- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
BREAKING NEWS: Korban Mutilasi OKU Timur Anggota DPRD Lampung Bernama M Panshor


TS
Ramma64
BREAKING NEWS: Korban Mutilasi OKU Timur Anggota DPRD Lampung Bernama M Panshor
Quote:

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus penemuan potongan tubuh manusia korban mutilasi yang ditemukan di OKU Timur akhirnya terkuak.
Usai menerima hasil tes DNA dari Mabes Polri, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Djoko Prastowo menegaskan bahwa potongan tubuh yang ditemukan tersebut positif anggota DPRD Lampung atas nama M Panshor Bin Abdullah Bakrie.
"Memang semula cukup sulit untuk mencocokkan jenazah, namun dengan menggunakan metode kedokteran DNA, dipastikan bahwa potongan tubuh itu atas nama M Panshor," ujar Kapolda usai menggelar pres conference di Gedung Catur Sakti Mapolda Sumsel, Senin (30/5/2016).
Terkuakknya penemuan anggota tubuh itu, setelah pihak Mapolda Sumsel mencocokkan DNA atas istri dan anak korban yang sebelumnya melapor ke Mapolda Sumsel bahwa M Panshor telang hilang sejak beberapa minggu.
"Setelah dicocokkan di Mabes memang cocok dengan DNA anak dan istrinya. Sebelumnya memang mereka telah melapor ke Polda Sumsel," tegas Kapolda.
http://palembang.tribunnews.com/2016...nama-m-panshor
Bingung mau mencaci atau ikut berduka...

Korban mutilasi di OKU Timur diduga anggota DPRD Lampung
Quote:
Merdeka.com - Identitas kepala dan sepasang kaki yang diduga korban mutilasi ditemukan di aliran sungai di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Selasa (19/4) lalu mulai menemui titik terang. Hal ini setelah adanya laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya.
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Sumarso mengungkapkan, warga yang melapor tersebut berasal dari Lampung. Mereka datang ke Polda Sumsel untuk melaporkan anggota keluarganya yang merupakan anggota DPRD Bandar Lampung, hilang sejak beberapa minggu yang lalu.
"Warga Lampung datang ke sini (Palembang), sekarang masih ada, mereka bilang salah satu keluarganya yang jadi anggota DPRD di sana hilang," ungkap Sumarso, Senin (9/5).
Mendapat laporan itu, kata dia, pihaknya langsung mengarahkan warga tersebut menuju kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Namun, keluarga tidak bisa lagi mengenali mayat tersebut karena kondisinya sudah membengkak.
"Tidak dikenali lagi. Kemungkinan nanti dilakukan tes DNA. Kita siap lakukan untuk mencocokkan," ujarnya.
Sayangnya, Sumarso enggan menyebutkan warga yang bersangkutan termasuk identitas anggota DPRD Bandar Lampung yang dilaporkan hilang tersebut. "Nanti dulu, masih penyelidikan," tutup Sumarso.
Diketahui, potongan kepala dan sepasang kaki manusia ditemukan tersangkut di ranting aliran sungai di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan, Selasa (19/4) pukul 14.30 WIB. Diduga, mayat tanpa identitas itu merupakan korban mutilasi.
Awalnya potongan sepasang kaki yang ditemukan. Polisi yang turun ke lokasi melakukan pencarian dan menemukan potongan kepala di daratan yang berada sekitar 100 meter dari tempat pertama.
Potongan tubuh tersebut berjenis kelamin laki-laki. Kondisinya sudah membusuk dan diduga tewas lebih dari empat hari. Setelah dilakukan otopsi, ciri-ciri fisik korban akhirnya berhasil terungkap.
Korban berjenis kelamin laki-laki dengan usia sekitar 40-50 tahun. Korban memiliki rambut lurus warna hitam dan berkumis tipis. Tinggi korban diperkirakan 161-170 centimeter, bentuk gigi bagian atas maju sementara gigi di bagian bawah mundur, serta kulit sawo matang. Selain itu, diketahui juga di kaki kanan korban terdapat bekas luka bakar.
http://m.merdeka.com/peristiwa/korba...d-lampung.html
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Sumarso mengungkapkan, warga yang melapor tersebut berasal dari Lampung. Mereka datang ke Polda Sumsel untuk melaporkan anggota keluarganya yang merupakan anggota DPRD Bandar Lampung, hilang sejak beberapa minggu yang lalu.
"Warga Lampung datang ke sini (Palembang), sekarang masih ada, mereka bilang salah satu keluarganya yang jadi anggota DPRD di sana hilang," ungkap Sumarso, Senin (9/5).
Mendapat laporan itu, kata dia, pihaknya langsung mengarahkan warga tersebut menuju kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Namun, keluarga tidak bisa lagi mengenali mayat tersebut karena kondisinya sudah membengkak.
"Tidak dikenali lagi. Kemungkinan nanti dilakukan tes DNA. Kita siap lakukan untuk mencocokkan," ujarnya.
Sayangnya, Sumarso enggan menyebutkan warga yang bersangkutan termasuk identitas anggota DPRD Bandar Lampung yang dilaporkan hilang tersebut. "Nanti dulu, masih penyelidikan," tutup Sumarso.
Diketahui, potongan kepala dan sepasang kaki manusia ditemukan tersangkut di ranting aliran sungai di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan, Selasa (19/4) pukul 14.30 WIB. Diduga, mayat tanpa identitas itu merupakan korban mutilasi.
Awalnya potongan sepasang kaki yang ditemukan. Polisi yang turun ke lokasi melakukan pencarian dan menemukan potongan kepala di daratan yang berada sekitar 100 meter dari tempat pertama.
Potongan tubuh tersebut berjenis kelamin laki-laki. Kondisinya sudah membusuk dan diduga tewas lebih dari empat hari. Setelah dilakukan otopsi, ciri-ciri fisik korban akhirnya berhasil terungkap.
Korban berjenis kelamin laki-laki dengan usia sekitar 40-50 tahun. Korban memiliki rambut lurus warna hitam dan berkumis tipis. Tinggi korban diperkirakan 161-170 centimeter, bentuk gigi bagian atas maju sementara gigi di bagian bawah mundur, serta kulit sawo matang. Selain itu, diketahui juga di kaki kanan korban terdapat bekas luka bakar.
http://m.merdeka.com/peristiwa/korba...d-lampung.html

Diubah oleh Ramma64 30-05-2016 09:32
0
6.6K
Kutip
62
Balasan


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan