KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Denny Siregar: BPJS Rugi Karena Dokter Mata Duitan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5de458bc9a972e41c5211f1f/denny-siregar-bpjs-rugi-karena-dokter-mata-duitan

Denny Siregar: BPJS Rugi Karena Dokter Mata Duitan

Denny Siregar: BPJS Rugi Karena Dokter Mata Duitan


Jakarta - Pegiat media sosial Denny Siregar menilai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan rugi triliunan rupiah karena kebanyakan dokter mata duitan.

"Modus dokter beginilah yang disoroti dokter Terawan, Menteri Kesehatan. Dokter sekarang banyak main operasi supaya dapat uang banyak," kata Denny Siregar dalam tulisan berjudul Dokter Error, Negara Tekor di laman Facebook, Sabtu, 30 November 2019.

Denny menambahkan, untuk operasi sesar saja, kata dokter Terawan, BPJS menanggung 260 triliun rupiah, sedangkan untuk operasi jantung tahun 2018 beban biaya 10 triliun rupiah

Dalam tulisan tersebut, Denny pada awalnya menceritakan pengalaman pribadi berurusan dengan rumah sakit. Berikut seutuhnya tulisan Denny Siregar.

"Di sebuah rumah sakit terkenal, saya memeriksakan anak yang katanya di dalam hidungnya sakit.

Seorang dokter lelaki muda sesudah memeriksa dengan biaya periksa yang lumayan bikin kantung perih berkata, "Dia kena penyakit X. Harus dibedah hidungnya."


Kaget? Pasti. Siapa sih orang tua yang tidak syok melihat anaknya yang masih kecil harus berhadapan dengan meja operasi.

"Kira-kira berapa, dok, biayanya?" tanyaku agak gemetar. Rumah sakit ini terkenal dan pasti mahal.

"Sekian puluh juta. Ada asuransi ?" tanyanya.

Ouch. Benar dugaanku. Dan aku pamit pulang. Sebagai kepala rumah tangga, mumet pun datang. Kebayang repotnya mengurus ini itu. Belum lagi waktu terbuang karena pasti menginap beberapa hari di sana. Anak kecil enggak bisa ditinggal.

Iseng telepon seorang teman yang dokter di rumah sakit pemerintah yang terkenal murah. Dia bilang, "Coba ke dokter ini. Dia dokter di RS ini juga. Praktik rumahnya di alamat ini."

Aku ikuti kata temanku. Aku butuh second opinion, atau pendapat dokter kedua.

Sesudah mengantre agak lama, akhirnya giliran kami masuk ke ruang dokter yang sudah senior. Sederhana sekali ruangannya, beda dengan ruangan dokter muda di RS terkenal itu. Proses pendaftarannya pun masih manual, pakai kartu warna-warni dengan suster yang juga sudah berusia 60-an.

Ah, ini sih biasa. Anak kecil rentan kalau kena debu. Infeksi biasa. Kasih obat ini saja," kata dokter senior itu.

Biaya periksa 75 ribu rupiah dan obatnya sesudah kutebus sekitar 200 ribu rupiah kurang sedikit.

Dan benar, besoknya sudah ada perubahan. Dua hari kemudian anakku sembuh. Untung tidak jadi operasi yang makan biaya puluhan juta rupiah itu.

Kalau enggak ada duit, memang manusia cenderung kreatif. Beda kalau ada fasilitas sekarang seperti BPJS, yang pasien cenderung mengangguk saja apa kata dokter. Dan dokternya senang main bedah-bedahan, karena bayarannya lumayan.

Modus dokter beginilah yang disoroti dokter Terawan, Menteri Kesehatan. Dokter sekarang banyak main operasi supaya dapat uang banyak.

Untuk operasi sesar saja, kata dokter Terawan, BPJS menanggung 260 triliun rupiah. Sedangkan untuk operasi jantung, tahun 2018 beban biaya 10 triliun rupiah.

Jadi, bagaimana BPJS enggak tekor?

BPJS dibangun sebagai konsep gotong-royong supaya yang tidak mampu bisa disubsidi yang mampu. Tapi itu tidak akan berguna jika dokternya tetap mata duitan.

Mungkin banyak dokter yang lupa, bahwa profesi ini adalah profesi pengabdian, bukan profesi mencari uang. Bayaran terbesarnya adalah pahala, bukan material. Kalau pengen kaya, kenapa enggak jadi pengusaha saja?

Saya kebayang dokter-dokter senior yang mengabdikan dirinya, ada yang mengobati di perahu, ada yang cuman bayar 10 ribu rupiah saja. Mereka tampak miskin di dunia, sesungguhnya mereka adalah orang yang kaya kelak di akhir masa.

Sungguh, sulit negeri ini akan maju, jika orang pintar belum bisa mengubah cara berpikirnya."

Penjelasan Menteri Kesehatan
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyinggung praktik dokter yang berlebihan dalam penanganan persalinan, tindakan penyakit jantung, dan tindakan terhadap penyakit kanker. Terawan mengatakan tidak sedikit dokter yang melakukan tindakan tidak secara optimal.

Terawan pada Jumat, 29 November 2019, mengumpulkan berbagai kepala dinas kesehatan dari seluruh daerah untuk menyelesaikan masalah dugaan fraud atau kecurangan dalam penyalahgunaan layanan Jaminan Kesehatan Nasional.

Ia menyatakan satu di antara yang disoroti adalah layanan persalinan melalui operasi sectio caesarea yang banyak terjadi di seluruh daerah dan diduga tidak sesuai ketentuan.

"Wong sectio caesarea saja perbandingannya dengan norma itu 45 persen, harusnya menurut WHO 20 persen. Harus benar-benar mana di sectio caesaria, mana yang tidak supaya tidak ada pembengkakan biaya, kalau terjadi berlebihan tindakannya, ya, bangkrut," ujar Terawan seperti diberitakan Antara.

Ia menyatakan tindakan dokter kepada pasien yang dilakukan secara berlebihan membuat pembengkakan dalam biaya klaim BPJS Kesehatan kepada rumah sakit.

Terawan menegaskan bahwa layanan yang diberikan dalam program JKN adalah layanan kesehatan dasar dengan dana yang terbatas. Namun nyatanya di lapangan kerap dilakukan dengan tindakan berlebihan sehingga membuat pembiayaan juga jadi berlebih.

"Ini namanya limited budgeting, kok diperlakukan unlimited medical service, jelas akan jadi pengaruh yang besar. Kita mengacu pada pasal 19 UU Nomor 40 Tahun 2004 di mana di situ bunyinya adalah pelayanan kesehatan dasar, kalau dibikin unlimited medical services pasti akan menjadi kolaps," tutur Terawan.

Terawan meminta kepala dinas kesehatan untuk menguatkan upaya promotif dan preventif di Puskesmas dalam program pencegahan penyakit.

Di sisi lain, pemerintah mengeluarkan kebijakan menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen per 1 Januari 2020. Kebijakan ini ditempuh untuk menutup kerugian. Banyak elemen masyarakat menentang kebijakan ini. []

https://www.tagar.id/denny-siregar-b...er-mata-duitan

Siapa yg pernah operasi sesar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
asepdeni343 dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KASKUS.HQ
Halaman 1 dari 9
Ane gan operasi sc kalo gak dioperasi belum tentu selamat anak ane lha wong ketuban udah ijo . pembukaan masih stuck di pembukaan 2 gak nambah2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hattori hanzo dan 8 lainnya memberi reputasi
kesehatan itu mahal,tp lebih mahal cicilan Nmax per bulan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madsatrio16 dan 16 lainnya memberi reputasi
Gaji direksi yg kegedean kagak dipermasalahin tong
profile-picture
profile-picture
profile-picture
maskompor dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Jonrunya cebong bersabda..
Cebong2 pun siap bela emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Justika1118 dan 8 lainnya memberi reputasi
Mungkin banyak dokter yang lupa, bahwa profesi ini adalah profesi pengabdian, bukan profesi mencari uang. Bayaran terbesarnya adalah pahala, bukan material. Kalau pengen kaya, kenapa enggak jadi pengusaha saja?




tujuan awal bukan pengabdian tetapi keuangan = dogteremoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Justika1118 dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Astajim. Demi moto gp di mandalika, mobil baru menteri.. iuran bpjs, listrik, tol, dll dinaikan *psi emoticon-Imlek

Denny Siregar: BPJS Rugi Karena Dokter Mata Duitan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
maskompor dan 6 lainnya memberi reputasi
Heran masih aja ada yang mau dengerin sampah buzzer macam si denny siregar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sangakuyoga dan 12 lainnya memberi reputasi
Ocehan nya si terawan disambung terus, sebagai menteri kesehatan apa tindakannya????

Heran menteri jarang amat yg beres emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sangakuyoga dan 5 lainnya memberi reputasi
Makanya cuk itu banyakin rsud tipe c sama d di kecamatan kalo gamau bikin puskesmas ranap
Kapasitas bednya di sesuaikan

Jangan dikit dikit rsu rsu kecil rujuknya ke rs swasta. Udah tau nilai klaim rs swasta sama negeri beda.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ruuuruuu dan 4 lainnya memberi reputasi
Gak heran, bnyk dokter pilih kubu wowo emoticon-Big Grin
Orang baik ngumpul ma org baik
Org egois gabung ma org egois
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sangakuyoga dan 8 lainnya memberi reputasi
Balasan post servesiwi
Quote:


Luar biasa opini yang beginian emoticon-Recommended Seller:

Yang menetapkan profesi dokter sebagai pengabdian itu siapa gan ? Tau biaya pendidikan dokter itu berapa ? emoticon-Smilie

Coba sebutkan satu saja profesi yang tidak berhubungan dengan uang di dunia ini emoticon-Smilie

Bayaran terbesar itu pahala ? Pahala bisa buat bayar rekening dan tabungan pendidikan anak ya gan ? emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madsatrio16 dan 12 lainnya memberi reputasi
dokter sekarang mah mayoritas kapitalis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madsatrio16 dan 6 lainnya memberi reputasi
Balasan post servesiwi
Ayo para dokter, jadi pengusaha aja semua, ga usah jadi dokter...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madsatrio16 dan 5 lainnya memberi reputasi
Biaya kesehatan di indo sangat mahal. Ini juga efek berantai pendidikan dokter mahal. Ayo nadiem bisa ga kamu bikin pendidikan dokter jadi lebih murah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madsatrio16 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sump...kter_Indonesia
Temen & sodara ane juga ada yg jadi dokter.
Ataupun jadi dogter.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh servesiwi
Lihat 1 balasan
Balasan post inreallifeasu
Quote:


Ente bener, sesuai id ente real life

Balik kita sebagai manusia, ini keanehan tapi diterima dgn sadar dan sesuatu dianggap 'wajar', mau sehat harus korban uang/harta

Sekolahnya mahal, alkes mahal dan bangun rs mahal tapi menyangkut 100% kelangsungan hidup manusia, saya selagi masih bisa bayar no komen dah, ada saatnya gak bisa bayar dan milih mati aja - - apa ini masuk bunuh diri?

Something wrong kalau kita gak ngerasa ini very wrong
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 6 lainnya memberi reputasi
Balasan post kiryu06
@kiryu06

di india murah buat kesehatan ,

memang waktunya berfikir kok bisa biaya pendidikan dokter mahal ?

memang buat apa saja ?

bahkan pendidikan yang lainnya juga mahal , pajaknya juga nggak tau ?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
ya wajar sih mata duitan. lha wong kuliahnya aja mahal emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kata presiden sih salah kelola...jadi mana yg bener nih???
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Yang tertib bayar iurannya
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di