CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
[CLEAN] CAGUB CAWAGUB
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57e8f3e8162ec2e9258b456e/clean-cagub-cawagub

[CLEAN] CAGUB CAWAGUB

Tampilkan isi Thread
Halaman 23 dari 24
Quote:


emoticon-cystg hati2 di seruduk nasbung gan
Quote:


Kagak bakalan lah gan, ane kan kagak nyari gara gara sama tim sebelah emoticon-Traveller
Quote:


iyah jelas, orang ambisius yang terlalu berlebihan kayak aer luber pasti punya maksud dan tujuan lain
untuk mencapai tujuan lain pasti ada sesuatu yang harus dilakuin.

nilai survey terhadap ahok yang tinggi aja masih membuat ahok ketakutan kalah di pilkada saat ini
jangan buta. ahok banyak menyerang lawan politiknya dari sebelum ajang pilkada dimulai yang membuktikan bahwa ahok takut kalah


note :
gua sangat mengakui dan menghargai bahwa ahok bagus kok gan. dari awal gua gak bilang ahok kerjanya jelek
dan gua sangat yakin diantara kedua calon yang lain pasti bisa lebih baik dan jauh lebih baik.


Quote:


Perlu lebih diperjelas ntod karena AHOK juga selalu diserang salah dikit langsung di liput media dsb emoticon-Ngakak
ane ikut dukung BTP gan emoticon-Big Grin
Hmmmmmm sy bukan warga jakarta, tp berita ttg ahok ini selalu menyita perhatian saya. Menarik, seperti plot cerita fiksi yang benar benar terjadi dunia nyata.
Diubah oleh blackeyedpeace
Ok lets start from this....

Saya baru saja selesai membaca sebuah novel klasik karangan Harper Lee ‘To kill a mockingbird’. Saya harus mengakui , seperti kebanyakan pembaca lainnya, bahwa ceritanya memang bagus, heroik dan gaya penceritaan dari Harper Lee sendiri yang sangat alami. Sehari setelah saya selesai membacanya, saya masih sampai pada tahap “kagum-mendewakan” tadi, sampai akhirnya saya teringat kepada cerita negeri ini yang ternyata tidak jauh beda, bahkan bisa dikatakan sangat mirip. Saking miripnya saya jadi tertarik memberinya judul “To kill an ahok-bird”. Dalam bukunya, Atticus Finch bergerak melawan mayoritas, melawan tetangga bahkan orang terdekatnya sekalipun (adik perempuan), membela seorang tertuduh kulit hitam , Tom Robinson. Bisa dibilang sama dengan tokoh cerita To Kill an Ahokbird, Ahok bergerak melawan mayoritas, terlepas apakah yang dilakukannya benar atau salah, bergerak mengikuti koridor yang dibuat nuraninya sendiri.

"The one thing that doesn’t abide by majority rule is a person’s conscience"

Layaknya Atticus Finch, satu kata yang mungkin paling melekat dengan sosok Ahok , dari kacamata subjektif saya, adalah ‘berani’. Saya tidak pernah tahu apa arti yang paling sesuai untuk kata tersebut dan saya juga tidak pernah punya cukup ketertarikan untuk mengeceknya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, tetapi Ahok dapat menggambarkannya dengan definisi yang presisi.

"I wanted you to see what real courage is, instead of getting the idea that courage is a man with a gun in his hand. It’s when you know you’re licked before you begin, but you begin anyway and see it through no matter what"

Saya merasa bergetar ketika di dalam bukunya, sang tokoh utama, Ahok berkata “Saya tidak pernah takut untuk tidak terpilih lagi, bagi saya itu hanya memberikan kesempatan kepada orang lain untuk bekerja lebih keras dari saya.” Ucapan tersebut menggetarkan saya bukan karena indahnya frasa tersebut, tetapi kesungguhan yang membara dibelakangnya. Ada satu bagian cerita To Kill a Mockingbird lagi yang mirip dengan cerita To Kill an Ahokbird, yaitu pada bagian Bob Ewell mengancam untuk membunuh Atticus Finch karena telah mempermalukannya di pengadilan tetapi Atticus Finch tetap tenang dan dengan nada natar berkata “Belum saatnya untuk khawatir”. Pada cerita To Kill an Ahokbird sendiri, kejadian tersebut  terjadi berkali-kali kepada tokoh utamanya, Ahok, bahkan pernytaan pembunuhan dilontarkan oleh seorang ulama besar yang punya pengikut fanatik garis keras yang lumayan banyak di depan umum. Berbicara dalam konteks probablitas dan statistik, Ahok sangat mungkin dibunuh kapan saja dengan cara apa saja. Tetapi nyatanya, Ahok tidak pernah memberikan reaksi yang berlebihan,  melapor ke polisi saja kelihatannya tidak.

"It’s never an insult to be called what somebody thinks is a bad name. It just shows you how poor that person is, it doesn’t hurt you"


Tetapi masih ada satu bagian yang paling menarik dari buku ini, yang menjadikannya sebagai karya sastra terkenal bahkan bisa dibilang terbaik di abad 20. Sebuah bagian yang mengantarkan pesan sekaligus ironi yang ternyata masih bertahan berpuluh-puluh tahun kemudian. Pada buku To Kill a Mockingbird, seorang kulit hitam, Tom Robinson, dituduh melakukan perkosaan terhadap seoarang wanita kulit putih. Tom Robinson pun akhirnya dibawa ke pengadilan untuk diadili. Tetapi apa yang disebut pengadilan saat itu, bukanlah pengadilan yang jelas mempunyai kata ‘adil’ di dalamnya. Tom Robinson tidak pernah sedikitpun dipandang mempunyai kemungkinan tidak bersalah, yang ada adalah dia berkulit hitam yang secara default tidak punya hati, tidak beragama, bengis, tidak beradab dan telah melecehkan jenis manusia yang berada diatas kodratinya, jenis manusia kulit putih. Tanpa basa-basi, Tom Robinson akhirnya dituduh bersalah, dipenjarakan dan akhirnya ditembak mati dengan tujuh belas lubang peluru di tubuhnya dengan alasan melarikan diri.

Tema cerita ini sendiri terinspirasi pada kejadian di sekitar tahun 1930an di Alabama, Amerika Serikat. Tetapi ternyata, tema tersebut diangkat kembali 80 tahun kemudian di Indonesia, melalui buku To Kill an Ahokbird. Menarik melihat kenyataan bahwa kejadian di dunia ini ternyata tidak berlalu secara linear melainkan sirkular. Saya sendiri selalu bingung, menggeleng-gelengkan kepala, layaknya Jem Finch, terhadap tokoh-tokoh antagonis di buku To Kill an Ahokbird ini. Sejak awal, mereka tidak pernah melihat Ahok melakukan sesuatu yang benar, yang ada hanyalah Ahok itu Cina, kafir, tidak punya nurani, menggusur orang-orang kecil dan miskin, dan telah melakukan penistaan terhadap agama yang paling benar dan berkuasa. Untuk itu, Ahok bukan saja bersalah, tetapi pantas dibunuh atau disalibkan sekalipun. Nurani mereka yang menjadi penunjuk sekaligus hakim akhirnya buta. Pikiran merekapun tertutup untuk melihat sesuatu dari bawah kulit Ahok sendiri.

"You never really understand a person until you consider things from his point of view… Until you climb inside of his skin and walk around in it"

Saya sendiri tidak pernah tertarik terhadap cerita dengan tema-tema politik. Itu sangat kotor, memuakkan dan membosankan. Tetapi, jika boleh meggunakan istilah ‘dosa’, saya akhirnya merasa berdosa untuk membiarkan Atticus Finch berjuang di jalannya sendiri walaupun sebenarnya tidak ada hal konkrit yang bisa saya lakukan. Merasa berdosa untuk melihat orang-orang mengepung, menembaki, melukai hingga membunuh seekor Mockingbird yang memberikan nyayian kebahagiaan. Merasa berdosa membiarkan orang-orang mengadili hanya karena beda warna kulit dan beda agama. Merasa berdosa untuk mengamini frasa “kejahatan dan ketidakadlilan terjadi bukan karena kurangnya orang bernurani baik, tetapi karena orang baik tersebut memilih diam dan membisukan suara nuraninya .”

"Mockingbirds don’t do one thing but make music for us to enjoy. They don’t eat up people’s gardens, don’t nest in corncribs, they don’t do one thing but sing their hearts out for us. That’s why it’s a sin to kill a mockingbird"

Catatan : semua quotes dalam tulisan ini diambil dari buku, To Kill a Mockingbird, Harper lee.

Diubah oleh blackeyedpeace
saya lebih prefer ke ahok djarot jika melihat dari visi misi dan jawaban yg diberikan ketika bertemu warga. tapi dengan adanya kasus ahok trjadi sebenernya itu batu sandungan yg paling berat. selama ini memang tabiat ahok yg ceplas ceplos menjadi bundler bagi dia. tapi selama ini msih aman. tp tentang kasus kali ini yg bisa bikin pilkada dki lebih berwarna saya sendiri melihat pilkada dki dalam 2 putaran dengan meninggalkan agus silvi dan ahok djarot sebagai pertarungan terakhir dengan angka golput 35 %
survey membuktikan.............................

[CLEAN] CAGUB CAWAGUB




yg pilih no.1 kemungkinan besar orang radikal seperti TS

yg berdiri di belakang no. 1 ialah FPI, FBR, lulung, ketua MUI (yg juga dulu petinggi demokrat), dan orang2 demokrat yg takut kasus korupsinya terbongkar

bagi saya no.1 ialah yg paling bahaya. dimana premanisme, radikalisme dan korupsi menyatu jadi satu

kenapa SB* ga pilih anak bungsunya? karena pernah disebutin oleh nazarudin dan anas terlibat korupsi, kalau anak bungsunya yang maju pasti diserang telak oleh lawan politiknya soal ini

kenapa anak sulung yg punya pengalaman politik 0 mendadak di suruh jadi cagub? karena anas juga pernah beberin keterlibatan sb* ..... posisi sb* sedang terancam, dan sb* juga diduga kuat ikut menggerakan massa 411 dgn majelis dzikir sby nurussalam (dimana sb* sebagai dewan pembina di sana dan anak bungsunya sebagai sekjen), babe jokowi udah tau lewat BIN, makanya jokowi tidak menemui sb* .... dan itulah sebabnya di awal2 kelihat sekali sb* panik dan baper

kaskuser mgkn udah mulai sedikit pintar dan bisa menciumnya, makanya no. 1 ada di posisi terakhir pilihan kaskuser

bila no. 1 Terpilih jadi gubernur dan apalagi terpilih lagi jadi presiden...maka menguntungkan pendukung2nya saat ini:
- fpi dan fbr dan lulung dapat byk duit lagi dari premanisme, pemerasan, parkir, sewa lahan ilegal dsb yg selama ini disikat oleh ahok
- sertifikasi MUI jatuh lagi ke tangan MUI
- koruptor2 demokrat lebih leluasa beraksi

intinya UUD = ujung ujungnya duit, masalah ahok sebenarnya hanya masalah kecil yang dijadikan sebagai momentum......padahal bukan itu akar masalahnya
Quote:


pantesan emoticon-Ngakak
Pilih yang sudah terbuktiemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Goblok aja kalo nggakemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
yg mengejutkan itu ketika ahok jadi tersangka eh menang 1 puteran doang emoticon-Ngakak emoticon-Leh Uga
sekali lagi survei membuktikan....

[CLEAN] CAGUB CAWAGUB

yg post foto itu ialah anti-ahok di fb yang punya hampir 5000 teman, ehh tapi di luar dugaan, mayoritas malah pilih no. 2 emoticon-Ngakak (S), saat saya printscreen foto ini sudah di komen oleh hampir 75.000 org, dan dalam pantau saya dalam bbrp hari ini, sktr 90% pilih ahok, sisanya no.1, no.2, dan tidak milih (atau jawaban ngaco)

sepertinya tersangka bakal menang dalam 1 putaran, makanya demo 212 ngotot tersangka harus di tangkap, karena YANG LAIN TIDAK PUNYA HARAPAN MENANG

FPI saat ini ngumpet di bawah nama agama dan ketiak MUI.....karena kalau si rizieq pakai nama FPI tentu mereka tidak bisa menggalang massa dalam jumlah besar
Krn 1 dan 3 kurang meyakinkan, dan 2 kena kasus, jadi ane golput sahaja
survei lain membuktikan.....

[CLEAN] CAGUB CAWAGUB

oleh iwan fals



demo 212 harus jalan karena calon lain tidak punya kesempatan untuk menang, makanya tuntutannya penjarakan ahok, bila tidak dituruti maka cari alasan lain:
- pemerintah berpihak pada ahok
- polisi melindungi ahok
- oleh karena itu umat islam harus perangi pemerintah dan polisi emoticon-Ngakak (S)

logika dari rizieq pasti seperti itu

emoticon-Ultah
[CLEAN] CAGUB CAWAGUB

hasil pantauan saya, polling di medsos2 selalu ahok Jauh lebih unggul


cagub lain sepertinya tidak ada harapan menang

maka cara salah satunya yang ditempuh ialah NGOTOT harus penjarakan ahok
Quote:



post cerdas ini emoticon-Big Grin

ahok emang titipan cukong supaya reklamasi lancar emoticon-Big Grin


no bully ya tak emoticon-Salam Kenal peace !!

