laut. Yang terletak pada titik koordinat S 04°04.733 dan E 137°09.572.  Gunung yang menjulang tinggi ini merupakan salah satu atap dari Indonesia dan menjadi titik tertinggi yang ada di Papua atau bahkan di Oseania dan Benua Australia. Puncak Jayawijaya adalah titik tertinggi yang meliputi Andes dan Himalaya, serta disebut – sebut sebagai puncak cartstensz pyramid.

Dilansir dari https://katalogwisata.com . Gunung ini juga termasuk dalam tipe Alpine Glaciation jika dilihat dari tipe gletsernya. Sedangkan di tempat yang lebih rendah dari puncak tertinggi, dapat dikategorikan kedalam tipe Valley Glacier. Valley Glacier merupakan gletser yang mencair sehingga turun dan mengalir ke tempat yang lebih rendah. Dapat dipastikan, di wilayah pegunungan ini juga terdapat sungai es. Fenomena ini tidak akan bisa anda temui di belahan bumi manapun. Sangat unik dan mengagumkan. Puncak Jayawijaya masuk dalam “Seven Summit” yaitu tujuh puncak benua dan biasa dikenal sebagai Piramida Carstenz. 

Puncak Jayawijaya ditemukan pertama kali oleh pria bernama Jan Carstensz pada tahun 1623. Ia adalah seorang petualang dari negeri Belanda. Karena penemuan itulah, Puncak Jayawijaya lebih dikenal dengan nama Carstensz Pyramid oleh dunia. Pengambilan nama tersebut awalnya berasal dari nama “Carstensz” sendiri untuk menghargai jasanya dan Pyramide berarti puncak. Sedangkan nama Puncak Jayawijaya, merupakan nama yang diberikan oleh Ir. Soekarno setelah berhasil membebaskan wilayah Papua barat dari jajahan Belanda. Awalnya tidak ada yang percaya dengan temuan  Jan Carstensz. Sebuah gunung yang di selimuti oleh es di daerah yang tropis. Memang jika dipikir kurang masuk akal. Namun setelah 3 abad dari penemuan ini, warga dunia barulah percaya jika gunung tersebut benar – benar ada. 
Puncak Jaya Wijaya merupakan salah satu impian dari semua pendaki di negeri ini, sesuatu yang sangat diimpikan semua pendaki untuk melihat sisi lain dari Indonesia. Es abadi Indonesia itu sebenarnya sudah menjadi impian para pendaki. Namun lokasinya yang sulit terjamah, dibutuhkan biaya mahal dan persiapan yang tak main-main. Dalam perjalanan menujuu puncak  dibutuhkan 7 hari perjalanan, sebenarnya kita juga dapat menyewa transportasi udara menggunkan helikopter, akan tetapi dibutuhkan budget hingga 55 juta perorang. Akan tetapi saat ini, keabadian esnya akan perlahan-lahan menghilang selamanya. Secara umum, penyebab utama berkurangnya es di Puncak Jayawijaya adalah karena terjadinya proses pemanasan global yang dapat mencairkan es baik di kutub maupun di pegunungan tropis.
Dilansir Antara, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan jika Indonesia akan kehilangan salju abadi itu. Hal ini diperkuat dengan observasi yang telah dilakukan 2010, 2015 dan 2016 silam. Observasi yang dilakukan bertujuan untuk mengukur kecepatan penurunan tebal es akibat pemanasan oleh atmosfer. Pada Juni 2010 tebal es puncak Jayawijaya 31,49 dan menyusut menjadi 26,23 meter pada November 2015. Mengalami laju penurunan tebal 1,05 meter per tahun sejak 2010. Tahun 2015 tebal es pada bulan November adalah 26,23. Yakni berkurang sekitar 1,05 meter sejak 2010.Pada Mei 2016 tebalnya menjadi 20,54 meter atau menyusut 4,26 meter dari November 2015. Faktor lain yang menyebabkan penyusutan es karena el nino yang terjadi pada 2015 dan 2016.
Tentunya kita tidak ingin salju yang ada di bumi khatulistiwa kita ini menghilang, untuk itu marilah kita bersama menjaga lingkungan dan menghindari hal - hal yang dapat memicu terjadinya pemanasan global seperti pengrusakan hutan, penggunaan emisi bahan bakar fosil pada kendaraan dan pabrik pabrik yang menumpuk di atmosfer, efek rumah kaca, dan lain - lain.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
hugomaran dan 42 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 10
Setau ane, mahal beud lho masuk sinih, Sis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
b4perman dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Emang mahal lah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mulivw dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
bbb pulback sis
profile-picture
AnisMo memberi reputasi
Quote:


Huum. Ane sih mungkin ndak sanggup
Kecuali Allah sanggupkanemoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
b4perman dan trifatoyah memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


Beda lagi itu, namanya lillahitaallah
waduh jangan dong ya akhi emoticon-Maaf Agan
profile-picture
profile-picture
mulivw dan b4perman memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Jangan sampe leleh dong emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
llalan26 dan b4perman memberi reputasi
Lihat 1 balasan
mulustrasinya kurang buat HT
profile-picture
StevenBonny memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Masih ada salju kok.
Lihat 1 balasan
bbrp pendaki ketemu OPM.... ngeri

Hore! Lubang Ozon di Antartika Mengecil

Bukannya lubang ozon sudah mengecil ya?

emoticon-Bingung

Para ilmuwan melaporkan bahwa lubang ozon di atas Antartika telah menyusut ke ukuran terkecil seperti pada tahun 1982.

https://www.suara.com/tekno/2019/10/25/190500/hore-lubang-ozon-di-antartika-mengecil

Dan salah satu fungsi lubang ozon itu kan mengurangi pemanasan global

5. Menjaga kestabilan suhu di Bumi, sehingga pemanasan global pun bisa berkurang

Salah satu permasalahan global yang dialami Bumi dan menjadi sorotan utama akhir- akhir ini adalah tentang pemanasan global. Pemanasan global bisa diartikan sebagai naiknya suhu udara rata- rata Bumi sehingga menyebabkan berbagai dampak yang buruk. Salah satu dampak buruk dari pemanasan global adalah mencairkan es (baca: hujan es) yang ada di kutub sehingga permukaan laut meningkat. Salah satu fungsi yang dimiliki oleh lapisan ozon adalah menstabilkan suhu yang ada di Bumi, sehingga tidak terasa begitu panas. Stabilnya suhu yang ada di Bumi ini juga bisa mengurangi pemanasan global, sehingga berbagai dampak buruk dari pemanasan global tidak akan terjadi.

https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/meteorologi/lapisan-ozon

Kenapa masih panas ya?

emoticon-Bingung
profile-picture
antomulyo memberi reputasi
ini data tahun 2016 ya, gmn untuk tahun 2020?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hary999 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
wah keren ada salju di negara berfloweremoticon-Matabelo

tolong ya gan, bawa pulang sampah2 dan botol bekas air kencingnya, jangan kotori bumi ini dengan sampah kalian
profile-picture
profile-picture
elangbiru00 dan arisentris. memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Nasib es abadi yang mulai kehilangan keabadiannya emoticon-Frown, semoga generasi mendatang masih bisa melihatnya
profile-picture
zeromanatt memberi reputasi
Jangan sampao hilang
profile-picture
b4perman memberi reputasi
Lihat 1 balasan
yah padahal belom kesampean bisa main kesana... 😢
profile-picture
profile-picture
b4perman dan antomulyo memberi reputasi
Lihat 2 balasan


Quote:



yang bisa kita lakuin sekarang adalah memperlambat proses global warming aja gan, selebihnya ya berserah diri

😭
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Junmai92 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Ga ada foto-fotonya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stygiant dan 2 lainnya memberi reputasi
kok sedih yaa
apakah ini efek rumah kaca dan pemanasan global yang terjadi
sedih sih kok bisa begini yaaa
sekarang kita yuk peduli dengan alam kita dan mengurangi dampak luas pemanasan globaaallemoticon-Keep Posting Gan emoticon-Keep Posting Gan emoticon-Keep Posting Gan emoticon-Keep Posting Gan emoticon-Keep Posting Gan
Pemanasan global itu emang udah siklusnya, gak bisa dicegah. Mitigasi dan adaptasi, itu cara yang bisa dilakuin.

Santuy, kelar pemanasan global suhu bumi nanti juga bakal turun kok, malahan anjlok jadi macam Jaman Es emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2

Quote:


Kan buat penstabil gan bukan buat nurunin emoticon-Hammer
profile-picture
profile-picture
jkwselalub3n4r dan b4perman memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di