CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sang Kuasa Hukum IAS Akui Tidak Bertentangan Dengan Hukum
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd99fabaf7e9357282424cc/sang-kuasa-hukum-ias-akui-tidak-bertentangan-dengan-hukum

Sang Kuasa Hukum IAS Akui Tidak Bertentangan Dengan Hukum

Sang Kuasa Hukum IAS Akui Tidak Bertentangan Dengan Hukum

CIREBON-Iwan Adi Sucipto Pattiwael, pria yang menantang Kapolri Jendral Tito Karnavia dengan cara memviralkan video yang berisikan ujaran kebencian melalui medsos. Ternyata, Iwan merupakan Pimpinan Pondok Pesantren dan Tim Sukses Calon Presiden nomor urut 02.

Diberitakan sebelumnya, video yang diunggah Iwan pada 12 April 2019 memenuhi unsur ujaran kebencian, provokatif, dan hoaks. Iwan dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Sementara itu, Ibrahim Khadiri selaku Kuasa Hukumnya, mengatakan, yang bersangkutan menyampaikan pernyataan itu tidak bertentangan dengan hukum. Dinilainya, berkaitan dengan masalah Undang-undang ITE, justru hal itu yang dipermasalahkan.

“Dengan permasalahan ini, Insya Allah ada bantuan dari BPN. Saya selaku advokatnya besok akan ke Jakarta dan sampaikan ke pengacara yang ada di Jakarta,“ kata Ibrahim saat dimintai keterangan usai mendampingi Iwan jalani pemeriksaan di Polres Cirebon Kabupaten, Senin (13/5/2019).

Terkait komunikasi dengan BPN Pusat, diakuinya, baik dirinya maupun yang bersangkutan sudah melakukan upaya koordinasi dengan pusat.

“Dari pusat responnya sangat baik. Apapun yang diminta oleh pihak berwajib, ikutin aja apa yang harus disampaikan. Dan tidak ada yang harus ditutupin,“ ujarnya.

Lebih lanjut, Ibrahim menambahkan, mengenai alasan menyebarkan video tersebut bahwa sebenarnya tidak ada alasan apapun. Yang bersangkutan hanya merasa semangat sebagai salah satu tim sukses Calon Presiden Prabowo-Sandiaga.

“Beliau tidak ada alasan apapun, hanya tujuannya bagaimana supaya negara ini memiliki sosok pemimpin yang akhlakul karimah. Karena beliau seorang ustaz, apa yang beliau sampaikan itu wajar dan itu semua adalah bahasa-bahasa pembinaan,“ pungkas Ibrahim. (abr).

Sumber : Portal Jabar
Halaman 1 dari 2
Wajar itu pengacaranya yg mbacot
koalisi grandong sibuk siapin pengacara buat kampret2nya yg salah bacot..

emoticon-Ngakak
Apa yang dia ucapkan sangat provokatif tanpa bukti2, silahkan pengacara membantu biar beliau tidak dihukum diluar perbuatannya
Bacot tololemoticon-Ngakak
nge-hoax soal jokowi mungkin masih dianggab biasa aja, udah terlalu mainstream, nge-hoax soal Polri apalagi pake bumbu adu domba dengan TNI jangan harap akan selamat
emoticon-Wkwkwk
yee gblk, masih aja bawa2 agama
profile-picture
ikhsanikhlas memberi reputasi
Quote:

disitulah letak kesaktian kampretemoticon-Leh Uga

bpn aja lagi pusing.
malah ngarepin bantuan bpn
oh ustaz, riwayat pendidikan mondok dmn
Lah iyakah sbg lauyearnya . hrs bicara sprt entu. Moso mau blg. Clientnya memang bersalah. Dan siap tuk di hukum...??? Bisa berubah nanti lauyear jadi lawyer. emoticon-Ngacir
lebok
Quote:


Moal ngartieun urang cirebon mah...
Jaman sekarang ini koq banyak yg bego yaa..

Ga bisa bedain apa antara menyampekan pendapat dengan menghina ato memcaci..
Setelah ane baca kalo doi itu timses. Ane dengan penuh semangat mengatakan BODO AMAT
emoticon-Wakaka
sudahlah mbah itu lah akibat nya mbah
Akibat hoax
1 lagi tercyduk Pemirsa
Sang Kuasa Hukum IAS Akui Tidak Bertentangan Dengan Hukum
Quote:


oh kuduna hakan tah ku beungeut siahemoticon-Leh Uga
Bahasa bahasa pembinaan Ndasmu !!
Beliau sudah tau resikonya. Netijen tidak perlu kuatir.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di