CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Hizbullah: Kekalahan akan Jadi Milik Arab Saudi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55174c8c162ec2356e8b4567/hizbullah-kekalahan-akan-jadi-milik-arab-saudi

Hizbullah: Kekalahan akan Jadi Milik Arab Saudi



BEIRUT - Pemimpin Hizbullah Libanon Hassan Nasrallah, mengatakan jika Arab Saudi akan mengalami kekalahan jika tetap menyerang Yaman.

“Hasil perang ini sudah jelas, kekalahan akan jadi milik Arab Saudi. Rakyat Yaman akan merasakan kemenangan yang tidak terduga, “ujar Nasrallah, seperti dilansir NDTV, Sabtu (28/3/2015).

Nasrallah juga menilai jika serangan Arab Saudi ke Yaman hanya untuk memperluas pengaruh saja. Dia pun meminta agar Arab Saudi segera menghentikan serangan udaranya.

Hizbullah yang merupakan sekutu dekat Kelompok Houthi mengecam segala bentuk serangan di Yaman. Menurutnya jalan dialog adalah cara terbaik untuk menyelsaikan masalah.

“Kami selalu membuka pintu untuk berdialog dengan siapapun,” tegas Nasrallah.

Namun, Nasrallah tidak menjelaskan lebih rinci apakah Hizbullah akan membantu perjuangan Kelompok Houthi di Yaman.

Hizbullah merupakan suatu kelmpok beraliran Syiah dan sejalan dengan Kelompok Houthi di Yaman. Selain itu, kelompok ini juga mempunyai pengaruh yang besar di Lebanon dan dekat dengan Pemerintah Iran.

http://news.okezone.com/read/2015/03/28/18/1125859/hizbullah-kekalahan-akan-jadi-milik-arab-saudi
Halaman 1 dari 5
cool story bro
Beda aliran sama isis ternyata...
Quote:


Bentar lagi pasti ada yang nyangkut nyangkutin saudi dengan hadist yang membahas najd emoticon-Big Grin emoticon-Embarrassment
dialog ?
najis amat diolog ama syiah ..
wong syiah itu mao di bantai habis kok ama isis ..

wala ayyuhal safawiyun ..

hal apa yg membuat mu berkata sedemikian bodoh ini ..
kau ingin dialog tapi kau terus membantai sunny ..
kau ingin dialog tapi kau terus memperluas agama kafir mu dg senjata ..
sungguh aneh perkataan mu itu wahai setan syiah ..
tidak akn tersisa di bumi ini satu orang syiah pun setelah ini
khalifah telah berdiri .. tinggal tunggu saja kematian kalian yg mengenaskan emoticon-Smilie
Tenang nanti dbales pake pocong
Quote:


gimana fanboy ISIS ?
pergi dong ke yaman, bantuin arab bahlul lagi ngerusuh disana

mana tau menang lotre 17 bidadari montok emoticon-Big Grin
aku percuoyo,hisbullah itu milisi kroco
Quote:


takbirrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Quote:


Quote:


Hizbullah: Kekalahan akan Jadi Milik Arab Saudi
Quote:


Bismillah...

1. Tempat datangnya fitnah dan munculnya ‘Tanduk Setan’ dari arah Timur Matahari Terbit (dilihat dari Kota Madinah)

[Musnad Ahmad 2/72 no 5410 dengan sanad shahih]:

الله بن عمر قال صلى رسول الله صلى الله عليه و سلم الفجر ثم سلم فاستقبل مطلع الشمس فقال ألا ان الفتنة ههنا ألا ان الفتنة ههنا حيث يطلع قرن الشيطان

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah yang menceritakan kepada kami ayahku yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id mawla bani hasyim yang berkata telah menceritakan kepada kami Uqbah bin Abi Shahba’ yang berkata telah menceritakan kepada kami Salim dari ‘Abdullah bin Umar yang berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan shalat fajar kemudian mengucapkan salam dan menghadap kearah matahari terbit seraya bersabda: “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan”

[Mu’jam Al Awsath Thabrani 8/74 no 8003 dengan sanad shahih]:

سعيد عن سالم عن بن عمر أن النبي صلى الله عليه و سلم استقبل مطلع الشمس فقال من ها هنا يطلع قرن الشيطان وها هنا الفتن والزلازل والفدادون وغلظ القلوب

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Harun yang berkata telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad Fuuraan yang berkata telah menceritakan kepada kami Aswad bin ‘Aamir yang berkata telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Yahya bin Sa’id dari Salim dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menghadap kearah matahari terbit seraya berkata: “dari sini muncul tanduk setan, dari sini muncul fitnah dan kegoncangan dan orang-orang yang bersuara keras dan berhati kasar”

[Shahih Bukhari 2/33 no 1037]:

قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ اللهُم بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشيْطَانِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna yang berkata telah menceritakan kepada kami Husain bin Hasan yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu Umar yang berkata: [Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam] bersabda: “Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. Para sahabat berkata: “dan juga Najd kami?”. Beliau bersabda: “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah muncul tanduk setan”.

2. Rasulullah SAW menunjukkan sifat orang2 di tempat munculnya fitnah dan Tanduk Setan

[Shahih Muslim 1/71 no 52]:

الله عليه و سلم قال رأس الكفر نحو الشرق والفخر والخيلاء في أهل الخيل والإبل الفدادين أهل الوبر والسكينة في أهل الغنم

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya yang berkata qara’tu ala [aku membacakan kepada] Malik dari Abi Zanad dari Al A’raj dari Abu Hurairah bahwa:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “sumber kekafiran datang dari timur, kesombongan dan keangkuhan adalah milik orang-orang penggembala kuda dan unta Al Faddaadin Ahlul Wabar [arab badui] dan kelembutan ada pada pengembala kambing”.

هريرة قال سمعت النبي صلى الله عليه و سلم يقول جاء أهل اليمن هم أرق أفئدة وأضعف قلوبا الإيمان يمان والحكمة يمانية السكينة في أهل الغنم والفخر والخيلاء في الفدادين أهل الوبر قبل مطلع الشمس

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman yang berkata telah mengabarkan kepada kami Abul Yaman dari Syu’aib dari Az Zuhri yang berkata telah mengabarkan kepadaku Sa’id bin Al Musayyab bahwa Abu Hurairah berkata aku mendengar:

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Penduduk Yaman datang, mereka bertingkah laku halus dan berhati lembut iman di Yaman, hikmah di Yaman, kelembutan ada pada penggembala kambing, sedangkan kesombongan dan keangkuhan ada pada orang-orang Faddadin Ahlul Wabar [arab badui] di arah terbitnya matahari”.

[Diriwayatkan oleh Muslim no. 1068]:

صلى الله عليه وسلم يَذْكُرُ الْخَوَارِجَ ؟، فَقَالَ: " سَمِعْتُهُ وَأَشَارَ بِيَدِهِ نَحْوَ الْمَشْرِقِ، قَوْمٌ يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ بِأَلْسِنَتِهِمْ، لَا يَعْدُو تَرَاقِيَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنَ الدينِ كَمَا يَمْرُقُ السهْمُ مِنَ الرمِيةِ "

Telah menceritakan kepada kami Abu bakr bin Abi Syaibah : telah menceritakan kepada kami ‘Aliy bin Mushir, dari Syaibaaniy, dari Yusair bin ‘Amr, ia berkata : Aku bertanya kepada Sahl bin Hunaif : “Apakah engkau pernah mendengar Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang Khawaarij ?”.Ia menjawab : “Aku pernah mendengar beliau bersabda sambil berisyarat dengan tangannya ke arah Timur: “Satu kaum yang membaca Al-Qur’an namun tidak melebihi/melewati kerongkongan mereka. Mereka keluar dari agama seperti keluarnya anak panah dari busurnya”.

[Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 7562]:

عَنِ النبِي صلى الله عليه وسلم قَالَ: " يَخْرُجُ نَاسٌ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ وَيَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنَ الدينِ كَمَا يَمْرُقُ السهْمُ مِنَ الرمِيةِ، ثُم لَا يَعُودُونَ فِيهِ حَتى يَعُودَ السهْمُ إِلَى فُوقِهِ قِيلَ مَا سِيمَاهُمْ؟، قَالَ: سِيمَاهُمُ التحْلِيقُ، أَوْ قَالَ التسْبِيدُ "

Telah menceritakan kepada kami Abun-Nu’maan : Telah menceritakan kepada kami Mahdiy bin Maimuun : Aku mendengar Muhammad bin Siiriin menceritakan hadits dari Ma’bad bin Siiriin, dari Abu Sa’iid Al-Khudriy radliyallaahu ‘anhu, dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda :
“Akan muncul beberapa orang dari arah Timur dimana mereka membaca Al-Qur’an namun tidak melebihi kerongkongan mereka. Mereka keluar dari agama sebagaimana keluarnya anak panah dari busurnya, kemudian mereka tidak kembali hingga anak panah itu kembali ke tali busurnya”.
Dikatakan : “Apa ciri-ciri mereka ?”. Beliau bersabda : “Ciri-ciri mereka gundul atau rambutnya dipangkas habis”

Keterangan:
hadis di atas menyebutkan tempat munculnya fitnah adalah:
- Di timur tempat matahari terbit
- Orang-orang disana dikenal sebagai penggembala kuda dan unta,
- Orang yang berhati kasar sombong dan angkuh
- Yang merupakan tabiat dari ahlul wabar atau arab badui.
- Disebut Ahlul wabar krn rumah mereka terbuat dari al wabr / bulu.
- Di masa Nabi yang disebut Ahlul wabar tinggal di daerah Najd.


