CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Warga Cina Didakwa Meretas Jaringan Komputer Puluhan Negara
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c1c1596facb957631150cd4/warga-cina-didakwa-meretas-jaringan-komputer-puluhan-negara

Warga Cina Didakwa Meretas Jaringan Komputer Puluhan Negara

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) telah mendakwa dua pria asal Cina yang dituduh meretas jaringan komputer perusahaan-perusahaan dan lembaga pemerintah di negara-negara Barat. Kedua pria tersebut bernama Zhu Hua dan Zhang Shilong, mereka masih belum ditangkap.


Dua pria tersebut diduga bagian dari kelompok hackers (peretas) yang dikenal sebagai Advanced Persistent Threat 10. Mereka diindikasi berafiliasi dengan dinas intelijen Cina. AS dan Inggris pun menuduh Cina melanggar perjanjian yang berhubungan dengan spionase komersial.
Pengadilan AS mengatakan, Zhu dan Zhang bekerja untuk sebuah perusahaan bernama Huaying Haitai dan berafiliasi dengan Kementerian Keamanan Negara Cina. Sementara, Federal Bureau of Investigation (FBI) mengatakan, sejak 2006 sampai 2018, dua pria itu meretas sistem komputer dengan tujuan mencuri kekayaan intelektual, informasi bisnis dan teknologi rahasia.

Dilansir dari BBC, Jumat (21/12), dua pria itu mencuri informasi dari sekitar 45 perusahaan komersial dan teknologi pertahanan di 12 negara bagian AS. Mereka mencuri informasi dari sejumlah lembaga pemerintah AS. Mereka juga mencuri informasi dari managed service providers (MSPs) dan klien komersial mereka di 12 negara di antaranya di Inggris, Brasil, Kanada, Finlandia, Prancis, Jerman, India, Jepang, Swedia, Swiss, UEA, dan AS.

FBI mengatakan, dua pria tersebut juga meretas sistem komputer Angkatan Laut AS. Kemudian mereka mencuri informasi pribadi sekitar 100 ribu personel. Direktur FBI, Christopher Wray mengatakan, kedua pria itu sekarang di luar yurisdiksi AS.
Sementara Wakil Jaksa Agung AS, Rod Rosenstein mengatakan, Cina telah melanggar perjanjian tahun 2015, yakni perjanjian untuk tidak terlibat dalam mata-mata cyber komersial. "Kami ingin Cina menghentikan kegiatan cyber ilegalnya," kata Rosenstein.

Pemerintah Inggris juga mengatakan, pihaknya bergabung dengan sekutu menekan Pemerintah Cina yang bertanggung jawab atas operasi global yang menargetkan rahasia komersial. Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt mengatakan, operasi tersebut adalah salah satu peretasan yang paling signifikan dan luas terhadap Inggris dan sekutunya. Operasi itu menargetkan rahasia perdagangan dan ekonomi di seluruh dunia. "Kegiatan-kegiatan itu harus dihentikan," ujarnya.

Sumber :https://m.republika.co.id/berita/internasional/amerika/18/12/21/pk1w32382-warga-cina-didakwa-meretas-jaringan-komputer-puluhan-negara

===================*****==============""*****======================

Klo dilihat sasarannya emang beneran komersil gan... emoticon-Belo
profile-picture
profile-picture
anasabila dan sebelahblog memberi reputasi
lagi-lagi amerika (barat) memfitnah

kenyataannya yg terkenal suka spionase di dunia itu adalah amerika (barat) sendiri



Tetangga gua yg baru org sana...
Kayaknya sih kupu2 malam atau tukang tipu emoticon-Big Grin
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 08
Quote:


amerika itu udah terkenal adu domba,propaganda & konspirasinya
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalau terkait dengan daftar personil, itu bisa disebuat sebagai tindakan contra intelligence, karena dengan daftar nama itu maka negara yang dimiliki daftar personelnya itu tidak bisa mengirimkan agent secara leluasa.
Sedangkan terkait pencurian kekayaan intelektual, sepertinya itu lebih mengarah pada persaingan antar usaha. Lain halnya bila itu terkait dengan data mengenai senjata/perlengkapan perang. Kalau itu pihak negara baru bisa disebut ikut andil. Cuma, sepertinya itupun adalah hal yang "biasa" dilakukan. Seperti kasus Irak yang "didakwa" memiliki senjata pemusnah massal itu. Bila tidak ada nara sumber, maka kiranya tidak akan ada pihak yang akan mengetahui Irak memiliki senjata pemusnah massal tersebut (walau kemudian diketahui, bahwa ada miss information mengenainya). Kecuali ..., bila pada kasus Irak tersebut, info mengenai senjata pemusnah massal itu ... cuma rekayasa semata ... sedari awalnya.
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 08
Kalau main game online internasional pun yang ngecheat gak jauh jauh dari china atau russia wkwkwkw
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
play victim ah
emang mereka *amerika ga pernah spionase? cem tangan bersih aja emoticon-Wkwkwk
negara ini knp y.. selalu menjadi.. maling emoticon-Ngamukemoticon-Ngamukemoticon-Ngamuk
Sakti juge ye cino cino ini


Nasbungtaik disini baru dilepel bikin hoax
pernah juga dulu sewaktu kecil meretas usnavy,
tp uang amerika susah keluarnya dulu western us cuma 500,
bisa pake wesel dgn pembayaran dr pp,
lebih suka gua dgn target eropa dan australia
klo gda banget india gua agak hafal...
seru juga hari itu ternyata anak2 itu masih suka main..
mainin lagi boleh juga buat membuang kebosanan..


Up berita yg bukan tret si pengangguran beserta klonengannya
Kalo Cina gagal dimari cuma bisa ternak klonengan, sama nyuri wifi tetangga
Quote:


harusnya yang dihacker itu system informasi RSJ biar tahu informasi seputar penyakit ayan.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di