KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Industry 4.0, Big Data, Artificial Intelligence, Oppooo Iku ?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d897790c8393a2ef029c6be/industry-40-big-data-artificial-intelligence-oppooo-iku

Industry 4.0, Big Data, Artificial Intelligence, Oppooo Iku ?

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 8
Tritmu uda gwe fivebintang cuk... emoticon-linux2

Kemudian gwe tanya ke elu...
Dasar buat kesana apaan?
Algoritma aljabar trigonometri tabel periodik ekonomi mikro/makro
Karena gwe sebagai bapak harus bisa mengarahkan anak gwe yg pada 2022 masuk paud
emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Quote:


Gimana kalo term nya bukan anak pinak tapi produksi sendiri ? emoticon-Big Grin

Quote:


Kalo kerjanya repetitif bakal kegusur gan. Ane denger wacana pedaftaran bank ga perlu ke bank. Jadi orang bank yang nyamperin calon nasabah. Undang - undang masih ngatur pembukaan rekening kudu tatap muka. emoticon-Big Grin

Quote:


Ane gak masalah sih demo, yang penting tau apa yang diperjuangin. emoticon-Big Grin
profile-picture
mengeja memberi reputasi
aplikatif sebenarnya, cuman... negara juga harus mendukung salah satunya jaringan internet yang lancar dengan besaran yang tidak terkikis kalau terjadi overload
profile-picture
karim37 memberi reputasi
Balasan post dwik46
Quote:


ini outlook sampai 2020 gan. Tren keknya tetep kayak gitu. Sama jangan lupa cari informasi - informasi terus gan. emoticon-Big Grin

Industry 4.0, Big Data, Artificial Intelligence, Oppooo Iku ?
profile-picture
dwik46 memberi reputasi
jadi industri 4.0 ini hanya cocok untuk industri2 yg berhubungan dengan dunia internet dan yg bergerak di bidang advertisement dan dunia hiburan atau pelayanan jasa yg ada di dunia internet, seperti toped, grab, bupak, app di hape.

tapi tidak bisa diimplementasikan ke industri2 produksi yg b2b atau industri2 yg memproduksi brg stgh jadi.

mohon pencerahannya, bagi yg mengerti.
Lihat 1 balasan
Gak Bisa
kenapa umat Manusia nggak dibinasakan aja sekalian daripada membuat kerusakan doang di bumi emoticon-Leh Uga
ane belajar nih di kampus tentang big data,AI,industri 4.0 dll,emang harus ngikutin sih apalagi negara kita,biar terus berkembang,gak kalah sama negara lain,ingin sih punya AI kaya jarvis pasang dirumah,biar kaya tony stark emoticon-Big Grin
bukan dengan adanya mesin manusia jadi kalah sih emang gan kalo menurut ane, tapi malah kita dipaksa hrs mengembangkan skill. ya itu tadi, inspirasi
dan Jepang sudah mau 5.0
Industry 4.0, Big Data, Artificial Intelligence, Oppooo Iku ?

ni apaan anjay, manusia n robot duel rukuk emoticon-Ngakak
Indonesia kapan ya mau ngadopsi Industri 4.0 emoticon-Hammer2 kalo perkembangannya aja masih kek gini
profile-picture
rheirhei memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post rnknanda
Gerbang tol udah 4.0
Kemajuan zaman.. Nice infonya gan.. emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
rheirhei dan CoupleMaster memberi reputasi
wow...iki thred terminator emoticon-Matabelo
Lihat 1 balasan
ilustrasi nya kaya kenal emoticon-Bingung
Quote:


sudah banyak otomatisasi ya ?? terus apa kompensasi dari pemerintah untuk rakyat akibat banyaknya otomatisasi itu? jangan bilang semua bidang pekerjaan ada konversinya ke bentuk pekerjaan lain sebagai jawaban atas maraknya otomatisasi itu, yang jadi permasalahannya apakah jumlah konversi pekerjaan itu sama banyaknya dengan jumlah pekerjaan sebelum otomatisasi? karena yang jelas akibat adanya otomatisasi jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia makin sedikit, bayangkan saja misal satu gerbang tol dulu di isi oleh lebih dari lima kasir pintu tol (tergantung jumlah pintu tol nya) sekarang akibat otomatisasi tidak ada satupun kasir yang jaga, itu baru satu bidang pekerjaan belum dengan bidang kerja lain yang terpangkas akibat otomatisasi
sebaiknya Indonesia jangan selalu membuat tolak ukur dari kebijakan di dalam negeri suatu negara maju karena belum tentu cocok dengan keadaan di Indonesia, misalnya negara jepang sudah bersiap melompat ke industri 5.0 jelas jepang membutuhkan itu bukan semata karena jepang negara maju jumlah populasi warga jepang yang semakin sedikit warga usia produktifnya yang membuat jepang untuk mengatasi keadaan itu mau tidak mau harus segera dilakukan karena dimasa nanti jepang akan kekurangan tenaga kerja manusia, beda kondisinya dengan di Indonesia yang jumlah populasinya banyak tersedia tenaga kerja usia produktif bahkan terbilang over population kalau otomatisasi tetap mau diterapkan di Indonesia lalu akan dikemanakan manusia usia produktifnya jika banyak digantikan mesin
profile-picture
karim37 memberi reputasi
spertinya mesin mesin sudah mengenal kita.
emoticon-Traveller
searching barang di browser
muncul sugestinya di toko onlen
Halaman 2 dari 8


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di