Quote:
Badan Antariksa milik Amerika Serikat, NASA, merilis kompilasi sejumlah suara tata surya yang berhasil terekam dari berbagai misi mereka. Koleksi rekaman ini dibagikan oleh NASA melalui sebuah playlist di akun Soundcloud mereka.
Dilansir dari Daily Mail, suara-suara yang berhasil terekam ini berasal dari suara petir yang menderu di Planet Jupiter, sampai suara ledakan cahaya bintang. Para peneliti mengkonversi emisi radio yang terkumpul dari misi-misi mereka, menjadi gelombang suara. Rekaman suara tata surya yang mungkin akan membuat sejumlah orang merinding ini sengaja dibagikan NASA menjelang Halloween.
Kendati membuat merinding, kompilasi yang berisikan 22 cuplikan suara tata surya ini membuka sebuah perspektif baru terhadap planet-planet di luar Bumi, dan tentunya objek misterius lainnya di luar angkasa.
Quote:
“Sejumlah pesawat luar angkasa memiliki instrumen yang mampu menangkap emisi radio. Saat peneliti mengkonversi [emisi radio] ini menjadi gelombang suara, hasilnya membuat merinding saat didengar.” Ungkap NASA.
NASA juga memasukkan klip suara saat pesawat Juno memasuki medan magnet Jupiter tanggal 24 Juni 2016 lalu. Lalu, ada juga suara yang dibuat gelombang plasma di luar angkasa, serta berbagai emisi radio yang terekam di Planet Saturnus – suara ini dikumpulkan oleh Cassini yang kini misinya telah diterminasi NASA.
NASA juga merekam suara “hampa” di wilayah antara Saturnus dan cincinnya. Lalu, mereka menggunakan sensor Cassini yang disebut Radio and Plasma Wave Science (RPWS) untuk mengukur banyaknya partikel debu di area tersebut yang tertangkap sensor, dan mengkonversinya menjadi suara. Hasilnya adalah suara yang pecah, meretak, suara yang seolah (dan memang benar adanya) berasal dari dunia lain.
Cassini mengakhiri misinya pada 15 September lalu dengan cara yang cukup dramatis: Menabrakkan diri menuju atmosfer Saturnus.
Penasaran dan ingin mendengar seluruh koleksi suara tata surya dari NASA? Kawan Sumber dapat mendengarnya [URL="https://S E N S O Rnasa/sets/spookyspacesounds"]di SINI[/URL].
SUMBER ARTIKEL
Ane denger sih kaya suara biasa tapi ntah kenapa kuping agak merinding