c4punk1950...
TS
c4punk1950...
Tokoh Sejarah Yang Berada Di Balik Coretan Senjata Brenton Harrison Tarrant.




Oke gan kembali kita membahas penembakan brutal di New Zealand, sebelumnya kita doa'kan para korban agar diterima amal dan ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan agar bersabar inilah kiamat kecil di dunia, tentu saja semua yang hidup di bumi akan merasakan kiamat kecil ini, ada yang cepat ada yang lambat terjadinya tergantung takdirnya.



Tapi thread kali ini tidak membahas masalah imigran yang dibenci oleh si penembak, hanya ingin mengulik lebih jauh tulisan yang ada di senjata milik Brenton Harrison Tarrant.

Senjata laras panjang semi otomatis yang dipakai memang terlihat coretan putih, namun setelah diteliti lebih jauh sang penembak ini menulis para tokoh yang diyakini sejalan dengan aksinya, siapa saja tokoh yang ditulis oleh Tarrant.


Milos Obilic dari Serbia



Tokoh yang satu ini memang jarang orang yang tahu, namun sebenarnya di Serbia nama ini dikenal sebagai ksatria. Milos Obilic merupakan simbol yang mendefinisikan apa arti keberanian, kekuatan, dan kepahlawanan bagi rakyat Balkan. Ia adalah sebuah legenda dan juga mitos yang telah mengalahkan Sultan Murrad pertama dengan memenggal kepalanya di abad 14 silam dengan nama Battle of Kosovo melawan kekaisaran ottoman.

Hingga akhirnya dirinya terbunuh oleh pasukan Turki, dari keberaniannya namanya pun dijadikan nama sebuah kota di Serbia.


Sumber


Marco Antonio Bragadin



Seorang Jenderal dari Republik Venesia yang tangguh melawan invasi Kekaisaran Ottoman di Siprus pada tahun 1570. Setelah Famagusta jatuh ke tangan ottoman dan ada perjanjian diantara dua pihak Bragadin diduga telah membunuh para sandera dari Turki hingga akhirnya Bragadin di nyatakan bersalah dan dihukum dengan berbagai metode penyiksaan seperti memotong telinga dan hidung sampai di gantung mati.

Sumber


Ernst Rudiger von Starhemberg



Ini adalah sosok komandan dari pasukan militer Wina yang berperang melawan pasukan Ottoman di Pengepungan Kedua Wina, pada tahun 1529, Wina pun sudah dikuasai pasukan Turki hingga datang bantuan dari Polish, Venetian, Bavarian, and Saxon mereka melawan pasukan Turki dan mengalahkannya disebut Battle on the Kahlenberg.

sumber



Feliks Kazimiers Potocki



Salah seorang pangeran dari Polandia, ia pun menjadi panglima perang melawan Cossack , Swedia, Transylvania , dan Muscovy dari tahun 1655 hingga 1664. Ia pun aktif di pemilu kerajaan Polandia 2 Mei - 19 Juni 1669 di Warsawa , hingga akhirnya Michał Korybut Wiśniowiecki terpilih sebagai Raja Polandia.

Namanya besar di ekspedisi Chocim pada 1673. Kemudian beralih dalam ekspedisi Wina pada 1683 selama Perang melawan ottoman. Pasukannya berperang melawan Tatar dan Turki dalam banyak pertempuran. Hingga di tahun 1698 tentara Polandia di bawah komandonya benar-benar menghancurkan ekspedisi Tatar ke Polandia dalam pertempuran yang dinamakan Podhajce .

Sumber



Skanderberg



Pahlawan dari Albania ini berasal dari keluarga Kastriotis, awalnya ayahnya John Kastrioti adalah seorang pangeran dari distrik kecil Epirus atau Albania. Hingga akhirnya Albania dikuasai oleh kekaisaran Ustmaniyah dan Skanderbergpun sering berperang untuk kubu Ustmaniyah hingga akhirnya Skanderbeg memberontak dan berperang melawan Kekaisaran Utsmaniyah hingga akhir hayatnya.

Sumber


Charles Martel



Seorang raja dari negara Franka, ia terlibat pertempuran tours melawan khalifah Islam pada saat itu. Pertempuran ini berakhir dengan kemenangan bangsa Frank, hingga terbunuhnya panglima perang Abdul Rahman Al-Ghafiqi, uniknya bangsa Frank memenangkan pertempuran tanpa menggunakan kavaleri.

Pertempuran ini dikenang dengan nama Balat al-Syuhada, tentu saja kekalahan pasukan muslim ini menentukan jalannya sejarah di peradaban Eropa di saat itu. Kekalahan itu menentukan peradaban Kristen di benua eropa karena Kerajaan Frank pada masa itu, dan pada abad-abad setelahnya, dapat dikatakan sebagai kerajaan terkuat di Eropa Barat dan merupakan sekutu paling setia dari kepausan Katholik di Roma.

