CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
JoMan Laporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers Gegara Siluet 'Jokowi Pinokio'
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d7f4cf6af7e930e3575d75f/joman-laporkan-majalah-tempo-ke-dewan-pers-gegara-siluet-jokowi-pinokio

JoMan Laporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers Gegara Siluet 'Jokowi Pinokio'

Tampilkan isi Thread
Halaman 9 dari 11
Kebebasan pers ya gini, donald trump aja dibikin seperti bebek
profile-picture
napelogitu memberi reputasi
berendel?
JoMan Laporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers Gegara Siluet 'Jokowi Pinokio'
profile-picture
jinpari22 memberi reputasi
cie pendukungnya ngamuk emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
napelogitu dan jinpari22 memberi reputasi
Quote:


Gw setuju bahwa apa yang dilakukan joman ini terkesan cukup berlebihan, namun jika era sekarang ente banding-bandingkan dengan era soeharto, gw rasa itu gak bijak juga.

Bagaimanapun dalam kasus ini (dan banyak lainya) disini yang bereaksi adalah masyarakat itu sendiri, bukan jokowi sebagai individu apalagi pemerintah. Beda dengan orde baru, pemerintahlah yang lebih represif terhadap kritik. Gw kira ini juga karena pengaruh demokrasi yang semakin bebas, (setidaknya dari orde baru), dimana setiap masyarakat individu atau kelompok lebih bebas dalam berekspresi dan menyuarakan apa yang menurut ia benar.

Ya walaupun dalam hal ini terkesan lebay, tapi setidaknya itu dilakukan masih koridor hukum. Tinggal adu argumentasi saja emoticon-Angkat Beer
profile-picture
napelogitu memberi reputasi
Diubah oleh bmoody
Semoga bisa jadi pelajaran sih, karena gak semua juga bisa seenaknya, mau gak mau dia presiden, harus tau lah kalo mengkritik itu gak harus sambil menghina.

Jadi tau lah knp pasal penghinaan thd presiden dibutuhkan, miris, itu media ternama hlo..
emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
jinpari22 dan westciss memberi reputasi
cemen
profile-picture
okytan2 memberi reputasi
Dikit2 lapor emoticon-Ngakak
Jadi inget tv one di serang emoticon-Ngakak
profile-picture
jinpari22 memberi reputasi
Manusia Tuhan tidak pernah salah.
wah.. kampret² pada summon nih.. bangkit dari kubur..
baru tahu kalau yang namanya kritis ke presiden itu sama dengan penghinaan terhadap pimpinan negara.
profile-picture
napelogitu memberi reputasi
Balasan post napelogitu
Benar gan ,. kalo di rezim soeharto ,. gak ada namanya lapor2 kaya gini ,.


LANGSUNG ILANG!!!
profile-picture
napelogitu memberi reputasi
Baik cebong sama kampret pasti ada kesamaannya = sama2 fanatik buta dan tolol
jd inget demo sby bawa kerbo yg di tulis nama sby emoticon-Cape deeehh
Katanya negara demokrasi tp kayak gitu aja semua orang mau ditangkepin !!?

Bagaimana seandainya Rezim ini memimpin dan berkuasa di amerika/eropa mana bisa dikit2 lapor dikit2 lapor biar orang2 ditangkepin.. nggak laku yg kayak begini modelnya, cuma di Indonesia aja yg msh bisa digituin Rakyatnya
profile-picture
corongalam memberi reputasi
gak ada yang salah kenapa harus dilaporin segala? dikit2 lapor, cemen amat negara demokrasi kek gini
profile-picture
napelogitu memberi reputasi
yg penting kan bukan orangnya yak... baperan sih menurut ane....
mengkritik dilaporin, gak boleh kritik dilaporin, dilaporin gara2 kritik lapor balik, trus gituh aja sampe tiba2 cmn beda pendapat dikit dengan mayoritas saja bakal hilang ragamu.. #enakjamankutoh #orba #indonesia#1
profile-picture
napelogitu memberi reputasi
Quote:


ya kebebasan selalu ada 2 sisi...yg satu bebas kritik....tp yg satu juga bebas melaporkan ke pemgadilan....jd yg kritik boleh aja...silahkan...dan atur diri sendiri agar jangan kebablasan...sementar yg melaporkan juga silahkan...cuma ya semua tergantung pengadilan nanti nya...
Quote:


Iya gan, poin ane juga kesitu. Masalah lapor-melapor adalah hak setiap individu atau kelompok untuk melaporkan pihak lainnya yang menurut ia salah, nanti juga kepolisian/pengadilan juga yang menentukan apakah itu masuk syarat2 tertentu atau tidak. Toh kalaupun tidak juga tidak akan diproses.

Yang penting bukan negara yang sensitif terhadap kritik.
Halaman 9 dari 11


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di