CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
[HOLY] Anda Bertanya, Muslim Menjawab - Part 43
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a0b388414088dfc148b456e/holy-anda-bertanya-muslim-menjawab---part-43

[HOLY] Anda Bertanya, Muslim Menjawab

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 432 dari 516
Quote:

mereka sebagai orang beriman, kalau mau mengenjot mau azl atau tidak itu kan ada aturannya juragan, jadi harus di nikahi atau jadi hamba sahaya milik pribadinya.
QS 4:3
Quote:


Jika melakukan enya2.

Jika tidak, maka ya tidak ada takdir akan terjadi kelahiran, kecuali Allah berkehendak lain.

Mau melakukan enya2 itu, adalah termasuk perbuatan pilihan, jika memilih tidak, maka takdir kelahiran tidak akan terjadi, jika memilih melakukan, baru takdir kelahiran bisa saja mungkin akan terjadi, meski mereka sudah berusaha untuk enya2 dengan memperkecil kemungkinan terjadinya kehamilan.

Itu maksud hadits tersebut.

Meski melakukan enya2 dengan diakhiri azl, jika enya2 tersebut merupakan sebab terjadinya takdir kelahiran jiwa yang baru, maka siapa yang dapat menolaknya.

Jika tidak melakukan enya2, maka takdir kelahiran jiwa baru itu ya tidak akan terjadi, kecuali Allah berkehendak lain, yang semisal kelahiran nabi Isa Al Masih.

Jadi, jika tidak zina, maka takdir terjadinya kelahiran juga nggak akan terjadi.

Tapi jika zina, maka penyebab takdir akan terjadinya kehamilan dilakukan, sehingga takdir kelahiran bisa saja akan terjadi, dan itu pun masih tetap banyak tergantung terhadap apa yang dilakukan oleh si manusia.

Ingat, manusia diberikan kebebasan berkehendak, Allah nggak menetapkan si A harus melahirkan ato aborsi, tapi Allah memberikan pilihan kepada si A, mau aborsi ato mau ngelahirin bayi itu. Saat si A telah memilih, itulah yang Allah jadikan, kecuali Allah menghendaki lain.

Jangan terperangkap dengan pemikiran semua ini udah diatur dan kita hanya bisa menjalaninya seolah2 seperti naskah sinetron yang jalan ceritanya udah ditetapkan oleh Sang Sutradara. Jadi seolah2 kita cumak hidup dalam sebuah film yang udah jadi.

Tapi pikirkan, bahwa Sang Sutradara sudah mengatur jalannya cerita dengan cara membuat pilihan naskah, saat milih naskah 1, maka si A kemudian akan menjadi begini, sedangkan jika memilih naskah 2, maka saat A akan begitu, saat milih naskah 3, maka si A akan begini dan begitu dst, kecuali Sang Sutradara tiba2 "terpikirkan ide" dengan membuat si pemain harus milih satu naskah yang diingini oleh Sang Sutradara.

Bedakan, telah ditetapkan dengan telah diatur.

Pernah baca buku "pilih sendiri petualanganmu"? Yang mana, saat mascus membaca buku itu, mascus diberikan pilihan, yang masing2 pilihan itu, akan bisa menyebabkan akhir cerita yang bisa berbeda 180° antara pilihan yang satu dengan yang lainnya yang mascus lakukan. tapi ada pula yang akhir ceritanya sama 100° meski dengan pilihan yang berbeda.

Jadi, kelahiran itu, tanpa si manusia melakukan penyebab terjadinya kelahiran tersebut, maka kelahiran itu nggak akan pernah terjadi, kecuali Allah berkehendak lain.

Manusia memilih, Allah yang "menyetujui" a.k.a semua terjadi karena ijin Allah, sedangkan Allah sendiri nggak ikut cawe2 a.k.a ikut campur mengenai pilihan mana yang dibuat oleh si manusia itu, kecuali Allah memang memiliki kehendak yang lain terhadap si manusia, baru Allah akan cawe2 a.k.a ikut campur.
emoticon-cystg

Udah paham?

emoticon-Angel emoticon-Kiss emoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh Oegank
Quote:


Nah ituk.

Lalu timbullah pertanyaan:
Jika tembakau dari kencing iblis
Lalu ganja dari kencing apa? Setan?

emoticon-Ngakak

emoticon-Hammer2
Diubah oleh Oegank
Quote:


Berarti ustod yang merokok auto murtad, soalnya sruput2 kencing iblis.
Quote:


setau ane,seseorang dianggap murtad ato nggak itu...

Dilihat dari,dia mengakui Muhammad sebagai Nabi terakhir dan Allah sbg satu satuny Tuhan....


kalo tak mengakui....auto murtad
cmiiw
Quote:

ganja kan istilah umumnya daun surga emoticon-Blue Guy Peace
Quote:


Emangnya definisi murtod itu apa emoticon-linux2

------

Quote:


Sebagaimana yang telah dijelaskeun oleh ugeng, hidup itu selalu ada improvisasi..

Ada sebab, maka ada akibat.
Takdir kelahiran ditetapkan setelah dua insan melakukan ena2 tsb.
Jadi anak ato engga, ya Kun Fayakun...
Tergantung improvisasi dari 2 aktor yang sedang berlaga
Diubah oleh twinsmommy0207
Quote:


hihihihi mana aku tau stad

tapi dia itu kacau lah
dia bilang ada pembakaran masjid di pangkalan brandan
padahal faktanya nggak ada tuh
huft kacau betul emoticon-Cape d... (S)

kondisi lagi begini Malah nyebar berita provokasi

emang betul juga kata hadist itu ya, ulama yang menyesatkan itu berbahaya

kata prof Mafmud juga pas di ILC udah nyindir nyindir tuh , ilmuan agama yang menggunakan keilmuaannya karna pesanan..
Diubah oleh mysweetlord
Quote:


Quote:


Jadi setiap jiwa yang akan lahir tetap akan lahir sampai hari kiamat tergantung niat orang lakukan ena2 ?

N waktu kelahirannya bersifat flexible tergantung kuasa Allah
47 : 49-50
49. [10]Milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi; Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki,

50. Atau Dia menganugerahkan jenis laki-laki dan perempuan, Dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui lagi Mahakuasa[11].
Diubah oleh causechooser
Quote:


Nanya sendiri kok jawab sendiri?

Maha benar Allah dengan segala firman-NYA
Diubah oleh twinsmommy0207

FUN FACTS

menarik bahwa dulu allahnya uclim ternyata belum update bahwa doktrin trinitas yg dimaksud umat kristen adalah Bapa, Anak dan Roh Kudus ... bukan seperti pengertian allahnya uclim yaitu Bapa, Anak/Yesus dan Maria/Ibu Yesus ..

tapi tentunya kesalahan ini ada di pihak kristen karena lupa memberikan informasi yang lengkap dan jelas bagi allahnya uclim sehingga allahnya uclim salah menurunkan ayat ...

tapi mungkin karena saat itu belum ada internet dan jaringan 4G seperti saat ini .. . jadi kalau belum update masih bisa dimaklumi .... hehehe



Surat Al-Ma'idah Ayat 73

لَقَدْ كَفَرَ الذِينَ قَالُوا إِن اللهَ ثَالِثُ ثَلَاثَةٍ ۘ وَمَا مِنْ إِلهٍ إِلا إِلهٌ وَاحِدٌ ۚ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَما يَقُولُونَ لَيَمَسن الذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Sesungguhnya kafirlah orang0orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih


Surat Al-Ma'idah Ayat 116

وَإِذْ قَالَ اللهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلناسِ اتخِذُونِي وَأُميَ إِلهَيْنِ مِنْ دُونِ اللهِ ۖ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَق ۚ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ ۚ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ ۚ إِنكَ أَنْتَ عَلامُ الْغُيُوبِ

Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib
Diubah oleh rootbeergroovy
Anaknya Adam ada berapa orang coba??

Ini Muslim ngotot bilangnya hanya 2 orang emoticon-Amazed
Quote:


Muslim yang mana yang mengatakan seperti itu?
Adam yang mana yang dikatakan seperti itu?
Adam manusia pertama di bumi atau Adam rakyat jelata?


Kalau penduduk bernama Adam anaknya 2, mungkin saja..

[HOLY] Anda Bertanya, Muslim Menjawab - Part 43

40 anak = 20 pasang.

Benar 2 = Laki-laki & perempuan emoticon-thumbsup

Atau mungkin,

2 itu merujuk pada Qabil dan Habil, 2 anak Nabi Adam dengan kisah tragedi pembunuhan pertama di bumi?
Quote:


Namanya terjemahan ya suka2 yg nerjemahin bray
Sama kayak Almaidah 51 kalian ... ada yg bilang temen dekat ada yg bilang pemimpin ... kok beda2? Banyak versi ya?

Quote:


cemana pulak kitab yg didengar dari nabinya bisa beda dialek .. katanya di hapal.. aneh padahal kan dengarnya dari nabi kalian kan kok bisa ada dialek yg beda2

Quote:


Ya emang kitab kalian gak bisa dikonfirmasi.. makanya nabi kalian aja malas mau jadiin buku ..

Kalau dijadiin buku juga si nabi gak bisa ngecek bener salahnya .. kan dia buta huruf hehehe .. jadi gak bakalan bisa juga dicek .. makanya gak ada yg tau kebenarannya

Penulis nya siapa aja gak tau .. masak kalah sama buku2 sekarang ada penulis nya hehehe
Om mau nanya nih,, dijelaskan dalam Al Quran bahwa manusia diciptakan Allah hanya untuk menyembah-Nya, dan segala sesuatu hal yang dialami manusia baik itu cobaan dan godaan merupakan ujian dari Allah. Saya paham bahwa segala hasil perbuatan dan pilihan yang kita lakukan merupakan murni berasal dari kita sendiri, dengan menggunakan akal dan pikiran kita, tanpa ada campur tangan pihak manapun. Hanya, Allah sudah mengetahui duluan perbuatan yang akan kita lakukan (Maha Mengetahui). Sehingga masuk akal jika diceritakan dalam Al Quran hukuman para penghuni neraka yang ditunjukkan kepada para nabi2 dan rasul-Nya untuk menjadi peringatan sebab dimensi waktu tidak berlaku bagi-Nya (bagaimana mungkin sudah ada penghuni neraka sementara hari kiamat belum tiba di masa kita yg sekarang?).

Nah salah satu sifat Allah yaitu Maha Adil. Seseorang lahir di atas dunia tak bisa memilih (atau bisa?) siapa orangtua nya. Jika kita bandingkan seorang yang lahir di lingkungan keluarga Muslim dengan seorang yang lahir di keluarga Non Muslim tentunya pasti akan membentuk karakter yg berbeda. Yg lahir di keluarga muslim tentu diajarkan Islam, sedangkan yg non muslim tentu diajarkan agama lain. Apabila kita ibaratkan hidup ini seperti ujian sekolah maka bs kita analogikan seperti murid yg satu dari awal masuk sekolah mendapatkan ilmu yg tepat dan memadai untuk ujiannya sedangkan murid yg satu lagi baru masuk sekolah malah disesatkanemoticon-Ngacir Tubrukan . Ya saya tahu bs saja anak yg lahir di keluarga non muslim itu jd memeluk agama Islam tpi itu pun jika dia pernah mendengar ada agama Islam. Di zaman modern sekarang ini kita anggap lah semua penduduk bumi sudah pernah mengetahui ada agama Islam dan isi ajarannya karena kemajuan teknologi. Tapi bagaimana jika dia lahir pada masa Dark Age di Eropa sana, atau dilahirkan di keluarga Indian Amerika misalnya? Dari mana dia bisa belajar tentang Islam? Hanya karena dia dilahirkan pd masa itu, maka dia masuk neraka (?). Apakah itu adil? Bukankah semua manusia itu sama di mata Allah? Atau kah "materi ujian" penentu masuk surga atau neraka yang diberikan Allah kepada manusia berbeda-beda pada setiap manusia (tergantung individu)? Makasih kalo ada yang berkenan menjawab,
Quote:

Memang ane akui Allah alias Muhammad itu suka plin plan, omongannya suka bertentangan, dulu ngomongnya A setelah beberapa saat ngomong berubah total jadi B.

Makanya Allah alias Muhammad dengan kekuasaannya menciptakan hukum yg disebut Nasikh wal Mansukh, yaitu hukum untuk membatalkan ayat2 Quran dan perintahnya yg lama yg bertentangan dengan ayat2 Quran dan perintahnya yg baru terpikir olehNYA.

Nah sekarang mana dalilnya kalau mengbaik budak (yg bisa didapat dengan menawan kafir yg merdeka) itu ayatnya sudah di nasakh?

Lagian kalaupun itu cuma pernah dihalalkan dalam jangka waktu beberapa saat juga, tetap aja islam pernah menghalalkan perkosaan.

Quote:


Ente disleksia? mana ada dihadits yg gw kutip itu ada Rasulullah mendukung melakukan azl?

Sahih Muslim 1438 a
https://sunnah.com/muslim/16/147
وَحَدثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيوبَ، وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، وَعَلِي بْنُ حُجْرٍ، قَالُوا حَدثَنَا إِسْمَاعِيلُ، بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي رَبِيعَةُ، عَنْ مُحَمدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبانَ، عَنِ ابْنِ مُحَيْرِيزٍ، أَنهُ قَالَ دَخَلْتُ أَنَا وَأَبُو صِرْمَةَ عَلَى أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِي فَسَأَلَهُ أَبُو صِرْمَةَ فَقَالَ يَا أَبَا سَعِيدٍ هَلْ سَمِعْتَ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَذْكُرُ الْعَزْلَ فَقَالَ نَعَمْ غَزَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم غَزْوَةَ بَلْمُصْطَلِقِ فَسَبَيْنَا كَرَائِمَ الْعَرَبِ فَطَالَتْ عَلَيْنَا الْعُزْبَةُ وَرَغِبْنَا فِي الْفِدَاءِ فَأَرَدْنَا أَنْ نَسْتَمْتِعَ وَنَعْزِلَ فَقُلْنَا نَفْعَلُ وَرَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بَيْنَ أَظْهُرِنَا لاَ نَسْأَلُهُ ‏.‏ فَسَأَلْنَا رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ ‏ "‏ لاَ عَلَيْكُمْ أَنْ لاَ تَفْعَلُوا مَا كَتَبَ اللهُ خَلْقَ نَسَمَةٍ هِيَ كَائِنَةٌ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ إِلا سَتَكُونُ ‏"‏ ‏.‏
Abu Sirma bertanya kepada Abu Sa'id al Khadri (Radiyallahu Anhu): Wahai Abu Said, pernahkan anda mendengar sabda Rasulullah mengenai al-'azl? Dia menjawab: Iya, dan menceritakan: Kami pergi bersama Rasulullah dalam ekspedisi ke Bi'l-Mustaliq dan menawan beberapa perempuan Arab cantik, dan kami bergairah terhadap mereka, karena kami menderita dari ketidakhadiran istri-istri kami, (tapi pada saat yang sama) kami juga menginginkan uang tebusan untuk mereka. Jadi kami berkeputusan untuk mengéntot mereka tapi dengan melakukan 'azl (mencabut penis dari vagina sebelum keluarnya air mani untuk mencegah kehamilan). Tapi kami berkata: Kita melakukan suatu hal ketika Rasulullah bersama kita; mengapa tidak tanya beliau? Jadi kami bertanya kepada Rasulullah, dan beliau bersabda: Tidak apa-apa kalau kalian tidak melakukan itu ('azl), karena sampai hari kiamat setiap jiwa yang telah ditakdirkan akan lahir, tetap akan lahir.


Quote:


Ini dimananya bertentangan dengan menggauli tawanan?
Tau siapa itu Shafiyah gak ente?
anak kepala suku Yahudi yg suaminya, orangtuanya dan teman2nya dibunuh oleh Rasulullah.
Khusus untuk suaminya dia disiksa pake besi panas sampai mampus karena tidak mau memberi tau dimana harta karun sukunya.

Disaat penaklukkan Khaybar, Shafiyah itu ditawan dan dimiliki sahabat Nabi yaitu Dihya, Nabi diberitahukan tentang kecantikan Shafiyah yg luar biasa lalu merebutnya dari Dihya dan menyuruh Dihya mengambil tawanan lain untuk dijadikan budak.

Sahih al-Bukhari 371
https://sunnah.com/bukhari/8/23
حَدثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدثَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيةَ، قَالَ حَدثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسٍ، أَن رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم غَزَا خَيْبَرَ، فَصَليْنَا عِنْدَهَا صَلاَةَ الْغَدَاةِ بِغَلَسٍ، فَرَكِبَ نَبِي اللهِ صلى الله عليه وسلم وَرَكِبَ أَبُو طَلْحَةَ، وَأَنَا رَدِيفُ أَبِي طَلْحَةَ، فَأَجْرَى نَبِي اللهِ صلى الله عليه وسلم فِي زُقَاقِ خَيْبَرَ، وَإِن رُكْبَتِي لَتَمَس فَخِذَ نَبِي اللهِ صلى الله عليه وسلم، ثُم حَسَرَ الإِزَارَ عَنْ فَخِذِهِ حَتى إِني أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِ فَخِذِ نَبِي اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَلَما دَخَلَ الْقَرْيَةَ قَالَ ‏"‏ اللهُ أَكْبَرُ، خَرِبَتْ خَيْبَرُ، إِنا إِذَا نَزَلْنَا بِسَاحَةِ قَوْمٍ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ ‏"‏‏.‏ قَالَهَا ثَلاَثًا‏.‏ قَالَ وَخَرَجَ الْقَوْمُ إِلَى أَعْمَالِهِمْ فَقَالُوا مُحَمدٌ ـ قَالَ عَبْدُ الْعَزِيزِ وَقَالَ بَعْضُ أَصْحَابِنَا ـ وَالْخَمِيسُ‏.‏ يَعْنِي الْجَيْشَ، قَالَ فَأَصَبْنَاهَا عَنْوَةً، فَجُمِعَ السبْىُ، فَجَاءَ دِحْيَةُ فَقَالَ يَا نَبِي اللهِ، أَعْطِنِي جَارِيَةً مِنَ السبْىِ‏.‏ قَالَ ‏"‏ اذْهَبْ فَخُذْ جَارِيَةً ‏"‏‏.‏ فَأَخَذَ صَفِيةَ بِنْتَ حُيَى، فَجَاءَ رَجُلٌ إِلَى النبِي صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا نَبِي اللهِ، أَعْطَيْتَ دِحْيَةَ صَفِيةَ بِنْتَ حُيَى سَيدَةَ قُرَيْظَةَ وَالنضِيرِ، لاَ تَصْلُحُ إِلا لَكَ‏.‏ قَالَ ‏"‏ ادْعُوهُ بِهَا ‏"‏‏.‏ فَجَاءَ بِهَا، فَلَما نَظَرَ إِلَيْهَا النبِي صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ خُذْ جَارِيَةً مِنَ السبْىِ غَيْرَهَا ‏"‏‏.‏ قَالَ فَأَعْتَقَهَا النبِي صلى الله عليه وسلم وَتَزَوجَهَا‏.‏ فَقَالَ لَهُ ثَابِتٌ يَا أَبَا حَمْزَةَ، مَا أَصْدَقَهَا قَالَ نَفْسَهَا، أَعْتَقَهَا وَتَزَوجَهَا، حَتى إِذَا كَانَ بِالطرِيقِ جَهزَتْهَا لَهُ أُم سُلَيْمٍ فَأَهْدَتْهَا لَهُ مِنَ الليْلِ، فَأَصْبَحَ النبِي صلى الله عليه وسلم عَرُوسًا فَقَالَ ‏"‏ مَنْ كَانَ عِنْدَهُ شَىْءٌ فَلْيَجِئْ بِهِ ‏"‏‏.‏ وَبَسَطَ نِطَعًا، فَجَعَلَ الرجُلُ يَجِيءُ بِالتمْرِ، وَجَعَلَ الرجُلُ يَجِيءُ بِالسمْنِ ـ قَالَ وَأَحْسِبُهُ قَدْ ذَكَرَ السوِيقَ ـ قَالَ فَحَاسُوا حَيْسًا، فَكَانَتْ وَلِيمَةَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏.‏
Dikisahkan oleh 'Abdul 'Aziz: Anas berkata, 'Ketika Rasul Allah menyerang Khaibar, kami melakukan sholat subuh ketika hari masih gelap. Sang Nabi berjalan menunggang kuda dan Abu Talha berjalan menunggang kuda pula dan aku menunggang kuda di belakang Abu Talha. Sang Nabi melewati jalan ke Khaibar dengan cepat dan lututku menyentuh paha sang Nabi. Dia lalu menyingkapkan pahanya dan kulihat warna putih di pahanya. Ketika dia memasuki kota, dia berkata, “Allahu Akbar! Khaibar telah hancur. Ketika kita mendekati suatu negara maka kemalangan menjadi pagi hari bagi mereka yang telah diperingatkan.” Dia mengulangi kalimat ini tiga kali. Orang2 ke luar untuk bekerja dan beberapa berkata, ‘Muhammad (telah datang)’ (Beberapa kawan kami berkata, “Dengan tentaranya.”) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan harta benda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai. Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’ Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.” Thabit bertanya pada Anas,”O Abu Hamza! Apa yang dibayar sang Nabi sebagai maharnya?” Dia menjawab, “Dirinya sendiri adalah maharnya karena dia telah membebaskannya (dari status budak) dan lalu mengawininya.” Anas menambahkan, “Di perjalanan, Um Sulaim mendandaninya untuk (upacara) pernikahan dan malam ini Um Sulaim mengantar Safiya sebagai pengantin sang Nabi.


Quote:


Cuma 2 pahala, sholat jemaah di masjid berapa pahalanya atuh?
Dan Rasulullah pernah bilang ke istrinya, ketimbang membebaskan budak perempuan lebih banyak lagi pahalanya kalau memberikan budak perempuan itu kepeman sendiri, supaya paman bisa enjoy pesta seks bareng tuh budak.

Sahih al-Bukhari 2592
https://sunnah.com/bukhari/51/26
حَدثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، عَنِ الليْثِ، عَنْ يَزِيدَ، عَنْ بُكَيْرٍ، عَنْ كُرَيْبٍ، مَوْلَى ابْنِ عَباسٍ أَن مَيْمُونَةَ بِنْتَ الْحَارِثِ ـ رضى الله عنها ـ أَخْبَرَتْهُ أَنهَا، أَعْتَقَتْ وَلِيدَةً وَلَمْ تَسْتَأْذِنِ النبِي صلى الله عليه وسلم، فَلَما كَانَ يَوْمُهَا الذِي يَدُورُ عَلَيْهَا فِيهِ قَالَتْ أَشَعَرْتَ يَا رَسُولَ اللهِ أَني أَعْتَقْتُ وَلِيدَتِي قَالَ ‏"‏ أَوَفَعَلْتِ ‏"‏‏.‏ قَالَتْ نَعَمْ‏.‏ قَالَ ‏"‏ أَمَا إِنكِ لَوْ أَعْطَيْتِيهَا أَخْوَالَكِ كَانَ أَعْظَمَ لأَجْرِكِ ‏"‏‏.‏
Disampaikan Kurib: budak merdeka dari Ibnu Abbas, bahwa Maimunah binti Al-Harits berkata padanya bahwa dia telah membebaskan budak perempuan tanpa meminta izin Nabi. Pada saat giliran dirinya bersama Nabi, dia berkata, "Apakah anda tau. wahai Rasulullah, kalau aku baru saja membebabaskan budak perempuanku?" Nabi menjawab, "Benarkah?" Maimunah menjawab iya. Lalu Nabi bersabda, "Kau akan dapat lebih banyak pahala kalau kau berikan budak perempuan itu ke salah satu pamanmu dari pihak ibumu."



Diubah oleh kamrad12
Quote:


Bible kristen ortodox ada 73 sekian buku, sedangkan bible katolik ada 66 sekian buku. Ada 7 buku ilang lo sebut beda terjemahan? emoticon-Leh Uga
Diubah oleh threeontree
Quote:


Lah emang gak boleh? Ya boleh aja
Kristen, katolik dan orthodox sebenarnya semuanya kitabnya sama .. bedanya ada yang merasa kitab2 tertentu jaman israel dulu dimasukkan dalam bible ada yg bilang gak perlu dimasukkan ... makanya perbedaannya di perjanjian lama 😄 perjanjian yang uclim gak tau

Itu bedanya kristen sama uclim .. kalau kristen bebas2 aja ada sekte2 yang mau masukkan kitab2 tertentu dan ada yang enggak
Kalau uclim kan kitab2 lain langsung dimusnahkan kayak yg dilakukan si utsman 😄 jadi pemusnahan kitab uclim sebenarnya sudah ada justru saat kitab uclim akan ada pertama kali.. padahal siapa yg bisa pasti kan versi mana yang benar? Gak ada yang bisa .. kan nabinya udah mati hehehe .. Dan kalau nabinya masih idup aja tetap gak bisa mengkonfirmasi allah kitabnya benar atau tidak karena nabinya buta huruf

Nama penulis surat2 dalam kitab uclim aja kagak ada yang tau bray ..

Alasan mereka 'azl kan biar tuh cewe-cewe tawanan bisa dijual dan diminta tebusannya.

Kalo tawanan itu udah dinikahi dulu sebelum digenjot, berarti kan udah jadi istri.

Masa istri sendiri kemudian dijual ke orang lain demi uang tebusan?

Apakah Rasulullah memang merestui para sahabat menikahi para tawanan perang untuk dijadikan istri dan digenjot secara 'azl, untuk kemudian tawanan yang sudah jadi istri itu dijual ke pihak lain demi uang tebusan?

Aturan siapa yang mengizinkan jual istri seperti ini? Aturan Allah?

Quote:


Halaman 432 dari 516
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di