CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Prihatin Paham Radikal, Mantan Calon Rektor UGM Surati Jokowi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/590a8b651a9975c52c8b456e/prihatin-paham-radikal-mantan-calon-rektor-ugm-surati-jokowi

Prihatin Paham Radikal, Mantan Calon Rektor UGM Surati Jokowi

HomeNewsPeristiwa

Prihatin Paham Radikal, Mantan Calon Rektor UGM Surati Jokowi

Oleh Luqman Rimadi pada 03 Mei 2017, 19:05 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Mantan calon Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Bagas Pujilaksono mengirim surat terbuka kepada Presiden Jokowi. Suratnya berisi keprihatinan terkait kondisi bangsa yang dianggap berada di bawah ancaman paham radikal dan anti-Pancasila.

Dalam suratnya, Bagas yang merupakan dosen Fakultas Teknik di Sekolah Pasca Sarjana UGM itu, meminta Jokowi melindungi pelajar dan mahasiswa Indonesia dari bahaya faham sesat dan radikal di sekolah dan kampus.

BACA JUGA

Ketum PBNU: Warga NU Harus Saling MenghargaiTanwir Muhammadiyah Hasilkan Resolusi AmbonWakil Ketua DPR Optimistis Indonesia Berkemajuan Dapat Terwujud

"Mereka adalah generasi penerus. Negara harus hadir dan bertanggung jawab penuh menyelamatkan anak bangsa," ucap Bagas melalui suratnya yang dikirim ke Istana Kepresidenan pada Selasa, 2 Mei 2017.

Dia pun menggambarkan bagaimana kondisi dunia pendidikan saat ini, khususnya pendidikan tinggi yang sudah banyak disusupi paham radikal.

"Saat ini sekolah-sekolah negeri dan universitas negeri termasuk UGM begitu sangat radikal, intoleran, menggerogoti Ideologi Negara Pancasila, dan keutuhan NKRI. Radikalisasi di Sekolah dan Universitas harus segera dihentikan. Negara harus tegas dan keras soal Pancasila dan NKRI," ucap Bagas.  

Bagas berharap suratnya tersebut dapat dibaca langsung oleh Presiden Jokowi. Dia pun mengaku mendapat informasi dari orang yang dikenal bahwa surat yang dikirimnya telah sampai di meja Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

"Saya kirim melalui pos kemarin. Saya dengan surat saya sudah dibaca Pak Luhut Pandjaitan," ucap Bagas saat dihubungi Liputan6.com.

Berikut isi kutipan lengkap surat Bagas Pujilaksono untuk Jokowi:

Kepada Yth,
Presiden RI, Ir. Joko Widodo
c/o Bapak Teten Masduki
Kepala Staf Kepresidenan RI
Bina Graha
Jl. Veteran 16, Jakarta Pusat


Hal: Menjaga Keutuhan NKRI dan Pancasila

Dengan hormat,
Yang bertanda tangan dibawah ini, saya:

N a m a            : ir. Bagas PUJILAKSONO, M.Sc., Lic.Eng., Ph.D.
Pekerjaan        : Dosen Fakultas Teknik dan Sekolah Pascasarjana UGM
Alamat Kantor    : Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada 
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta 55281

Bersama dengan ini menyampaikan rasa kesediha, kekhawatiran dan kecemasan akan keutuhan NKRI dan Pancasila dari bahaya politik radikal agama. Saya memohon bapak Presiden berkenan melindungi para pelajar dan mahasiswa Indonesia dari bahaya faham sesat radikal agama di sekolah dan kampus. Mereka adalah generasi penerus. Negara harus hadir dan bertanggung jawab penuh menyelamatkan anak bangsa.

Saat ini sekolah-sekolah negeri dan universitas negeri termasuk UGM begitu sangat radikal, intoleran, menggerogoti Ideologi Negara Pancasila, dan keutuhan NKRI. Radikalisasi di Sekolah dan Universitas harus segera dihentikan. Negara harus tegas dan keras soal Pancasila dan NKRI. Kebebasan berpolitik bagi warga negara bukan berarti boleh menyentuh Ideologi Negara Pancasila dan menggerogoti keutuhan NKRI.

Saya mengusulkan sebagai berikut:

Pertama, Presiden mengeluarkan Kepres soal larangan pelaksanaan kebebasan berpolitik dengan cara menggerogoti Ideologi Negara Pancasila dan memecah belah keutuhan NKRI. Dan sekaligus menegaskan kembali, bahwa Pancasila sebagai Ideologi Negara, dan NKRI harga mati. Ini amat sangat urgen. Kepres ini menjadi payung hukum bagi TNI-Polri untuk bertindak tegas, jika perlu tindakan represif. Dalam hal ini Presiden Jokowi harus lebih banyak berperan sebagai Kepala Negara, bukan Kepala Pemerintahan, sehingga nuansa politiknya minimal.

Kedua, kurikulum pendidikan kulikuler dan ekstrakulikuler di sekolah-sekolah negeri dari TK hingga SMA harus berwawasan kebangsaan. Pancasila dan NKRI harus kembali digaungkan pada anak bangsa secara konsisten dan berkesinambungan dengan latar belakang pengetahuan sejarah yang memadahi. Bangsa uang besar adalah bangsa yang mau menghargai sejarah perjuangan bangsanya. Awasi dengan ketat guru-guru agama di sekolah yang begitu jahatnya telah menyusupkan faham sesat radikal agama ke anak bangsa.

