CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Wayang Kulit, Tradisi Yang Hampir Punah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dd20c78f0bdb23c7a3834f7/wayang-kulit-tradisi-yang-hampir-punah

Wayang Kulit, Tradisi Yang Hampir Punah

Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 13


Quote:


iya gan, supaya anak cucu kita tau juga dengan seni wayang kulit emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
DanyMartadinata dan jagotorpedo memberi reputasi


Quote:


bner bgt gan, klo semalaman emng udah mager gtu kesannya dan jjur ane gk tertarik juga klo liat emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
DanyMartadinata dan jagotorpedo memberi reputasi


Quote:


klo di desa emng masih ada gan, tpi klo di kota kayaknya udah bner bner gk ada emoticon-Cape d... emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
DanyMartadinata dan jagotorpedo memberi reputasi


Quote:


setidaknya masih diselenggarakan kan gan meskipun jarang, tidak seperti di daerah kota yg bner bner udah ditinggalkan emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
DanyMartadinata dan jagotorpedo memberi reputasi


Quote:


nah sama gan, ane juga orang jawa tpi tetep aja bingung sama bahasa yang digunakan saat pentas wayang maupun acara adat emoticon-Cape d...
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
jaman now, klo bahan lelucon nya menjurus ke fisik.. auto ngakak pasti emoticon-Cape deeehh
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:

kira² yg komen² nyalahin pihak ini-itu.. bakal berkontribusi melestarikan wayang gak yah..?
minimal dgn nonton wayang...emoticon-Big Grin
emoticon-Leh Uga emoticon-Ngakak
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
Diubah oleh jagotorpedo
kalo dipikir2 krn jaman dulu hiburan masih terbatas, jd wayang banyak peminat. Jaman sd dulu kalo ada murid yg ngantuk di kelas pasti ditegur sama gurunya "semalem abis nonton wayang?!" hahaha jaman skrg kata2 teguran itu udah ga relevan lg. Tp jgn salah kalo ada hajatan yg nanggep wayang berarti doi org kaya, soalnya mahal jg ngedatengin dalang beserta crew nya
profile-picture
profile-picture
DanyMartadinata dan ayic222 memberi reputasi
Quote:


Bukaaan woe, tara basrooo tara basrooo, bukan basoo emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
DanyMartadinata dan anakjahanam721 memberi reputasi
mungkin kalau pakai bahasa indonesia masih ada kesempatan buat berkembang karena dari sisi cerita sangat menarik, tapi di sisi lain harga penampilan wayang cukup mahal
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
pgn dilestarikan?? gampang tinggal suruh malaysia klaim saja, pasti nanti bakal diperhatikan dan dilestarikan oleh rakyat indon emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
DanyMartadinata dan hhendryz memberi reputasi
hmmmmm ga bakal punah sih, diklaim malaysia koq klo ada apa2 emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
Bener banget noh dah hampir punah, ane pribadi saja nda begitu tau tntg pewayangan.. nontonpun seumur" baru sekali..

Kalau generasi muda kek ane semua, bisa beneran punah nie kesenian..
kayaknya masih banyak penggemarnya di ibukota, tapi jaman berubah
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
lebih seru wayang golek


apalagi wayang golek betawiemoticon-Ngakak (S)


Kalo wayang kulit terlalu monoton dan pementasannya terlalu monoton. Desain wayang kulit terlalu jadul dan membosankan. Kalo wayang golek bisa dikustom lebih kekinian macam cepot yang di net tv.
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kalau memang penontonya kebanyakan adalah orang asing ya gapapa
sasarannya orang asing aja
entah itu turis atau kah kita yang pentas diluar negri
ketika profesi dalang menjanjikan pastinya akan banyak yg berminat
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
Sekarang pindah youtube, ada dalang yg sering streaming saat pentas. Saya suka nonton meskipun lakon diulang terus
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
wayang kulit versi attak on titan
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
Halaman 4 dari 13


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di