CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ceritakan Pahlawan yang Menginspirasi Kaskuser & Menangkan Honor 10
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b77c02c12e257ec688b4573/ceritakan-pahlawan-yang-menginspirasi-kaskuser-amp-menangkan-honor-10

Ceritakan Pahlawan yang Menginspirasi Kaskuser & Menangkan Honor 10

Tampilkan isi Thread
Halaman 24 dari 27
Yang paling berjasa dalam hidupku adl mamah.
Meskplipun beliau cerewetnya kebangeten tapi kalo masalah perhatian ga kurang2 deh.
Jangan lupa konci pintu nanti kalo kelupaan bahaya,
Jangan lupa matiin lampu kalok ninggalin kamar,
Jangan lupa kasi makan ayam. Dan lain2 hal2 yang simpel tapi berasa banget perhatiannya.
emoticon-Big Grin
Diubah oleh ewaneyla99

Kepahlawanan dalam Kesetiakawanan Sosial - Abdur Rohman – Pekerja Warkop

Ceritakan Pahlawan yang Menginspirasi Kaskuser & Menangkan Honor 10

Sebenarnya kalau merunut asal muasalnya, istilah pahlawan berasal dari bahasa sansekerta yang terdiri phala dan wan, yaitu orang yang menghasilkan buah (phala) dari sesuatu yang dilakukannya. Istilah ini dihasilkan dalam konotasi positif yang berarti orang yang menghasilkan manfaat bagi orang lain atau lingkungan di sekitarnya.

“Manfaat” itu kata kunci. Kemunculan seorang pahlawan, erat berhubungan dengan adanya suatu masalah yang dihadapi oleh seseorang, kelompok atau suatu lingkungan. Dari permasalahan itu timbul kebutuhan dan harapan akan kehadiran sosok pahlawan yang dapat membantu penyelesaian masalah yang dihadapi.

Jadi identitas pahlawan itu hasil pengakuan dan penghargaan dari seseorang, kelompok atau lingkungan tertentu yang merasa terbantu jasa-jasa sang pahlawan dalam membantu atau bahkan mengambil alih tanggung jawab untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Karenanya, kisah-kisah kepahlawanan selalu identik dengan urusan keberanian. Kok gitu? Pertama, sudah jelas dari performance si pahlawan itu sendiri. Untuk bisa membantu menghadapi dan menyelesaikan masalah orang lain saja sudah punya poin tersendiri dalam keberanian, baik masalah itu besar maupun kecil. Kedua, untuk mengakui jasa-jasa seorang apalagi menyebutnya sebagai pahlawan juga butuh keberanian tersendiri, karena kita juga harus berani mengakui masalah yang kita hadapi, kesulitan dan kelemahan kita, hingga kita merasa terbantu oleh jasa-jasa sang pahlawan. Itu nggak mudah loh. Coba dibayangkan kalau di masa lalu, bangsa kita tidak pernah mengakui sedang terjajah oleh penjajah, so pasti gak bakal ada kisah kepahlawanan bagi para pejuang kemerdekaan.

Kali ini, agan dan sista, ane akan cerita tentang sosok orang yang mungkin terkesan biasa-biasa saja buat orang lain. Namanya Abdur Rohman, seorang pekerja warung kopi (warkop) Gresikan di Warkop Pujangga. Letak warung ini di daerah perumahan di seputar Kecamatan Rungkut, Surabaya.

Asalnya dari desa di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Usianya 22 tahun, masih membujang. Pendidikannya hanya sampai kelas 2 SMA, karena tidak ada biaya untuk melanjutkan.

Sepintas, apa yang dilakukan Rohman dalam melayani kebutuhan pelanggan di warkop serupa dengan pekerja warkop dimana saja. Tapi kalau diperhatikan seksama ternyata ada sesuatu yang benar-benar beda.

Pernah ane jumpai ada pekerja bangunan yang proyeknya sempat mangkrak selama dua bulan. Pekerja ini sudah berumur 56 tahun dan hanya memiliki persediaan uang untuk bertahan hidup selama seminggu. Yang rumit lagi dia baru pertama kali ikut kerjaan di proyek ini, setelah semua hartanya sudah terjual habis untuk membiayai sekolah dua orang anaknya plus biaya pemakaman istrinya yang baru meninggal. Kedua anaknya dititipkan pada orang tuanya. Perjuangannya untuk mencari penghasilan, terbentur pada kemacetan proyek.

Sebenarnya saat proyek terhenti, ia sudah bersiap mau pulang ke desanya, di Kediri, Jawa Timur, dengan uang seadanya. Namun mandornya bilang jangan pulang dulu, katanya sebentar lagi proyek akan berjalan lagi. Sampai satu bulan eeh nggak ada kepastian juga. Semua pekerja sudah pada minggat, sementara proyek ini masih belum juga jalan.

Lha, Rohman perhatikan ternyata pekerja ini sudah menumpuk hutang di warkop sampai sudah tiga minggu lebih. Iapun ngecek ke ybs, soal masalah yang dihadapi. Pekerja ini langsung curhat terbuka. Selain itu, uang sekolah anak-anaknya satu bulan ke depan juga akan menjadi tanggungan baru. Orang tuanya di desa hanya mampu memberi uang jajan yang tidak besar.

Setelah tahu duduk perkaranya, yang dilakukan Rohman cukup mengejutkan. Ia batasi hutang orang itu, sampai segitu saja. Jadi nilai itu yang akan dihitung sebagai hutang. Kemudian ia sampaikan untuk selanjutnya tidak perlu berhutang. Ia sediakan jatah indomie goreng dua kardus untuk makan malam pekerja itu di warkop. Sedangkan untuk makan pagi dan siang, ia selalu sediakan masing-masing sebungkus nasi. Segelas kopi dijatahkan untuk pagi, siang dan malam. Masing-masing didampingi dua potong roti.

Cerita ini sampe ke ane, gara-gara, si Rochman minta kesediaan ane untuk bersedia menjadi penerima telepon dari mandornya ke pekerja itu. Ia tidak punya telepon, sementara si Rohman pesawatnya hanya untuk WA-an saja. Si mandor ini sudah pulang di Kediri dan masih belum bisa mengirim uang ke si pekerja. Jadi setiap jam tertentu di malam hari, ia menghubungi si pekerja soal informasi kelanjutan proyek.

Rohman ini walau bukan orang asli Surabaya, tapi pergaulannya cukup luwes dengan para pelanggan warkop yang sebagian juga merupakan warga perumahan di seputar warkop. Ia berusaha berbicara sana sini untuk mencarikan sambilan kerja yang bisa didapat, agar pekerja ini bisa punya sedikit uang untuk bertahan hidup.

Usahanya kok ya lancar. Ada saja pekerjaan kecil-kecil yang bisa didapat dari masjid-masjid di kawasan itu, pengurus RT/RW, atau beberapa warga sekitar. Biasanya menyangkut perbaikan rumah, bangunan dan perawatan kebersihan.

Alhamdulillah, setelah dua bulan, lebih seminggu, proyek itu bisa berjalan lagi. Waktu bayaran pertama, jelang isya, pekerja itu membayar hutangnya yang lalu. Ia sedikit tersendat waktu bilang terima kasih ke Rohman. Tidak menangis memang, tapi nyata gurat haru tergambar di wajahnya. Waktu menyaksikan adegan itu, ane ada di warung, langsung permisi dulu mau pamit sholat isya’ ke mesjid. Memang sih itu jamnya orang sholat, selain itu, ane juga aslinya agak sungkan ikut haru hehehe.

Sepintas ini kayak kejadian biasa aja, tapi ane tahu gak mudah untuk menjalani yang dilakukan si Rohman itu. Usia masih muda tapi sudah punya empati dan kemampuan menilai orang luar dalam. Untuk orang seusia Rohman mengambil langkah seberani itu dalam menangani masalah orang yang nggak dikenal, apalagi di jaman now yang identik dengan ketidakpastian dan melemahnya kesetiakawanan sosial, heeh luar biasa.

Ane angkat kisah si Rohman ini sebagai suatu tribute untuk generasi sebayanya. Ia hanya menjalani itu sesuai tuntunan nuraninya. Ia bukan politisi, ia bukan akademisi, ia juga bukan jenis orang yang punya kemampuan untuk menghadirkan panggung bagi dirinya agar bisa populis. Mengkin sebenarnya masih banyak Rohman-Rohman lain, yang melakukan aneka langkah positif macam ini, tapi memang tidak pernah terungkap. Lagian mereka juga sebenarnya hanya menjalani ini sebagai kewajiban moral untuk berbagi. Itu saja tidak lebih.

Apa yang dilakukan si Rohman sangat berarti buat ane selaku warga negara. Perbuatannya menambah kenyamanan dan keyakinan dalem ati ane bahwa Republik Indonesia, Insya’ Allah, masih akan berumur panjang dan masih bisa jadi ruang hidup yang layak bagi generasi berikut, termasuk anak cucu ane.

Republik ini dulu bisa berdiri karena adanya kekuatan empati dan kesetiakawanan sosial yang kuat antar anak bangsa. Tanpa itu, tidak ada artinya perjuangan dari segi politik dan militer untuk merebut kemerdekaan.

Agan dan sista, kita perlu untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai kepahlawanan, tapi jangan pernah berpikir untuk jadi pahlawan. Jalankan saja kewajiban kita dengan niat yang bersih dan tulus. Semoga itu bisa menuntun kita kepada hal-hal yang bisa bermanfaat untuk sesama. Insya’ Allah cukup itu saja,


Diubah oleh akwibawa
Mbok Sri, Pahlawan Kuemoticon-rose



Assalamua'allaikum wr.wb
Selamat malam agan agan. salam sejahtera buat kita semuaemoticon-Big Grin
Kisah ini adalah kisah nyata saya emoticon-Big Grin

Mbok,sawijining aku kangen marang sliramu Mbokemoticon-Nohope

mungkin ini waktu yang tepat untuk mencurahkan isi hati, siapa pahlawan ku sebenarnya emoticon-Peluk

Mbok, disetiap sujud ku selalu teringat nama mu, ucapan mu, nasihat mu masih terngiang dalam ingatan ku,.kulantunkan alfatihah di setiap akhir do'a ku untuk mu yang sudah di akhirat sana. Iya, mbok kuMbok Hj. Musri (Alm). Sudah 8 tahun silam kepergian mu meninggalkan anak cucu dan cicit mu, namun wajah mu masih ada di bayangan ku mbok. Setiap malam setiap selesai sholat selalu terucap kata "kangen" kepada sosok (alm) iniemoticon-Frown.


Perkenalkan nama ku Sarohemoticon-Smilie, aku di lahirkan di Banyuwangi Jawa Timur, aku memiliki saudara laki- laki sebut saja dia Betet (Nama samaran). Aku lahir di tahun 1993 bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia, namun kelahiran ku tak semerdeka Negara ku, cerita hidup ku di mulai dari sini. Perpecahan rumah tangga orang tua ku di mulai semenjak aku menginjak usia 3 bulan, Sejak kelahiran ku keluarga ku sudah tidak harmonis hingga berujung perceraian antara emak dan bapak ku. iya, Bapak ku hanyalah seorang guru Sd dengan gaji pas pas an di era orde baru itu, emak ku seorang karyawan kantor yang hanya mengandalkan gaji harian nya. Kehidupan kami tergolong cukup, ya cukup untuk makan dan untuk kehidupan sehari hari.

Untuk menulis cerita ini, cukup untuk membuat ku menangis mengingat dan meratapi pilu kehidupan ku yang tak henti hentinyaemoticon-norose
.
Sejak kelahiran ku aku diasuh oleh saudara dari bapak dan si Mbok ku musri. Emak tak pernah memperdulikakn ku hingga aku harus berpindah rumah saudara ke rumah mbok haanya untuk mendapatkan susu atau gendongan dari orang yng ikhlas.
Sejak kegilaan emak ku, hubungan ku dengan kakak ku tak begitu baik,kami harus di pisah dengan 2 keluarga dari bapak dan emak, kakak ku ikut keluarga emak dan aku ikut kelurga bapak. Emak sama sekali tak menghiraukan kami tak pernah sedikit pun menengok kami, menjemput kami bahkan sekedar menelpon kami itu tak di lakukan. Menginjak usia ku 5 tahun barulah aku mengetahui apa arti keluarga, dari awal mula nya temen sekolah ku diantar dan di jemput emak bapak nya,aku hanya mengandalakan tukang bejak bulanan yang setia dan menjemputku untuk sekolah. Aku harus berpindah pindah rumah hanya untuk sekedar makan, dan tidur, entah tak terbayang dalam hidup ku akan terjadi seperti ini.

Tahun berganti tahun, dan tiba lah saat nya bapak ku menikah lagi dengan seorang Janda dari desa sebelah, tuminem namanya. Sebelum menikah perlilaku ibu tiri sangatlah baik kepada ku, memberi ku suapan makanan hingga memberikan sentuhan sebelum aku berangkat ke sekolah,tetapi kehidupan itu tak berlangsung lama hanya selang 8 bulan setelah kelahiran adik tiri ku.

Perlakuan dan sikap ibu tiri ku berubah 180 derajat, tak pernah ada lagi sapaan n pagi, senyuman manis, atau uang jajan untuk sekolah. haha iya aku merasakan ada 1 manusia dengan 2 wujud berbeda. Teringat malam itu aku belajar sendiri dirumah yang biasanya ditemani oleh bapak ku, aku hanya mengandalkan lampu remang dari lilin atau di desa kami di sebut (ublik). Malam jum'at bagi ku terasa sepi dan mencengkam hingga terdengar suara ku yang merintih untuk meronta ke ibu tiriku agar aku ditemani belajar, tapi apa yang aku dapat aku hanya mendapatkan amukan, kata kata kotor,pukulan hingga cubitan biru hijau yang memar di 2 paha ku kala itu di usia ku 7 tahun. Tak kuasa aku menahan sakit nya cubitan dan pukulan di tubuhku, aku berlari keluar rumah, tak perduli itu malam atau pun siang, yang ada di benak ku hanya lah berlari keluar rumah, ntah kemana arah yang aku tuju. Diluar sana aku bertemu tetangga dengan sigap bertanya :

"Enek opo nduk, ko mlayu mlayu. Lho nyapo nangis ? kata lek tono
aku hanya diam dan menangis sekencang kencang nya dengan menunjukan luka memar di kedua paha ku dan aku menangis sejadi jadinya

Aku langsung berlari menuju arah rumah si Mbok ku dengan jarak 500 m dari rumah dengan melewati kebun dan persawahan yang tak ada lampu yang menerangi, waktu itu jam masih menunjukan pkl 19.39 WIB, mbok belum tertidur hanya saja pintu di tutup setengah dan ku buka pintu itu dan tanpa ku hiraukan sekitar ku dan langsung aku menangis sejadi jadi nya di pelukan mbok ku, tak kuasa aku menahan sakit memar dan pukulan yang aku terima beberapa menit lalu, hingga membuat Mbok ku cemas, dan kebingungan dan menanyakan ada apa dengan ku, dan kenapa meneangis seperti ini.

" Ono opo to? kok mrene bengi bengi nangis sampe tonggo krungu nduk? kata mbok
aku belum bisa menjawab pertanyaan mbok, hanya mengeluh kesakitan sambil menahan napas yang tak beraturan,

" Malah nangis ae, iki enek po to saroh?" masih tampak kebingungan si mbok

ku atur nafas ku dan ku mulai bercerita jika aku di Cubit sampai memar seperti ini hingga di pukul tubuh ku oleh ibu tiri, sambil ku tunjukan bekas cubitan dan pukulan itu.

Tak berselang lama, Mbok ku langsung marah dan naik pitam tanpa hentinya, dan seluruh keluarga ku tahu akan hal itu.
Mbok berusaha menenangkan ku, hingga saudar saudara ku membujuk untuk menceritakan kronologi kejadiannya. Tak tanggung tanggung Bapak yang dari pulang mengaji mendapat info tentang kondisi ku dan tak mendapati ku dirumah langsung menanyakan keberadaan ku dan bertepatan bapak ku disuruh ke rumah Mbok ku untuk mengahadap.

Disitu mbok langsung mensehati bapak ku atas perilaku istrinya yang kejam terhadap ku, dan menunjukan bekas cubitan dan memar di tubuhku. Bapak ku terheran heran melihat banyak sekali bekas cubitan itu dan pukulan di badan ku. Tak sampai disitu, mbok memberi ultimatum kepada bapak untuk menasehati istrinya dan jangan sampai nanti mbok yang turun tangan.

Ceritakan Pahlawan yang Menginspirasi Kaskuser & Menangkan Honor 10 Sekedar ilustrasi (google), Gambar asli ada di Hp lama emoticon-Smilie

Dibawalah aku pulang kerumah, dengan aku meronta untuk tetap tinggal dirumah mbok, tapi bapak melarang ku, dan aku bertemu dengan ibu tiri ku dengan perasaan takut dan trauma, Bapak langsung mengomeli istri hingga membuat adik tiri ku terbangun dari tidurnya. Kulihat tatapan tajam penuh dendam di muka ibu tiri ku, aku tak berani melihat saat itu, yang ku tau aku ingin keluar dari rumah.

Kehidupan itu terus berangsur, hingga suatu saat ada sesuatu yang aneh di dalam tubuhku dan perilaku bapak ku yang sering memarahi ku dan terus membela ibu tiri ku walaupun itu salah dan tidak masuk akal, hingga ada statement jika aku dan bapak ku di pelet oleh ibu tiri ku. Aku tidur di sebuah kamar yang hanya berukuran 1m X2 m saja dengan dikelilingi barang barang bekas tak terpakai yang sebenarnya itu bukanlah kamarku, melainkan gudang. Di usia ku 7 tahun itu aku sudah harus bisa memasak, mencuci pakaian hingga menyetrika sendiri, karena dari awal sudah di ancam oleh ibu tiri ku untuk melakukan apa apa sendiri, untuk makan pun aku harus menunggu bapak ku datang dari pulang kerjanya, jika tidak aku akan mendapatkan sindiran bahkan hantaman piring di muka ku. Bapak tak pernah tahu apa yang aku alamai di rumah itu, yang beliau tahu hanyalah anak dan ibu bak baik saja.emoticon-Mad


Hingga suatu hari aku sedang mencuci pakaian ku di belakang rumah, ku dapati ada tamu yang sedang berkunjung kerumah tak berselang lama tamu itu pergi, dan diselingi kedatangan ibu ke dapur dan membawa beberapa makanan dan minuman. Aku tak menghiraukan kedatangan dia ke dapur hanya perasaan was was dan ketakutan saat itu, dan aku dipanggil untuk menghadap ibu, ku fikir aku akan dikasih kue dan minum dari jamuan tamu tersebut, dan ternyata Siraman air panas yang aku dapat kan, dan ibu tiri ku hanya tertawa melihatku diguyur air dan aku menangis merasakan air panas itu dan langsung ku siram dengan air bekas cuci pakaian ku. Aku tertunduk lesu dan lemas menghadapi tingkah laku ibu tiri ku yang semakin tak karuan. Tak sampai hati aku mendengar dan pemfitnahan yang di lakukan ibu ku terhadap keluarga ku hingga menjelek kan nama ku dan keluarga besar ku. Perbandingan anak kandung dan anak tiri pun berlaku untuk ibu tiri ku, bapak hanya diam tak menggubris dan masih enjoy seperti biasanya.

Suatu hari dari ku pulang sekolah aku di jemput oleh ibu tiri ku dengan menggunakan sepeda motor, tak seperti biasanya dia menjemput ku yang biasa menjemput adalah bapak, firasat ku sudah tak tenang dari awal terasa canggung rasanya aku untuk naik ke boncengan motor ibu tiri karena akan terjadi sesuatu pada ku, tak berselang lama kaki ku menyentuh orang yang akan menyebrang dan seketika aku terjatuh dan menggelinding di jalan, namun apa yang aku dapat di luar dugaan kepala ku memar ta beraturan aku jatuh dari motor dan langsung kepala ku menyentuh tanah dan pusing nya kepala ku tak bisa ku elakan, dan hampir saja kepala ku kepentok tiang listrik, aku dibawa pulang dengan bantuan warga sekitar dan di bawa kerumah mbok, untuk diberi perawatan pada kepala ku dan Mbok marah kepada ibu tiri dengan nadanya ketus dan mengarah bahwa ibu tiri ku tidak menyukaiku dan mencoba untuk mencelakaiku, disitu terjadi pertengkaran dan perdebatan hebat antara Mbok dan Ibu tiri. Mbok memutuskan untuk aku dirawat dirumah nya, dan tak perlu di bawa pulang kermah Bapak, bapak datang dengan keadan lemah melihat ku terbaring dengan mengelus kepala ku yang benjol, dan alih alih bapak mengatakan ini kecelakan murni bukan karena ibu tiri, disitu mbok tidak menggubris dan tetap membela aku dan tak menyukai sikap ibu tiri yang hanya ingin aku celaka dan mengusir dari rumah ku perlahan lahan dibuktikan dengan sikap ibu tiri ku selama ini. baikk itu adalah titik terlemah ku untuk mengakhiri kehidupan dirumah ku yang seperti neraka bagi kuemoticon-Mewek


Di usia menginjak 9 tahun aku mulai berfikir untuk berpindah kerumah Mbok ku, ku dapati kenyamanan di sana walau hanya dengan keadaan yang serba kekurangan, namun kasih sayang Mbok yang tak habisnya untuk kuemoticon-Peluk
Sedikit demi sedikit ku angkut baju ku dengan mengendarai sepedah kecil ku, tanpa sepengetahuan bapak. Sering kali ku tidur di rumah mbok, tidur berdua sama Mbok yang hanya beralskaan anyaman jerami dengan lantai semen, kudapati kenyaman dari seorang mbok yang selalu mengelus rambut ku dan memberiku wejangan dan nasihat untuk aku yang selalu sabar jika di sakiti oleh orang lain, hal ini tak pernah aku dapati dari emak kandung ku atau ibu tiri kuemoticon-No Hope
Waktu itu adalah hari pertama aku datang bulan, seperti remaja perempuan pada umumnya aku bingung dan panik, dengan sigap mbok menyuruh ku untuk memakai kain handuk bekas atau biasa di sebut "Tampon" dan tak lupa di beri nya aku Jamu untuk pereda nyeri ku, sungguh sangat nikmat nya aku memilki mu Mbokemoticon-Frown emoticon-Frown karena tak pernah sebeumya aku tersentuh kasih sayang, nasihat yang aku dapatkan dari mu, sungguh mulia hati mu, untuk selalu merawat ku,membela ku dan memperjuangkan hak ku untuk selalu hidupemoticon-Mewek emoticon-Peluk

Mulailah aku terbiasa dengan kehidupan yang serba kekurangan, dan aku mulai belajar arti kehidupan yang pahit, tersakiti, terhina dan hancur nya keluarga. Mbok selalu berusaha membiayai ku untuk ekolah, jajan ku hingga biaya les ku setiap bulannya, Mbok selalu mengajari ku untuk memasak, menyiapkan hidangan di pagi hingga sore hari dan tak luput Sholat Wajib dan sunnah aku dapatkan dari Mbok ku,Mbok memperjuangkan hak ku, selalu memberi yang terbaik walau dengan serba kekurangan yang kami miliki tak pernah menyurutkan niat mbok untuk untuk tetap berjuang dan menjadikan ku orang suksesemoticon-Angel

Mei 2009, bulan dan tahun dimana semua terasa menyakitkan hari hari terakhir ku bersama mbok tak cukup lama, kala itu hari minggu seperti biasanya aku menghabiskan waktu libur ku untuk berdua dan engobrol dengan Mbok ku, masih teringat jelas kala itu Mbok meminta ku untuk di belikan sebungkus bakso tanpa mie bihun, ntah kenapa dengan permintaan itu terasa aneh, Karena sebelumnya mbok tak pernah meminta sesuatu yang jarang ditemui. Hari hari seperti biasa aku jalani, tiba iba di jadwal ku untuk Ujian kenaikan kelas aku mendapat kabar bahwa mbok ku masuk rumah sakit karena penyakit lambung dan sudah kronis, seketika hati dan badan ku tak kuasa dan aku pingsan. Ketika aku sadar aku sudah berada di ruang Uks langsung ku pacu sepeda ku untuk pergi kerumah sakit tujuan tanpa memperdulikan besok ada jadwal ujian, sesampainya di rumah sakit aku tak berani masuk di ruangan mbok di rawat, aku menunggu kabar di luar dan hanya menangis dan meratapi kesakitan yang di derita mbok ku, hingga tiba saat nya mbok ku dirujuk untuk di lakukan operasi pada lambung beliau, 1 2 jam aku menunggu dengan penuh kegelisahan, hanya do'a do'a yang aku panjatkan dan memohon kesembuhan Mbok ku emoticon-Mewek selang beberap menit dokter keluar dan mengabar kan bahwa nenek ku kondisi kurang stabil di mohon untuk tidak berisik ketika di ruangan beliau, aku hanya terdiam seribu bahasa, bingung, sedih, hancur linglung itu yang aku rasakan saat itu.


Hingga malam tiba, Bapak menyuruhku untuk pulang dan istirahat karena besok aku masih ada ujian , aku menolak dan ingin menemani mbok ku, karena firasatku sudah tidak enak., tapi bapak tetap kekeuh menyuruhku untuk pulang, aku pulang di antar bapak dengan sepeda motor, karena kebanyakan nangis jadi aku tidur terlelap, baru 1 jam aku menutup mata tiba tiba bapak datang dan memberitahu bahwa Mbok meninggal duniaemoticon-norose emoticon-norose Seketika hati ini pilu, hancur berantakan, antara sadar atau tidak aku berjalan terhuyung hanya menyebut nama Mbok Musriemoticon-Mewek emoticon-No Hope Ntah bagaimana hidup ku tanpa beliau, siapa yang akan menemani ku nanti, yang akan menjadi penyemangat ku, yang akan menjadi figure ku, yang selalu menasehati ku dengan perhatian nya yang aku tak bisa dapatkan dari orang lain, ku terdiam sejenak Tuhan kenapa kau membuat hidupt ku semakin sulit, kenapa kesedihan penyiksaan yang aku dapatkan ?emoticon-No Hope

Malam itu juga Mbok di bawa pulang dan kusempatkan untuk membaca yasin di dekat jenazah beliau, walau sebenarnya aku tak kuasa menahan air mata yang terus membasahi pipiku sejak dari tadi, yang sebelumnya aku pingsan dan mengigau tentang Mbok ku, begitu berat kehidupan nanti yang akan aku jalani. Menjelang pagi sudah dilaksanakan pemandian jenazah dan sholat jenazah untuk mbok Musri, dan ketika akan di berangkatkan ke pemakaman, rasanya hati ini tak rela dan sungguh masih ngga percaya Mbok Musri meninggal secepat ini. Mbok ku Meninggal di tahun 2009, dengan meninggalkan begitu banyak nasihat dan kenangan emoticon-Frown

Hari demi hari ku jalani tanpa tujuan dan arah, bingung aku iikut siapa untuk kembali kerumah bapak sudah tidak mungkin, ke saudara juga harus mikir 2X karena mereka pasti juga ada beban dengan kehadiran ku, akhirnya aku tidur berpindah pindah tempat, begitu juga untuk makan. Hingga ada sudara ku yang menawarkan untuk ikut jualan ayam crispy kentuky saat itu dan bergabung dengan nya dengan hasil cukup untuk ku membayar keperluan sekolah ku.

"Ya, aku mulai belajar untuk mencari rezeki sendiri,aku tak malu atau pun takut, terlintas di fikiran ku untuk selalu mengingat dan mengenang nasihat Mbok ku, aku belajar mandiri dengan segala kekurangan materi dan kasih sayangyang harus ku mulai lagi dari 0,


Aku bertekad pada diri ku sendiri untuk mengangkat derajat keluarga ku terutama Mbok ku dan menjadi orang sukses, Alhamdulllah dengan banyak nya lika liku kehidupan yang aku jalani perihnya di perbincangkan dengan tetangga, semua itu tak membuat semangat ku padam, hingga mendapat Beasiswa dari masuk Sekolah Menengah Pertama hingga ke Perguruan Tinggi Negeri aku mendaptkan Beasiswa dari Prestasi ku Tenis Meja. Semua ini berkat dorongan Bapak, Keluarga ku terutama MBok Musri tersayang, yang tak henti- hentinya selalu mendo'akan ku dalam sujud sholatnya.


Quote:


Wassalamuallaikum wr.wb


Tertanda cucu mu,



Saroh

Mohon maaf jika ada salah kata, harap maklum emoticon-Smilie
ARTI KATA BUKAN REJEKI


Bila berbicara tentang sosok yang menginspirasi, tentu saja aku sandangkan gelar itu kepada Ayahku, Mengapa demikian....

Pasalnya Ayahku selalu memberikan pelajaran-pelajaran Kehidupan sejak aku kecil sampai Kini, dan pelajaran-pelajaran itu sering kali menyelamatkan-ku dan meringankan-ku untuk mengerti kerasnya dunia.

Satu kisah yang ingin aku bagikan kepada agan-agan sekalian yang mana kisah ini telah menginspirasi-ku dalam memandang arti rejeki yang sesungguhnya.
Aku harap kisah ini dapat menginspirasi kalian semua, terlebih untuk agan-agan yang kini tengah dilanda kesusahan.


*********


Quote:
Pahlawanku Itu Seorang Petani

Banyak orang yang bercita-cita untuk menjadi seorang dokter, pilot, pengusaha bahkan pegawai negeri. Tapi ada satu pekerjaan yang sangat mulia di dunia ini menurut saya, yaitu...petani. Seorang yang selalu membawa cangkul dengan perbekalannya di pagi hari menuju sebidang sawah tempatnya bekerja.

Dengan gigih petani itu akan mencangkul sawahnya untuk dapat ditanami kembali. Pagi jumpa siang dan siang jumpa sore akan selalu begitu yang diselingi istirahat untuk sekedar memulihkan tenaga.

Apakah tanaman padinya akan selalu berhasil? Tidak selalu. Walaupun telah bekerja keras dari pagi hingga sore hari dan dengan sabar merawat mulai dari memupuk, menyemprot, membersihkan dari rumput pengganggu hingga tiba masa panen. Tapi usaha itu kadang tidak membuahkan hasil yang diakibatkan musim kemarau, diserang hama, dan bencana alam.

Apakah petani itu akan tinggal diam? Tentu saja tidak. Petani itu seorang yang bertanggung jawab, si petani akan bekerja sebagai buruh lepas di lahan pertanian orang lain demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Dengan hemat dan disiplin si petani akan selalu menyisihkan uang yang didapat untuk keluarganya.

Begitulah kegiatannya setiap hari hingga tua umurnya dan memutih rambutnya. Walaupun dimasa tuanya beban tanggungannya telah lepas semua, terkadang si petani akan selalu bertani sebagai olah raganya.

Itulah perjuangan si petani yang tak lain dan tak bukan adalah ayah saya.. Yang mengajarkan apa itu arti gigih, sabar, bertanggung jawab, hemat dan disiplin. Banyak kesehariannya menjadi inspirasi bagi saya, hingga membentuk karakter saya seperti ini serta mendorong saya untuk melakukan hal yang berguna dan bermanfaat.

Terima kasih ayah..

petani bukan lah orang malas, kemiskinan pada seorang petani membutuhkan faktor keberuntungan untuk mengubahnya.

PAHLAWAN ANTIMAINSTREAM INSPIRASIKU

Berbicara tentang pahlawan, cukup banyak pahlawan di Indonesia dengan berbagai kisah heroiknya yang dapat menjadi inspirasi, salah satunya adalah seorang pemuda yang lahir pada tanggal 30 juli 1988 di desa Ngepeh, Surabaya, dia adalah dr. Soetomo. Ia merupakan salah satu tokoh yang mempelopori terbentuknya organisasi pemuda Budi Utomo (BU).

dr. Soetomo menempuh pendidikan kedokteran di School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA), Batavia. Setelah lulus pada tahun 1911, ia bekerja sebagai dokter pemerintah di Semarang, dan kemudian pindah tugas ke beberapa daerah hingga akhirnya bertugas di malang, salah satu prestasinya saat bertugas sebagai dokter di Malang yaitu berjuang membasmi wabah pes. Pes atau sampar (plague) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Yersinia pestis. Pes dapat berkembang secara cepat dan mengakibatkan kematian jika tidak segera diobati. Dengan keterbatasan Sarana dan Prasarana, perjuangan dr. Soetomo akhirnya membuahkan hasil, yaitu terbasminya wabah pes yang pada saat itu melanda daerah Magetan.

Sekembalinya dari belajar di belanda, dr. Soetomo mendirikan Indonesische Studie Club (ISC) yang merupakan sebuah perkumpulan kaum terpelajar yang berada di Surabaya, ISC berubah menjadi Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) pada tahun 1931 dan berkembang pesat hingga pada kongres 1953 di Surabaya terjadi fusi antara Budi Utomo dengan PBI hingga menghasilkan Partai Indonesia Raya (PARINDRA).

dr. Soetomo tidak hanya tokoh pahlawan nasional dalam sejarah pergerakan di indonesia, tetapi salah satu jasa yang tidak terlupakan yaitu dia tidak pernah menarik bayaran dari orang miskin yang membutuhkan bantuannya, ia dengan sukarela membantu mereka.

Saya mendapatkan inspirasi dari kisah dr. Soetomo dan berharap bisa menjadi seperti beliau, saya harap kedepannya banyak dokter-dokter seperti dr. Soetomo yang dengan sukarela membantu orang miskin untuk mendapatkan pengobatan yang layak. Dengan berjuang di bidang kesehatan, saya berharap dapat memajukan Indonesia.

Ceritakan Pahlawan yang Menginspirasi Kaskuser & Menangkan Honor 10
Brb ane mikir dulu gannnn

Sahabat Sejati Tak Pernah Pergi

Mungkin peran orang tua dan guru selalu teratas tak pernah tergantikan bagi masing masing diri kita. Tapi saya di sini akan membagikan sedikit cerita bukan tentang mereka melainkan sosok sahabat dan teman sekaligus keluarga keluarga besar kampus emoticon-Malu (S)
Quote:

Arti Pahlawan

Untuk orang yang berbuat kebaikan didalam kekacauan,

Untuk orang muda yang tetap terjaga mencari jati diri sambil melindungi hati yang suci,

Untuk para tentara yang rela bergetar mengorbankan jiwa dan raga sambil tersenyum,

Untuk orang berilmu yang berhadapan dengan kematian namun tetap menjaga martabatnya,

Untuk para tetua yang keras kokoh menjaga tradisi leluhur,

Mentari akan tetap terbit di ufuk timur membentangkan kehidupan di khatulistiwa, diantara jajaran pulaunya.

Beri kami waktu sekali lagi, untuk merapatkan barisan,

Orang muda yang mengucap sumpah sekali lagi ditanah ini,

Menjadi Cendrawasih, Garuda, Harimau, Badak bercula, Naga, hewan mistis apapun yang diberikan dari warisan moyang.


Beri kami waktu sekali lagi, agar kelak generasi berikutnya melihat pahatan-pahatan nama kami,
Melihat bahwa kami bukan seonggok daging yang tidak bertulang.

MERDEKA!!!

MERDEKA!!!

MERDEKA!!!
MaBro MaHero


Konon katanya anak ke-2 di dalam sebuah keluarga itu sangat berbeda. Walaupun setiap anak di dalam sebuah keluarga itu memang berbeda-beda walau pernah di dalam cetakan yang sama

Tidak ada anak ke-2 tanpa anak pertama. Terlahir sebagai anak ke-2 dari 2 insan yang berbeda, ane merasa sangat beruntung karena ane memiliki abang, yeah ma bro!!!.
emoticon-Cool

Jarak usia antara ane dengan abang ane adalah 5 tahun.
Di jarak 5 tahun tersebut sangat berpengaruh sehingga membuat abang ane memiliki pengetahuan, wawasan, & pergaulan yang banyak nan luas di banding ane, tapi justru itulah letak keberuntungan ane sebagai seorang adik.

Ane mulai dengan mengenang masa kecil ketika ane pernah diajak main ke salah satu tempat perbelanjaan modern di daerah Cipete, namanya dulu adalah Golden Truly yang berubah menjadi D'Best. Dulu ane nyebutnya Golden Turli.
emoticon-Ngakak

Maklum, namanya juga lidah bocah
emoticon-Ngakak

Di sana ane pernah diajak main game motor yang bisa digerakan ke kanan & ke kiri motor, sumpah dulu tuh amazing banget!!
emoticon-Ngakak

Rasanya kaya naik motor beneran bagi imajinasi anak kecil. Apalagi kalau lihat abang ane yang main, wuihh jago banget!!!
emoticon-Ngakak

Setelah ane sadari pas ane dewasa ternyata abang ane mainnya bapuk juga ah!

emoticon-Ngakak emoticon-Cool

Maklum namanya juga bocah
emoticon-Ngakak emoticon-Cool


Berbicara tentang game, dulu populer tuh yang namanya SEGA!
Abang ane memperkenalkan SEGA kepada adik-adiknya.
Ane masih ingat dulu kami bersaudara patungan beli SEGA di dari uang THR masing-masing. Kami beli SEGA tersebut di toko elektronik dekat pasar Ciputat.

Selama seminggu gila-gilaan main SEGA ampe adaptornya kebakar
emoticon-Ngakak
Akhirnya abang ane bawa service ke Hero Gintung
emoticon-Ngakak

Maklum, masih norak banget waktu itu
emoticon-Cool emoticon-Ngakak

Oia, ane mau menceritakan pengaruh musik yang dibawa ke rumah oleh abang ane. Ane mengenal DEWA, Maroon 5 (vokalisnya masih cupu), System of A Down, Kylie Minogue, maksim, & RHCP dari abang ane.


Efek positifnya adalah wawasan musik ane di atas teman-teman sepermainan ane.
Efek negatifnya adalah sedikit teman-teman ane yang tahu musik yang ane denger.
emoticon-Ngakak

Oia, ngomongin musiknya System Of A Down tuh pas pertama kali dengar, gendang telinga berasa mau pecah. Diputar dengan volume besar oleh abang ane sampai ane kesel. Tapi lama kelamaan empuk-empuk aja ditelinga.
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Masih ada hubungannya dengan musik. Pada saat abang ane lulus SMIP, dia memilih kerja selama kurang lebih setahun baru kemudian kuliah.

Salah satu benda yang dia beli dari hasil kerjanya dia adalah gitar yang secara khusus oleh abang ane diberi nama 'My Sephia'. Gaya-gayaan banget yaa abang ane.

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Gitar tersebut memberi dampak besar di dalam kehidupan ane menikmati musik. Tanpa gitar tersebut mungkin sampai sekarang ane cuma bisa main suling aja karena sebelum ada gitar, alat musik yang ada di rumah ane hanya suling.

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Oia, walaupun gitar itu berjasa kepada ane, tidak menjadikan ane sebagai seorang gitaris, melainkan seorang bassist karena ane terprovokasi oleh permainan bass Ogawa Tetsuya, bassit favorit ane.
emoticon-Cool

Tanpa gitar itu ane tidak belajar bass mungkin.
Thank MaBro, tidak sia-sia la'u kerja dulu sebelum kuliah

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Selain memberi pengaruh musik, abang ane juga menularkan bakatnya dalam urusan menggambar.

Ane masih ingat di buku tulisnya, biasanya di lembar halaman terakhir ada aja kumpulan gambarnya, dari karakter Dragon Ball sampai pemain sepak bola Liga Italia Seri A.

Secara tidak langsung, hal itu memberi pengaruh kepada adik-adiknya buat ikut-ikutan menggambar di halaman lembar terakhir buku tulis.
emoticon-Ngakak

Seiring berjalannya waktu, adik ane lah yang paling jago gambar sampai sekarang yang bermula dari karakter Dragon Ball.
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Abang ane pun memberi pengaruh ke adik-adiknya di dalam dunia olahraga.
Abang ane sukses meracuni adik-adiknya sepak bola pada saat Piala Dunia 1998, fever soccer lah pada saat itu!

Dulu kami bersaudara main bola di dalam rumah pakai bola kasti yang gawang cuma selebar pintu kamar. Sumpah pada saat itu berasa seru

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Untuk urusan sepak bola, sampai sekarang ane & abang ane masih setia sama tim Italia & Juventus yang awalnya ane cuma ikut-ikutan aja karena ga ngerti.

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Ya itulah beberapa kontribusi abang ane dalam tumbuh kembang adik-adiknya yang harus ane akui & kalau diingat-ingat kocak banget.

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Peran vital dalam keluarga sangat terasa oleh keberadaan abang ane, cuma ditulisan ini ane hanya ingin bercerita sisi yang ringan saja sebagai bahan kontemplasi.

Tidak terasa bulan depan dia sudah mau nikah, padahal rasanya kemarin masih main bareng.
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Good Luck MaBro, MaHero
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak



Thank you
Diubah oleh cydol

Pahlawanku Ya Emakku

Pahlawan adalah orang yang berjuang dengan gigih penuh dengan pengorbanan dalam membela kebenaran, bahkan kata pahlawan adalah kata yang berasal dari bahasa Sansekerta yaitu phalawan yang berarti orang yang menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa dan negara. Threed ane kali ini pingin memberi inspirasi pada semua kalangan dan golongan kalo pahlawan yang paling ane demenin dan inspiratif banget ya emak ane, yang bener-bener pantes banget jadi pahlawan lokal-nasional-internasional bahkan pahlawan dunia ahirat. Masoook gak tuh?
.
Sejak zamannya nabi Adam emak udah bener-bener jadi wanita penuh dengan godaan setan, di bujuk rayu sama iblis lah bahkan bersekongkol Bersama ular yang ahirnya dapet laknat dari tuhan jadi hewan melata. Berat gan jadi perempuan. Perempuan sosok yang bener-bener harus gigih gan, dia harus nahan yang namanya godaan-godaan yang bikin suami bahkan keturunannya menjadi orang-orang yang tidak bahagia dunia ahiratnya. Kalo dalam agama ane (islam gan) perempuan punya tanggung jawab besar dia harus jagain harta suaminya (profesi pertama satpam 😉) jadi harta suami dikelola dengan baik dan dialokasikan ke hal baik, jadi Pendidikan pertama bagi putar-putrinya untuk mencetak generasi yang berbudi luhur seluhur nenek moyang yang mengajarkan nilai dan norma kehidupan yang rendah hati dan berbudi luhur penuh dengan kesopanan. Ini tanggungjawab yang terbayar lunas karena jaminan telapak kakinya adalah surga. Berbakti padanya adalah hakiki dan kewajiban yang pasti.
.
Sangat patut ya gan, ane sebut emak adalah pahlawan inspiratif hidup ane dan agan semaunya, dari sejak beliau mengandung, hormon yang bergulat ditubuhnya sangat menguji kesabaran dan kasih sayangnya pada benih yang diharapkan menjadi sosok putra-putri yang mencintainya pula, dari gak doyan makan, gak kuat bangun, tidur sulit, nafas terengah, dan yang salut banget semua dilakoninya penuh dengan bahagia walaupun sampai terkapar lemas memperjuangkan yang dikandungnya. Ketika si baby udah lahir, perjuangannya begadang, nahan rasa sakit setelah dijahit atau di Caesar, nahan rasa kantuk demi si baby terasupi ASI dan tidak nangis karena lapar, belum lagi banyak netizen yang gemar profokasi dan ngomong yang enggak-enggak untuk melakoni banyak tugas yang harus beliau emban sebagai ibu.
.
Kesabarannya sudah pasti juara, kasih saying dan cintanya sudah pasti tak mungkin mendua, beliau satu-satunya perempuan yang rela nyawa, harga diri bahkan hal yang tak mungkin baginya akan dipertaruhkan demi putra-putrinya. Katanya, sudah jadi kodratnya sebagai ibu untuk membuat keajaiban-keajaiban untuk seisi rumahnya. Dengan keringat capeknya, dengan air matanya semua sirna jika melihat suami dan putra-putrinya senyum hangat kepadanya, bahkan sebatas senyum hangat rasa capeknya sudah terbayar. Karena beliau tidak pernah memberi harga pada setiap pengorbanannya.
.
Emak emang pahlawan yang inspiratif, inget jaman-jaman masih kecil untuk tidak tergoda menghabiskan harta suami, emak ane gigih banget menjadi wanita yang tidurnya gak lama-lama, bangunnya sebelum ayam berkokok sudah deh mata terbuka langsung air direbus biasanya sambil beliau sujud kepada tuhan memanjatkan doa-doa dengan linangan air mata beliau sangat sungguh-sungguh memintakan kebahagiaan dunia ahirat pada orang-orang yang beliau cintai. Air rebus nya biasanya udah ada alarm nya pas sama beliau selesai solat, beliau rela bangun tengah malam buat ngerebus air untuk persiapan minum sepanjang hari, kitanya bangun air udah gak panas, jadi kita tinggal minum. Emak juga jago banget masak dengan bahan yang sama tapi menu berbeda, manusia yang penuh dengan kekreatifan, setiap sore suami dan putra-putrinya selalu ditanya, besok pengen makan apa? Menu bermacam-macam pun dilahapnya demi untuk melihat makanan yang telah disediakan membuat kenyang dan menggembirakan baginya jika habis tak tersisa. Bahkan beliau sendiri sampai lupa harus mencerna makanan apa yang beliau inginkan, karena bagi emak yang terpenting bapak dan anak-anak doyan makan.
.
Tak cukup berkutat sampai disitu, aktifitasnya sebagai istri merangkap ibu benar-benar menyibukkan harinya, belum lagi dulu itu emak bantuin bapak cari uang. So, itu benar-benar tenaga yang bikin ane berdecak kagum pada sosok satu itu. Mengeluh di lidah yang peluh, meratap di mata yang teduh benar-benar hal yang sulit ditemukan putra-putrinya. Semua yang di ucapkan, semua yang dilakukan adalah bentuk pengorbanan yang tidak sebanding dengan kata yang mampu terwakilkan. Sosok ibu memang mahluk yang tuhan ciptakan untuk menjadi malaikat yang sangat hangat, sangat teladan untuk di agungkan jasanya bahkan ketika kita berbalas bakti padanya, itu tidaklah cukup untuk membalas tirakat dan lelahnya untuk kita semua. Ibumu ibuku adalah pahlawan, pahlawan yang menjadi tonggak kebahagiaan kita bahkan beliau adalah pahlawan dunia akhirat.

Ceritakan Pahlawan yang Menginspirasi Kaskuser & Menangkan Honor 10

IBU ENGKAU PAHLAWANKU

PAHLAWAN.....
Bagiku adalah sosok yang rela berkorban, menginspirasi, berprinsip, berguna dan bernilai positif bagi masyarakat
Sejatinya para PAHLAWAN KEMERDEKAAN INDONESIA memiliki sosok-sosok Ibu hebat, yang mampu menjadikan mereka tonggak kemerdekaan Bangsa Indonesia.
Seperti
Ibunda dari Ir.Soekarno yang bernama Ida Ayu Nyoman Rai yang percaya bahwa anaknya akan menjadi pemimpin, ketika Ir.Soekarno lahir, ibunda memeluk dan berkata, "Lihat nak, lihat sang fajar. Engkau dilahirkan di waktu fajar, engkau akan menjadi orang besar dan pemimpin bagi bangsamu…"

Ibunda dari B. J. Habibie yang bernama Tuti Marini Puspowardojo yang berusaha menghidupi ke 7 anaknya ketika ayahanda habibie meninggal, beliau bertekad dan bersumpah ’’Demi Allah, seluruh anak-anak akan kusekolahkan setinggi-tingginya dengan biaya dan keringatku sendiri,’’. Dapat dibayangkan bagaimana perjuangan beliau yang sangat keras dan mampu membuat anak2nya sukses dan menjadi salah satu tonggak Bangsa Indonesia

Ibunda dari Joko Widodo yang bernama Sudjiatmi, yang berhasil mendidik dan berjuang untuk putranya hingga menjadi sosok nomor satu di Negeri ini, pesan yang selalu beliau sampaikan kepada putranya adalah "bekerja dan berdoa tidak putus, dan tetap jujur ya Nak", itulah pondasi untuk mengabdi kepada Negeri tercinta ini Indonesia ini

Dan IBUKU, bagiku beliau sangatlah indah, beliau berusaha keras membantu ayah untuk menghidupi putra-putranya, beliau sosok yang patuh, sosok yang mengajarkanku banyak hal, beberapa perkataan beliau yang masih teringat selalu
- mulailah sebuah kebaikan lebih dahulu, jangan berharap orang lain memberikanmu kebaikan lebih dahulu
- hormati orang lain jika ingin dihormati
- ikhlas dan ikhlas
- jujur itu sulit perlahan saja, setidaknya cobalah untuk tidak berbohong
itulah beberapa perkataan beliau yang menjadi prinsip hidupku
1 momen yang paling kuingat, ketika keluarga mengalami kesulitan ekonomi, dimana aku harus berangkat sekolah dan menunggu uang saku, beliau sampai menjual gula yang dimiliki hanya agar anaknya ini bersekolah, mengenyam pendidikan yang layak, ibu terimakasihku dan doaku selalu untukmu, ibu anakmu sudah bekerja, sudah mampu mengenyam pendidikan lebih tinggi karenamu, sekarang giliranku untuk membahagiakanmu, menggores sedikit senyum dan meringankan bebanmu. IBU Engkaulah Pahlawanku, Panutanku, Penyemangatku, Pengingatku, engkaulah malaikat yang tercipta untuk menduduki bumi dan mengasihi kami.Terimakasih Ibu
Reserved
Diubah oleh aldysadi
Selamat untuk para Pemenang
emoticon-Ultah
Selamat buat yang menang
Quote:


Quote:


liat dimane tuh pemenangnya?


Quote:


Pakai mata bathin gan
emoticon-Leh Uga
Blm di umumin gan
Kita cuma ksh selamat saja dulu
emoticon-Toast
Hari ini pemenang di umumin ya, selamat deh buat para juri yang mungkin lagi pusing karena postingannya pada keren dan panjang2...

mumet mumet dah emoticon-Peace
jangan panjang2 ngetiknya ntar ga menang sakit hati lagi :goyang
Quote:


Pusing dahh pala Juri 😂😂😂 banyakk bangett yang ikut..

Quote:


Yang penting niat dan berusaha sebisa dan sebaik mungkin.... Urusan hasill serahkan pada dewan juri...hahaha 😂😂😂
Halaman 24 dari 27


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di