CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Lampung Undercover (Kekerasan, Seks, Narkoba, dan Kriminal)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c373bdd6df23133464e48eb/lampung-undercover-kekerasan-seks-narkoba-dan-kriminal

Lampung Undercover (Kekerasan, Seks, Narkoba, dan Kriminal)

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 2 dari 8
Semua balik keorangnya bro
Lampung asyik kok. Ane dari kalianda
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
Punya nyali nih si abang TS, Lanjutkeun!!!

emoticon-coffee
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
ninggal jejak omm
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
daerah liwa krui yang orangnya keras keras
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
Widiih sekelik ikam, salam dari metro yay
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
Diubah oleh insom69
3. Trash but Gold

Sampah tapi emas, istilah yang sangat cocok untuk Sira, perawakan tubuh Sira cukup tinggi tapi tidak lebih tinggi dari gue, kulitnya putih, putih khas Sumatera, ukuran dadanya tidak terlalu besar, namun juga tidak terlalu kecil, ukuran bokongnya kecil namun pinggangnya langsing, rambutnya sedang dan tidak terlalu panjang. Bulu matanya tipis, matanya sedang dan hidungnya tidak pesek, yang paling gue suka dari dirinya adalah bibirnya yang mungil. Untuk wajah penilaian gue sekitar 9 dan untuk ukuran badan masih 7, seandainya bokongnya besar sedikit gue akan memberikan dia nilai 8.

Setelah perkenalan itu, gue jadi sering main ke kossannya, dan juga terkadang dia didatangi anak-anak mental tempe yang pernah mukulin gue, walaupun kalau ada gue ditempat Sira mereka gak berani mendekat dan hanya melihat dari jauh. Disuatu malam kala itu ketika gue sedang duduk diteras kosaan Sira.

"Ada berapa kamar disini?" tanya gue

"Ada 7 kamar."

"Pemiliknya tante itu?"

Sira mengangguk.

"Lo serius masih perawan?" tanya gue penasaran, karena dia selalu mengaku ke gue bahwa dia masih perawan.

"Lo gak percaya amat sih, kalo lo mau ngent*t banyak tuh anak-anak koss sini, banyak kok yang cantik." Katanya

"Ih sensi amat dah."

Gue masih gak abis pikir, gimana bisa seorang cewek yang perawan dikelilingi jablai jablai disini, dan apa alasan dia untuk tinggal dikossan ini.

"Kok lo gak mutusin pindah aja?" tanya gue

Dia diam sejenak dan masuk kekamarnya dengan alasan mau minum.

"Sorry ya, gua haus."

Gue menunggu diteras kossannya, lalu ada tetangga koss Sira yang sedang mabuk menghampiri gue dan duduk disebelah gue, gue lihat belahannya dengan jelas, bahkan hampir terlihat, walaupun masih tertutup. Gue cium bau alcohol yang menyengat dari tubuh cewek ini, parfum yang menyengat dengan bau parfum yang benar-benar aneh dan sama sekali tidak gue sukai.

"lo temennya putri ya?" ucapnya ngelantur

"Putri siapa?"

"Itu putri salju, hahahaha. Baru magnum om-om sekali dah muntah-muntah, udah itu mewek. Ngecewain."

Plak. Tamparan keras mendarat dipipi cewek yang mabuk ini, gue lihat Sira wajahnya memerah dan dia sepertinya sangat marah.

"Lonte lo!" teriak Sira

"Eh lo anak kecil, jangan gara-gara lo ponakan tante lo bisa semena-mena ya, gue cabik muka lo jadi kaya anjing dah lo."

Sira ingin menampar cewe mabuk ini lagi, tapi gue manahannya dan menariknya untuk menjauh dari cewe itu.

"Sira sabar!"

"Emang lonte sini tuh gak tau diri semua."

"Memang lo kenapa?"

"Lo gak harus tau urusan gue bol, mending lo pergi dari mari."

Gue lihat Sira tiba-tiba mengeluarkan air mata.

"Sir..." ucap gue lirih

Sesaat kemudian gue lihat tante datang menghampiri kami.

"Bol kamu pulang ya sekarang." Kata tante

Gue mengangguk, sebelum gue pulang gue usap kepala Sira dan berkata sesuatu kepadanya.

"Lo sampah Sir, tapi emas."

Dia melihat gue dan tangisannya semakin jadi, sesegukkan. Gue tinggalin dia dan berjalan menuju kossan, sepanjang perjalanan pulang gue lihat ada bapak-bapak yang duduk dipinggir ruko dengan tatapan kosong, lalu gue berjalan lagi ada ibu-ibu yang memeluk anaknya kedinginan, yah ini lah kota gue dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Keesokan harinya gue menjalani aktivitas seperti biasa, mencium bau ikan busuk, disertai bau amis dari orang-orang pasar yang seliweran, walaupun tubuh gue juga bau karena keringat, namun tubuh mereka semua benar-benar menjijikan. Seusai kerja gue membeli sebotol pigur kecil, diwarung tersebut gue lihat ibu-ibu menabokki anaknya yang masih sangat kecil, gue kisar umur anak itu sekitar 6-8 tahun. Ibunya sembari teriak-teriak yang membuat hati gue sebenernya cukup teriris.

"Anak haram! Kalo bapak lo gak ngwnt*t gue, kagak lahir gak lo anak haram! Tinggal sana lo sama bapak lo."

Orang-orang yang lewat cuma ngeliatin tanpa bisa apa-apa, lalu dipojok-pojok pasar ini banyak anak-anak umur puluhan sedang menghisap lem, dan tatapan mereka kosong tanpa masa depan. Gue kadang berpikir, seandainya bapak gue gak nikah lagi dan ibu gue gak kabur dan depresi, jadi apa hidup gue sekarang. Mungkin hidup gue jauh lebih baik dari pada seperti sekarang yang tidak lebih dari sampah masyarakat. Hidup tanpa tujuan, namun masih takut akan kematian. Bukan sekali gue berpikir untuk sudahi saja hidup ini, tapi rasa takut kepada ilahi masih membuat gue berpikir puluhan kali untuk bunuh diri. Yah inilah rutinitas gue untuk saat ini, seandainya Sira tak ada, mungkin gue akan bosan di kota ini dan gue mungkin akan pindah keluar kota. Tapi, karena Sira lah gue betah dikota ini, dan gue rasa sampai mati gue akan tetap berada dikota ini.
profile-picture
profile-picture
i4munited dan avice002 memberi reputasi
Diubah oleh lampungunder
Balasan post lampungunder
Lanjoot
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
Balasan post rie_jbi
Benar dan tidaknya kita tidak tau,, tp kalo Lampung yg daerah saya itu benar
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
Lanjut gan ebol, inilah karya tulis, nikmatin aja.
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
lancrotkan gann
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
Diubah oleh odoth21
Quote:


Memang asik bro, makanya ane gak mau pindah dari ni kota, hahaha.

Quote:


Siap gan, mantap..

Quote:


Jangan ninggal bro, nanti dikubur, wkwk.

Quote:


Daerah pesisir gak sekeras orang yang daerah ditengah dan mereka semua ngumpul di Bandar Lampung.

Quote:


Salam yay.

Quote:


Iyaa bro.

Quote:


Lampung daerah mana bro?

Quote:


Siap gan, makasih ya.

Quote:


Crot jan banyak2, wkwk..
Lihat 1 balasan
mantul gan..
ane tunggu apdetannya
semoga tidak kentang emoticon-Big Grin
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
Balasan post lampungunder
Padang ratu yai
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
lanjut agann
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
Lanjutin dungs
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
4. Pom Bensin

Sudah hampir seminggu gue tidak bertemu dengan Sira, semenjak kejadian itu gue jadi canggung untuk menemuinya. Pikiran gue yang tadinya kotor kedirinya, malah berubah menjadi iba. Gue kasihan dengan dirinya, rasanya ingin sekali gue membantunya, seandainya gue mampu, pasti gue akan membantunya.

