alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Menpora: KPAI Harus Beri Solusi, Cari Sponsor Pengganti Audisi Beasiswa Bulu Tangkis
5 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d75538888b3cb4585283fed/menpora-kpai-harus-beri-solusi-cari-sponsor-pengganti-audisi-beasiswa-bulu-tangkis

Menpora: KPAI Harus Beri Solusi, Cari Sponsor Pengganti Audisi Beasiswa Bulu Tangkis

Tampilkan isi Thread
Halaman 15 dari 16
setuju
cari perusahaan yang mau ngeluarin dana banyak untuk hal hal kaya gini itu ga mudah. lagi pula belum tau juga kebenarannya seperti apa, harusnya dilakukan penyelidikan yang mendalam dulu
KPAI lembaga ga guna...cuih
Nah mantep KPAI ada yg ladeni, kita tunggu apalagi yg bakal diucapkan KPAI untuk merespon iniemoticon-Ngakak
Quote:



Terlalu melebar ente dari bulutangkis, rokok sampe ke sepakbola, berniat mengaburkan statemen yg ente buat buat menghindari dari pertanyaan org? .. Tipikal org macam ente kalah debat dalam 1 tarikan nafas.

Banyak perokok berat maen futsal 2 jam masih sanggup kaya org bukan perokok malah lebih yahuud stamina dia daripada yg lain, bola indo kalah kenapa? Karena strategi bagus tapi emosi, egois,pemusatan pelatihan yg instan cuma beberapa bulan sebelum event digelar, pelatih yg sering diganti paling 2 tahun ganti jadi pemain harus adaptasi dari nol lagi kemistrinya dan tentu saja terlalu banyak makan pujian..

Maslah org indo gk ada rekrut di NBA DAN EPL itu karena standar mutu orang sono tinggi dan ketat.. Dan penilaiannya juga lain.. Yg adia maen epl ya cuma sebates korsel dan jepang doang.. Udeh gitu doang.

Atlet sono kaya2 karena mereka punya nilai jual atas kemampuannya kontribusi, hasil yg diberi, selain itu brand ternama kerjasama, awal mulai karir mereka dibayar murah itu sudah pasti .. Dan ya itu mereka dinegara maju bukan negara berkembang.

Dahlah fokusin aja badminton jangan melebar.. Jangan nyebut 1 merk rokok karena telihat subjektif seolah2 djarum adalah biangnya padahal org lebih yahud ngudut gudang garememoticon-Big Grin, walaupun ini bahas PB DJARUM.
Diubah oleh aliensia
Balasan post kampret.stres
Quote:


@kampret.stres

NASA dulu dah pernah neliti kok om hubungan antara kebiasaan merokok dengan tingkat kebugaran.
kesimpulannya NASA?
pengaruh kebiasaan merokok ke tingkat kebugaran itu minimal untuk perokok ringan dan menengah.

efek buruknya rokok ke tingkat kebugaran baru signifikan di perokok kelas berat.
heavy smoker yg dimaksud NASA ini yg konsumsi rokoknya 1 bungkus per hari selama 20 tahun terakhir atau 2 bungkus per hari selama 10 tahun terakhir.

https://ntrs.nasa.gov/archive/nasa/casi.ntrs.nasa.gov/20080014280.pdf

"KPAI tidak melarang, justru mendukung"

kalimat yang aneh
padahal sudah diberikan solusi dari PB Djarum tapi menolak

Kan taik nih KPAI
Quote:


prestasi lokalan aja gan di kota ane, lumayan lah emoticon-Cendol Gan
Quote:


haha betul sekali takutny sponsor lain cuma liat untung dan rugi doank jd setaun bisa aja mandeg
Pak menpora lagi pusing, udah kemaren laga sepakbola lawan malay ricuh dan jadi sorotan, sekarang bulutangkis kena masalah, padahal perombakan kabinet di depan mata emoticon-Ngakak
Diubah oleh paijoblondo
Lihat 1 balasan
Balasan post gorogu5
Djarum kan masuk kategori nyeponsorin gan emoticon-Smilie
Emang ketika mereka melakukan audisi terbuka, ada gitu logo rokok djarum? Kan adanya cuman logo PB Djarum. Beda loh.
https://www.teddygusnaidi.com/2019/09/kpai-bertindak-diluar-perintah-uu.html?m=1
KPAI bertindak di luar perintah UU terhadap PB Djarum

Masalah antara KPAI dan PB Djarum sebenarnya tidak perlu terjadi jika KPAI dan PB Djarum sadar akan posisi mereka masing-masing. KPAI bukan lembaga yang punya kewenangan memerintah dan PB Djarum bukan lembaga yang harus mengikuti perintah KPAI
Saya tidak akan masuk pada ranah pembahasan UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak, kalau dieksplore, akan makin kelihatan tidak ada sama sekali kewenangan KPAI terkait tindak tanduk mereka selama ini ke PB Djarum.
Apalagi kalau saya eksplore PP 102 tahun 2012, dimana KPAI berlindung dibalik PP tersebut ketika "menindak" PB Djarum, makin jauh dan makin terlihat KPAI melampaui kewenangan dari kewenangan mereka sebagai KPAI. Makanya saya tidak akan bahas itu…
Begini, KPAI itu hanya mengawasi saja dan jika menurut KPAI PB Djarum DIDUGA melakukan pelanggaran, maka KPAI diberikan kewenangan untuk melaporkan ke pihak berwajib. Ingat ya, KPAI bukan lembaga yang bisa memutuskan PB Djarum melanggar atau tidak. tidak ada kewenangan itu.
Makanya KPAI tidak berhak untuk menginstruksikan bahkan memerintah PB Djarum untuk melakukan ini dan itu sesuai dengan pemikiran mereka, berdiskusi boleh saja tapi bukan sebagai pihak yang memerintah. Karena KPAI bukan penentu kebenaran atas UU.
Makanya lagi, KPAI itu diberikan kewenangan untuk melakukan mediasi jika terjadi sengketa pelanggaran hak anak. Jadi KPAI itu menjadi orang tengah, bukan malah yang bersengketa. Yang terjadi sekarang ini adalah KPAI bersengketa dengan PB Djarum. Ngawur jadinya..
Yang saya heran, ketika ditanya kenapa KPAI baru mempermasalahkan sekarang ini? padahal ajang PB Djarum sudah dari tahun 2006? KPAI menjawab, karena UU terkait eksploitasi baru ada pada tahun 2014. Tentu ini keliru, karena tahun 2014, adalah perubahan terhadap UU tahun 2002.
Dan UU tahun 2002 itu, yaitu UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, sudah mengatur tentang Eksploitasi. Baik pelaporan, pemantauan dan pemberian sanksi. Jadi bukan hanya ada pada UU 35 tahun 2014. Lagian kalau benar pun UU dan pasal itu baru ada di tahun 2014, kenapa baru tahun 2019 dilaksanakan?
Jadi kembali lagi, KPAI harus tahu posisinya dan PB Djarum harus belajar untuk mengetahui sampai dimana kewenangan KPAI, sehingga PB Djarum tidak harus merasa terbebani dengan "perintah" KPAI dalam melakukan program audisi umum beasiswa bulutangkis.
Saya pikir cukup jelas ya, silahkan PB Djarum tetap melaksanakan programnya dan KPAI tetap menjalankan fungsi pengawasannya berdasarkan perintah UU. Masalah ini terjadi hanya karena ketidakpahaman atas perintah UU.
profile-picture
profile-picture
aliensia dan irmanator memberi reputasi

Quote:




Biarkan saja jadi biar kita tahu KPAI ini bertindak tidak hanya di luar batas; juga agar menyadari nereka ini kecerdasan dan kepintaran nya ke blinger hingga terlihat seperti orang bodoh dan tolol (wa jarang menggunakan kata " bodoh" dan "tolol" dalam forum maafkan saja penggunaan kata kata tersebut).

"Maksud hati ingin terbang tinggi mendekati matahari apa daya lilin perekat pada sayap Ikarus nya ternyata meleleh oleh sinar matahari hingga sayap buatan Ikarus hancur dan jatuh ke bumi"
Diubah oleh daimond25
Logo cengkeh aja takut... Kalo anak-anak disuruh ngerokok sambil bulutangkis, itu tuh baru teriak2 kencengan noh...
Balasan post paijoblondo
Menpora nya Goblokk biarin aja emoticon-Cool
Balasan post Rocketman133
Quote:


Jangan bandingin ke china gan, banyak medal emasnya sih. Tapi agak suram klo yg itu
Quote:


Memang goblok dia @
@kampret.stres emoticon-Ngakak
suruh KPAI sendiri yang jadi sponsor tanpa melibatkan APBN, khan dia yang larang PB DJARUM buat audisi, artinya KPAI jelas sangat mau jadi sponsor, jangan ngemis ke swasta lagi ya KPAI, atau KPAI minta duitnya BLOOMBERG
suruh KPAI sendiri yang jadi sponsor tanpa melibatkan APBN, khan dia yang larang PB DJARUM buat audisi, artinya KPAI jelas sangat mau jadi sponsor, jangan ngemis ke swasta lagi ya KPAI, atau KPAI minta duitnya BLOOMBERG
KPAI PANTEK!!!

udah... Itu aja...
Halaman 15 dari 16


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di