CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
[CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab - Part 2
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58e310655a5163e2548b456d/clean-anda-bertanya-quranist-menjawab---part-2

[CLEAN] Anda bertanya Quranist menjawab

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 478 dari 506
Quote:

thanks juragan atas pandangannya
emoticon-Nyepi
Salaam Gan.

Quote:


Secara etimologis tidak ada hubungan antara Qur'an-Quraisy atau Ibrahim-Ibrani(Hebrew).

Nama Ismail/Ishmael/Yishmael dan Ishaq/Isaac/Yitzhak tentu ada artinya, tapi belum tentu menjelaskan apa-apa, karena nama kan pemberian orang tua.

Secara etimologis :
Yishmael --> yang didengar/membawa perhatian El/Tuhan
Yitzhak --> yang tertawa

Mengenai tempat sujud yang suci (masjidil haram) dan tempat sujud yang jauh (masjidil 'aqsa), ane jujur belum paham betul.

Di surat Al-'Isra tidak disebut siapa hamba yang diperjalankan di malam hari, dan apa tanda-tanda kebesaran Tuhan yang dimaksud yang berada di sekitar Al-'Aqsa.

2 istilah ini bisa saja memang merujuk ke tempat beneran yang secara fisik ada, mungkin tempat yang sama dengan apa yang dipahami secara tradisional oleh muslim sekarang, atau bisa juga merujuk ke tempat lain.

Bisa juga berarti simbolik, menunjukkan perjalanan spiritual seseorang yang bersujud di tempat yang familiar, sampe bersujud di tempat yang asing dan jauh, di tempat yang kita tidak menyangka ada orang yang sujud terhadap Tuhan yang satu, sama dengan kita walaupun dengan nama yang berbeda, membuat kita sadar akan kebesaran Tuhan.

Silakan direnungkan sendiri Gan dan sebisa mungkin jangan terpengaruh bias-bias politik atau sumber-sumber di luar Al-Qur'an.
Quote:


Makasih atas jawabannyaa gan.


Ane mau tanya lagi ya.

Konon katanya adam kan manusia pertama dan seorang nabi. Apa ada penjelasan di alquran tentang manusia pertama dan kenabian adam?


Terimakasih.
Salam
Diubah oleh cyandroid3
Quote:


Gan ane mau nanya tentang dosa dan amal jariyah, apa itu ada dan sejalan dengan Qur'an
Tq
Quote:

sesuai
dosa itu ada dan bisa dibaca di al-quran, salah satu contoh dosa ada di 2:188, dimana di ayat tsb bisa dipahami bahwa melakukan penipuan dan penggelapan, menyogok otoritas yg berkuasa merupakan suatu dosa.

masih banyak lagi tipe2x dosa lainnya, seperti yg ada di al-quran.

sedangkan mengenai amal jariyah, ketika seseorang beriman dan melakukan perbuatan baik, maka allah akan memberikan kepada orang tersebut imbalan atau karunia yg tidak terputus, yang terus mengalir - 84:25 dan 95:6


btw, menjadi muslim dan beriman merupakan suatu hal yg tidak sama. menjadi muslim, bukan otomatis menjadi beriman.

begitu juga, mengucapkan syahadat, memiliki tulisan islam di ktp - tidak otomatis membuat seseorang menjadi muslim.

Quote:


Quote:


Yupz ada, hubungan nya, entah kurap & uclim disini males menjawab atau gak tau atau gak mau kasih tau.

Dua kata itu akar kata ya Qaaf & raa. Sama kayak kata Iqraa

Akar kata Qr ini menurut pov gw adalah masdar dari Qoroah yg artinya mengumpulkan, apa yg dikumpulkan? Kurap disini pasti tau tahapan taffaham, darras, taffaqah dan hafeezh.

Suku Quraish ini adalah suku yg rajin melakukan tahapan itu. Mau tau apa yg dikumpulkan? Yg mereka kumpulkan adalah suhuf, nash dan mushaf yg mereka gabung gabung kan di zaman ustmani. Jadi ya kitab uclim ya saduran dari kitab kitab sebelumnya, sama seperti kitab kitab sebelum nya, terus menerus sampai ke epos gilgamesh.

Sampai saat ini, penelitian gw belum menemukan apakah epos gilgamesh juga memplagiat kisah di masa sebelumnya, belum gw belum nemu, kemungkinanan epos gilgamesh adalah epos tertua ygkemudian di plagiat oleh kitab kitab agama sesudah nya.

Don't be angry ok, if i snatch ur faith

Quote:


Adam bukan manusia pertama yg bilang adam manusia pertama Itu cuma gosip ,
Baca di AQ 2:30

Manusia pertama menurut AQ ya harus nya, nih gw kasih kuncinya " nafsin wahidah " mau di liat dari bentuk ma'rifah atau nakirah tetep aja itu feminim.

Kisah adam sendiri adalah kisah yang aaahhh emoticon-Leh Uga
Quote:


Itulah Efek dari keracunan agama emoticon-Wakaka

Semoga om condi gak ikut keracunan lebih dalam


Btw Gong Xi Fa Cai emoticon-Imlek & Happy Valentine's day emoticon-Angkat Beer
Makasih buat jawabannya gan. Ada juga pendapat, bawa agama monotheis sudah ada sejak awal. Kepercayaan dan agama diluar monotheis muncul belakangan karena bercampur dengan paganisme dan penyimpangan, sehingga muncullah epos dan kisah lain.

Quran juga menyebut kalau ayatnya bukan lah sebuah puisi ataupun epos.

Quote:

Quote:




Ane masih mengharapkan pandangan dari quranist dimari, karena ane tertarik dengan pandangan quranist


Salam
Diubah oleh cyandroid3
Mana nih para kuranis emoticon-Bingung (S)

Sepupu egag udah bawa bahasan nih tentang QS 02:30 ama "NAFSU WAHID"

v
v
v

Quote:
رَبنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكيهِمْ ۚ إِنكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.

2:2. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa,
100% setuju al-quran petunjuk bagi org bertaqwa, tapi al-quran dan hadits itu berhubungan

alquran diturunkan kpd siapa ?
rasul tidak hanya menyampaikan ayat alquran kekaumnya, lalu membiarkan kaumnya mikir/belajar/menafsirkan sendiri seperti yg dilakukan forum ini. karena beliau juga diperintahkan mengajarkannya.

emang alquran langsung turun gtu ke antum yg nyebut quranist ?

padahal dalam menafsirkan al-quran itu
paling engga mengerti dan fasih berbahasa arab, hapal 30juz al-quran(korelasi), asbabun nuzulnya, tidak bisa hanya dengan akal(nalar)
harus ada ilmunya.

fungsi pengajaran rasul terhadap ayat ayat al-quran yg meinformasikan petunjuk hidup maka pengajarannya setiap yg disandarkan pada nabi disebut dgn hadits, prakteknya disebut sunnah.

saya tidak lebih mulia dibanding anda, saya juga banyak salah. saya hanya mencoba mengingatkan








chill out aje gan, kalo ente mikir bahwa ente kudu mengerti dan fasih berbahasa arab, hapal 30juz al-quran(korelasi), asbabun nuzulnya, tidak bisa hanya dengan akal(nalar), berikut ilmu2xnya, yah silahkan aja ente ikutin jalur tsb.

pada akhirnya kita semua akan kembali kepada allah.

silahkan renungin aja dulu, apa yg ada di 2:134 dan 2:141



Quote:

Diubah oleh conditioning
ngemeng2x soal quraish, bisa nunjukin gak sisa2x peradaban mereka?


Quote:


Quote:


Masalahnya adalah tidak semua hadits adalah benar berasal dari Nabi Muhammad SAW, dan metode untuk membuktikan hadits mana yang benar berasal dari Nabi Muhammad dan Hadits mana yang Bukan itu belum ditemukan.

Menjadikan kepercayaan ente pada Hadits hanya berasumsi pada keimanan bahwa Hadits tersebut benar dilakukan oleh Nabi Muhammad menurut ulama hadits yg hanya manusia biasa, bisa salah dan bisa benar.

Bagaimana kalau salah? Siapa yang jamin kalau Allah tidak akan menghukum ente karena mengikuti kabar (hadits) palsu tentang Nabi Muhammad SAW?

Karena tidak ada yang jamin, jadi kenapa tidak mempelajari langsung ilmunya kepada landasan yg dipakai Nabi Muhammad SAW, which is Al Quran, padahal kita tau Al Quran diturunkan sebagai Batu Ujian untuk Kitab yang lain, artinya jika ditemukan perbedaan antara isi suatu Kitab dengan Al Quran, maka Al Quran lah yang dijamin kebenarannya oleh Allah?

Masalah salah menafsirkan atau tidak itu kembalikan pada Allah saja yg Maha Mengetahui, bukannya itu definisi Islam, berserah diri kepada Allah?

emoticon-Toast
Diubah oleh batmanluck99
Quote:
udah ada gan metodenya namanya Sanad / runtutan riwayat sampai ke sumber aslinya
Contohnya :
Hadist diterima oleh Bukhari melalui sanad pertama Abdullah bin Muhammad al-Ju’fi , sanad yang kedua Abu ‘Amir al-‘Aqadi, sanad ketiga Sualaiman bin Bilal, sanad keempat Abdillah bin Dinar. Sanad kelima Abu Sahlih , dan yang terakhir Abu Huraira yang menerima langsung dari Nabi Muhammad saw.

metode ini digunakan karena ulama masa lampau sudah menduga nanti dimasa yg akan datang pasti bermunculan hadits2 dhoif/palsu atau hadits shahih yg sudah direkayasa, maka mereka membuat ketat metodenya. adapun syarat syarat sanad
1. Sanadnya bersambung (tidak terputus, diantara periwayat ada pendusta atau yg tidak dikenal dll)
2. Seluruh periwayat dalam sanad bersifat dhabit(menghapal hadistnya dgn ingatan yg kuat/maupun tulisan yg dijadikan kitab)
3. Seluruh periwayat dalam sanad bersifat adil
4. Sanad hadis terhindar dari syuzus (kejanggalan)
5. Sanad hadis terhindar dari Illat. (cacat)
ada juga syarat perawinya
1. Tidak boleh diterima suatu riwayat hadist kecuali dari orang yang tsiqah (islam,baik jujur amanah bertaqwa terhindar dari syirik bid'ah dll)
2. Periwayat harus dilihat kualitas ibadahnya, perilaku dan keadaannya.
3. Harus mempunyai pengetahuan tentang hadist.
4. Tidak berdusta dan tidak suka mengikuti hawa nafsunya.
5. Tidak ditolak kesaksiannya.
dan syarat2 lainya,
diantara ulama2 itu ada 4 bintangnya dibatasi sampai 200H (ulama khusus yg diakui/disepakati para ulama karena selain mempunyai ingatan hafalan yg kuat, juga menuliskan runtutan ilmu dari tabi'in, sahabat sampai ke rasullulah) atau disebut imam mazhab: hanafi maliki syafi'i hanbali

pada zaman nabi singkat cerita ada sahabat nabi hidup dizaman nabi sholat disamping nabi dimasjid nabi. karena cara solatnya tidak tepat, nabi menyuruh mengulangi solatnya sampai 3x lalu sahabat berkata: "ya rasullulah saya tidak bisa lebih baik dari ini, tolong ajarkan saya". lalu diajarkan oleh rasullulah saw dari awal sampai akhirnya. "klo sholat anda ingin benar sempurnakan wudhu, begini caranya. menghadap ke kiblat, begini caranya" dari situ nabi mengatakan
Dari Malik (telah bersabda Rasulullah saw): “Dan shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.” [H.R. Bukhari]

kita bukan sahabat nabi, tidak hidup dizaman nabi, solat bukan dimasjid nabi, tidak solat disamping nabi. merasa benar dgn solatnya??
itulah yg dimaksudkan, runtutan dari wahyu allah (alquran) yg disampaikan malaikat jibril kpd rasul lalu diajarkan(hadits/sunnah) kpd sahabat lalu diajarkan lagi kpd tabiin terus sampai kita. mungkin jaman skrg kita belajar lewat guru2/ustad2 atau anda bisa mempelajarinya langsung lewat kitab para imam2 mazhab.

وَمَن يُشَاقِقِ الرسُولَ مِن بَعْدِ مَا تَبَينَ لَهُ الْهُدَىٰ وَيَتبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلهِ مَا تَوَلىٰ وَنُصْلِهِ جَهَنمَ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

Dan barangsiapa menentang Rasul setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalannya orang-orang mukminin, Kami biarkan dia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu, dan Kami masukkan dia ke dalam Jahannam. Dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.

bold diatas, orang orang mukminin = para sahabat, para tabiin, pengikut2 tabiin , ulama sampai ke ustad2 yg mengajarkan al quran&sunnah mereka juga hanya manusia biasa.














Diubah oleh Bl4ckher0
pada intinya apa yg agan tulis ini merupakan ilmu prasangka tingkat tinggi, dimana orang yg hidup di tahun 2018 skrg bisa mengetahui dng persis bahwa orang yg udah mampus ratusan tahun yg lalu/orang yg pernah hidup di zaman perang diponegoro, sekitar tahun 1825-1830an adalah orang yg tidak berdusta dan tidak suka mengikuti hawa nafsunya, tidak ditolak kesaksiannya, kualitas ibadah perilaku dan keadaannya bagus/baik dan islam,baik jujur amanah bertaqwa terhindar dari syirik bid'ah.

supaya agan bisa memahami apa yg ane tulis, ilustrasinya kayak begini:

si bukhari sbg orang yg nyaring hadits2x ini, bisa tahu darimana bahwa si Abu ‘Amir al-‘Aqadi ngomong hal yg sama sebagaimana yg disampaikan oleh Abdullah bin Muhammad al-Ju’fi ke bukhari, kalo si bukhari kagak pernah ketemuan sama si Abu ‘Amir al-‘Aqadi?

istilah infotainment-nya cross n recheck gan.

makanya dibuatlah ilmu prasangka tingkat tinggi yg dikenal sbg Sanad / runtutan riwayat sampai ke sumber aslinya. namanya jg agama gan, cuman berkisar soal keimanan doang, yg penting loe percaya aje lah. maka dari itu, amanlah kehebatan dari ilmu prasangka tingkat tinggi ini diterima oleh mayoritas orang, cuman sedikit doang/minoritas yg mempertanyakan mengenai ilmu prasangka tingkat tinggi ini. bisa dibaca gan di 6:116

padahal allah mengecam keras ilmu prasangka tingkat tinggi ini, agan bisa baca sendiri di 49:12 padahal kita diminta buat ngelakuin yg ada di 49:6 - dng kata lain, kagak cuman sekedar percaya doang, sama perkataan orang yg udah mampus ratusan tahun yg lalu.

spt yg ane tulis, lebih baik agan, ikutin aja jalur tsb kalo agan merasa menyangka bahwa jalur tsb adalah jalur yg benar.

kalo ane sih kagak mau gan.

Quote:

Quote:


sanad itu ga bisa dijadikan pegangan cos yang dilihat oleh Ulama hadits itu Profilnya doang karena sebagian sahabat yang meriwayatkan sudah meninggal ketika hadits itu disahihkan.

So, kebenaran haditsnya masih ambigu, karena tidak ada tanda tangan dari si periwayat pertama yang mendengar langsung dari Nabi Muhammad SAW.

Bisa saja si A, nyatut nama si B, nyatut nama si C nuduh bahwa si D mendengar langsung nabi Muhammad mengatakan blablabla .. Padahal si D tidak pernah merasa mengatakan atau mendengar hal itu.

Dan si D gak bisa protes ke si A karena udah meninggal saat Namanya dicatut sebagai salah satu periwayat hadits.

Itulah yang terjadi pada sebagian besar Hadits Sahih yang ente ketahui, periwayat pertamanya sudah meninggal ketika hadits itu dikumpulkan dan diresmikan sebagai Hadits Sahih.

Dan FYI, Abu Hurairah orang yang kita kenal meriwayatkan lebih banyak hadits daripada semua sahabat Nabi hanya mengenal Nabi Muhammad selama beberapa tahun saja tapi bisa meriwayatkan hadits lebih banyak dari sahabat lain jika dijumlahkan yang lebih lama mengenal Nabi Muhammad SAW, dan dijaman Umar menjabat Khalifah, Abu Hurairah itu diusir oleh Umar karena suka menyebarkan berita bohong tentang Nabi Muhammad SAW.

3 Khalifah awal Islam sepeninggal Nabi Muhammad (Abu Bakr, Umar, dan Ali) sangat anti terhadap Hadis dan berusaha menghancurkan catatan tentang Hadits.

Abu Bakr pada suatu ketika tidak begitu yakin apakah tetap menjaga apa yang ia ketahui dari hadits-hadits atau tidak. Dia telah mengumpulkan 500 Hadits selama persahabatan yang sangat panjang dengan Nabi Muhammad, tetapi dia tidak bisa tidur sampai akhirnya beliau membakar hadits-hadits tersebut. (Tazkarah-tul-Haffaaz oleh Imam Zahabi)

Umar Ibn Al-Khattab bersikeras untuk memusnahkan Hadits yang dikumpulkan oleh putranya Abdullah. Sejarah Islam menyebutkan kisah Umar Ibn Al-Khattab yang menahan empat dari sahabat Nabi karena desakan mereka untuk menceritakan Hadits, mereka ini adalah Ibnu Mas’oud, Abu al-Dardaa, Abu Mas’oud Al-Anssary dan Abu Dzarr Al-Ghaffary. (Tazkarah Haffaz vol 1, hal. 7). Umar menyebut Abu Hurairah sebagai pembohong dan mengancam untuk mengirimnya kembali ke Yaman jika dia tidak berhenti mengatakan semua kebohongan tentang Nabi Muhammad. Dia lalu berhenti hingga Umar meninggal, kemudian mulai lagi menceritakan hadits.

Umar Ibn Al-Khattab pernah memerintahkan para Sahabat untuk pulang dan datang kembali dengan membawa koleksi hadits mereka. Kemudian seluruh tumpukan tersebut dibakar. (Tabaqat Ibnu Sa’ad vol 5 hal. 140)

Umar Ibn Al-Khattab dilaporkan pernah mengatakan, “Ada masyarakat sebelum kamu yang menulis buku berisi ucapan Nabi. Tetapi kemudian, mereka meninggalkan Wahyu Ilahi dan mentaati buku-buku buatan manusia. Demi Allah! Aku tidak akan membiarkan ini terjadi pada Kitabullah (Al-Quran).” (Jameel ‘Bayan’ Ilm oleh Hafiz Ibn Abdul Birr)

Abu Hurairah biasa mengatakan, “Saya telah menyampaikan banyak hadits tersebut kepada kamu semua dimana ketika Hazrat Umar masih hidup dia akan memukul saya dengan cambuk. “(Tazkirah-til-Haffaz hal. 8)

Ali bin Abu Thalib, Khalifa keempat, dalam salah satu pidatonya berkata, “Saya mendesak semua orang yang telah menulis sesuatu yang diambil dari Utusan Allah untuk pulang dan menghapusnya. Orang-orang sebelum kamu dihancurkkan karena mereka mengikuti Hadits dari ulama mereka dan meninggalkan Kitabullah mereka. ” (Mukhtasar Jaame’ Bayan-il-‘Ilm hal. 33)


Silahkan dipahami, dan dibaca sumber kutipannya kalau ente sempat, Insha Allah emoticon-Malu
Diubah oleh batmanluck99
kok ilmu prasangka tingkat tinggi gan ? gmn ceritanya bisa jadi prasangka
itu kaya berguru gan, al-bukhari berguru sama Abdullah bin Muhammad al-Ju’fi, trus Abdullah bin Muhammad al-Jufi berguru sama Abu ‘Amir al-‘Aqadi
dulu banyak ulama berburu hadits ga cuma imam bukhari doang, gurunya al bukhari pun ratusan
Abdullah bin Muhammad al-Ju’fi pun ga berguru sama Abu ‘Amir al-‘Aqadi doang
lalu diseleksi/dicocokan sama ratusan guru yg lain dari beberapa tempat(madinah mekah, mesir, baghdad) trus apakah perawi (periwayat/pembawa) hadis itu tepercaya dan tsiqqah (kuat).

justru ane bilang agan yg berprasangka tingkat tinggi " hadits itu hanya buatan manusia biasa, udah pasti salah atau bisa salah bsa bener"
kan udah ane bilang gan diatas ada adanya hadits shohih dan dhoif/lemah/palsu.

logika paling gampangnya gan,
agan belajar sejarah disekolah, diajarin sama guru agan lagu indonesia raya cipt wr.supratman, trus guru agan yg ngajarin siapa? ya gurunya beliau lah, agan ga yakin yg nyiptain ini si wr.supratman agan ktemu gurunya guru agan ? klo ktemu bsa croscheck, emang nada nya begini ya ? liriknya begini ya ? yg nyiptain si ini ya ? klo engga? agan cari tmn agan dari sekolah laen, agan cari tau dari guru2 sekolah lain, trus ortu agan kakek agan

kaya gtu sanad gan.
bedanya sanad hadits, bukan cuman isinya sama, org yg menyampaikan harus memenuhi syarat2 dlu dan syarat yg lainya.
itu namanya Belajar gan bukan prasangka tingkat tinggi.

ilmu prasangka tingkat tinggi diterima mayoritas orang? mayoritas orang apa nih gan? muslim gtu?
ikutin survey aja ye gan, kristen 31% islam 24% other 46%(hindu budha atheis yahudi dll)
31+46 = 77% total populasi (mayoritas tidak percaya alquran&hadits)blom ditambah kaum agan masuknya mungkin other karena cuma percaya alquran. islam=al-kitab (al-quran) & al-hikmah(as-sunnah)
agan ngliatnya diindonesia doang? tapi agan suruh ane baca QS 6:116

lah kan kita emang ga disuruh percaya doang, tapi dikerjain gan. solat puasa sedekah dll
QS 49:6 apa mksdnya saya adalah orang fasik?

kebenaran datangnya dari allah swt, semoga kita diberi perlindungan dan petunjuk darinya.










Halaman 478 dari 506
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di