CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Surat Pembaca /
Surat Pembaca untuk BUKALAPAK
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca07d82c0cad746532b2c11/surat-pembaca-untuk-bukalapak

Korban Pembajakan Akun di BUKALAPAK

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 2 dari 3
Hai agan Earfun, mohon maaf atas kendala yang agan alami ya.

Kami cek agan melakukan klik link phising, dimana jika agan melakukan klik link tersebut dalam keadaan sengaja atau tidak sengaja, maka berarti agan sudah memberikan ruang kepada pemberi link phising tersebut untuk mengetahui data-data akun agan.
Penting bagi agan untuk memastikan kembali pihak yang memberikan pesan/chat/sms/ atau pesan lainnya kepada agan adalah akun resmi Bukalapak. Serta mohon kesediaan agan untuk memahami cara bertransaksi dan panduan keamanan Bukalapak dengan mengakses https://panduan.bukalapak.com/ dan https://www.bukalapak.com/panduan_keamanan.

Kami informasikan bahwa Bukalapak tidak pernah memberikan program/promo/hadiah/dan sebagainya melalui chat atau media sosial dan menggunakan link selain Bukalapak. Informasi mengenai hal tersebut dimuat pada halaman resmi Bukalapak, halaman komunitas, newsletter, maupun e-mail resmi Bukalapak. Oleh karena itu, jika menemukan program/promo/hadiah dan sebagainya yang bukan melalui linimassa resmi Bukalapak, agan seharusnya dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Kembali pada kendala agan tersebut, link yang agan akses tidak ada kaitannya sama sekali dengan program/promo/hadiah/dan sebagainya di Bukalapak, link tersebut merupakan link phishing (link pembajakan) yang bertujuan mencuri data rahasia akun agan (e-mail, password, dan lain-lain) agar dapat diakses. Dengan agan mengisi form pada link tersebut, maka agan telah memberitahu data-data penting akun agan yang seharusnya tidak boleh diberikan kepada pihak manapun.

Setelah agan melakukan klik phising tersebut, akun agan dalam penguasaan penipu tersebut dan penipu tersebut melakukan transaksi beli instan, dimana pembayaran beli instan tersebut masih dapat di lakukan dengan menggunakan Bukadompet.
Dengan sangat menyesal, kami menginformasikan bahwa dana agan tidak dapat kami bantu amankan dan kami bantu kembalikan dikarenakan saat laporan agan masuk, dana telah digunakan oleh pihak pelaku sejumlah Rp. 2.564.262 sejak 25 Maret 2019 pukul 19:46 WIB.

Terkait dengan sistem pada Bukalapak yang menjadi fokus agan setelah nya, dapat kami informasikan bahwa untuk sistem pada Bukalapak sudah sangat-sangat aman dan tidak dapat dengan mudah untuk di retas maupun disusupi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Namun untuk kasus agan tersebut, penipu menggunakan metode Link Phising seperti yang telah kami jelaskan diatas.

Kami memohon maaf tidak dapat membantu agan lebih atas permasalahan yang agan alami. Hal ini terkait dengan kondisi dan ketentuan yang ada, yang mana hal-hal yang berkaitan dengan kelalaian pengguna adalah di luar tanggung jawab Bukalapak.

Bukalapak hanya dapat melakukan tindakan yang masih dalam kewenangan, yaitu menonaktifkan akun-akun milik pelaku dan memblokir nomor yang digunakan oleh pelaku
Ke depannya, kami menghimbau agan untuk selalu mengikuti aturan atas transaksi yang dilakukan pada Bukalapak.

Semoga ke depannya tidak terulang kembali kejadian-kejadian seperti ini dan jika agan merasa ragu, bisa infoin kepada kami kalau memang ada transaksi atau hal yang jangal selama bertransaksinya di Bukalapak pasti kami dan rekan-rekan lainnya akan siap membantu.

Bisa hubungin kami disini di BukaThread : https://kask.us/iyKgp
Fanpage Resmi Facebook : Bukalapak
Twitter: @BukaBantuan
Instagram: @bukalapak

Salam hangat
Customer Support

emoticon-Jempol
Lihat 1 balasan
OK memang TS nya lalai.

TAPI, BL klaim kalau mereka menyediakan platform yg aman. Apa sudah maksimal?

- Bukadompet beberapa kali gagal dapet izin dari OJK. Yg lain udah dapet loh termasuk shopeepay, OVO, Gopay, Dana dst. Penasaran juga apa yg bermasalah. Dan udah jelas2 gak berizin kenapa masih operasional bukadompet nya? Bukannya BL patuh hukum banget ya? Dikit2 kan ancam user yang dituduh nakal dilaporin ke pihak berwenang.

- Bukadompet seharusnya nggak bisa buat transaksi jenis itu tapi ternyata bisa.

- Link via chat banyak dipake buat nipu, kenapa gak dicegah dg misalnya, sensor otomatis segala jenis link. Atau kasih peringatan otomatis seperti kalo ada nomer HP di-share via chat. Atau bolehin share link oleh akun tertentu, kalo akun user biasa non verified apalagi akun baru, janganlah bisa share link. Ini hal2 sederhana, yang kalo masih gak ada di BL, ya brarti BL nya males atau gak kompeten.

Balasan post bukalapakcare
Sebenarnya gw ga mengharapkan kehadiran makhluk ini disini, dengan gaya bahasanya yang sok elegan, tapi tidak mengenai dari inti masalah. Gaya bahasa khas dari Costumer Support, muter-muter ga jelas.
Tapi karna sudah hadir, yok kita diskusi dan bahas point per point nya

Quote:


OK My bad... tapi bila BL bisa melakukan langkah pencegahan seperti me-non-aktifkan fitur tautan link tentunya hal ini tidak akan terjadi kan? Saya di desktop bisa membedakan mana link url aktif yg bisa di klik atau bukan dengan melihat perubahan pointer dari panah menjadi telunjuk tangan. Tapi di HP lain soal, jempol saya tetap terlihat seperti jempol baik pada saat klik link atau hanya sekedar swipe layar.

Quote:


Ga ada hubungan dengan kasus saya

Quote:


Iya saya tau, tapi apakah ada langkah pencegahan dari pihak BL untuk mengatasi hal tersebut? yang mana bila di rangkum sudah berapa banyak kejadian?

Quote:


Kenapa masih bisa transaksi? kan situ sendiri yang menyatakan bahwa tanggal 25 Februari 2019 dana BukaDompet tidak bisa digunakan untuk transaksi, untuk bisa transaksi harus memindahkan saldo BukaDompet tersebut ke DANA

Quote:


Mungkin maksudnya saya harus lapor sebelum kejadian kali yah? klo sudah kejadian kasarnya mah derita lu

Quote:


Akun klikBCA saya, 5 tahun id dan passwordnya dipegang karyawan saya, ga pernah hilang tuh 1 rupiah pun, ini akun BL saya di "pinjam" hanya beberapa menit, 2,5jt melayang. Itu namanya aman? situ waras?

Quote:


Ga usah minta maaf segalah lah, ga enak gw jadinya.

Quote:


Tapi klo menarik kembali remit transaksi penjual yang sudah cair 1 minggu sebelumnya kok bisa ya? oh iya pembeli nya komplain sih, yg penting buyer seneng, bukan begitu?

Quote:


Ini udah dikasih tau semua, hal" yang bisa menyebabkan kenapa kasus ini bisa terjadi, tapi elu ngeyel klo masih aman aman dan aman. Siap membantu dalam hal apa? lu aja nyalahin gw kok bilang bantu.

