CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Kuliah Kerja Berhantu 40 Hari (KKB 40H)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d64cc8c6df2313e49078b6f/kuliah-kerja-berhantu-40-hari-kkb-40h

Kuliah Kerja Berhantu 40 Hari (KKB 40H)

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 17
Quote:


kenyang dong wkwk
hadir
Quote:


Kaga dong kan kentang nya cuma 1 emoticon-Malu
Quote:

bantu share ya guyss...
Quote:

heheh iyo jangan ada kentang di antara kita sis.
Bagian Ketiga
Kecurigaan Jawir

Kuliah Kerja Berhantu 40 Hari (KKB 40H)
Part sebelumnya :
Tony bukan memperhatikan sumur tersebut. Ia malah menunjuk tepat ke arah belakang sumur tersebut, “Hmm tangga ini mengarah ke lantai dua kan ya?” ujarnya pelan. Ia tampaknya penasaran dengan tangga yang menuju ke lantai dua.
“Tampaknya iya!” jawabku datar.
Tony sebenarnya tak pernah tahu, kalau sepasang bola mata berwarna merah kini tengah memperhatikannya dari balik pintu.

***


Hari sudah hampir menjelang petang, rumah ini sudah dibersihkan sedemikian rupa dan beruntunglah sudah terlihat kalau rumah ini cukup layak untuk dihuni. Aku tidak terlalu lagi memikirkan mengenai lantai 2 rumah ini yang masih terbengkalai, sebelumnya Pak Kades menyarankan agar para wanita tinggal di lantai dua dan kami para pria di lantai 1. Namun karena banyak dari anak-anak yang lain itu takut terhadap suasana di lantai 2 rumah itu, mereka akhirnya menyepakati untuk melakukan pembagian kamar, sebenarnya hanya ada 1 kamar di rumah ini. Tapi, para wanita berpikir kalau tidak masalah untuk tidur berdesakan di kamar berukuran 5x5 meter tersebut yang tidak lain adalah tempat dimana keris sebelumnya ditemukan.

Feranda adalah salah satu orang yang mendukung kebijakan tersebut untuk para wanita mendapatkan kamar, sedangkan kami para laki-laki bebas untuk tidur di antara ruang tamu ataupun ruangan yang sebelumnya menjadi garasi. Aku akhirnya memutuskan untuk mengambil bagian garasi bersama dengan Endy, Toni, Dwi dan Jawir, bagian garasi ini cukup kecil namun memanjang, terkadang juga Toni ataupun Dwi lebih suka untuk tidur di ruang tamu dengan membawa bantal ataupun kasur, hal itu juga dikarenakan adanya televisi yang mereka bawa dan ditaruh di ruang tamu.

Aku masih berkutat membersihkan sampah, debu dan juga kotoran yang berada di garasi, kemudian membersihkan kasur usang yang terdapat disana, setelah dirasa cukup aku pun merebahkan tubuhku di atas kasur tersebut. Endy, Tony dan Dwi tampaknya sedang ada di belakang rumah, mereka sedang membantu para wanita membersihkan kamar mandi yang ternyata sangat kotor. Jawir kemudian mendekat ke arahku dan duduk sembari bersender di dinding garasi.

Quote:


Aku tidak mau ambil pusing dengan asumsi seseorang. Jawir kemudian meninggalkan aku sendiri di dalam garasi tersebut. Aku memang mengenakan sebuah gelang tasbih berwarna hitam yang terbuat dari olahan kayu yang dicat cantik, gelang ini diberikan oleh orang tua angkat mama yang merupakan orang dari daerah Banten berdarah sunda. Aku biasanya memanggilnya dengan Kakek Min.

Aku kembali mengingat dengan bagaimana sebenarnya kepribadian Jawir ini. Dia bercerita kalau baru saja menikah, berprofesi sebagai seorang driver, berdarah Jawa dan bisa dibilang memiliki keyakinan yang berbeda dari orang kebanyakan, ditambah dengan sifatnya yang sok tahu dan juga sedikit arogan membuatnya menjadi sosok komplit yang boleh dibilang sangat mudah untuk disukai orang banyak. Tapi dibalik itu semua, aku tidak membenci sosok Jawir, aku tau kalau sebenarnya dia kesepian dan tidak memiliki banyak teman, namun caranya mengakrabkan diri terhadap orang lain mungkin berbeda dengan orang kebanyakan.

Jawir kemudian lewat sekali lagi di depan pintu. Ia kembali berkata dengan nada pelan, “Hati-hati rumah ini ada yang menjaga! Hal buruk pasti terjadi hahaha!” ujarnya dengan nada mengejek.

