CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
[CLEAN]Wanita gak perlu sekolah tingi-tinggi....!!!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53fecd27a09a396c7f8b4567/cleanwanita-gak-perlu-sekolah-tingi-tinggi

[CLEAN]Wanita gak perlu sekolah tingi-tinggi....!!!

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 30 dari 31
Quote:


faktanya, sampai saat ini masyarakat masih menganggap begitu kok. gak caya? coba baca2 aja tuh trit wanita karir vs ibu rumah tangga emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

emoticon-Traveller
Quote:


fakta?anggapan masayarakat?

Sri Mulyani?
Marissa Mayer?
Kartini?
Desy anwar?

Ring a bell?emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Bah, segini doang______________________emoticon-Ngacir
Gus Dur aja nyekolahin anaknya cewek sampai S-2 nyeeeeet emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Sampai Harvard njeeeeng emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:


mmgnya lu tau apa motif ra kartini?

Quote:


lu sendiri pro yg mana?
kamu buat thread memang'nya ngerti apa? curhat? atau memang gak bisa menempatkan diri dalam kehidupan? bukan'nya pengen debat, aku kok malah kasihan liat'nya... emoticon-Embarrassment

salah ID emoticon-Hammer
Diubah oleh googlegonetodie
Quote:


nih gw googlein buat lo emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

" Kartini merupakan sosok perempuan Indonesia yang berusaha untuk bisa meningkatkan derajat perempuan agar bisa lebih baik dari segi pendidikan"

kalo bukan yang itu koreksi gwemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:



udah baca trit wanita karir vs ibu rumah tangga belom? emoticon-siul

banyak tuh laki yang nulis pengen istrinya jd IRT. emoticon-siul



ya emang segini doang. trit lama pun, dah males. ini juga iseng doang buat nambah post biar cepet 7777 emoticon-Traveller
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Quote:


itukan yg ditulis dibuku2 sejarah, sama sekali tidak mencerminkan emosi sebenarnya dr situasi yg dialami oleh ra kartini waktu itu.

yg jd poin bukan perlu/tidak sekolah, jelas itu perlu. tp mampu/tidak sekolah itu mendukung untuk menjadi ibu rumah-tangga, itu poinnya.

ok, sekarang balik ke ra kartini, yg mana dr hasil ibu harum (nama aseli ra kartini) ini yg bisa disebut pahlawan nasional?
Quote:


lu baca postingan gw nggak sih ?emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

ga usah ke tret lain, disini aja kemukakan argumen loemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

bacot aja lu tambah postingan emoticon-Tai:

emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:


Lah, kan lu nanya, gw jawab

oke gini, sekarang apa bukti bahwa Kartini tidak memperjuangkan pendidikan?emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin:

kita ini bicara bahwa apakah wanita nggak perlu sekolah tinggi2, lu pikir kartini nggak berpikir seperti itu? bahwa wanita ga perlu sekolah tinggi2?

tetap di inti masalah emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:


Pepet trus cok, kalo perlu loe gerus pake gigi loe yg kayak gerinda itu biar ne TS debil gak kabur lagi sambil ngemis2 biar thread nya ditutup.. emoticon-Big Grin berani berpendapat berani mempertahankan! emoticon-Mad:
Quote:


ok, sepakat mmg itu yg dilakukan oleh ibu harum, tp biar fair, gak lu lihat situasinya waktu itu? emosinya? motifnya?

kl mmg dasarnya bener, dalam kondisi/situasi apapun, yg keluar pasti sama, memperjuangkan pendidikan itu tidak akan kelihatan sebagai pelarian dan pelampiasan.

lu tau emansipasi kan? pada saat porsi kewajiban dalam berumah-tangga itu sudah mbulet spt susur, dr sisi wanita yg bisa mandiri, kira2 apa yg paling mkn terjadi?
wanita mah sekolah kehidupan aja cukup emoticon-Cool
terus skill IRT yang baik

lagian materi sekolah juga konon katanya cuma 30% yang dipake di "real" life
kalo gw pribadi sih, minimal dia jago b.inggris dan ga gaptek, terserah mw sekolah tinggi atau ga emoticon-Malu
Quote:



no no no.. the question should be, "did YOU read MY post?"

anda menuliskan contoh2 wanita yg sekolah tinggi, menuliskan wanita karir blablabla, tapi itu tidak menutup kenyataan bahwa banyak pria (dan wanita dan keluarga masing2) yg mengharapkan agar wanita tidak bekerja setelah menikah. dan cukup hanya mengurus anak, rumah, dan suami.

atau anda menutup mata akan kenyataan yang ada? emoticon-siul
Quote:


Ini kok balik ke konteks sejarah kartini, wanita yang gw sebutin bukan cuman kartiniemoticon-Amazed

Kalo lu setuju bahwa kartini memperjuangkan , case closed!!emoticon-Gila

karena kita sedang membicarakan bahwa apakah wanita itu perlu berpendidikan tinggi apa tidak, bukan masalah motif lebih mendalam dari kartiniemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

jangan lu mentang2 kemarin udah liat film biskop surat untuk kartini yang pacaran ama tukang pos trus akhirnya malah jadi istri keempat tumenggung, lu malah mau nanya2 gw kisi2 emosional kartini emoticon-Amazed

sekarang gw tanya, lu setuju nggak kalo wanita itu nggak perlu berpendidikan tinggi sama seperti TS dimari?emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

gw tanya itu dulu, inilah inti dari tret ini, jangan melebar kemana2 luemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:


gw mau ngasih tau alasan sebenarnya dr emansipasi malah lu potong.

ok, sdh gw bilang gw setuju, dan poinnya bukan pada pendidikan, tp pada mendukung atau tidak sebagai IRT, dr anak2nya yg butuh manfaat dari pendidikan ortunya.

banyak jurusan yg lebih feminim atau netral untuk wanita dalam hal ini.

itu yg gw bold, skrg lu ngasih contoh wanita karir macem CEO nyaho, sri minggat, etc. mnurut lu nyambung tidak?! malah lebih baik tidak perlu sekolah kl spt itu.
Quote:


hahaha , ring a bell?
wanita karir?
menurut ente menjadi seorang wanita karir sesuatu yang tabu di masa sekarang?emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Sekarang kita bicara masalah pendidikan, bisa dibuktikan bahwa jumlah mahasiswa wanita masih jauh daripada mahasiswa pria?emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
sekarang di jabatan2 strategis sudah banyak diisi sama wanita2 dengan berpendidikan tinggiemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Apakah itu bisa ditempuh hanya dengan lulus SD sama kayak jaman mertua atau mamak lu jaman dulu?emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Bukti sudah ada di depan mata, kalau masalah keinginan ya silahkan, pria ingin wanita tidak bekerja setelah menikahemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Tapi apa kamu bisa membuktikan berapa presentasi wanita yang tidak bekerja setelah menikah?emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

wanita yang tidak malas nggak butuh laki2 buat mengupgrade dirinya bos, kalo dapat laki2 yang baik dan kaya itu bonus, bukan tangga keberhasilanemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Yang jelas sudah banyak wanita2 yang gw sebutin tadi yang membuktikan bahwa pendidikan itu tetap penting bagi wanita di jaman yang dibilang emansipasi ini, karena mereka juga menginginkan pencapaian karir yang tinggi sama seperti laki2 emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Wanita penting untuk punya pendidikan...Jgn pakai minimal2..Kalau bisa sekolah setinggi2nya. Tapi catat* sekolah tinggi bukan buat nyaingin laki. Uda kodratnya wanita gak bisa setara dgn laki. Trus buat apa donk sekolah tinggi2 toh ilmunya gak digunain..ujung2nya dapur,kamar Dan sumur aja...itu Kata orang yg gak punya pendidikan. Modal buat didik anak2 Kamu kelak...loh tamat sd,smp Dan sma bisa kok ngurus anak...lah itu baby sitter tamat smp sama sma loh rata2...masa Kamu mau sama dgn mereka dlm ngurusin anakmu..klw baby sitter skrg rata2 sma berarti calon istri atau calon ibu harus S1...jadi anak Kamu dgn anak yg diasuh sama baby sitter beda mental..😂😂 Dan tentunya beda kualitas juga.
Diubah oleh zafahdddddd
IMHO wanita memang sebaiknya jadi IRT dan melayani suami dengan maksimal, namun wanita juga sebaiknya sekolah tinggi. kenapa? untuk mendidik anak2nya, karena ibu adalah guru pertama bagi anak anaknya.

seandainya wanita tidak bisa bersekolah, cari ilmu sendiri sebanyak mungkin, karena anak yang hebat berawal dari ibu yang cerdas. 😀
Diubah oleh azuratail
Halaman 30 dari 31
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di