rusuuh
TS
rusuuh
MUI Merasa Difitnah Soal Imlek
VIVA.co.id – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Saadi, membantah kabar yang beredar soal fatwa haram mengucapkan selamat hari raya Imlek kepada masyarakat Tionghoa. Termasuk menerima dan memberikan angpao Imlek.

"Berita tersebut adalah tidak benar, bohong dan mengandung unsur fitnah, kebencian serta adu domba antar umat beragama," ujar Zainut dalam keterangannya, Rabu, 25 Januari 2017.

Menurut Zainut, berita tersebut berpotensi menimbulkan kegaduhan, kesalahpahaman dan dapat memicu konflik antar elemen masyarakat yang dapat mengganggu harmoni kehidupan umat beragama di Indonesia.
Untuk itu, MUI meminta kepada aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas berita bohong (hoax) tersebut dan menuntut secara hukum pelakunya tanpa menunggu adanya pengaduan, karena hal ini adalah delik pidana umum.

"Kami juga minta kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk secepatnya menutup situs yang mengunggah berita tersebut agar beritanya tidak menyebar," tegas Zainut.

Ia pun juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh dan tidak ikut menyebarkan berita bohong tersebut demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah kehidupan masyarakat. (ase)

© VIVA.co.id

http://m.news.viva.co.id/news/read/875143-mui-merasa-difitnah-soal-imlek

0
10.3K
136
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan