CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Kuliah Kerja Berhantu 40 Hari (KKB 40H)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d64cc8c6df2313e49078b6f/kuliah-kerja-berhantu-40-hari-kkb-40h

Kuliah Kerja Berhantu 40 Hari (KKB 40H)

Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 17
up lagi dong,keren ceritanya...
Quote:


Sabar yoo ... ntar jam 8an diupdate
profile-picture
narialhuraibi memberi reputasi
Balasan post mayhard20
Lanjutan cerita nya mana gan?
Quote:


lagi diketik sabar
masih ttep mantengin nih Gan ..
Quote:


sabar ye mba bro wkwkw baru setengah jalan 😁
Bagian Lima
Wanti-Wanti

Part sebelumnya :
Pagi pun menjelang, sinar mentari memasuki jendela pintu dan membangunkanku dari tidur. Aku mengecek handphoneku dan terlihat beberapa misscall dari Kakek Min kepadaku. Aku kemudian membaca pesan dari Kakek Min dan apa yang ada di dalam pesan singkat tersebut adalah “Cari benda itu! Kembalikan ke tempatnya semula!”
Aku benar-benar kaget, tampaknya mimpi dan juga peringatan Kakek Min ini bukanlah hal yang main-main.

***


Aku segera beranjak menuju kamar mandi. Aku melihat Feranda tengah membantu Ira memasak. Mereka memintaku untuk mengambil air satu ember dan meletakkannya di dekat kompor gas yang sudah mereka atur sedemikian rupa di dapur rumah. Aku menyanggupinya dan kemudian mengambil ember tersebut dan berjalan ke arah kamar mandi yang ada sumurnya itu. Mataku masih setengah mengantuk, aku mengambil segayung air dan membasuh mukaku, kemudian mengambil sikat gigi serta menggosok gigiku, setelah selesai aku mengambil gayung dan mengisi penuh air tersebut ke dalam ember dan membawanya kembali ke arah dapur untuk para wanita yang sedang memasak.

Aku melihat Mak, ia tampaknya sedang memasak nasi, “Wah masak nih, Mak!” sapaku sembari tersenyum.
Ia pun menoleh dan berkata, “Yoi coy! Nanti dikatain ga mau masak lagi sama anak-anak yang lain!” balas Mak, sekilas tentang Mak, ia adalah wanita imut dengan tinggi sekitar 158 cm, berambut ikal, gemar tertawa, ramah dan tentunya terlihat setia kawan. Ia juga boleh dibilang yang memiliki pemikiran lebih dewasa dari yang lain sesuai dengan panggilannya “Mak” yang berarti Ibu yang tidak lain adalah pemikiran dan pematangan karakternya yang memang dewasa.

Quote:


Mandiku yang tertunda kemudian kulanjutkan kembali, setelah selesai membersihkan diri dan mengganti pakaianku. Aku menaruh pakaian kotor di dalam kantung asoy hitam dan berniat akan mencucinya nanti, selanjutnya adalah aku meminta kepada Tony, Endy, Dwi dan Jawir untuk membantuku mengambil beberapa tedmond di rumah tetangga sebelah. Mak pun menuntun kami ke rumah tetangga, setelah basa-basi singkat dan mendapatkan pinjaman tedmond dari tetangga sebelah kami mengucapkan terimakasih dan mulai meletakkan 2 tedmond berukuran sedang itu di samping kamar mandi, kebetulan ada pintu ke arah luar yang mengarah ke dalam kamar mandi.

Aku membersihkan tedmon tersebut bersama Endy, sedangkan Dwi, Tony dan Jawir mengisi air ke dalam ember dan mengisinya ke dalam tedmond. Setelah semuanya selesai, aku dan yang lain kemudian beristirahat. Aku memutuskan untuk mencoba berjalan-jalan sedikti di dekat rumah, rasanya aku belum mencoba berbaur dengan tetangga di sekitaran sini. Aku kemudian melihat ada sebuah warung yang di depannya terdapat kursi dari anyaman bambu yang memanjang. Aku kemudian memutuskan untuk membeli beberapa cemilan dan beristirahat di warung tersebut.

Quote:


Aku benar-benar terkejut, tampaknya ibu ini juga mengetahui apa yang sebenarnya ada di rumah tersebut, karena penasaran aku pun kembali mencoba untuk mengulik informasi apa saja mengenai rumah tersebut.

Quote:


Ibu ini kemudian duduk di sampingku dan memulai ceritanya, “Sebenarnya rumah yang kalian tempati untuk KKN itu dahulunya adalah rumah warisan yang tidak lain diberikan kepada adik dari Pak Kades yang sekarang. Namun ... dikarenakan rumah itu susah mendapatkan air apalagi di musim kemarau yang punya rumah memutuskan untuk pinda ke desa sebelah, rumah itu lama terbengkalai tidak berpenghuni, hingga kemudian dihuni oleh pasangan suami istri sekitar 10 tahun yang lalu, Suaminya bernama Sudi dan Istrinya bernama Yanti, suaminya ternyata berprofesi sebagai seorang Dukun atau Paranormal, sering beberapa kali, aku melihat ada orang yang berobat kepada Sudi, hingga kemudian pasangan suami istri ini ditangkap oleh Polisi dikarenakan diduga melakukan pembunuhan dan ritual terlarang yang menyebabkan manusia meninggal. Gosip yang beredar Sudi membunuh anak dari pasangan suami istri yang menjadi pasiennya sebagai syarat dari salah satu ritual, salah satu anggota keluarga dari si anak yang ditumbalkan ini kemudian mengetahui kejadian tersebut dan melaporkan Sudi berserta istrinya karena telah menghasut anggota keluarganya agar menghabisi keponakan mereka, kisah tersebut menjadi hal yang memalukan bagi desa kami. Hingga kemudian rumah itu lama kosong dan baru kalian yang berani menempati rumah itu setelah sekian lama.

Aku terdiam beberapa saat, mencoba mencerna semua informasi yang masuk ke dalam otakku. Aku mulai mengambil benang merah, mengenai keris berkepala naga dengan balutan kain kafan yang ada di dalam rumah. Aku menduga bahwa keris tersebut adalah keris ritual yang digunakan oleh empunya rumah untuk menjaga rumah tersebut, apalagi latar belakang pemilik rumah adalah seorang dukun yang kini mungkin telah dihukum mati karena melakukan ritual black magic.

Quote:

#Bersambung

profile-picture
profile-picture
profile-picture
tn.ikhsan dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Wehehehee... Hummm... Baca apa kagak ye gan... Entaran deh ane meditasi dulu ye... Apakah ane akan membacanya atau tidak.. ahhaa.. peace gan... Candaa...
lanjutkan... .

ditunggu yak
ye ye ye ... ninggal tiker ama kupi dlu gan buat next cerita nye .. emoticon-2 Jempolemoticon-Jempol
Quote:

wkwkw kamu jahat emoticon-Frown

Quote:

okeh gan makasih

Quote:


wkkww okeh mba bro lanjuttt
profile-picture
dwika.wiedya memberi reputasi
Quote:


Cupcupcupcup... Jangan mewekkk gitu dong agaann...
Malu ah diliat sama yang laennye loh...
Cupcupcupp... Sudah-sudah... Hapus air matamu itu agan...
Tersenyumlaaah....
emoticon-Keep Posting Gan
Quote:

huhuu daku sedih

Quote:

oke gan mksih
Tiap daerah pasti ada hal-hal yang dipercayai dan tradisinya masing-masing. Mungkin saran ajani buat agan2 semuanya sebagai pendatang sudah seharusnya kita jaga sopan santun dari perkataan dan perbuatan kitaa. Karena kita tidak tahu apa saja dampak dri hal2 yg kita lakukan jika melenceng.

Jangan lupa berdoa teruss tiap harinya dan saling percaya sama temen satu kelompok
tutup buku KKN di desa penari, sekarang ganti KKB emoticon-Traveller
ijin baca
lagi gan, ane nyimak terus nih... kayanya bakalan panjang banget nih cerita?? emoticon-Sundul Up emoticon-Leh Uga
Quote:


Ok gan sippp
Quote:

Yup seperti itu ...
Kurang lebih pesan yg ingin disampaikan sama dengan simpleman dari cerita KKN Desa Penari. Cerita ini ingin menyampaikan dengan perspektif, jalan cerita dan dampak yang berbeda untuk menjadi perbandingan serta pembelajaran untuk kita semua.
Terutama jangan pernah untuk mengambil yang bukan hak kita.

Quote:

Wihihi yoi gan dibaca terus yo tiap hari update.

Quote:

minggo gan

Quote:

Kalo dibilang panjang lumayan gan pantengin terus ya.

Quote:

siap gan
profile-picture
narialhuraibi memberi reputasi
Halaman 5 dari 17


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di