CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
F16V PESAWAT CANGIH UNTUK AU INDONESIA
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/561cda5e642eb63e068b458a/f16v-pesawat-cangih-untuk-au-indonesia

F16V PESAWAT CANGIH UNTUK AU INDONESIA BISA MENIKUNG SU35 RUSIA

Tampilkan isi Thread
Halaman 17 dari 26
Post ini ditandai sebagai spam
Quote:



Quote:



pake logika yah ?emoticon-Malu
bearti gak usah pake link donk..emoticon-Malu
nih logikanya, Kemana pesawat mig,TU16, dan KRI IRIAN kita ?emoticon-Malu padahal itu pesawat baru lohemoticon-Malu kita jg pakai hanya beberapa tahunemoticon-Malu rusak? emoticon-Malu
seriuslah,jangankan kita yg hanya teman kenal jauh..sekelas pakistan dan india aja yg sohib kental rusia masih mereka embargo kqemoticon-Embarrassment

yakin US gak pake F16? trs yg beberapa hari kemarin ditembakin taliban apa? UFO?emoticon-Malu
pesawat tempur US yg masih aktif sekarang itu F15se,F16,F18 dan F22 raptor.emoticon-Malu

SU35 itu barang gak laku,ditawarin ke mana mana pd gak mau. brasil nolak dgn alasan biaya oprasionalnya mahal,venuezela nolak dan malah ambil su30mk2. bahkan pakistan aja sampe skr gak ada kabarnyaemoticon-Big Grin
bahkan rusia aja hanya punya beberapa unit. mereka malah nunggu line produksi su34. logikanya kalau hebat kenapa banyak yg nolak ?emoticon-Embarrassment

tetangga panas dingin kita mau beli su35 yg cuma beberapa biji ? tetangga yg mana? situ lg lapar?
Quote:



hmm,kombinasi F16v dan eurofighter berbagi data link...kayanya sexy tuhemoticon-Recommended Seller
nih daku kutip bagi yg males nyari link masalah embargo rusia. pdhl gampang dicari...emoticon-Malu
Berikut adalah kutipan yang diambil dari
“Red Eagles, America’s Secret MiGs” .

“Setelah pemerintahan mantan presiden Soekarno jatuh, yang diikuti hubungan Indonesia dan Uni Soviet yang memburuk dan pemerintahan mantan presiden Soeharto yang condong ke arah Amerika Serikat. Maka Uni Soviet kemudian menarik maintenance support untuk pesawat buatan Uni Soviet yang berada di Indonesia. Sehingga dengan “terpaksa” Indonesia mempensiunkan 30 Mig-17, 10 Mig-19 dan 20 Mig-21 yang dimilikinya diakibatkan kekurangan suku cadang.

Kemudian Pemerintah Amerika Serikat dengan dalih untuk membantu mengembangkan kekuatan TNI AU maka memperbolehkan Indonesia untuk membeli peralatan militer buatan amerika serikat mulai dari T-33, UH-34D, hingga F5E/F dan OV-10. Tetapi perjanjian tersebut entah bagaimana membuat Amerika Serikat dapat membawa Mig kita ke ke Groom Lake, markas dari Red Eagles yaitu suatu skuadron yang ditugasi untuk mempelajari kelemahan dari pesawat-pesawat buatan uni soviet.

Adapun Mig yang dibawa ke amerika serikat tersebut dari 10 Mig-21F13 dengan tail number 2151,2152,2153,2155,2156,2157,2159,2162,2166,2170; 1 Mig-21U tail number 2172 dan 2 Mig-17F tail number 1184 dan 1187.”

Sementara Mig-19 dijual ke Pakistan. “Saya sendiri yang mengantarkan ke Pakistan, sekalian melatih penerbangnya,” aku Rusman.

Beberapa dari pesawat Mig tersebut masih bisa dilihat di Musium Satria mandala dan ITB, beberapa kabar dari milis info militer juga menyatakan beberapa Tu-16 kita juga dibawa kesana dan sisanya discrap. Lebih menyedihkan lagi pesawat T-33 yang kita beli dari Amerika tidak dilengkapi oleh persenjataan, walaupun akhirnya bisa diakali oleh ground crew TNI AU sehingga T-33 tersebut bisa dipersenjatai dan dapat digunakan untuk operasi militer.
America's Lethal F-16 Fighting Falcon: Heading for Retirement or Reboot?

Dave Majumdar
October 19, 2015

For decades the Lockheed Martin F-16 Fighting Falcon—more popularly know as the “Viper”—has dominated the fighter market around the globe. But while the F-16 is still one of the best fourth-generation fighters money can buy, the production line is starting to slow as sales dry up. Ironically, the F-16 is not losing market share to foreign competitors, rather the venerable jet is being supplanted by Lockheed’s own F-35 Joint Strike Fighter as the stealthy fifth-generation jet gears up for full-rate production.

But the F-16 still has a few years of production left—the current order backlog extends to late 2017. The order book will probably grow somewhat as the United Arab Emirates (UAE) looks set to purchase thirty more advanced F-16E/F+ Block 61 jets. Other than the UAE, Lockheed still has a chance to sell the jet in several other markets. The most immediate prospect is Indonesia—which already operates the older F-16A version of the jet.

However, the F-16 faces stiff competition in Indonesia—which needs to replace its geriatric Northrop F-5E/F Tiger II fighters. The Russians are offering the extremely capable Sukhoi Su-35 Flanker-E, which in many respects is a more capable aircraft. Other potential contenders include the Saab JAS-39 Gripen, Eurofighter Typhoon and the French-made Dassault Rafale. The Russians appear to have the inside track since Jakarta appears to have already selected the Su-35— according to Indonesian media quoting that nation’s defense minister, Ryamizad Ryacudu. However, the Russians have not confirmed that a deal is imminent.

That could explain why Lockheed was showing off a new F-16V version of its jet to Indonesia during the first week of October. Clearly, the Obama Administration and the U.S. defense giant hold out hope that it can persuade Indonesia to buy new F-16s. Indeed, Washington is offering one of the most advanced variants of the venerable jet to the Southeast Asian nation. While the F-16V does not have all of the gold-plated bells and whistles found on the UAE’s fleet of Desert Falcons, the new Viper variant is a very potent aircraft.

At the heart of the new F-16V is the addition of an active electronically scanned array (AESA) radar—the Northrop Grumman APG-83. Taiwanese jets are already being equipped with the APG-83 and the U.S. Air Force’s Air National Guard has specifically requested that radar for an urgent operational need. The APG-83 shares software and components with the F-22’s APG-77 and F-35’s APG-81 radars—which is a distinctive advantage for Northrop.

The V-model—which originally started off as Lockheed’s entry for the U.S. Air Force’s now defunct Combat Avionics Programmed Extension Suite F-16 upgrade program—also incorporates a host of other improvements. Those include modern commercial off-the-shelf (COTS)-based avionics, a large-format, high-resolution displays and a high-volume, high-speed data bus among other items. The U.S. Air Force version also included a new upgraded electronic warfare suite, but it is unclear if foreign jets will be equipped with the same system.

But even if Indonesia does not buy the F-16V, the Viper will remain in service for decades to come. The U.S. Air Force will retain a substantial fleet of F-16s for years and those aircraft will need to be upgraded at some point. Moreover, not every nation that operates the F-16 will be able to afford the F-35—or even be allowed to buy it. Israel, for example, is already lobbying to make sure its Arab neighbors—many of whom also operate versions of the F-16—will not be allowed to buy the stealth new jet. That means there might be opportunities for more sales down the line.

But even as the F-16 production line eventually shuts down, it’s not the end of the Viper’s story. The next phase of the aircraft’s service life will be upgrades and sustaining the thousands of jets that are already in the field.
--------------------------------------------------------------------
ah,sudah biasa pakai nampaknya..emoticon-Embarrassment
hati hati ditikungan terakhir..emoticon-Ngacir
Diubah oleh don.carleone
Su35 aje, lebih jos
indo perlu beli secanggih itu kah? nanti tambah banyak lagi utangnya emoticon-Cape d... (S)
Menhan dan Panglima lebih milih SU35 gan....lebih "gigit" dari segi perawatan jg lbih mudah krn memang sebelum TNI AU udh pake SU (maintenancenya berkelanjutan jadinya), USA jualnya pesawat2 yg speknya lbih rendah dari yang mereka pake, berani gak mereka jual F22????
semoga bisa menambah kekuatan TNI-AU emoticon-I Love Indonesia (S)
ternyata orang di treat ini lebih pinter ya dari org2 di AU kita, merasa paling tau lah soal engine, yg paling taulah kualitas hanya dari media, yg paling paham soal politik, padahal mencoba pesawat tempur saja tidak, apa salahnya kita percayakan kepada penjaga ruang angkasa/udara RI = AU ??emoticon-Blue Guy Peace , mereka lebih kompeten, mereka lebih berkualitas. yg terbaik yg bisa kita lakukan , SUPPORT!
se 7 gan...
hohoho... beli pesawat dari mamarika
diremot sama mamarika shutdown sudah tampa sisa
beli dari mamarika gratis malware plus alat spy
Quote:

se 7 gan...
wih hebat, bisa terbangemoticon-Blue Guy Peace
Quote:


udah hampir di pastiikan beli sukhoi

yaudah sih tunggu kata resmi nye aja.. mau su35 atau viper jg yg penting buat kebaikan indonesia.. lha si TS jg liat nya cm dari sumber2 diinternet.. blm pernah ngendarain sendiri kan si f16v... kalo udah pernah ngendarain sendiri baru lah ente belain tuh viper sampe mampus.. ngotot belain ga dapet hasil mah buat apa... yang ada nanti nya ente malu kalo AU jadi nya beli su35..

#bukanberartianebelainsu35
ogah beli produk AS tar kena embargo militer kyk waktu masalah Tim-Tim pesawatnya cuma jadi pajangan doang.
udah sukur indonesia (mau) punya pesawat tempur baru...mau su 35 kek, f 16 kek.... yg penting AU bisa jaga langit NKRI.
kenapa TS kelojotan amat bela2in f16? situ dpt komisi kalo AU beli?

Quote:


sutuju, gan....banyak orang SOTOY di sini, sok2an tau jet tempur, pdhl nyium bau avtur aja blm pernah...

TS fansboy delusional...itu mutlak emoticon-Ngakak
Diubah oleh Punnisher_Edge
Quote:


WKWKWKWK.... dagelan nih emang orang yang satu ini....
PERPU beda Coy sama PP agan belajar dimana? Wkwkwkwk... gan ane ngasih tau aja.. kalo mau ngotot mempertahankan sesuatu belajar dulu aturan nya... wkwkwkwk... ga bisa yah bedain PERPU sama PP Wkwkwkwkwkw...emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)

Nih ane kasih tau PP No.38 Tahun 2003 itu adalah PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 146 TAHUN 2000 TENTANG IMPOR DAN ATAU PENYERAHAN BARANG KENA PAJAK TERTENTU
DAN ATAU PENYERAHAN JASA KENA PAJAK TERTENTU
YANG DIBEBASKAN DARI PENGENAAN
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

Nyambungnya dimana? Wkwkwkwkwk... emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Jangan asal comot sana sini tapi ga nyambung... Wkwkwkwk... emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)

Sama ane masih penasaran agan begitu pede nya ngomong perpu pengadaan alutsista? Itu perpu dimana gan? Di indonesia atau di negara antah berantah? Wkwkwkwkwk... emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)

Ane sudahi debat sama ente... jaka sembung bawa bayonet... anggap aza ente bener dah... Wkwkwkwk.. emoticon-Ngakak (S)
emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)

Diubah oleh boeythemethos
Quote:


Setubuh gan...emoticon-I Love Indonesia (S)
Halaman 17 dari 26


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di