Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

bandot1234Avatar border
TS
bandot1234
sejarah denim
Mungkin masih ada yang sering bingung, apasih bedanya denim dan jeans? Denim adalah bahannya dan jeans merupakan produknya. Pemakai jeans pertamakali adalah pelaut dan penambang emas di California. Denim sendiri berasal dari kata Serge de Nîmes yang merupakan sebuah kota di France, sedangkan jeans berasal dari Genoese yang merupakan sebutan bagi para pelaut dari Italia yang selalu memakai baju berwarna biru saat berlayar.

sejarah denim

Genoa Harbour
Dulu, denim sebenarnya merupakan paduan dari wool dan cotton atau wool dan silk( tidak tahu mana yg benar) tetapi setelah abad ke-19, hanya memakai cotton saja. Warna biru dari jeans merupakan hasil dye dari tanaman indigo yang telah dipergunakan sejak 2500 B.C. Pabrik-pabrik jeans mengimport indigo plant dari India sampai akhirnya sintetik indigo diciptakan. Sebuah sumber mengatakan bahwa Indonesia dulu merupakan salah satu penyuplai Indigovera (emas biru). Ambarawa dan sekitarnya merupakan ladang terbesar Indigovera. Natural indigo sangat mahal tetapi masih bisa ditemui pada jeans-jeans sekarang. Namun, disertai dengan harga yang melambung tinggi. Sintetik indigo ditemukan oleh Adolf Von Baeyer pada tahun 1878.

sejarah denim

Indigo plant
Jacob Davis adalah orang yang menemukan rivets. Ia adalah seorang penjahit yang seringkali mendapat complain dari para penambang karena jaitan yang sering lepas. Rivets dipantenkan pada tanggal 20 Mei, 1873. Zipper diciptakan untuk menggantikan button fly pada tahun 1920. Dan pada tahun 1937, hidden rivets diciptakan karena complain rivets belakang merusak kursi, sofa, dan saddle kuda. Pada tahun 1960s, rivets tidak lagi dipasang pada back pockets. Maka dari itu, jeans-jeans yang memiliki details hidden rivets merupakan replica daripada masa-masa vintage tersebut.

sejarah denim

Jacob Davis
Sekarang saya akan sedikit menceritakan mengenai masa-masa kejayaan jeans. Jeans mulai populer pada tahun 1950, dan pada tahun 1957, mencapai penjualan sebesar 150 juta pasang di seluruh dunia. Tahun 1967, 200 juta pasang terjual di Amerika, 500 juta di tahun 1977, dan puncaknya 520 juta pada tahun 1981. Banyak ahli menganggap bahwa kerasnya penjualan jeans bergantung pada harga yang murah, however, pd tahun 1970an harga jeans meningkat hingga dua kali lipat dan penjualan tetap melebihi supply.

sejarah denim

Tahun 1970 adalah masa dimana Denim atau jeans diproduksi massal, dan moment inilah yang kemudian menjadikan denim/ jeans mencapai puncak popularitasnya. Tahun 1970-an ketika Barat dilanda “endemi” hippie, jins menjadi salah satu atribut yang melekat pada mereka, menjadi simbol pemberontakan terhadap kemapanan. Tidak jarang “para pemberontak” itu sengaja mengoyak-ngoyak celana jins mereka untuk mempertegas penolakan mereka pada kemapanan.

sejarah denim

Mereka yang menganggap diri pengikut mode, pernah tidak tertarik pada jins. Jins lalu berkembang lebih sebagai baju untuk para pekerja kerah biru di Amerika. Jins bahkan kemudian identik dengan pakaian kerja para koboi ketika menggembala sapi mereka dari atas kuda mereka.
Setelah dua abad terus bertahan, jeans sudah benar-benar naik kelas, dari pakaian pekerja kasar di Amerika, kini menjadi pakaian paling fashionable dan wearable yang pernah ada.
Sekian sejarah tentang denim / jeans.
Sumber: http://darahkubiru.com/
0
3.1K
15
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan