CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Anak-anak Muda Berjilbab Ikut Ibadah di Gereja di Gresik
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59ff61a49a0951710e8b4568/anak-anak-muda-berjilbab-ikut-ibadah-di-gereja-di-gresik

Anak-anak Muda Berjilbab Ikut Ibadah di Gereja di Gresik

Anak-anak Muda Berjilbab Ikut Ibadah di Gereja di Gresik
Sebagian dari peserta Peace Train Indonesia II saat mengikuti ibadah di GKI Gresik, Minggu 5 November 2017 (Foto: Sejuk)

GRESIK, SATUHARAPAN.COM - Pemandangan unik tampak dalam foto yang diabadikan dalam sebuah gereja di Gresik.

Sejumlah perempuan muda berjilbab dan pria berkopiah turut ambil bagian dalam ibadah yang diselenggarakan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gresik. Mereka bahkan bertugas sebagai pengumpul persembahan (kolektan).

Jangan salah paham. Ini bukan acara Kristenisasi apalagi pemaksaan suatu ajaran agama kepada pemeluk agama lain. Justru sebaliknya. Ini merupakan proses untuk saling belajar, berbagi cerita, berdialog, bekerjasama, mengelola perbedaan, berkampanye, dan menuliskan pengalaman perjumpaan dalam perbedaan agama, dengan bingkai semangat kebersamaan dan persaudaraan.

Mereka adalah sebagian dari peserta Peace Train Indonesia II, yaitu program traveling lintas agama dengan menggunakan kereta api, menuju ke satu kota yang telah ditentukan. Kali ini tujuannya adalah Surabaya, Sidorjo dan Gresik, Jawa Timur.

Di kota-kota ini peserta mengunjungi komunitas agama-agama, komunitas penggerak perdamaian, rumah-rumah ibadah, dan tokoh-tokoh yang dianggap sebagai aktor penting toleransi dan perdamaian antar agama.

Siaran pers Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (Sejuk) yang menyertakan foto saat anak-anak muda tersebut beribadah di GKI Gresik, Minggu 5 November 2017, menjelaskan gambar tersebut sebagai "wajah-wajah khidmat peserta Peace Train 2, kalangan milenial lintas-iman dari berbagai wilayah Indonesia yang menaiki kereta Jakarta-Surabaya, tengah bergumul dalam jiwa yang dipenuhi kasih dan damai."

Ayat Alkitab yang dikutip dari ibadah itu adalah yang berkata, "Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." (Lukas 18:14)

“Program ini memiliki dua tujuan utama, yakni menciptakan jembatan penghubung antar pemuda dari berbagai agama di satu kota dengan para pemuda lintas agama di kota tujuan. Kedua, menciptakan ruang perjumpaan antar pemuda dari berbagai agama tersebut dengan beragam komunitas agama, komunitas penggerak toleransi dan perdamaian serta komunitas rumah-rumah ibadah dari berbagai agama,” kata Ahmad Nurcholish, salah satu penggagas program ini, dikutip dari siaran pers Sejuk (03/11).

“Perjumpaan tersebut penting agar generasi muda kita dapat saling mengenal, terutama terhadap pelbagai keragaman agama serta keunikan dan kekhasan di dalamnya sehingga memungkinkan mereka untuk saling memahami, menghargai dan menghormati yang pada tahap selanjutnya dapat saling bekerjasama mewujudkan perdamaian," kata penulis buku “Merajut Damai dalam Kebinekaan” ini.

Program ini merupakan yang kedua kali, setelah Peace Train Indonesia I dianggap sukses. Pada 15-17 September lalu, Peace Train I menempuh perjalanan Jakarta- Semarang. Sedangkan Peace Train II ini menempuh perjalanan Jakarta-Surabaya pada 3-5 November.

Peace Train II diikuti oleh 20 peserta dari berbagai agama yang berasal dari Medan, Riau, Jabodetabek, Salatiga, Cirebon, Rembang, Makassar, Banjarmasin, Papua, Sidoarjo, Lamongan, Surabaya dan Malang. Ke-20 peserta tersebut ditemani oleh 5 orang fasilitator, yakni Ahmad Nurcholish, Anik HT, Frangky Tampubolon, Destya Mawriz, dan Johan Edward yang merupakan penggagas dari program ini.

Program ini diorientasikan untuk menjadi program regular - yang rencananya akan dihelat setiap bulan dengan tujuan kota yang berbeda-beda – agar dapat mengeksplorasi sebanyak mungkin kota di Indonesia yang bisa dijangkau melalui moda kereta api, dan melibatkan sebanyak mungkin komunitas muda lintas agama.

http://www.satuharapan.com/read-detail/read/anak-anak-muda-berjilbab-ikut-ibadah-di-gereja-di-gresik

Ada yg bilang klo seorang Muslim masuk ke dalam gereja hukumnya langsung murtad otomatis emoticon-Cool

Tau deh klo 'cuma' ikut ibadah di dalam gereja emoticon-Bingung

Salam damai emoticon-I Love Indonesia
Halaman 1 dari 3
astagfirullah! Kafir!

Anak-anak Muda Berjilbab Ikut Ibadah di Gereja di Gresik
astagfirullah emoticon-Kagets

Anak-anak Muda Berjilbab Ikut Ibadah di Gereja di Gresik
soalnya si mayo pengen tau sunat itu apa ..makanya main ke rumah santa claus .. selama ini ternyata si mayo sunat karena ketidaaktahuan mereka .. kitab si mayo yg katanya sempurna ternyata lengkap saja tidak .. apa itu sunat ternyata hanya ada pada kitab si wahyudi dan santa claus ..

Diubah oleh minesport
Campur aduk agama ini emoticon-Mad (S)
Quote:


BAKAR emoticon-Marah
Quote:


Ah yang boneng bray emoticon-Betty
Quote:


Kita harus saling tololransi bray katanya emoticon-Betty
ibarat onde" titam emoticon-Big Grin
Program yang aneh menurut gw, toleransi bukan artinya harus ikut ibadah agama lain.
ini fasti salah rezim
lengserkan rezim zlim ini bray emoticon-Blue Guy Bata (L)
nasbung said : move on, mewek mako...

basi banget nasbung...
emoticon-Leh Uga
Bahaya ini nanti gerejanya didemo emoticon-Takut (S)
toleransi simple aslinya..gak usah saling ganggu..
pihak A gak usah ikut pihak B..begitupun sebaliknya
Quote:


Pasti salah hoktod!!emoticon-Marah
awas ntar banyak yang kelonjotan terpelatuq
Diubah oleh spicebox15
Allah maha mengetahui apa yg tampak jelas ataupun tersembunyi
kalo itu keblabasan lah, cukup saling menghormati saja gak perlu sampe ke main core agama yang beda beda, lakum dinukum waliyadin
Quote:


Entar terpengaruh murtad pindah agama recok sendiri emoticon-Lempar Bata
Ini mah masi bukan toleransi,
Bagi nastak syarat sah toleransi ialah mendukung ahok,
Selaij itu berarti anti kebhinekaan.
emoticon-Stick Out Tongue
itu kan temfat ibadah kok pada pakai alas kaki?apa bedanya dengan pasaremoticon-Big Grin
kalau itu namanya udah "menjadi" bagian dari mereka emoticon-Leh Uga .


Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di