Ketiga, benahi manajemen perguruan tinggi utamanya perguruan tinggi negeri, termasuk UGM, untuk fokus pada kegiatan akademik. Penggunaan fasilitas Negara di kampus-kampus oleh civitas akademika harus diutamakan untuk kegiatan akademik, bukan untuk kegiatan politik radikal agama yang ujung-ujungnya justru menggerogoti eksistensi NKRI.

Keempat, Awasi kegiatan-kegiatan di masjid, jangan sampai Masjid yang mustinya jadi tempat ibadah, justru malah jadi tempat menebar kebencian antar anak bangsa dan sarang penjahat Negara.

Kelima, negara secara riil harus memberdayakan Nahdhatul Ulama dan Muhammadiyah sebagai ormas Islam tengahan.

Keenam, secara Teknis, Presiden Jokowi terlebih dahulu harus mencopot Mendikbud dan Menristek Dikti, karena kedua orang ini jelas-jelas telah melakukan politik pembiaran. 


Terimakasih.


Yogyakarta, 2017-05-02

https://m.liputan6.com/amp/2940173/p...-surati-jokowi


Di medsos mulai ada cerita tentang kasus kebablasannya orang: ada yg cerita anaknya nggak boleh bermain dengan teman agama lain, ada yg anaknya diprotes nggak boleh jadi ketua osis karena beragama tertentu, ada yg ngga dapet kost kostan karena nggak lolos pertanyaan agama, ada yg anaknya nggak boleh masuk playgroup gara gara nggak boleh ama pemilik playgroup (isu agama).


Jangan jangan ntar dokter mo ngobatin ditanya agamanya apa.

Muammalah ke mana? emoticon-Bingung
Halaman 1 dari 2
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
surat yg sgt berani, ampe mengkritik mentri emoticon-Angel
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
ayo pa jokowi berindak donk
dah pada jengah nih liat bani bumi datar
Nah loh apa gue bilang kan. Ntar ada panasbung taik bawa ayat ayat suci emoticon-Leh Uga
Quote:


Universitas papan atas macam UGM, ITB, UI dll jangan ditanya bray soal kritik dan mengkritik.
Pasti to the point dan berisi karena dia punya latar belakang Riset dan punya otak.

Nggak asal-asal mengkritik kayak kaum onta bahlul. emoticon-Ngacir Tubrukan
Radikalitas di Universitas? Kayak pemaksaan onta di universitas gue donk, lebih penting koar-koar agama dibanding akhlak, kualitas individu dan kemjuan ilmu pengetahuan...
emoticon-Leh Uga
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
ahok yg radikAl dan pemujanya yg fanatik radikalis intoleran bar bar kalah telak dalam pilkada kok tetiba isu radikal secara radikal bermunculan ?

udah curang masih gagal eh ga terima...
pecundang....
ayo jok taggepin tuh suratnya emoticon-Leh Uga
bener pak, emang udah banyak!..
tapi masih banyak yg buta!
fyi pak bagas uda gapernah ngajar di teknik ugm lagi emoticon-linux2
Quote:


Quote:


Ngga ada yg ngomongin pilkada ahok, kenapa 2 orang*) ini tersesat ke sono?


*) moga2 orang emoticon-Bingung
Diubah oleh gr4mm4r.n4z1
dosen gagal mewek emoticon-Ngakak
Quote:


yg pasti semnjak reformasi 98 aliran2 radikal pd turun gunung ke kampus2..dimulai dr liqo ato mentoring dr partai suci..ane pernah ikutan jg soalnya. untung gak sampe kecuci otaknye, ane masih demen jln2...yg banyak jd fanatik tuh biasanya jurusan teknik2an n mipa.
Gak segampang itu ngawasin orang orang fanatik !!

Sejak reformasi namanya preman berkedok agama sudah lama dipelihara buat attack dog lawan politik

Sekarang kan yang melihara mereka kelompok dari oposisi pemerintah ( fadli zonk, orang orang pks, gerindra , prabowo dll )

Kalau mau melibas mereka ya harus berhadapan lawan fadli zonk, prabowo and the gang
Quote:


Teknik sama mipa gampang di cuci otak karena pengetahuan politik, sosial, sejarah, ekonomi dan geofrafi nya dangkal

Propaganda kelompok radikal kan berkutat di ekonomi, politik, sosial, sejarah , ekonomi dan ilmu ilmu yanf berhubungan dengan anak ips

Kalau anak sosial mau di cuci otak lebih sulit dari anak anak ipa karena mereka sudah tau



Tetiba tiba datang2 menuduh radikal,intoleransi,makar,anti pancasila,rasis,teroris,meminta hak ini hak itu mpe pingin d hormati n d puja puji menuntut ini itu hahhh....!!! Kok kayak gak tau sejarah perjuangan bangsa Indonesia emoticon-Bingung
Quote:


Ane tahunya sejarah versi kemerdekaan bahwa indonesia dibangun dalam bangunan pancasila, bhinneka, uud45, NKRI.
Karena kemerdekaan dari perjuangan segenap bangsa Indonesia, bukan suku ras agama tertentu


Bukan pemaksaan penyamaan ide penyamaan budaya adat istiadat penyamaan suku penyamaan agama.


Ada komen ttg komen ane di post #1
Diubah oleh gr4mm4r.n4z1
Quote:


Sekarang ini taktiknya seperti taktik penjajah Belanda yaitu memecah-belah dan kemudian menguasai...emoticon-Matabelo
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di