Quote:


Mod Berwin, udah lama juga nih aku ga mampir & tanya jawab ama Mod ... hehehe emoticon-Malu (S)

Mod Berwin, angka 1 s/d 20 dalam Bahasa Rohingya di Negara Bagian Rakhine, perbatasan Myan Mar utara - Bangladesh, kenapa jauh lebih mirip dgn Bhasa Bangladesh dan Bhahasa Hindi (Indian) dibandingkan dgn MjenMa Bhasa (Bahasa Myan Mar)? emoticon-Smilie

Rumpun Indo-Arya:

[CLEAN] CAGUB CAWAGUB


Angka 0 s/d 20 dalam Bengali (Bahasa Bangladesh):
0 শুন্য shūn'ya
1 এক êk
2 দুই dui
3 তিন tin
4 চার car
5 পচ pãc
6 ছয় chhoe
7 সাত shat
8 আট
9 নয় noe
10 দশ dôsh

11 এগার êgarô
12 বার barô
13 তের terô
14 চোদ্দ coddô
15 পনের pônerô
16 ষোল sholô
17 সতের shôterô
18 আঠার aţharô
19 উনিশ unish
20 বিশ bish


Angka 1 s/d 20 dalam Rohingya:

1 ʔeikʰ˥ˀ
2 ðu˩
3 θĩn˩
4 sair̥˩
5 fañs
6 sou˧
7 haθ˥ˀ
8 ʔaʃʰ˩
9 tɔ˩ nɔ˩
10 ðouʃʰ˩

11 ʔɛ˩ ɡa˩ rɔ˩ (egaro)
12 ba˩ rɔ˧
13 teró
14 sə˩ dɔ˧
15 fũn˩ də˩ rɔ˧ (fundóro)
16 ʃu˥ˀ lɔ̥˧
17 ha˥ˀ θə˩ rɔ˧
18 añçáro
19 ʔũn˩ nɔʃʰ˧
20 biʃʰ˧


[CLEAN] CAGUB CAWAGUB


Angka 0 s/d 20 dalam Hindi
0 शून्य śūnya
1 एक ēk
2 दो
3 तीन tīn
4 चार cār
5 पच pān̄c
6 छः chah
7 सात sāt
8 आठ āṭh
9 नौ nau
10 दस das

11 ग्यारह gyārah
12 बारह bārah
13 तेरह tērah
14 चौदह caudah
15 पंद्रह pandrah
16 सोलह sōlah
17 सत्रह satrah
18 अठारह aṭhārah
19 उन्नीस unnīs
20 बीस bīs



Kontras dengan bahasa Myan Mar / Birma berikut:


Rumpun Burma (Tibeto-Burman):

[CLEAN] CAGUB CAWAGUB


Angka 0 s/d 20 dalam Burma (Bahasa Myan Mar):

0
thoun-nya သုည

1
tiʔ (tac) တစ်

2
n̥iʔ (hnac) နှစ်

3
θóuɴ (sum) သး

4
lé (lei)

5
ŋá / nga (ngaemoticon-Smilie

6
tɕʰauʔ (hkaruk) ခာက်

7
kʰùɴ n̥iʔ (hku. hnac) ခုနှစ်

8
ʃiʔ (hrac) ရှစ်

9
kóe (kuiemoticon-Smilie ကး

10 ၁၀
sʰɛ̀ (chai) ဆယ်

11 ၁၁
sʰɛ̀-tiʔ ဆယတစ်

12 ၁၂
sʰɛ̀-n̥iʔ ဆယနှစ်

13 ၁၃
sʰɛ̀-θóuɴ ဆယသး

14 ၁၄
sʰɛ̀-lé ဆယလ

15 ၁၅
sʰɛ̀-ŋá ဆယင

16 ၁၆
sʰɛ̀-tɕʰauʔ ဆယခာက်

17 ၁၇
sʰɛ̀-kʰùɴ ဆယခုနှစ်

18 ၁၈
sʰɛ̀-ʃiʔ ဆယရှစ်

19 ၁၉
sʰɛ̀-kóe ဆယကး

20 ၂၀
hna-sʰɛ̀ နှစ်ဆယ်



Kenapa ini bisa terjadi?

Kenapa rumpun Bahasa Rohingya lebih kepada rumpun "Indo-Arya" macam Hindi, Bangladesh, dan Sri Lanka?
Kontras dibanding ama Bahasa Burma / Myan Mar yg rumpun "Tibeto-Birma"?

Tapi koq banyak penduduk pribumi India Timur Laut & Bangladesh Timur (Chittagong) - perbatasan Birma Barat yg secara fisik (rumpun genetika) dan linguistik (rumpun bahasa) lebih dekat ke Birma / Myan Mar dan Asia Tenggara lainnya macam Thai, Mon-Khmer, Aslian dsb dibandingkan ama bangsa2 Indo-Arya macam India, Sri Lanka, dan Bangladesh? emoticon-Smilie
Quote:


putusan hukum berdasarkan penilain publik? emoticon-Ngakak

ga perlu ada hakim, jaksa, pengacara, polisi, cukup pajang nama tersangka, bersalah ato kagak liat poling di medsos, jadi ketetapan dan kebenaran hukum emoticon-Ngakak

ingat jasmev, mustahil hari ini tuh orang ga make cara yg sama kek pilkada sebelumnya, syangnya publik dah mulai cerdas buat mikir, jadi ga gampang terbawa penggiringan opini oleh media, apalagi sosmed terlebih konyol kek gini, emoticon-Ngakak

woalah tak
Quote:


ya elah....kita lihat saja....di jamin doi diputuskan tidak bersalah, dan justru publik semakin pintar dapat menilai demo2 itu penuh kepentingan, apalagi demo 212 yg akan datang

lagi panas2nya soal politik, penistaan agama......saya bingung kenapa di dc tidak ada thread itu

coba situ jelaskan salahnya dia di mana?
- dari segi bahasa
- dari segi agama
- dari segi hukum

anyway.....bbrp orang dan ulama ngogot awliya yang di maksud dalam almaidah 51 ialah pemimpin, padahal artinya bukan itu

Walī (Arabic ولي , plural Awliyā أولياء), is an Arabic word, its lexical meaning being “supporter”, “guardian” or “protector”. T

kalau di Quran bahasa inggris mereka pakai kata ALLY, dan ALLY jelas artinya sekutu emoticon-Ngakak (S)

lagi pula bila ngotot Awliya ialah pemimpin, kenapa cuma disinggung saat pilkada aja? kenapa tidak sekalian JANGAN KERJa PADA NON MUSLIM? itukan pemimpin emoticon-Ngakak (S)

makanya ini menjadi multi-tafsir, bahkan sebagian ulama tidak setuju dengan tafsir awliya = pemimpin, makanya ente bisa lihat sendiri kan....umat muslim skrg di indo seperti terpecah 2 karena ada yang bilang ahok salah, ada yang bilang ahok tidak salah

==================================================================

soal bahasa di SD juga sudah diajarkan S-P-O-K (subjek - predikat - objek - keterangan)


Bapak-ibu (Objek) dibohongi (predikat) Alquran (subjek) --> artinya akan sama dengan --> Alquran membohongi bapak-ibu

Bapak-ibu (Objek) dibohongi (predikat) Pakai Alquran (keterangan) ---> artinya akan sama dengan --> xxxx membohongi bapak-ibu pakai Alquran

sudah paham bedanya dari segi bahasa?

tanpa kata pakai, Alquran menjadi subjek, tapi dengan kata pakai, menjadi KETERANGAN, inilah salah satu alasan kuat buni yani ditahan, apalagi ditambah bbrp kalimat provokasinya yg menggiring opini publik

================================================================

trus kata MUI juga ngaco, ahok ada sebut dikalimat sebelumnya, jangan dibohongi ORANG

dan ORANG yg disebut ahok langsung disebut MUI itu = ulama, logika dari mana itu?



=================================================================

trus ada yang bilang mau ada kata "pakai" ataupun tidak sudah tentu menistakan agama juga, karena menyatakan Almaidah 51 sebagai alat kebohongan


gatot brajamusti pakai kitab dan ayat untuk menipu, seks dsb.....apa ayat dan kitab = alat menipu? alat utk mendapatkan seks?

dimas kanjeng pakai kitab dan ayat untuk menipu.....apa ayat dan kitab = alat menipu?


kitab kek, ayat kek itu hanyalah objek, bisa dipakai untuk banyak hal, dipakai untuk membunuh bisa, dipakai untuk memukul orang bisa, dipakai untuk bungkus cabe bisa, dipakai untuk menyadarkan orang bisa dsb tergantung subjeknya mau pakai itu untuk apa


================================================================

org kalau otaknya sudah penuh kebencian, logika dan nalar jadi tumpul

coba saya mau uji ente tumpul atau tidak emoticon-Ngakak (S)
Halaman 23 dari 24


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di