Rintikan hujan mulai jatuh ke bumi, saat itu gue sedang berada diluar berniat ingin membeli makan, tapi karena hujan, gue akhirnya berhenti disebuah pom bensin untuk berteduh. Lama gue sendirian sampai ada seorang wanita yang mengenakan seragam pom dan mengenakan hijab menghampiri gue.

"Minum bang." Dia memberikan gue sebotol minuman dingin

"Haha, dingin-dingin minum dingin, nanti malah sakit."

"Hehe, hujannya besar ya."

Gue mengangguk, sesekali gue perhatikan wajahnya, awalnya biasa saja namun jika dilihat lebih lama dia nampak manis.

"Nama gue Ari panggilannya Ebol."

"Nama asli itu lebih baik dari pada nama panggilan, karena orang tua tak mungkin memberikan nama yang buruk kepada anaknya." Katanya

Mereka memang tak memberikan gue nama yang buruk, tapi sifat mereka buruk yang menyebabkan gue bisa seperti ini.

"Nama mba siapa?" tanya gue

"Nama ku Zey." Ucapnya sembari tersenyum

Sialan, manis banget senyumnya.

"Kalo hujan gini banyak istirahatnya ya?"

"Iya nih, aku kadang bersyukur hujan terkadang turun."

Hujan tak juga reda dan malah petir mulai menyambar-nyambar dan hujan semakin deras.

"Rumah lo dimana Zey?" tanya gue

"Aku belum ada rumah, sekarang masih ngontrak dideket sini, rumah orang tua di Kotabumi."

"Jauh juga, jadi lo sendirian?"

"Iya, aku sendirian. Aku niat bulan depan mau berhenti dari sini dan mulai buka usaha, aku mau buka toko baju syar'i dan aku mau pakaian ku lebih baik dari ini." Dia cerita panjang

"Oh gitu, kan lo udah hijab?"

"Haha, ini bukan hijab, ini namanya membalut aurat, bukan menutup aurat."

Gue cuma diam saja karena tidak mengerti apa yang dia bicarakan.

"Kamu tahu do'a ketika hujan?" tanyanya

Gue menggeleng, gue bego banget dan bodoh banget masalah agama.

"Kamu muslim kan?" tanyanya lagi

Gue cuma bisa mengangguk kecil.

"Do'a ketika hujan itu, Allahumma Shoyyiban Nafi'an." Katanya

"Artinya apaan?"

"Semoga hujan ini memberi manfaat." Ucapnya

Ucapan itu terngiang-ngiang dikepala gue. Allahumma Shoyyiban Nafi'an. Haha, mungkin ini adalah do'a yang pertama kali gue hapal dalam hidup gue.

"Sudah ya Ari, aku mau lanjut kerja, hujan juga sudah hampir reda. Ini minumnya."

Gue cuma bisa terdiam dan tercengang melihat sifat dan akhlaknya Zey, dia benar-benar wanita yang anggun, seumur hidup, baru kali ini gue menemukan wanita seperti itu, dan sumpah demi Allah, gue jatuh cinta kepadanya pada partemuan pertama.

Hujan sudah benar-benar reda, gue bergegas pulang untuk memakan makanan gue yang sudah dingin, tak lupa dengan membawa minum yang tadi Zey kasih, minum itu belum gue teguk satu teguk pun. Sampai dikossan gue makan nasi dingin ini dengan lahap, hingga gue tersedak, ketika gue kebelakang berniat untuk ambil minum, gue lupa, bahwa galon gue habis. Lalu, gue ingat satu hal, minum yang tadi Zey kasih, gue kembali kedepan dan gue langsung meneguk minuman itu, hampir aja gue mati kehabisan nafas. Mungkin, tanpa minuman ini gue mati sekarang, akibat tersedak. Disaat seperti ini gue merasa sendirian, gue rindu keberadaan teman-teman lama gue, gue rindu kehidupan lama gue, tapi untuk apa kembali kesana, gue mau nyoba hidup sendirian.
profile-picture
i4munited memberi reputasi
update lgi gan
yang panjangg
deui atuh wa updatena
Zey oh zey, kayaknya bakalan panjang nih tokoh zey nongol,
profile-picture
lampungunder memberi reputasi
Halaman 2 dari 8
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di