CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Jamanku Biyen (Horor,Cinta dan petualang)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58c642ba1ee5dfdd768b456e/jamanku-biyen-hororcinta-dan-petualang

Jamanku Biyen (Horor,Cinta dan petualang)

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 17 dari 166
Quote:


kenapa gan??
Quote:


Keren gan emoticon-Hammer2
Quote:


cerita orang kampung gan
Quote:


siap maspud, semoga kita semua sehat selalu, sehat jasmani dan rohani. Amiin. emoticon-Salam Kenal
Quote:


Menginspirasi Ane gan emoticon-Ngakak
Ane juga orang kampung kok gan emoticon-Malu
Quote:


makasih doanya omemoticon-Jempol
Update lagi gan....
seger" meluncur emoticon-Cendol Gan
cerita ente menarik gan, lanjutkan..
Quote:


Turunin ke ane om ilmunyaemoticon-Wowcantik
Quote:


Quote:


Quote:


mkasih cendolnya gan.
siap.
entar pasti saya update
Quote:


maaf gan, pm boleh dibalas. emoticon-Sorry
Putih,kejawen,hitam.

Pasti saketih nih ts nya,punya ilmu 3aliran.

Cek sempak mas. emoticon-Cendol (S)
Ijin baca emoticon-Big Grin
Quote:


Atau mungkinkah si petinggil itu Abinya agan kevin? Hehe

Quote:


Iya gan saketih, makanya ane ngantri jd muridnya emoticon-Ngakak

Part 9 : 9 Penjaga

saat usia ku 9 tahun, aku kedatangan 9 penjaga lagi, mereka dari gunung muria, dan semuanya memiliki kekuatan yg sama dengan ki wilis, dan ini aku mendapatkan 9 penjaga.. alhamdulillah.. keberuntungan berpihak kepadaku.
Wujud mereka adalah burung rajawali yg memakai mahkota di kepalanya, setiap dari mereka memiliki warna yg berbeda, dan aku memanggil mereka dengan sebutan sembilan penjaga.

awal kedatangan
saat itu nenek pergi ziarah ke gunung muria, beliau bertanya kepadaku mau minta oleh-oleh apa, saya hanya minta oleh-oleh sebuah doa dan sekiranya jika ada yang berjodoh dengan ku, aku minta dibawakan.

nenek berangkat ziarah pukul 5 pagi, setelah nenek berangkat, aku berlari keliling desa untuk berolahraga, setelah selesai berolahraga bersiap-siap berangkat sekolah.
aku berangkat sekolah bersama gank ku dulu, meski sekarang mereka adik kelasa ku aku tetep bermain dengan mereka saat pulang sekolah, rutinitas belajar di kelas agak membosankan, .tapi semenjak kelas 4 ini aku mulai rajin belajar dan nilai ku tidak terlalu buruk, alhasil aku bisa menduduki ranking 3 di kelas.

setelah pulang sekolah, aku hanya tidur dan bermalas2an sampai adzan ashar tiba, setelah adzan ashar aku datang ke rumah pak kyai untuk berlatih, Latihan kali ini adalah latihan pernafasan dan meditasi, agar tenaga dalam ku bertambah kuat.

Quote:


terasa ada yg mengganjal di hati setelah mendengar perkataan pak kyai tadi, kenapa? Karena aku tidak tau apa yg dimaksud pak kyai... lalu saya pulang kerumah untuk menjalankan sholat maghrib, lalu dilanjutkan mengaji di pondok pesantren.

saat sampai rumah setelah mengaji, hawa dan energi di rumah begitu besar, "ada apa ini?" gumanku dalam hati, saat memasuki rumah aku diberi tasbih oleh nenek ku, kata nenek ku tasbih ini diberikan oleh laki2 tua dan ia meminta tolong untuk diberikan padaku.

keanehan pun datang, setelah aku melakukan sholat sunnah, aku melanjutkan wiridan menggunakan tasbih yang diberikan nenek ku, saat aku sedang wiridan tiba2 tasbih ini bersinar dan muncul beberapa lelaki dengan pakaian jaman dulu, langsung saja nyi sari dan ki wilis datang dan bersiaga di depanku. aku langsung berdiri dan melangkah ke arah mereka.

Quote:


sejak saat itu teman penjagaku mulai bertambah dan badan ini terasa ringan sekali, aku pun merasakan energi ku semakin bertambah sejak kedatangan mereka, tak lupa aku juga mengenalkan mereka kepada kedua guru ku, yaitu pak ahmad dan pak kyai.

pelajaran dari pak kyai sudah mencapai amalan pedang, sedangkan dari pak ahmad sudah sampai ilmu coroko.

pagi pun datang, seperti biasa aku bersekolah dan melakukan kegiatan lainnya di sekolah, aku tak terlalu banyak mengenang waktu itu pelajaran apa dan bagaimana, makanya aku jarang menceritakannya di kelasku.

Jam pulang sekolah pun tiba, tetapi kali ini berbeda, kami adakan pertandingan sepak bola dengan desa sebelah, yahh seperti biasa, aku jadi penjaga gawang karena aku selalu dibantu penjagaku agar bola tidak lolos dari tanganku.
dan yaps hasil pertandingan 6-0 dimenangkan team kami, tetapi anak-anak dari desa sebelah tidak terima atas kemengan kami, mereka menganggap kami bermain curang, dan perkelahian pun tak dapat dihindarkan, aku maju depan kedua temanku untuk menenangakan mereka semua, tapi kenyataan pahit menimpaku, ada yang melempar batu tepat dikepalaku dari desa sebelah, untung aku sudah siap dari tadi, dan batu yang dilempar malah pecah dikepalau, tanpa basa-basi aku segera mengamalkan ajian pengunciku, ajian ini membuat lawan berdiam diri untuk waktu yang lama.

dan yap, anak2 dari desa sebelah tidak ada satu pun yang bergerak, segera aku kerah kan pukulan ke batu terdekat, dan batu yg sebesar kepala manusia pun berantakan, temen-temen sedesa ku tidak kaget dengan apa yang aku lakukan, karna mereka selalu melihat aku berlatih, tetapi bagi orang desa sebalah hal ini adalah ketakutan tersediri bagi mereka. Aku bilang "siapa yg mau kepalanya pecah berantakan seperti batu ini?!" mereka terdiam dan ada beberapa dari mereka yg menangis dan mengopol, kami akhirnus pulang dan aku lepaskan mereka dari ajianku.

sampai rumah aku melanjutkan dengan sholat ashar dan makan siang, lalu melanjutkan latihan dengan pak kyai, kali ini latihanku dibekali dengan beberapa jurus silat khas merpati putih.
Diubah oleh dulek999
Weeh MP emoticon-Big Grin
mantep masih kecil udah sakti, amalannya masih dipake gan sampe sekarang? kepo dikit boleh kan ya? 😁
wih keren dah di kasih mulustrasi emoticon-Belo
Mantep tuh ajian pengunci,kalo bisa mau belajar biar orang yang songong gabisa ngomong sementara waktu emoticon-Peace
Quote:


asal jangan disalah gunain aja gan, paham kan maksud kotor ane, emoticon-Ngakak
Halaman 17 dari 166
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di