alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Jangan Malu Makan di Warteg, 2 Cowok Korea Ini Malah Ungkap 5 Kelebihannya
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca7e2a3facb955d4808ab3f/jangan-malu-makan-di-warteg-2-cowok-korea-ini-malah-ungkap-5-kelebihannya

Jangan Malu Makan di Warteg, 2 Cowok Korea Ini Malah Ungkap 5 Kelebihannya

Jangan Malu Makan di Warteg, 2 Cowok Korea Ini Malah Ungkap 5 Kelebihannya

Sebagian orang enggan dan malu makan di warung tegal (warteg). Satu dari sekian banyak alasannya karena pengunjung warteg kaum tak berada semisal anak kos dengan jatah uang bulanan pas-pasan. Citra warteg sebagai tempat makan kaum sosial ekonomi menengah ke bawah sungguh sulit dihilangkan.
 
Namun jangan salah, ada orang asing yang suka makan di warteg. Misalnya saja Youtuber asal Korea Selatan bernama Han Jongdae yang mengelola akun Bandung Oppa. Cowok Korea yang mempelajari bahasa Indonesia itu malah mengajak temannya, sesama warga Korea untuk makan di warteg.

Han Jongdae mengungkapkan kelebihan makan di warteg pada video publikasi (25/1/2019) melalui Youtube.com/Bandung Oppa. Temannya yang bernama Jihyeok cukup terkesan dengan makanan warteg. Berikut kelebihan makan di warteg versi Jongdae bersama Jihyeok yang dijuluki Oppa Alay.
 
1. Menunya Seperti Masakan di Rumah
Menu di warteg pada umumnya sama dengan makanan di rumah. Sayur lodeh, tumis kankung, orek tempe dan lainnya. Menu yang disajikan di warteg, ternyata mirip juga dengan masakan rumah di Korea. Oppa Alay sampai berkomentar “Aku bahagia,” saat mencicipi bakwan jagung dengan cocolan sambal. Segitunya, ya.  
 
2. Penampakan Makanan Terlihat Duluan
Buku atau lembaran menu makanan di restoran seringkali memuat nama makanan, foto, dan harganya. Sayangnya foto dan makanan yang terhidang seringkali tidak sama. Di warteg tidak ada buku atau lemaran menu, namun kita dapat langsung melihat penampakan makannya. Bagi orang asing, melihat makanan secara langsung itu penting karena nama makanan tidak familiar bagi mereka.

Jangan Malu Makan di Warteg, 2 Cowok Korea Ini Malah Ungkap 5 Kelebihannya
Jangan Malu Makan di Warteg, 2 Cowok Korea Ini Malah Ungkap 5 Kelebihannya

 3. Harga Murah Meriah 
Di Korea, satu porsi makanan warteg yang terdiri dari nasi, sayur dan lauk pauk harganya sekitar 7.000 - 8.000,  atau atau hampir Rp100.000. Maka dari itu, harga makanan warteg dianggap murah banget oleh Bandung Oppa. Murahnya makanan di Indonesia mungkin jadi satu daya tarik tersendiri bagi orang Korea untuk mengulas kuliner Indonesia di media sosial.    
 
4. Menu Sayur Cukup Banyak
Bagi orang yang wajib makan sayur pada setiap porsi makan besarnya, warteg merupakan pilihan bagus. Hal itu juga diakui Bandung Oppa. Aneka macam sayur masak maupun mentah plus sambal tersedia di warteg. Bagus banget buat orang yang suka diet.  

Jangan Malu Makan di Warteg, 2 Cowok Korea Ini Malah Ungkap 5 Kelebihannya
 
5. Porsi Makan Bisa Banyak
Bagi orang yang suka makan banyak tapi kantong cekak, warteg memang tempatnya. Hal itu pun diakui oleh Bandung Oppa. Di warteg bisa dapat nasi dengan porsi banyak, pesan Cuma beberapa lauk serta kuah gratisan sesuai selera. Jadi makan lauk tempe tahu, boleh minta kuah opor ayam. 
 Jangan Malu Makan di Warteg, 2 Cowok Korea Ini Malah Ungkap 5 Kelebihannya

Nah, kalau orang Korea saja cukup puas makan di warteg, masa Agan dan Sista masih malu-malu mengisi perut di sana? Warteg bisa dikatakan salah satu keragaman budaya Indonesia. Selain makan bersama, kita juga bisa bersosialisasi dengan sesama pengunjung warteg lainnya. Yang setuju boleh dicendolin, Gan-Sis.   



Sumber tulisan
Sumber foto banner
Sumber foto Bandung Oppa




emoticon-Cendol Gan


emoticon-Peluk





profile-picture
kmalhakim memberi reputasi
Diubah oleh Kokonata
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
masakan padang emoticon-Cool
Mie ayam bakso
emoticon-Cool
kalo di kantor mana ada wartegemoticon-Cape deeehh
paporit tuh makan di warteg
tp lebih utama mah masakan rumah emoticon-Big Grin
nasi banyak, kerupuk, gorengan, kecap, cabe rawit...tambahin kuah mba yang banyak...
Hmm youtuber yaaa.. Lumayan lah dapet banyak viewers dan like..
Lagian siapa juga yg malu makan di warteg? Terus ga semua warteg masakannya enak, ga semua warteg higienis. Ada juga beberapa warteg yg masakannya diangetin buat dihidangin keesokan harinya. Jadi menurut ane, ga usah overproud deh, biasa aja.
Orang korea makan di warteg? Biasa aja.
Orang korea, youtuber makan di warteg? Beda soal, itu soal popularitas.
Diubah oleh lifaz
Lihat 1 balasan
malu itu sifat dasar manusia emoticon-Malu
pagi uduk+siang uduk+sore duduk sambil nguduk lg jadi lah manusia uduk hahahaha 5000 bro
orek tempe perkedel sambel yg bnyk itu sdh
cowok Korea lagi kuliah di Indonesia
Kalau kalian sering keluar negeri dan makan makanan luar negeri niscaya lu mengerti kenapa mereka dan orang2 luarn negeri doyan makanan warteg. emoticon-Cool
Quote:


Baru mau bilang yang kayak gini emoticon-Big Grin
Intinya sih ga perlu overproud (penyakit zaman sekarang), hanya karna orang korea atau orang asing manapun ga malu makan di warteg
Bisa ngebon juga gaes emoticon-Cool
"mba, udah mba, nasi 1, orek tempe, telor ceplok, acar kuning, tempe goreng, kuah sop, kerupuk, teh tawar, sama pisang"
emoticon-Leh Uga
Quote:


Bom bisa menghancurkan wilayah, bon bisa membangkrutkan warteg
emoticon-Hammer2
Bandung oppa udah lama ane tonton, suwer dia salah satu favorit ane setelah jang hansol
itu cari viewer dan like aja sih
korea putih, manis, sipit,
belah tengah, mulus.
makan warteg heboh.

===

klo ane yg makan warteg ..
heboh kasbon.
emoticon-Big Grin
baru tau ya abang abang kokorean kalo di negara saya yang tercinta ini serba enak dan murah?
Lebih murah masa dibandingin sm nilai tukar mata uang? Ya jelas murah, bandingin tu sama nilai value uang tersebut di negara masing2..7000 won lu ke korea jg udh bisa makan enak murah meriah plus kenyang..nggk usah terlalu overproud lah..emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh Mucc
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di