Sumber




John Hunyadi



Salah seorang Jenderal besar dari Kerajaan Hungaria yang mampu membungkam pergerakan Islam. Ia dikirim untuk Perang Hussite pada 1420, kemudian 1437 dikirim ke selatan untuk membubarkan kepungan Utsmani atas Semendria.

Hunyadi adalah salah satu musuh yang disegani oleh Kesultanan Utsmani. Hal itu terbukti pada tahun 1441 dia memenangkan pertempuran di Semendria melawan Ishak Bey kemudian tahun berikutnya, tak jauh dari Nagyszeben di Transilvania, iapun sukses berhasil membendung serangan Utsmani, dan mengembalikan penguasaan Hongaria atas Wallachia. Tapi akhirnya di tahun 1444, Hunyadi harus tunduk dan menerima kekalahan telak dari Utsmani dalam perang Varna yang dipimpin oleh Murad II (ayah Al-Fatih).

Lalu Hunyadi pun walau sudah kalah di pertempuran sebelumnya ia tak menyerah dan berhasil menggagalkan pengepungan Al-Fatih di Nandorfehervar.

Hingga di saat kematian Hunyadi, Al-Fatih pun berkata, “walaupun dia adalah musuhku, aku merasa sedih karena kematiannya. Karena dunia tak akan pernah lagi melihat lelaki seperti dia”.

Inilah sosok musuh yang disegani pasukan Islam saat itu, dan tentu saja dengan kematian Hunyadi jelas Hungaria begitu mudah untuk dikalahkan pasukan Ustmani. Dan sosok itu mempunyai anak haram yang bernama vlad lll lebih dikenal sebagai Dracula.

Namun ada sejarah yang menyatakan Vlad Dracul, hanya meminta perlindungan pada John Hunyadi bukan anaknya. Namun ayahnya Dracula Vlad II voivode (gubernur) Wallachia, dibunuh oleh John Hunyadi.

Sumber



Pertempuran Lepanto



Kembali pertempuran antara ottoman dan katolik di lautan yang luas terjadi, Dimana terjadi sebuah koalisi negara-negara maritim Katolik Eropa seperti Genoa, Venezia, Spanyol, dan Negara Kepausan yang diusulkan oleh Paus Pius V dinamakan Liga Suci, sebagai pimpinnya Laksamana Spanyol Don Juan de dari Austria, hingga akhirnya sukses mengalahkan armada Kesultanan Utsmaniyah di ujung utara Teluk Korintus, lepas pantai barat Yunani.

Pertempuran Lepanto kerap disebut-sebut sebagai salah satu peristiwa penting yang menentukan nasib masyarakat Eropa & agama Katolik banyak orang memprediksi bila Ottoman sampai berhasil memenangkan pertempuran ini, maka jelas Ottoman untuk menaklukkan Eropa Barat & Semenanjung Italia diprediksi bakal tak terbendung lagi.

Sumber


Itulah nama tokoh dan pertempuran yang ditulis Tarrant pada senjatanya, masih ada banyak nama tokoh terkini yang ditulis namun hal itu adalah pembunuhan individu terhadap imigran dan supremasi kulit putih.



Ternyata Tarrant memang phobia terhadap Islam, ini ditunjukkan oleh para tokoh yang memenangkan pertempuran melawan kekuasaan Islam di masa lalu. Setidaknya pesan yang bisa diambil jangan jadikan sejarah masa lalu menjadi ajang balas dendam, karena politik saat itu yang terjadi adalah menyerang kalau tidak ya diserang. Jangan heran bila banyak sekali terjadi pertempuran yang dianggap itu strategi politik di masa lalu. Saat ini ada PBB yang memberikan kedamaian bagi anggotanya, agar tak terjadi gesekan hingga perang tak terelakkan. Walau saat ini Amerika menjadi negara yang sering memicu peperangan, setelah Soviet dapat dihancurkan pasca perang dingin. Namun kedamaian saat ini relatif terjaga hingga para manusia yang terjebak kisah masa lalu baik pihak yang merasa Islam, karena bagi saya mereka ini khawarij yang bertindak berlebihan di masa damai maupun pihak yang berseberangan pun saling menebar teror hmmmmm....



Padahal tak ada kemenangan, hanya membuat banyak orang marah dan menangis. Semoga tak ada lagi teror ke depannya, kedamaian ini dicapai dengan susah payah dengan kucuran darah, perjanjian dan juga semangat para pahlawan di masa lalu. Mari kita jaga NKRI harga mati.

:nyantai:nyantai:nyantai

Serupuutt dolo

c4punk@2019

Referensi Tulisan





Diubah oleh c4punk1950... 21-03-2019 07:16
anasabila4iinch
4iinch dan anasabila memberi reputasi
33
32.9K
683
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan