CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pasukan Berani Mati: Bakal Ada Pertumpahan Darah Bila Ahok Tak Dihukum
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57fc5535947868c13b8b456a/pasukan-berani-mati-bakal-ada-pertumpahan-darah-bila-ahok-tak-dihukum

Pasukan Berani Mati: Bakal Ada Pertumpahan Darah Bila Ahok Tak Dihukum

Pasukan Berani Mati: Bakal Ada Pertumpahan Darah Bila Ahok Tak Dihukum

RMOL. Sejumlah ormas Islam menggelar deklarasi 'Pasukan Berani Mati Front Pemuda Islam Indonesia Adili Ahok Penista Alquran', di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jalan Proklamasi No. 51, Jakarta Pusat, Senin (10/10).

Mereka menuntut MUI melakukan teguran keras kepada gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok karena dinilai telah menghina Alquran.

"Kami menjunjung negara kita sebagai negara hukum dimana hukum merupakan panglima. Tapi MUI harus mengeluarkan fatwa supaya hal ini tiak terulang," kata Koordinator Pusat Pasukan Berani Mati, Gusrin Lessy, saat menemui perwakilan MUI.

Gusrin menegaskan, pihaknya menghargai ke-bhineka-an yang ada di Indonesia. Dia juga mengaku menghargai proses hukum yang ada di Indonesia.

Namun, dirinya menegaskan, bila negara tidak hadir dalam hal penistaan Alquran ini, maka pihaknya siap menumpahkan darah demi kebenaran.

"Ketika hukum di Indonesia tak bisa ditegakkan, maka darah kami akan kami tumpahkan," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Gerakan Penyelamat Jakarta Muhammad Taher Mahmud mengaku sedih atas apa yang dilakukan oleh Ahok. Menurutnya, dalam hal ini, yang dihina Ahok adalah Tuhan.

"Kami juga sudah laporkan ke Bareskrim Polri supaya dituntut dan diseret ke pengadilan," ujarnya.

Dia juga meminta, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo tidak mengintervensi kasus ini untuk membela Ahok.

"Saya minta Presiden Jokowi dan Ibu Mega tidak ikut campur masalah ini. Kita tak pernah mengganggu agama lain, jadi jangan kita," tukasnya.

RMOL

emoticon-Wow

Pasukan berani mati sudah mulai beraksi

emoticon-Wakaka
Halaman 1 dari 24
wah bakal ada anggota pasukan berani mati yg pecah perjaka nih sampe netes darah emoticon-Wkwkwk
Dua Ribu Pasukan Berani Mati Siap Adili Ahok

Pasukan Berani Mati: Bakal Ada Pertumpahan Darah Bila Ahok Tak Dihukum

JAKARTA | duta.co – Sekitar Dua Ribu orang pasukan berani mati dari berbagai ormas kepemudaan besok rencananya akan mengepung Balaikota DKI Jakarta untuk meminta pertanggungjawaban dan mengadili Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok.

“Kami sudah menyiapkan Dua Ribu pasukan berani mati dari berbagai daerah dan kemungkinan akan terus bertambah,” ujar Kordinator pasukan berani mati dari fron pemuda Islam Gusrin Lessy kepada Duta saat menggruduk kantor MUI Pusat di Jakarta, Senin (10/10).

Diketahui, sebagian umat Islam marah dan panas lantaran muncul pernyataan Ahok yang sengaja mengutip ayat al Qur’an surat Al maidah ayat 51 pada saat kunjungan di kepulauan seribu. Ahok dinilai telah mempermainkan ayat al Qur’an dan melukai umat Islam.

Dikatakan Gusrin, bahwa pernyataan Ahok tidak bisa di terima oleh umat Islam, karena telah menciderai dan mempermainkan ayat al Qur’an. “Kami tidak terima dan kami meminta Ahok harus di adili,” tegasnya

Setelah mengadukan ke MUI pusat, rencananya besok, pasukan berani mati akan mengepung balaikota DKI Jakarta dan meminta Ahok untuk bertanggungjawab sekaligus mengadili Ahok. “Kalau sampai besok, pemerintah ataupun MUI tidak ada keputusannya, maka kami akan turun tangan untuk mengadili Ahok, agama Allah yang menghakimi,” tegas Gusrin sambil berteriak Allahu akbar...

Dalam audiensi dengan MUI, kelompok berani mati yang terdiri dari para Pelajar Islam Indonesia, Front Pemuda Islam, Andvokat muslim, dan FPI kota tangerang mengadukan dan meminta MUI untuk tegas dengan mengeluarkan fatwa sesat.


Sementara itu, MUI pusat yang diwakili Amirsyah Tambunan mengatakan, bahwa MUI pusat dalam masalah ini masih akan mengakaji dan melaporkan kepada pihak berwajib untuk masalah hukum. “Jadi, keputusannya besok kami akan rapat para pimpinan untuk membahas masalah ini, tapi kalau untuk masalah hukum tetap kami serahkan kepada kepolisian,” ungkapnya

Amirsyah meminta kepada masyarakat khususnya kepada fron pemuda Islam untuk tidak gegabah dan main hakim sendiri. “Kami mohon sabar, jangan main hukum sendiri, serahkan semuanya kepada petugas,” pungkasnya.

The Ambassador

emoticon-Wow
Quote:


cuci muka dulu tong
Pasukan Berani Mati: Bakal Ada Pertumpahan Darah Bila Ahok Tak Dihukum
Baru ngerti satu ayat aja kayak udah ngerti seluruh alquran. Cuihhh
Paling darah dia yg netes klo berani bikin rusuh di Ibukota emangnya aparat keamanan balalan diam diam saja?
preman berbaju agama sedang meneror warga masyarakat ..... emoticon-Takut

Lha koq Ahok to... lhawong Jokowi aja masih kurang islam ... masih pada ingetkan..??emoticon-Entahlah
Bacot doang.. Nafsu besar tenaga kurang.
Quote:


Setelah Jakarta jangan lupa ke Banten bray pasukan berani matinya emoticon-Wow

Beragama Non-Islam, Ulama Tolak Ajudan Jokowi Jadi Kapolda Banten

Pasukan Berani Mati: Bakal Ada Pertumpahan Darah Bila Ahok Tak Dihukum

Serang, Progresnews.com – Elemen Masyarakat dari kalangan Ulama menolak ditunjuknya ajudan Presiden Joko Widodo, Kombes Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolda Banten menggantikan Brigjen Pol Ahmad Dofiri.

Penolakan yang dilakukan lantaran calon Kapolda baru itu, beragama non Islam, yang dinilai oleh sejumlah kalangan tidak akan mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat Banten yang kental akan nuansas Islamnya.

Dalam waktu dekat, para ulama akan menemui Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, untuk audeinsi. Mereka akan mendatangi Mabes Polri dengan membawa tanda tangan Ulama Banten sekitar 400 tanda tangan.

“Ya betul, ada ajakan dari beberapa ulama Banten untuk menemui Kapolri di Mabes Polri, Senin pagi ini, terkait pergantian kapolda,” kata Sekretaris Majelis MUI Kota Serang Amas Tadjudin dikutip dari Banten Headline, Senin (10/10).

Ketua Umum Dzurriyat Kesulthanan Banten, Tubagus Imamudin menilai penunjukkan Kapolda Banten yang sebelumnya menjabat ajudan Presiden RI Joko Widodo, tidak sesuai semangat Provinsi Banten.

"Sebagai tanah 'Para Wali', Kapolda Banten sejatinya harus dekat dengan para ulama dan para tokoh. Kami khawatir dengan latar belakang Kombes Pol Listyo Sigit Prabowo, tidak mampu mengurai dinamika keadaan masyarakat Banten yang islami yang juga terkenal dengan tanah 'Para Ulama' dan Jawara," kata Imamudin, seperti dikutip Newsmedia, Senin (01/10)

Ketua Pemangku Adat Kesultanan Banten, Tubagus Abbas Wasee juga menyatakan sikap atas pergantian Kapolda Banten. Menurut dia, setiap pemimpin di Banten harus memiliki ruh yang sama dengan tradisi yang ada.

"Banten akan kehilangan ruh suasana yang Islami jika pemimpinnya tidak mengenal detail suasana di Provinsi Banten. Kami khawatir ini akan hilang, jika Banten tidak dipahami sebagai daerah istimewa dalam hal keislaman, sejarah dan budaya," ujarnya.

Abbas berharap Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang pernah tugas di wilayah Banten, dapat memahami keinginan dan budaya masyarakat Banten.

"Kami yang ada di Banten menginginkan supaya tercipta suasana harmonis. Kami meminta kepada kapolri untuk membuat pertimbangan dan meninjau kembali agar kami di Banten tidak menimbulkan kecurigaan keputusan dari pusat untuk di Provinsi Banten," tuturnya.

Kekecewaan juga datang dari Budayawan Banten, Tubagus Saptani. Ia mendukung penolakan kehadiran Kapolda baru di Banten.

"Kami rasa Kapolri sekarang sudah mulai lupa akan sejarah dan budaya di Banten, yang berbeda dengan provinsi lainnya. Banten memang terkenal dengan budaya toleransinya, tapi belakangan ini kami mulai resah dan terganggu. Karena kami menilai ada pihak yang ingin membawa suasana memanas di Jakarta untuk kemudian meletup juga di Banten. Apalagi dalam waktu dekat di Banten menghadapi pemilihan gubernur dan wakil gubernur," ujarnya.

Saptani menduga ada upaya-upaya lain yang dilakukan pemerintah pusat terhadap Banten. "Seperti ada upaya untuk mempersiapkan pasang orang terdekat demi mengamankan kepentingan pribadi," ucapnya. (Red)

Progres nyus

emoticon-Wakaka
yakin 2000 pasukanemoticon-Big Grin
gue langsung ke TKP klo emg jadi pertumpahan darahnyaemoticon-Wowcantik
Siap-siap ngelanggar hamburger
UN turun tangan
Indonesia civil war

Timur tengah part 2
Bualan besar! emoticon-DP

Omong kosong! emoticon-DP
china udah maju sampai luar angkasa
indonesia masih berkutat ribut sara
muka muka suram pengangguran semua emoticon-Big Grin
Diubah oleh sapisapigila
Ditunggu besok gan,
Semoga ga kaya yg sdh2
Sialan, ane malah baca PENISta nya doang. Kok mencolok banget lima huruf pertama

emoticon-Wakaka
wih udah 2000 perasaan kemarin baru 145 yg daftar.
Quote:


ngaku ga peernah ngeganggu emoticon-Betty emoticon-Betty

apa kabar tuh yang ga bisa beribadah ??
yang di banten berani pasang badan juga ga?
gua penasaran bakalan jadi ga, entar ada yang bales "DEUS VULT!" malah mewek puter balik lagi.
buktiin lah bacotnya.
Pasukan Berani Mati: Bakal Ada Pertumpahan Darah Bila Ahok Tak Dihukum

emoticon-Malu
Diubah oleh boniecamel2
Halaman 1 dari 24


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di