CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
BPJS KesehatanDefisitLagi, Sri Mulyani Minta BPKP Audit Semua Klaim 6 Bulan Terakhir
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b587bacdcd770107a8b456a/bpjs-kesehatandefisitlagi-sri-mulyani-minta-bpkp-audit-semua-klaim-6-bulan-terakhir

BPJS KesehatanDefisitLagi, Sri Mulyani Minta BPKP Audit Semua Klaim 6 Bulan Terakhir

- Keuangan BPJS Kesehatan mengalami defisit lagi tahun 2018 ini.
Merujuk dari Rencana Kinerja dan Anggaran Tahunan BPJS Kesehatan tahun 2018, pendapatan ditargetkan mencapai Rp 79,77 triliun dan pembiayaan sebesar Rp 87,80 triliun.
Ini artinya defisit sekitar Rp 8,03 triliun.
Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Keuangan mengaku sudah punya strategi untuk menutupi defisit anggaran BPJS Kesehatan untuk tahun ini.
Strategi yang dimaksud dituangkan dalam bauran kebijakan yang di satu sisi mengupayakan tambahan penerimaan dari sumber lain sekaligus efisiensi operasional kegiatan BPJS Kesehatan.
"Kami minta BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) audit keseluruhan klaim yang sudah terjadi sampai 6 bulan ini, lalu kami akan melihat trennya. Kemarin disampaikan, dari sisi neraca BPJS tren tiap bulan adalah sama dan kami memandang itu perlu untuk dilihat dulu," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers di kantornya pada Selasa (17/7/2018) malam.
Selain itu, Sri Mulyani menyebutkan Kemenkeu berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan serta BPJS Kesehatan untuk berkomunikasi dengan rumah sakit dan dokternya.


Komunikasi dilakukan dalam rangka mengendalikan katastropik atau penyakit berbiaya tinggi, komplikasi, dan bersifat membahayakan jiwa penderitanya.
"(Pengendalian katastropik) itu belum masuk sebagai ukuran, itu dalam (kebijakan) jangka menengah panjang," tutur Sri Mulyani. Selanjutnya, Kemenkeu juga akan meneliti secara lebih detil biaya operasional BPJS Kesehatan supaya makin efisien.
Kemenkeu juga akan mendorong BPJS Kesehatan berkolaborasi dengan pihak lain agar iuran dari non Penerima Bantuan Iuran (PBI) bisa meningkat ketimbang hanya mengandalkan iuran dari PBI semata.
"Kami juga minta bauran kebijakan melalui strategic purchase dan ada sharing pajak rokok daerah," ujar Sri Mulyani.
Pihaknya kini masih menunggu hasil audit klaim BPJS Kesehatan dari BPKP untuk menentukan seberapa besar dana yang diperlukan dalam rangka menutup defisit tahun ini.
Merujuk dari Rencana Kinerja dan Anggaran Tahunan BPJS Kesehatan tahun 2018, pendapatan ditargetkan mencapai Rp 79,77 triliun dan pembiayaan sebesar Rp 87,80 triliun yang artinya defisit sekitar Rp 8,03 triliun.



http://batam.tribunnews.com/2018/07/...bulan-terakhir


Puji Tuhan defisit dan defisit emoticon-Angel

makin cinta dengan rezim ini emoticon-Malu

Halaman 1 dari 2
Post ini telah dihapus oleh gembaladomba13
atas gw anjing emoticon-Request
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bagus 10 tahun bisa defisit 80T cukup tuh buat beli saham pripot
Balasan post xradentx
Quote:


Atas ente itu bot
Audit juga operasional nya ya emoticon-Smilie
Mungkin kl terus terusan defisit, lama lama yg ditanggung bpjs Cuma penyakit dikepala doang, atau dikaki doang atau cm yg ringan ringan macam panu, kadas, kurap. Kalo penyakit dlm yg ditanggung macam penyakit cacingan dsb
80% bpjs membiayai penyakit jantung ginjal dan pnyakit berat lainnya...
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Enggak apa-apa. Lanjut saja.
coba liat itu asuransi swasta mau nanggung kaga penyakit2 berbiaya mahal dengan iuran premi kecil.

harusnya yg berpenyakit berat dan mahal ga bisa ditanggung bpjs atau iuran preminya disesuaikan lah
selama ini orang2 berduit cari untung dari bpjs supaya penyakit yg dideritanya ditanggung bpjs

gimana ga tekor bpjs sama orang2 keparat macam begituemoticon-Marah:
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan

awalnya

Balasan post xrm
Quote:


betul dan mayoritas yg dibiayai adalah orang2 kaya raya yg mampu berobat tanpa asuransi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Balasan post smuglehuble
Quote:


BPJS bukan untuk orang kaya ya emoticon-Bingung
orang yg gak peduli dengan kesehatannya sendiri jangan ditanggung bpjs, misalnya perokok berat
Balasan post smuglehuble
Quote:


Lho napa ente marah, yg bikin program sapa? Ya pemerintah, masyarakat entah kaya miskin ya memanfaatkan sebaik2nya fasilitas pemerintah lah... Kalo bener anggapan ente kalo penyakit orang kaya yg bnyk ditanggung ya dirubah lah aturannya...
Balasan post smuglehuble
Quote:


Salahnya yg bikin sistem.
Bikin sistem, banyak celahnya. Gimana ga mau tekor.




Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Balasan post smuglehuble
Quote:


jangan gitu la gan.. penyakit berat gak mandang miskin atau kaya emoticon-Frown
iuran disesuaikan sih setuju, tetapi kalau penyakit berat dibatasin ya agak gimana gitu..
lagipula manajemen dan gaji pegawai BPJS ini juga perlu dikaji ulang emoticon-Marah
Diubah oleh johngarrett
Balasan post MIXMAXMUX
Quote:


Justru kan bagus buat sistem banyak celah, biar gampang ngadalin nya.. Sudah dr dulu begitu.
Jiah
BPK Perjuangan emoticon-Leh Uga
Quote:


Org2 berduit itu nastaik bre... Nastaik ga ngakuin org kere sbg golongannya...

Dan mereka emang keparat...
Bocor


Bocor Pak...



emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk



Nastak memang kelakuan nya korup emoticon-Big Grin






emoticon-Traveller
Yg tinggal diperbatasan negara ,..juga males yg pake BPJS (classic : ribet) ,...langsung nyeberang ke negeri seberang (biaya pengobatan lbh murah ketimbang ke ibukota negara (Jakarta) , lbh reliable dan akurat analisa awal penyakitnya serta penanganan terpadu selanjutnya) :

[SHARE] Malaka/Malacca Malaysia - Traveling + Medical Tour (Mahkota Medical Centre)

-Pekanbaru , Dumai ke rumah sakit di Melaka

-Batam , Tanjung Pinang ke rumah sakit di Johor Bahru

-Medan ke rumah sakit di Penang (penerbangan pertama direct : Medan ke Penang ,...mulai akhir Maret kemaren).

-Pontianak ke rumah sakit di Kuching / Serawak.
Diubah oleh softcoreman
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di