alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Debate Club /
[HOLY] Anda Bertanya, Muslim Menjawab - Part 39
3.5 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57fba319de2cf2bb488b4568/holy-anda-bertanya-muslim-menjawab---part-39

[HOLY] Anda Bertanya, Muslim Menjawab

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 226 dari 503
Quote:


Mereka ini lah yang sebenar nya menistakan agama emoticon-shakehand
Quote:


Tukang gembala ternaknye yg sangat berperan kang. Mereka yg mengkonsumsi paham radikal ini udah punye mindset kek "kal an'aam bal hum adhall". Mereka punye mata tp kaga digunakan utk ngelihat, punye telinga kaga dipake utk denger, punye qalbu kaga dipake utk memahami.
Ibaratnye, jika ente bisa menyulap HabibRizieq mjd Aa' Gym, maka seluruh anggota FPI akan berubah kek santri Darut Tauhid.
Jika ente bisa memformat ulang HabibRizieq n menginstall sopwer Arifin Ilham, maka seluruh anggota FPI akan berubah menjadi tukang dzikir.
Jika ente ngerubah HabibRizieq mjd Basalamah ato Buya Yahya, maka seluruh anggota FPI akan berubah mjd kek si mol.. emoticon-Cape d... (S)
...etc.

So, jika para sales terorisme bisa diformat ulang n dibina menjadi pelopor cinta damai, maka kroco-kroco yg sekedar mengkonsumsi paham radikal tsb juga akan ikutan berubah mjd pecinta kedamaian.
Diubah oleh javafutura
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Yang sabar bang kacung.

Umat Islam di Indonesia udah lama dicekoki info-info tendesius yang berlebihan porsinya, termasuk hoax-hoax yang memancing amarah, di mana mereka dikondisikan dan disetir emosinya untuk merasa menjadi korban dari "konspirasi-konspirasi" yang melawan agama mereka.

Delusi + victim mentality, membuat orang bisa kehilangan empati. Ane aja mesti jauh dari indonesia dan melihat-lihat dunia dulu baru bisa sadar kalo informasi yang dicekoki ke umat Islam di Indonesia itu sangat tendensius dan tidak berimbang.

Tugas kita untuk memberikan informasi berimbang dan semoga dengan makin terbukanya negara kita terhadap informasi dari seluruh dunia maka delusi dan victim mentality ini bisa terkikis.

Quote:


Quote:


[HOLY] Anda Bertanya, Muslim Menjawab - Part 39
Quote:


Memancing di air keruh enak kang javvv bisa dapet lele buat lauk nasi bungkus... Hiks hiks...

Quote:


emoticon-Ngakak ada apa dengan mol?
Quote:


Bisa saja, tp juga kaga menutup kemungkinan yg ente dapat adalah sandal jepit ato malah seonggok emoticon-Tai
Quote:


Ini lg bocah atu...husss sana minggirrr...ane mau dakwah...


“Apa, di dalam kerajaanku sendiri ada pengikut Musa?” Teriak Fir’aun dengan amarah yang membara setelah mendengar cerita putrinya perihal keimanan Siti Masyitoh. Hal ini bermula ketika suatu hari Siti Masyitoh sedang menyisir rambut putri Fir’aun, tiba-tiba sisir itu terjatuh, seketika Siti Masyitoh mengucap Astagfirullah. Sehingga terbongkarlah keimanan Siti Masyitoh yang selama ini disembunyikannya.

“Baru saja aku menerima laporan dari Hamman, mentriku, bahwa pengikut Musa terus bertambah setiap hari. Kini pelayanku sendiri ada yang berani memeluk agama yang dibawa Musa. Kurang ajar si Masyitoh itu,” umpat Fir’aun.
“Panggil Masyitoh kemari,” perintah Fir’aun pada pengawalnya. Masyitoh datang menghadap Fir’aun dengan tenang. Tidak ada secuil pun perasaan takut di hatinya. Ia yakin Allah senantiasa menyertainya.
“Masyitoh, apakah benar kamu telah memeluk agama yang dibawa Musa?”. Tanya Fir’aun pada Masyitoh dengan amarah yang semakin meledak.
“Benar,” jawab Masyitoh mantap.
“Kamu tahu akibatnya? Kamu sekeluarga akan saya bunuh,” bentak Fir’aun, telunjuknya mengarah pada Siti Masyitoh.
“Saya memutuskan untuk memeluk agama Allah, maka saya telah siap pula menanggung segala akibatnya.”
“Masyitoh, apa kamu sudah gila! Kamu tidak sayang dengan nyawamu, suamimu, dan anak-anakmu.”
“Lebih baik mati daripada hidup dalam kemusyrikan.”
Melihat sikap Masyitoh yang tetap teguh memegang keimanannya, Fir’aun memerintahkan kepada para pengawalnya agar menghadapkan semua keluarga Masyitoh kepadanya.
“Siapkan sebuah belanga besar, isi dengan air, dan masak hingga mendidih,” perintah Fir’aun lagi.
Ketika semua keluarga Siti Masyitoh telah berkumpul, Fir’aun memulai pengadilannya.
“Masyitoh, kamu lihat belanga besar di depanmu itu. Kamu dan keluargamu akan saya rebus. Saya berikan kesempatan sekali lagi, tinggalkan agama yang dibawa Musa dan kembalilah untuk menyembahku. Kalaulah kamu tidak sayang dengan nyawamu, paling tidak fikirkanlah keselamatan bayimu itu. Apakah kamu tidak kasihan padanya.”

Mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Fir’aun, Siti Masyitoh sempat bimbang. Tidak ada yang dikhawatirkannya dengan dirinya, suami, dan anak-anaknya yang lain, selain anak bungsunya yang masih bayi. Naluri keibuannnya muncul. Ditatapnya bayi mungil dalam gendongannya. “Yakinlah Masyitoh, Allah pasti menyertaimu.” Sisi batinnya yang lain mengucap.
Ketika itu, terjadilah suatu keajaiban. Bayi yang masih menyusu itu berbicara kepada ibunya, “Ibu, janganlah engkau bimbang. Yakinlah dengan janji Allah.” Melihat bayinya dapat berkata-kata dengan fasih, menjadi teguhlah iman Siti Masyitoh. Ia yakin hal ini merupakan tanda bahwa Allah tidak meninggalkannya.

Allah pun membuktikan janji-Nya pada hamba-hamba-Nya yang memegang teguh (istiqamah) keimanannya. Ketika Siti Masyitoh dan keluarganya dilemparkan satu persatu pada belanga itu, Allah telah terlebih dahulu mencabut nyawa mereka, sehingga tidak merasakan panasnya air dalam belanga itu.
Demikianlah kisah seorang wanita shalihah bernama Siti Masyitoh, yang tetap teguh memegang keimanannya walaupun dihadapkan pada bahaya yang akan merenggut nyawanya dan keluarganya.

Ketika Nabi Muhammad Saw. isra dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, beliau mencium aroma wangi yang berasal dari sebuah kuburan. “Kuburan siapa itu, Jibril?” tanya baginda Nabi.
“Itu adalah kuburan seorang wanita shalihah yang bernama Siti Masyitoh,” jawab Jibril.


Berdasarkan kisah diatas...

Apakah kisah ini ad dalam Quran...??
Apakah kisah ini rekayasa ???
Apakah kisah ini ad di riwayat israiliyat ??
Apakah kisah ini ad di hadist ???
Apakah kisah ini dapat dipakai untuk tauladan yang baik ???

Quote:


jelas2 diayatnya ada tulisan "menyembah". kok ente malah artikan terlalu percaya... enak banget bisa ngartikan sesuka hati...


Quote:


Pesan moral yang saya tangkap,
jangan lah kita meniru firaun dan memaksakan keyakinan kita kepada orang lain,
apalagi pakai kekerasan emoticon-Shutup
Quote:


Huekkk huekkk.. Nanya kang jav bagaimana dengan hadist ini biar ga OOT


“Kalian akan shulh (mengadakan perjanjian damai, gencatan senjata) dengan Bangsa Romawi dengan perjanjian aman. Kemudian kalian dan mereka (Romawi) akan memerangi musuh di belakang kalian. Kalian akan dimenangkan Allah, dan meraih ghanimah dengan selamat. Setelah itu kalian (dan Romawi) berkumpul di Marj Dzi Tullul (sebuah dataran tinggi). Lantas seorang Salibis Romawi mengangkat salib sambil berteriak: “Hidup Salib!” Seorang mukmin kemudian marah dan mematahkan salib tersebut. Kemudian Romawi marah dan mengkhianati perjanjian, dan kaum muslimin bersatu melawan mereka. Saat itulah terjadi Al Malhamah Al Kubra.” [HR. Abu Dawud, 4292]

Dan periode keenam adalah perdamaian antara kalian (kaum muslimin) dengan Bani Ashfar (yaitu Romawi atau Eropa). Kemudian mereka akan berjalan (memerangi kalian) di atas 80 ghayah.” Aku (perawi hadits) bertanya: “Apa itu ghayah?” Beliau menjawab: “Yaitu bendera. Masing-masing bendera membawahi 12.000 pasukan. Perkemahan kaum muslimin ketika itu adalah di sebuah tempat yang bernama Ghuthah di kota yang bernama Damasykus.” [HR. Ahmad: 22860. Syaikh Syu’aib Al-Arna’uth dalam Tahqiq Musnad Ahmad berkata: “Isnadnya shahih menurut kriteria Muslim.”]

Tidak akan terjadi kiamat sehingga bangsa Romawi sampai di A’maq atau Dabiq. Kedatangan mereka dihadapi oleh sebuah pasukan yang keluar dari kota Madinah yang merupakan penduduk bumi yang terbaik pada masa itu. Pada saat mereka telah berbaris, bangsa Romawi menggertak : “Biarkan kami masuk untuk membuat perhitungan dengan orang-orang kami yang kalian tawan!” Mendengar gertakan tersebut, kaum muslimin menjawab : “Demi Allah, kami tak akan membiarkan kalian mengusik saudara-saudara kami!” Maka terjadilah peperangan antara kedua pasukan. Sepertiga pasukan Islam akan melarikan diri, maka Allah tidak akan mengampuni mereka selama-lamanya. Sepertiga pasukan Islam akan terbunuh, merekalah sebaik-baik syuhada. Sepertiga yang lainnya akan memperoleh kemenangan dan tidak akan terkena fitnah sedikitpun selamanya. Kemudian mereka menaklukan kota Konstantinopel. Ketika mereka tengah membagi-bagi harta rampasan perang dan telah menggantungkan pedang-pedang mereka pada pohon Zaitun, mendadak suara teriakan setan, “Sesungguhnya Al Masih Ad Dajjal telah menguasai keluarga kalian!”
Mereka pun bergegas pulang, namun ternyata berita itu bohong. Tatkala mereka telah sampai di Syam, barulah Dajjal muncul. Ketika mereka tengah mempersiapkan diri untuk berperang dan merapikan barisan, tiba-tiba datang waktu shalat. Pada saat itulah Nabi Isa bin Maryam turun. Ia memimpin mereka. Begitu melihat Nabi Isa, musuh Allah si Dajjal pun meleleh bagaikan garam yang mencair. Sekiranya ia membiarkannya, sudah tentu musuh Allah itu akan hancur leleh. Namun Allah membunuhnya melalui perantara Nabi Isa, sehingga beliau menunjukkan kepada kaum muslimin darah musuh Allah yang masih segar menempel di ujung tombaknya. [HR. Muslim 2897]

Menurut kisah hadist ini apakah kang jav percaya ???

Bagaimana menurut kang jav umat ini kedepannya apa sudah di prediksi dalam Quran.??
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Quote:


Waduhhh... Kayanya bau2 kasus repost nihhh...bom melayang takbirrr...!!!
Quote:


siapa juga yg lg bahas orang2 yg nyembah alim ulama ?

lagian sejak kapan yg namanya menyekutukan tuhan itu harus berupa menyembah ?

klo baca quran aja malas...ya percuma aja...emoticon-Big Grin
Quote:


Namanya juga kisah disesuaikan sama umatnya yang denger..kalau dakwah di jawa barat ya pake Gusti nu Ageung...
Quote:


Itu yg saya khawatirkan,
mereka kena brainwashed,
kalo di cuci jadi pecinta damai kaya kata bang jav sih bagus banget,
tapi kalo di cuci jadi radikal....

Sekarang kondisi mereka lagi panas panas nya,
sama sekali gak boleh di colek,
tunggu adem kali ya, abis pilkada emoticon-Hammer
Quote:


Hadits-hadits berkaitan dengan eskatologi kek gini, syarat dengan bahasa simbolik. Jika memang riwayat tsb benar berasal dari ucapan Nabi Muhammad, maka kaga bisa kita telan mentah2 secara tekstual, ente butuh decoder untuk menterjemahkan informasi tsb.

Similar kek kabar tentang Dajjal yg mengendarai keledai terbang yg mana telinga keledai tsb membentang ke kanan n kiri, n kecepatan terbangnye bagaikan awan ditiup angin. Kalo ente nungguin ada keledai bersayap kek burung, ampe kiamat juga kaga bakalan nongol kecuali di felem disney. Tp kalo ente memahami sbg bahasa simbolik, maka keledai bersayap itu udah ada, udah biasa kita tumpangi... keledainye ada yg bernama Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Emirates Airlines, Cathay Pacific, etc.

Begitu pula dg kabar hadits yg ente quot di atas, kaga selayaknya utk kita telan mentah2 secara tekstual.
Diubah oleh javafutura
Quote:


Croott! emoticon-Hammer
emoticon-Wakaka
Quote:


jadi menyekutukan tuhan berupa apa donk? yg terkait MUI ini...
Halaman 226 dari 503
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di