CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Banyak Hal Yang Membuat AirAsia Tarik Tiket dari Traveloka
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c9a0d5ae83c7273dd249d3e/banyak-hal-yang-membuat-airasia-tarik-tiket-dari-traveloka

Banyak Hal Yang Membuat AirAsia Tarik Tiket dari Traveloka

Banyak Hal Yang Membuat AirAsia Tarik Tiket dari Traveloka

Sejak 4 Maret lalu AirAsia menarik penjualan tiketnya secara resmi dari Traveloka. Meski sebelumnya AirAsia sempat curiga adanya permaianan kartel, namun tak kunjung melapor ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).


FOKUS PADA PRODUK DAN LAYANAN

Seolah tak ingin memusingkan hal ini, Direktur Niaga AirAsia Indonesia Rifai Taberi menyatakan bahwa saat ini AirAsia ingin fokus kepada produk dan perbaikan layanan konsumen. “Untuk sekarang kita ingin fokus dengan produk dan layanan kita. Bagaimanapun kalau produk  kita bagus, kita akan dicari. Kita akan fokus bagaimana memberikan layanan kepada penumpang, memperbaiki layanan dan make sure penumpang bisa beli tiket kita,” tegas Rifai saat ditemui Kumparan.

Faktanya, sejak hilang dari Traveloka pada 14 Februari 2019 pihak Traveloka mengungkapkan adanya pemeliharaan sistem AirAsia. Beberapa hari kemudian, tiket AirAsia muncul kembali di Traveloka, namun, tak berlangsung lama. Pada tanggal  2 Maret 2019, tiket AirAsia kembali hilang dari Traveloka tanpa alasan yang jelas. AirAsia pun menarik seluruh penjualan tiketnya di Traveloka secara resmi pada tanggal 4 Maret.


CURIGA KARTEL

Skift, sebuah media travel global di Newyork menduga adanya tekanan dari maskapai besar Indonesia seperti Garuda Group dan  Lion Group yang menyebabkan tiket AirAsia menghilang dari Traveloka. Tak hanya di Traveloka, tiket AirAsia pun hilang di beberapa OTA seperti Tiket.com, Tokopedia, Blibli, dan Pegipegi. Bahkan penjualan tiketnya juga hilang dari travel agent offline seperti Panorama Grup, Golden Rama Tours and Travel, dan WITA Tour. Menurut laporan Skift terdapat 15 online dan offline travel agent lokal yang kini tak lagi menjual tiket AirAsia.

Sayangnya pernyataan tersebut dibantah oleh ketua Indonesia National Air Carrier Association (INACA), Ari Askhara. Menurutnya, penghilangan tiket AirAsia tersebut merupakan kebiijakan dari masing-masing OTA. Buktinya, masih terdapat beberapa OTA yang menjual tiket AirAsia.

Anggota komisioner KPPU, Guntur Saragih, menduga adanya upaya menghalang-halangi distribusi tiket AirAsia. Namun AirAsia tak kunjung melapor ke KPPU. Oleh karena itu KPPU berinisiatif untuk memanggil pihak AirAsia, Traveloka dan Tiket.com utuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sampai saat ini, kasus AirAsia masih dalam tahap penelitian. Jika ada indikasi persaingan tidak sehat seperti menghalang-halangi distribusi tiket, maka akan masuk ke penyelidikan.


KEMUDAHAN MASYARAKAT

Sejak hilang dari OTA, banyak masyarakat kebingungan mencari  tiket AirAsia. Menjawab kebingungan tersebut pihak AirAsia  gencar promosikan laman resmi AirAsia dan mobile apps AirAsia. “Katanya susah cari tiket AirAsia? Mending langsung ke AirAsia.com,” tulis AirAsia di twitter.

Tapi sebagai konsumen OTA lebih membantu dari segi kemudahan, membandingkan harga dan promo. Semoga AirAsia kembali tersedia kembali di OTA.

Apakah AirAsia korban kartel ataukah memang strategi bisnis?

Referensi DetikCNBCCNNIDNtimesYoutube
Diubah oleh kamilaawl
Halaman 1 dari 4
Startegi bisnis biar ga setoran ke Traveloka kali emoticon-Ngakak (S)
Kaya yang ane bilang di trid ane kemaren, enakan pake OTA dong ah , Traveloka bisa ngumpulin point juga , buat bekal bayar hotel pas kimpoi besok emoticon-Ngakak (S)
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kalaupun AirAsia mau fokus ke produk layanan penjualan langsung, dia kudu invest banyak tuh dari IT sampe human resource yang kaya di OTA aja timnya banyak banget emoticon-Matabelo
Yah ane masih sama kaya kmren komennya, tetep sreg make OTA. Mungkin bisa jadi strategi bisnis, barangkali doi mau nyoba nyaingin OTA. Buktinya kmren bilang sebentar lg bakal bisa nyari maskapai lain di web resmi Air Asia .
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Kalopun mau buka bisnis pribadi sbg OTA, ane tetep milih OTA yg dari awal udah ada. Terlanjur nyaman dibuatnya Wkwkw.
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ngga paham banget tentang masalahnya, yang terpenting sebagai konsumen ingin mendapatkan pelayanan yang maksimal. Dan saya sebagai konsumen merasa di beri pelayanan yang maksimal apabila menggunakan OTA, ayo dong balik lagi ke OTA
hmhmhm. . . emoticon-I Love Indonesia
Emang apa susahnya sih pesen tiket lewar AirAsia?
emoticon-Cape deeehh
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalo ane seneng pake yang ini gan
abis kepo mulu nih
Banyak Hal Yang Membuat AirAsia Tarik Tiket dari Traveloka
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Air Asia bentar lagi bangkut kali gan emoticon-Ngakak (S)
AirAsia Sedang Terpuruk

Direktur Arista Indonesia Aviation Center (AIAC) Arista Atmadjati menilai ketiadaan tiket penerbangan AirAsia di sejumlah agen travel online lebih karena faktor AirAsia.

“Kurang masuk akal kalau agen travel online ditekan oleh maskapai besar. Justru lebih masuk akal, AirAsia Indonesia sedang berhemat dengan menjual sendiri lantaran tidak punya uang,” kata Arista.

Sumur: https://tirto.id/taktik-airasia-bercerai-dengan-agen-travel-online-djF1
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Ternyata AirAsia cuma 2% doang ya emoticon-Mewek

Banyak Hal Yang Membuat AirAsia Tarik Tiket dari Traveloka
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
ganti jadi AirBajaj aja gan
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Ane belum pernah naik pesawat alias bodo amat
Quote:


wah iya gan ha ha ha emoticon-Ngakak
naik gituan lebih menantang dan tiketnya lebih murah emoticon-Ngakak
Bagaiamanapun, jual tiket via OTA akan lebih dilirik konsumen dr pd jualan sendirii..

emoticon-Monggo
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
istilahnya ada pasar tp satu tukang sayur maunya jualan di rumah. org2 kalo belanja kan ke pasar. jadi kemungkinan besar penjualan tiket akan turun sebagai dampak dari ga ada pertemuan antara pembeli dan penjual di pasar travel online. benar begitu bukan tuan-puan?
kalo saya mending naik citilink...
tanda2 kebangkrutan. emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
mirip kek mandala & batavia (awalnya menghilang dari travel agen) emoticon-cystg
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
naek garuda aja udah, lebih berkualitas emoticon-Cool
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di