CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c823e9a68cc9526240c0cf2/sepotong-cinta-alena

(Cerbung)Sepotong Cinta Alena

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 7 dari 46
Quote:


Yun... Apa kbar? Lunch.emoticon-Kangenemoticon-Kangenemoticon-Kangenemoticon-Kangen
Quote:


Terlalu ketat ya? Sebetulnya ada beberapa moderator do, mungkin mereka kadang kgk terima notif. Karena notification sering jebol. ( Mine)emoticon-Teparemoticon-Tepar
Quote:


Alhdulillah tee.emoticon-Baby Boy
Aku baca lagi lagi dan lagi, kisah cinta cinta dan cinta
Quote:


Bisa jadi karena itu juga Mbak. Biasa semangat menggebu post di sana, begitu tertahan di meja mimod jadi lesu.
Quote:


Iya nih bunda
Gegara Alena belum update
Kopi setermos kayak segelas aja nih
Update dong bunda
Quote:


Iya tunggu aja, pasti Alena bakal datang kok☺☺☺
Pagi gaan
Quote:


Iya nih ditunggu Alenanya, sekalian pasang tenda buat neduh di mariemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan

Aku datang membawa kereta api panjang

Quote:


Quote:


Diluar lagi hujan ya?
Quote:


Hiya bunda nunggu updatenya ampe ke ujanan ni
Kapan ni Alena nongolnya
Ampe pusing lho nunggunya
Aduh si Abang bawa kereta lagi
Harus bikin stasiun nih buat berhenti tuh kereta
Quote:


Alena lagi kehujanan juga makanya telat nongol
Rate ama cendol done yak.
Nitip sendal buat nanti boleh ga?
emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up

Sepotong Cinta Alena

Part 3. Cinta Itu Bermula Di Sini

Sepotong Cinta Alena

Part. Sebelumnya

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Akhirnya, karena jam kuliah kosong Alena memutuskan pulang ke rumah saja, sekalian bantu emak beres-beresin rumah. Paling jam segini wanita kesayangannya itu masih kerja di rumah Pak Burhan, majikan emak.

Pak Burhan Santoso dan istrinya, Ibu Dini Susilawati adalah seorang pebisnis. Kadang mereka ada di rumah jika tak lagi keluar daerah. Mereka punya seorang anak laki-laki, Tommy Hadi Santoso. Tommy orangnya sibuk, dia ikut menangani perusahaan, meng-handle pekerjaan yang diserahkan oleh ayahnya. Kadang jika sempat ketemu emak di rumah itu, tidak ada satu pun penghuni yang ditemui Alena, karena semua penghuni sedang sibuk mengumpulkan pundi-pundi harta tentunya.

Quote:

Sesampai di rumah, lengang dan senyap. Alena membuka pintu menggunakan kunci cadangan yang selalu dibawa, begitu masuk kamar segera ia berganti pakaian. Membereskan buku-buku kuliah lalu keluar kamar.

Menuju dapur, membuka tudung saji. Masih tampak makanan sisa sarapan tadi. Rupanya emak sengaja masak lebih supaya ketika Alena pulang bisa langsung makan.

Setelah makan dan mencuci piring, Alena bersiap-siap menuju rumah Pak Burhan. Membantu kerjaan ibunya di sana. Tak lupa memeriksa kompor dan keran air, serta menutup pintu dan jendela. Ia pun melangkah ke luar rumah, hanya berjalan kaki sekitar lima belas menit maka sampailah ia di rumah megah itu.

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

Alena langsung menuju pintu belakang, setelah sempat berbalas salam dengan Pak Sukri~~satpam Pak Burhan. Di belakang rupanya Bu Yuni tengah mencuci pakaian. Alena langsung membantu ibunya tanpa basa basi. Seperti itulah setiap hari. Tak mengenal lelah karena baru pulang kuliah, ia langsung membantu pekerjaan ibunya. Rumah megah ini terlalu besar bila harus dibersihkan oleh ibunya sendiri.

Di tengah keasyikan membantu ibunya, menjemur pakaian, terdengar suara bariton di belakangnya.

β€œMbok … bisa minta tolong rapikan pakaianku ke dalam koper? Sore nanti saya mau ke Singapura, jangan ada yang terlupa ya, Mbok?”

Itu suara Tommy! Alena diam mematung di balik seprei yang telah tergantung. Mas Tommy salah mengira ia adalah Bu Yuni. Padahal ibunya sementara berada di kamar mandi.

Spoiler for Cinta Sejati Alena:


β€œMbok? Kok jadi patung, sih?”

Tommy segera menyingkap kain selimut itu, betapa terkejutnya ia. Kiranya orang yang dia panggil mbok itu ternyata adalah seorang gadis cantin nan belia.

β€œKamu … Alena, β€˜kan?”

β€œEh … i~~iya, Mas. Saya tadi datang bantu emak di sini. Maaf tadi gak menyahut, emak ada di kamar mandi lagi membilas pakaian.”


β€œOh maaf, bisa bantu saya, Alena? Tolong rapikan dan atur pakaian saya ke dalam koper. Semua sudah ada di kamar.”

Tommy masih menatap Alena, pandangan yang tak bisa di artikan apa-apa oleh Alena.

β€œBaiklah, Mas. Saya ijin ke emak dulu.” Alena lalu ke kamar mandi memberitahu ibunya.

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

Setibanya di kamar, tampak pakaian telah dijejer rapi di atas ranjang, sebuah koper ukuran sedang pun tergeletak di lantai. Alena merasa risih memasuki kamar Tommy yang terbilang luas. Tommy menyadari kegugupan Alena, dia pun melunakkan nada bicaranya.

β€œAlena, tak usah risih begitu. Anggap ini kamarmu sendiri, ayo … masuk.”

Alena masih tertunduk, menganggukkan kepalanya pelan. Diraihnya kemeja Tommy, lalu mulai melipat pakaian itu dan memasukkannya ke dalam koper. Satu persatu hingga semua pakaian terlipat rapi.

Tommy juga sibuk membenahi berkas-berkas penting yang akan dibawanya pergi. Memasukkannya ke dalam tas koper kecil.

β€œMas, sudah beres semuanya. Apa boleh saya pamit ke dapur?” tanya Alena mengagetkan Tommy.

β€œEh … iy~~iya, kenapa Alena?”

Spoiler for Setitik Rasa Alena:


β€œPakaian Mas Tommy sudah rapi di dalam koper, kalau sudah tak ada yang bisa dikerjakan, saya pamit mau ke dapur, Mas.”

β€œOh itu, iya … makasih ya, Alena. Kamu gadis yang baik, Mbok Yuni pasti bangga punya anak gadis sebaik kamu.
” Senyum Tommy seakan menyejukkan hati Alena.

Alena lalu membalikkan badan, hendak melangkah ke luar kamar, tetapi langkahnya terhenti ketika suara bariton Tommy kembali menyentuh indra pendengarannya.

β€œAlena … kau mau kubelikan oleh-oleh apa di Singapura?”

πŸ’–πŸ’–πŸ’πŸ’–πŸ’–πŸ’πŸ’–πŸ’–πŸ’πŸ’–πŸ’–

Alena tertegun, mencerna ucapan Tommy. Pelan dijawabnya tanya itu tanpa berbalik, β€œTerserah Mas Tommy saja, mana yang bagus buat saya. Sebaiknya tak usah, Mas. Nanti merepotkan.”

Lalu dengan hati yang berdebar kencang Alena segera meninggalkan kamar itu. β€˜Mas Tommy tak perlu tahu debaran hati ini, ah … sepertinya aku jatuh cinta padanya,’ batin Alena.

Sesampainya di dapur, Bu Yuni baru saja selesai mencuci perabotan dapur yang tadi dipakai untuk memasak. Ia melihat Alena dengan raut muka tak biasa.

β€œKenapa, Alena? Apa Mas Tommy berkata kasar padamu?” tanya Bu Yuni.

β€œTidak, Mak. Mas Tommy tadi tanya Alena mau dibelikan oleh-oleh apa? Alena jadi malu, Mak. Cuma bantu rapikan pakaiannya saja malah mau dibelikan oleh-oleh.”

β€œOoh .. ealah, cuma ditanya gitu kamu kenapa jadi salah tingkah, Nduk? Mas Tommy memang anak yang baik, kamu jangan salah artikan kebaikan dia, jangan ge-er.”

β€œIya, Mak. Alena tahu diri, kok.”



πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

*Bersambung lagi ya Agan dan Sista? Jangan bosan-bosan mampir di mari, ntar ane ngasih cendol gratis kok.😎😎😎

emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan

Part. Selanjutnya

Home❀
profile-picture
jiyanq memberi reputasi
Diubah oleh evywahyuni
Quote:


Malem, sayang. Makasih ya dah mampir di mariπŸ’•
Sang penggemar sejatiπŸ’

Quote:


Quote:


Quote:


Tuh, Alena udah di-update. Ayo lekas ke mari ntar tendanya rubuh lho πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„
Quote:


... karena cinta akan selalu menghampiri hati sang perindu dan sang pecinta yang merindukan rasa itu meski luka kerap datang bertamu di beranda hati.
Halaman 7 dari 46
GDP Network
Bolalob β€’ Garasi β€’ Historia β€’ IESPL β€’ Kincir β€’ Kurio β€’ Lokadata β€’ Opini β€’ Womantalk
Β© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di