CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Sampai Kapan Punya Kebiasaan Menghujat Artis di Dumay?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a4ce984dbd770a8288b4569/sampai-kapan-punya-kebiasaan-menghujat-artis-di-dumay

Sampai Kapan Punya Kebiasaan Menghujat Artis di Dumay?

Sampai Kapan Punya Kebiasaan Menghujat Artis di Dumay?

Sampai Kapan Punya Kebiasaan Menghujat Artis di Dumay?

Sampai Kapan Punya Kebiasaan Menghujat Artis di Dumay?

Thread ini neng buat karena neng sering denger iklan layanan masyarakat di radio mengenai bijak bermain sosial media emoticon-Berduka (S)

Quote:


Beberapa tokoh publik yang memiliki sosial media tidaklah selalu membuat senang masyarakat.

Seperti beberapa gosip pelakor dan janda depok, yang sebenarnya belum jelas apakah diantara mereka beneran menjalin hubungan atau enggak. Ataukah hanya settingan?

Beberapa tahun kebelakang, media sosial yang sering berkicau mengenai gosip atau opini dalam sebuah portal mikro blogging (twitter) begitu laris manis dan ditunggu gosip apalagi yang ada di sana.

Tetapi, untuk disaat ini informasi berupa visual lebih disukai.
Sosial media burung biru mulai tergeserkan oleh instagram.
Awalnya satu, tetapi kini makin banyak akun gosip yang dikelola yang tidak hanya dikelola oleh satu admin.
Informasi pun lebih cepat menyebar oleh akun gosip ini, karena jumlah pengikut yang setiap harinya bertambah. Tidak hanya tokoh publik, tetapi beberapa kelakuan yang dinilai tidak wajar (misal bermesraan di depan umum) yang dilakukan bukan oleh tokoh publik menjadi tontonan.
Apakah tontonan ini begitu menyenangkan? Begitu menghibur?

Sekali di posting di internet, informasi bisa menyebar cepat.
Ditambah beberapa orang yang merepost.
Repost buat apa? Apakah supaya terlihat orang yang up to date? Ataukah ada keuntungan bisnis

Ibarat sayur dirasa kurang asin. Maka ditambahkan garam.
Lalu terasa kurang manis, ditambah lagi gula.

Apakah ada keuntungannya kalo terlalu mencampuri urusan orang lain?

Memang disaat ini, tokoh publik dan masyarakat seakan-akan engga ada jarak untuk berkomunikasi semenjak ada sosial media.

Sekiranya enggak suka sama artis, bukankah bisa disampaikan dengan cara baik-baik.
Misalnya, artis tersebut semalam konser. Suaranya sumbang. Berikan kritikan yang bersifat membangun, bukan berupa hujatan.

Kalo enggak bisa berkata yang positif, lebih baik diam.

Asal ketik menghujat mungkin "hal yang sepele".
Tetapi jika sang tokoh publik tersebut merasa tersinggung dan kesal, lalu rutinitasnya jadi terganggu gegara kepikiran. Apakah itu memberikan kepuasan untuk orang yang berkomentar?

Neng rasa, beberapa pengguna sosial media yang "terlalu kepo" menjadi hal yang serius jika dibiarkan.
Sampai-sampai ada iklan layanan masyarakat yang begini... ckckck

Yuk, bijak berkomentar di sosial media, dan gunakan sosial media sebaik mungkin supaya bisa bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri dan juga bisa bermanfaat untuk orang lain!

Terima kasih

emoticon-Angpau emoticon-Angpau emoticon-Angpau


#989 emoticon-Paw

Sampai Kapan Punya Kebiasaan Menghujat Artis di Dumay?

Sampai Kapan Punya Kebiasaan Menghujat Artis di Dumay?
Halaman 1 dari 6
Diubah oleh sekkar
Sampai infotainment gak laku lagi..



emoticon-Leh Uga
Kalo neng mo tau nanti abang bisikin.
dewakere mampir comment ntar
sampai kiamat mungkin
Iya heran ga pernah adem kalau baca kolom komentar artis Indonesia, pasti ada aja yang hujat... emoticon-Mad (S)
Sampe artisnya ga jadi artia lagi emoticon-Cool
sampe kapan yak hmm
Simpel, kita manusia punya stres.
Butuh tempat untuk melampiaskan.
Seketika kita lihat foto seorang artis yg alis nya asimetris, langsung dah pelampiasan stres dimulai emoticon-Ngakak
Ada artis yang emang menjual kekonyolan dan sensasi hingga menjadikannya bullyable... Mereka senang di-bully dan terkesan menikmati, kata mereka, jadikan hujatan dari haters buat pemicu untuk lebih sukses lagi...

Ada artis yang memang berbakat, punya prestasi dan berkualitas, artis dalam artian sebenarnya, bukan sekedar embel embel entertainer atau selebritis... Artis kyk gini biasanya dihormati dan jauh dari bully...

Jadi, gimana masing masing memposisikan diri aja...
Ane cuma ngaskus aja gan haha g pnh hujat artis
......... emoticon-Hai
ngk pernah
Diubah oleh manbrotheking
letak permasalahannya ada di mental para pengguna medsos di kita...
entah apa yang ada dipikiran mereka kok seneng banget seharian ngepoin seleb..
pokonya seleb ngeposting apapun pasti mereka komenin,dari mulai komen kagum,sampe komen2 kasar ke seleb yang dia ga suka...

yup,ane bicara soal haters....
mungkinkah para haters ini sakit mental?ya bisa jadi...,kelakuan para haters ini aneh2 dan ajaib,mereka bisa benci sebenci2nya ke salah satu artis hanya untuk alasan yg ga masuk akal...

kalo kondisi mental pengguna medsos dikita begini terus ya bukan ga mungkin negara lama2 bisa ancur,dan ga salah kalo medsos jadi alat politik yang cukup menjanjikan di tahun 2019....m
astaga dragon emoticon-Cool
Ante cekal adek kangen :kangen
sampai paman Kim Jong un ngeluncurin nukliremoticon-Jempol
Namanya juga internet, ada aja yang cari gara-gara.
Jangankan menghujat artis mehujat negara sendiri aja ada ngomong (gw malu jadi warga Indonesia) di dunia maya, heran gw kaya dia paling hebat aja, seolah-olah dia itu terlalu bagus buat Indonesia.
media oh media emoticon-Ngacir
ya inilah masyarakat kita, tapi menurut ane masih agak "wajar" kalo gk keseringan ngehujat soalnya manusia punya emosi.
ane gak demen ngehujat kok
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di