Jualan di Bukalapak ga bikin gw jadi kaya kok
Jadi berhenti jualan di Bukalapak pun ga kan buat gw jadi miskin
Klo bukan karna buyer setia gw mohon" mah udah gw tinggalin dari dulu ni platform
Tapi dengan adanya kejadian ini ya cukup sampai disini aja, segera setelah tanggung jawab gw sebagai pelapak selesai, dan gw menerima semua hak atas penjualan di lapak gw ini (diluar dari dana raib yang insya Allah gw sudah ikhlas)

Tutup toko dan #uninstallbukalapak

Oh ya jangan lupa, buka tuh saldo BukaDompet gw. Jangan mau enaknya aja lu terima remit transaksi penjualan dari gw, tapi gw sendiri ga bisa mencairkan saldo BukaDompet yang mana itu sudah menjadi hak gw
Diubah oleh earfun
Quote:


Quote:



jadi untuk pembayaran beli instan masih bisa menggunakan bukadompet pada saat itu dan apakah sekarang masih tetap bisa?
apakah karena lupa dinonaktifkan? karena jika memang benar bukadompet tidak bisa membayar harusnya tanpa terkecuali...

menarik ini
Lagian apa sih pentingnya fitur BELI INSTAN? coba penasaran gw, dari sekian ratus viewer thread ini. Ada yang pernah menggunakan? atau setidak nya tau bahwa ada fitur tersebut? Gw terus terang klo bukan karna adanya kasus ini, ga akan tau itu ada fitur bernama BELI INSTAN tersebut.

Jaman kaskus dulu, Rekber terlahir karna adanya rasa tidak percaya antara Buyer dan Seller. Ketika ada masalah besar pada sistem Rekber (yang sangat terkenal dahulu akun panda hitam) muncullah e-commerce besar berbasis PT yang sedikit demi sedikit mulai memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem Rekber ini.

Eh ini malah balik ke jaman batu, BL menyediakan fitur BELI INSTAN dikarenakan agar memudahkan transaksi antara Buyer dan Seller yang sudah saling percaya atau mengetahui satu sama lain. Kalo memang buyer dan seller sudah saling kenal, logika gw mengatakan transaksi langsung dari Rek ke Rek adalah solusinya, ngapaim juga mesti transaksi di e-commerce

LINK Mengenal Beli Instan Bukalapak

Beli instan adalah metode pembelian barang atau jasa yang belum ada pada lapak, Pembeli dapat membayar barang atau jasa dengan BukaDompet ke pengguna Bukalapak lain melalui tombol Beli Instan pada profil pengguna yang dituju dan tombol Beli Instan pada halaman BukaDompet. Beli instan dapat digunakan untuk membayar barang yang dikirimkan dengan kurir pribadi, Cash on Delivery, atau pun membayar jasa dengan menggunakan BukaDompet. Minimal harga barang atau jasa yang dapat dibeli dengan beli instan sebesar Rp100,-. Sedangkan harga maksimal barang atau jasa yang dapat dibeli dengan beli instan sebesar Rp1.000.000,-. Uang pembayaran transaksi menggunakan beli instan akan langsung diteruskan ke pelapak.

Di bawah ini adalah penjelasan perihal fitur Beli Instan:

Cara Beli Instan
1. Diskusi dengan sesama pengguna Bukalapak tentang harga barang dan jasa yang akan diperjualbelikan.
2. Diskusi metode pengiriman barang yang akan digunakan apakah dengan kurir pribadi, Cash on Delivery, atau tidak memerlukan pengiriman.
3. Jika harga dan metode pengiriman telah disepakati, buka halaman BukaDompet dan tekan tombol Beli Instan, atau ke halaman pengguna profile yang ingin dibayar, lalu klik tombol Beli Instan.
4. Masukkan username atau nomor telepon pelapak.
5. Masukkan harga barang atau jasa yang akan dibayar
6. Masukkan nama barang seperti warna dan jumlah barang yang akan dibayar.
7. Pastikan saldo BukaDompet pembeli cukup.
8. Masukkan password pembeli.
9. Klik Bayar dengan BukaDompet.
10. Jika berhasil melakukan pembayaran, pembeli akan mendapatkan email pemberitahuan

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Q: Bagaimana tracking pengiriman jika melakukan Beli Instan?
A: Pembeli dapat menghubungi langsung pelapak terkait tracking pengiriman, karena sistem Bukalapak tidak ada tracking saat melakukan Beli Instan.

Q: Apakah ada ongkos kirim jika melakukan transaksi pembelian dengan Beli Instan?
A: Ada atau tidak adanya ongkos kirim tergantung jenis barang atau jasa yang diperjualbelikan.

Q: Bagaimana jika ada ongkos kirim pada transaksi?
A: Pembeli dapat memasukkan ongkos kirim yang telah disepakati pada harga total.

Q:Bagaimana jika terjadi pelanggaran atau masalah dalam pemesanan barang?
Bukalapak tidak bertanggung jawab atas kejadian apapun yang terjadi setelah pembayaran berlangsung.

Amazinggggggggggggggggg... emoticon-Ultah
Lihat 3 balasan
Balasan post earfun
Bisa di close apa mau dilanjut?
Quote:


menurut ane kasus ini buntu sih....

minimal bl jg mnyadari celah mana yg sering digunakan penipu...

@utk TS kalo mau up terus bs ke fanpage FB e comerce shitposting, disitu adminnya suka konten konten beginian .... emoticon-Smilie
Balasan post si_komo
Mohon izin jangan dulu om mod, saya masih ada remit transaksi berjalan yang belum cair dan saldo BukdaDompet saya status nya masih dibekukan. Bener-bener perusahaan "yang katanya" kelas Unicorn tapi gaya ngelola nya seperti Kaki Lima
Quote:


Oke. Silahkan dilanjut.
baru sadar lewat trit ini ternyata ada fitur beli instan, bl kecolongan nih, blow up terus aja kasus ini, biar bl berbenah, dan satu lagi yg buat saya penasaran, kenapa bl tidak bisa atau tidak mau untuk menonaktifkan link phising?
Lihat 1 balasan
Quote:


Quote:



Bener gan, coba kontak admin FB e-commerce shitposting, biar dibantu blow up..
Fanspage ini biasanya bahas/mengkritik kelemahan2 atau celah2 di marketplace (dan dia juga akan tag akun marketplace bersangkutan). Coba cek dulu aja fanspage nya..
Balasan post vectorfreak
wah agan ini, masa sekelas BL ga bisa sih? Kan Canggih, Aman & Tanpa celah.

Harusnya sih pertanyaannya Mau atau Tidak Mau ?
barusan coba linknya penipu ternyata masih berfungsi bukalapak.com.pelanggan.xxx (ganti xxx jadi top kalau mau coba resiko PHISHING)

disatu sisi ini memang kesalahan pengguna, tapi Bukalapak gak lepas dari masalah ini karena tidak bisa bikin sistemnya lebih aman untuk pelanggan.

permasalahan Bukalapak

1. Masih memperbolehkan situs bukalapak untuk digunakan redirect ke situs external (contoh silakan lihat discreenshoot yg dihalaman pertama)
2. Masih memperbolehkan orang memakai logo bukalapak sebagai photo profil
3. Mestinya melarang penggunaaan kata Bukalapak sebagai nama atau username
4. Perbedaan antara official account dan user biasa sulit untuk dibedakan pengguna, mestinya ada tulisan USER jika yang mengirim USER, dan Official Bukalapak jika yang mengirim chat adalah Official Bukalapak
5. Masih memperbolehkan mengirim link melalui chat
6. Beli Instan atau Beli Voucher/Pulsa perlu direview agar lebih aman, contoh mengharuskan pakai OTP setiap beli instan atau beli voucher/pulsa, batasin limit penggunaan perhari atau/dan transaksi atau/dan nominal, contoh siapa seh yang beli voucher pulsa 1 jt 4x berturut2 ke nomor yg sama dalam hitungan menit? kemungkinan besar cuman penipu yang transaksi seperti itu

jadi salah kalau Bukalapak bilang Bukalapak sangat aman, selama masih banyak pembobolan baik itu kesalahan pengguna, bukalapak mestinya tetap bertanggung jawab, karena kalau makin banyak pembobolan bukalapak pasti akan ditinggalkan penggunanya.
jadi tolong jangan acuhkan masukan dari pelanggan, tapi dengarkan dan kembangkan lagi keamanan bukalapak, agar pengguna lebih nyaman dan aman.
sebenernya jangan nyalahin fitur yang ada d bukalapak, tapi ga matengnya fitur itu....

beli instan > sebenernya ini bagus utk toko offline yg transaksinya pingin terdata di toko online..... ane jg pernah mikir gmn cr nya transaksi offline bs jd online tanpa perlu d anggap fraud / gestun etc... ya dengan manfaatin fitur ini, tapi sayangnya belum mateng doang
Diubah oleh secondtimer
Lihat 1 balasan
Balasan post secondtimer
Quote:


Yang jadi masalah disiini kan BukaLapak sudah memberikan statement bahwa terhitung mulai 25 Februari 2019 BukaDompet sudah tidak bisa digunakan untuk transaksi. Tapi kenapa semua kasus yang terjadi setelah tanggal 25 Februari 2019 tersebut masih bisa kebobolan/ masih bisa digunakan untuk transaksi? nah sebenarnya apa itu definisi "transaksi" yang dimaksud?

Terkait fitur Beli Instan ya terus terang ini berbahaya, karna tidak ada etalase produk, tidak ada bukti pengiriman, remit transaksinya langsung selesai saat itu juga, klo kasus fraud begini kan jadinya ga ada waktu buat cancel ya kan? dan yg paling penting dan fatak adalah tidak ada pertanggung jawaban/jaminan dari Bukalapak. Tidak ada pertanggungjawaban apa bedanya dengan transfer Rek ke Rek? Klo dipikir logika fitur ini sebenarnya bukan Jual Beli, tapi lebih cocok ke Transfer Saldo

Kalau ingin transaksi terdata, kan bisa metode konvensional. Seperti penjual elektronik atau furniture yang fisik nya besar. Etalase produk tetap digunakan, harga bisa dilihat publik, hanya saja skema pengirimannya yg melalui ekspedisi itu yg dikirim Nota/Invoice/Kartu garansi. Sedangkan barangnya dikirim melalui kurir pribadi, dana tetap aman karna ada jaminan dari penyedia layanan, transaksi tidak sesuai bisa pengajuan pengembalian dana.

Saya cuma kasih contoh aja nih ya... Akun klikBca saya sudah 5 tahun ini di pegang karyawan (id & password nya saya kasih) tapi karna ga bisa transaksi ya percuma toh, paling cuma lihat saldo dan histori transaksi saja. Ada hilang saldo? ga ada, ya karna ga bisa transaksi tanpa token sakti biru itu kan?
Diubah oleh earfun
Quote:


transaksi terdata yg agan.mksd beda....

kalo agan toko online yg ngejar reputasi, penjualan, jumlah view, etc transaksi offline yg bs dionlinekan dan jd data di marketplace itu aset yg berharga. jd bukan sbg data digital di komputer sendiri.... tpi nyatu ke database penjualan online d marketplace.

naikin reputasinya bisa kenceng itu....



makanya ane bilang sayangnya fiturnya ga mateng.... sama balik lagi dengan ketidak konsistenan bl ttg bukadompetnya.....
Lihat 1 balasan
Balasan post secondtimer
oh ya ga boleh donk cara seperti itu, offline ya offline, online ya online. Kalaupun mau "ngakalin" ada caranya tersendiri
Legal? ya
Sesuai Aturan? Ya
Ada jaminan? Ya

Beli Instan itu ga terdata, wong etalase produk ga ada.
Penjualan konvensional yang jelas" ada etalase produk aja masih bisa di akalin tuk jual barang haram. Apalagi ini yang semuanya serba tidak terlihat
Quote:


makanya ane bilang ga mateng kan?


coba kalo beli instan hanya utk yg ada d etalase produk & itu bukan etalase produk dadakan di buat.
makanya ane bilang sayangnya ga mateng padalah ide nya bagus...
kalo ada etalasenya kan ada datanya...

justru ini fitur bgs supaya ga ada yang ngakalin , spy legal dan tersistem--- dan ga tertuduh gestun jg bisa melalui fitur beli instant ini.
Pencoleng masih pesta pora.. Hidangan lezat ala BL yg kata si Bili sangat.. Sangat aman.. Wkwkwk... Ngomong sana sama sama kirikk... Biar bisa horee.. Horee..






Diubah oleh akerfeldt
Halaman 2 dari 3
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di