Aku segera bangkit dari posisiku sebelumnya, “Setiap tempat pasti ada penunggunya, hal itu tergantung padamu. Apakah ingin bertingkah sompral seperti ini terus? Atau mau sekedar merendahkan diri, kau tidak pernah tau apa yang akan terjadi, kawan!” balasku dengan nada santai. Aku paham benar dengan maksudnya barusan, namun aku memilih untuk tidak terlalu meladeninya, lagipula akan menimbulkan kegaduhan yang besar, bisa-bisa acara KKN ini tidak berjalan dan diharuskan untuk mengulang di tahun depan. Aku tentunya mengejar target untuk segera menyelesaikan S1ku pada saat ini.

Aku kembali ke posisiku semula dan tiba-tiba terdengar teleponku berdering dengan cukup keras, “Halo, Kakek!” ujarku cepat mengangkat telpon tersebut, ternyata Kakek Min yang sekarang ini sedang meneleponku.

Quote:


Aku kemudian terlelap dalam tidurku untuk sementara waktu. Aku tak pernah sadar, kalau Jawir menyelinap ke dalam kamar dan memasukkan keris berkain putih dengan kepala naga itu ke dalam tas kecil yang ada di pinggangnya. Matahari pun terbenam menuju ke ufuk barat. Aku bergegas bangun dan bersiap untuk mandi, air yang kami andalkan adalah air yang ada dari sumur rumah ini yang penuh melimpah ruah, tidak memerlukan tenaga yang banyak, hanya tinggal mengambil gayung dan mengambil air dari sumur tersebut, hal ini tentunya terjadi karena air di sumur itu sudah tahunan tidak pernah diambil airnya.

Aku segera mandi, membasuh semua badanku dengan sabun dan kemudian membilasnya kembali. Aku juga berniat untuk mengambil air wudhu pada saat itu, namun tiba-tiba bulu kudukku meremang, aku merasakan seperti ada sosok yang sedang memperhatikanku dari arah lantai dua, tepatnya anak tangga yang mengarah ke lantai dua, tangga tersebut terbuat dari kayu dan memiliki pintu kayu untuk mengarah ke lantai dua, pintu itu tiba-tiba terbuka secara perlahan-lahan disusul dengan munculnya bayangan hitam dengan bola mata merah itu untuk kesekian kalinya.

Quote:


#Bersambung

profile-picture
profile-picture
profile-picture
eja2112 dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Amin amin gan....
Iyupss... Memang Kita hidup berdampingan dengan segala makhluk yang telah diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Pencipttaaa.... Semoga kita bisa terus hidup berdampingan dengan baik, tanpa saling menyenggol satu sama lain... Amin...
Quote:


Ashiiaaapp... Syukurlaahh gan... Ente kagak tersakiti... Tapi ente tetap uji nyali kah gan???
Hue ...
SemangART ya agan....
Lancrotkan gan
Quote:

Yaa kalo suka nyenggol ntar jatoh emoticon-Jempol
Quote:

jangan uji nyali gan ntar makan beling wkwkw
Quote:

wah belum apa" udah crot aja gan awas diintai mimin gan wkkw emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
herdimeidianto memberi reputasi
Salam kenal, ya.
Quote:


salken juga gan
Maaf nih, mau gabung.
Nitip Link, ya.

Kuliah Kerja Berhantu 40 Hari (KKB 40H)

Makasih.
Quote:


lanjut gan
profile-picture
kelayan00 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
jejak
Quote:


sip gan
Quote:


Hahahaayy... Iyoi .. senggol jatuh ntaraann.. mending damaai aja lah yaaa...
Asyikkk...

Wwkwkwk... Emang kuda lumping gan??? Wkwkwkw... Debusssshhh
Quote:


ane ngeri ama kuda lumping gan ntar nyeruduk
Quote:


Hahahahayy.... Zaman sekarang uda ada yang aman gan.... Bahkan kagak dibetengin... Jadi... Seloo... Heheheee.. nonton jogetannya aja yang unik dan asyikk... Serta kostum yang apikk juga....
maaf gan. ini saran aja ya. bisa tulung dibuatin denah rumahnya? soalnya ane masih bingung sama posisi sumurnya.

kalo gabisa ya gapapa sih. ntar ane ngelanjor sendiri.
profile-picture
cekyber memberi reputasi
Quote:


pengen sih buat sketsanya gan. Cuma krng ahli nih design begituan wkwkw. Intinya di dalam kamar mandi itu ada sumur di dalam rumah dan diseberangnya itu adalah kamar cewe yg ada kerisnya.
Halaman 3 dari 17


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di