CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Pajak /
Faktur Pajak Perorangan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d3618bfaf7e93101721e6ff/faktur-pajak-perorangan

Faktur Pajak Perorangan

Halo gan permisi, maaf ane mau tanya,

Ane punya pekerjaan sama salah satu badan usaha (PT), dan badan usaha itu butuh ane untuk pembuatan faktur pajaknya, ane yang urus berkas, nanti mereka yang bayarkan. Untuk NPWP ane punya, tapi untuk NPWP pribadi (btw ane pernah laporan penghasilan pajak itu sekitar 3 tahun lalu dan isinya nihil, dan tahun selanjutnya gapernah laporan)

Nah pertanyaannya itu, bisakah ane ngebuat faktur pajak menggunakan NPWP pribadi dengan keadaan seperti itu (Atau emang gaada yang namanya faktur pajak perorangan)? Dan kalau bisa, bagaimana ya caranya? Biasakah menggunakan e-faktur? Maaf ya gan ane sangat awam, ini pertama kali ane urus buat urusan mengenai administrasi perpajakan, terlebih untuk faktur.

Mohon bantuannya agan2 sekalian.

Terima kasih.
Masih menunggu para suhu perpajakan emoticon-Frown
jadi gini gan.
faktur pajak itu sebanarnya terbit pada perusahaan atau orang yang dinyatakan PKP (Pengusaha Kena Pajak). Yang wajib menerbitkan faktur pajak adalah orang atau badan yang memiliki omzet 4,8 M ke atas.
Untuk yang menjadi pertanyaan agan, apakah bisa membuat faktur pajak atau efaktur dengan NPWP pribadi?
jawabannya bisa gan.
Namun orang pribadi yang mendapat faktur pajak tersebut tidak bisa mengkreditkan faktur pajaknya.
profile-picture
.Carlos memberi reputasi
Quote:


Makasih gan udah mau reply emoticon-Mewek
Maksudnya gabisa mengkreditkan faktur pajaknya gimana yah gan? Maaf ya ane masih gatau sama sekali gan, udah baca tapi bingung mau nanya kesiapa...
Lihat 1 balasan
Balasan post .Carlos
sebenernya gini gan,
cara menghitung PPN itu kan Faktur Pajak Keluaran (FP yang kita terbitkan atas penjualan) - Faktur Pajak Masukkan (FP yang kita terima dari customer)
nah klo misalnya dia PKP maka FP masukkan itu bisa mengurangi nilai keseluruhuan FP keluaran selama sebulan yang nantinya akan disetorkan ke Kas Negara.
Tapi klo orang pribadi yang bukan PKP tidak dapat menggunakan cara ini, karena dia tidak berkewajiban menerbitkan FP.
Quote:


Oke baik gan.
Untuk case ane gimana ya kira2?
Jadi tim ane dikasih NPWP perusahaannya, trus ane ngasih NPWP pribadi ane, dan mereka bilang kalo faktur pajaknya (Untuk Ppn) tim ane yang ngurus tapi yang bayar (Ppn) nanti pihak mereka. Nah itu gimana cara keluarin faktur pajaknya ya gan? Dan faktur pajaknya itu berupa faktur pajak masukkan kah? Atau bagaimana ya?
Btw pekerjaan yang ane kerjakan itu scoopnya barang dan jasa gan.
Lihat 3 balasan
Balasan post .Carlos
Jadi maksudnya agan ini disuruh nerbitin faktur pajak ke perusahaan (yang mana perusahaan itu menggunakan jasa agan).
Sedangkan agan belum PKP, dan belum bisa menerbitkan faktur pajak kepada perusahaan tersebut?
apakah begini case nya?
Balasan post .Carlos
@Shoun Halo gan maaf baru bisa bales, betul sekali gan. Gimana kalo casenya seperti itu gan?
Balasan post .Carlos
Utk bisa menerbitkan faktur pajak harus sudah dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak. Salah satu syarat utk dpt dikukuhkan sebagai PKP yaitu memiliki pendapatan bruto (omzet) dalam 1 tahun buku mencapai Rp 4,8 miliar. Namun bagi yg omsetnya blm mencapai 4,8 miliar dapat menjadi pengusaha kena pajak apabila memilih untuk dikukuhkan menjadi PKP.

Pengusaha yang berkehendak untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak, selain memenuhi dokumen persyaratan juga harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

-- telah menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan untuk 2 (dua) Tahun Pajak terakhir yang telah menjadi kewajibannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan di bidang perpajakan; dan
-- tidak mempunyai utang pajak, kecuali utang pajak yang telah memperoleh persetujuan untuk mengangsur atau menunda pembayaran pajak.
Diubah oleh kebeh111105


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di