3. Rabi’ah dan Mudhar adalah Ahlul Masyriq (Penduduk Timur)

Selain menyebutkan ciri-ciri mereka, Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] juga menyebutkan kabilah mereka yang dikenal sebagai Rabiah dan Mudhar. Rabi’ah dan Mudhar dikenal sebagai Ahlul Masyriq [penduduk timur] di masa Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam]

حدثنا مسدد حدثنا يحيى عن إسماعيل قال حدثني قيس عن عقبة بن عمرو أبي مسعود قال أشار رسول الله صلى الله عليه وسلم بيده نحو اليمن، فقال الإيمان يمان هنا هنا، ألا إن القسوة وغلظ القلوب في الفدادين، عند أصول أذناب الإبل، حيث يطلع قرنا الشيطان، في ربيعة ومضر

Telah menceritakan kepada kami Musaddad yang berkata telah menceritakan kepada kami Yahya dari Isma’il yang berkata telah menceritakan kepadaku Qais bin Uqbah bin Amru Abi Mas’ud yang berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengisyaratkan tangannya kearah Yaman dan berkata: “Iman di Yaman disini dan kekerasan hati adalah milik orang-orang Faddadin [arab badui atau pedalaman] yang sibuk dengan unta-unta mereka dari arah munculnya tanduk setan [dari] Rabi’ah dan Mudhar” [Shahih Bukhari no 3126]

Dalil-dalil di atas hanya pengulangan dari tulisan kami sebelumnya tetapi disini akan kami tambahkan sedikit dalil shahih kalau Rabiah dan Mudhar adalah penduduk Masyriq [timur] di masa Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam]. Berikut hadis yang memuat keterangan tentang Rabi’ah dan Mudhar

حَدثَنَا مُحَمدُ بْنُ بَشارٍ قَالَ حَدثَنَا غُنْدَرٌ قَالَ حَدثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي جَمْرَةَ قَالَ كُنْتُ أُتَرْجِمُ بَيْنَ ابْنِ عَباسٍ وَبَيْنَ الناسِ فَقَالَ إِن وَفْدَ عَبْدِ الْقَيْسِ أَتَوْا النبِي صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ فَقَالَ مَنْ الْوَفْدُ أَوْ مَنْ الْقَوْمُ قَالُوا رَبِيعَةُ فَقَالَ مَرْحَبًا بِالْقَوْمِ أَوْ بِالْوَفْدِ غَيْرَ خَزَايَا وَلَا نَدَامَى قَالُوا إِنا نَأْتِيكَ مِنْ شُقةٍ بَعِيدَةٍ وَبَيْنَنَا وَبَيْنَكَ هَذَا الْحَي مِنْ كُفارِ مُضَرَ وَلَا نَسْتَطِيعُ أَنْ نَأْتِيَكَ إِلا فِي شَهْرٍ حَرَامٍ فَمُرْنَا بِأَمْرٍ نُخْبِرُ بِهِ مَنْ وَرَاءَنَا نَدْخُلُ بِهِ الْجَنةَ فَأَمَرَهُمْ بِأَرْبَعٍ وَنَهَاهُمْ عَنْ أَرْبَعٍ أَمَرَهُمْ بِالْإِيمَانِ بِاللهِ عَز وَجَل وَحْدَهُ قَالَ هَلْ تَدْرُونَ مَا الْإِيمَانُ بِاللهِ وَحْدَهُ قَالُوا اللهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ شَهَادَةُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلا اللهُ وَأَن مُحَمدًا رَسُولُ اللهِ وَإِقَامُ الصلَاةِ وَإِيتَاءُ الزكَاةِ وَصَوْمُ رَمَضَانَ وَتُعْطُوا الْخُمُسَ مِنْ الْمَغْنَمِ وَنَهَاهُمْ عَنْ الدباءِ وَالْحَنْتَمِ وَالْمُزَفتِ قَالَ شُعْبَةُ رُبمَا قَالَ النقِيرِ وَرُبمَا قَالَ الْمُقَيرِ قَالَ احْفَظُوهُ وَأَخْبِرُوهُ مَنْ وَرَاءَكُمْ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyaar yang berkata telah menceritakan kepada kami Ghundar yang berkata telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Abi Jamrah yang berkata saya pernah menjadi penterjemah antara Ibnu Abbas dan orang-orang. Ibnu Abbas berkata: “sesungguhnya utusan Abdul Qais pernah mendatangi Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam].

Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata: “siapakah utusan itu atau kaum itu?”.

[para sahabat] berkata: “Rabi’ah”.

Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata: “selamat datang kaum atau utusan semoga tidak ada kesedihan dan penyesalan”.

Mereka berkata: “kami datang dari perjalanan jauh dan di antara tempat tinggal kami dan tempat tinggalmu terdapat perkampungan kaum kafir Mudhar sehingga kami tidak bisa datang kepadamu kecuali pada bulan haram maka perintahkanlah kepada kami perintah yang dapat kami ajarkan kepada orang-orang di tempat kami dan karenanya kami dapat masuk surga.

Maka Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] memerintahkan mereka empat hal, melarang mereka empat hal dan memerintahkan mereka untuk beriman kepada Allah ‘azza wajalla satu-satunya.

Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata: “tahukah kalian arti beriman kepada Allah satu-satunya?”.

Mereka berkata: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui”.

Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata:
- bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah
- dan mendirikan Shalat
- dan menunaikan zakat
- dan berpuasa di bulan ramadhan
- dan memberikan seperlima [khumus] dari harta rampasan perang [ghanimah] .
- Dan Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] melarang mereka dari meminum Ad Dubaa’ Al Hantam dan Al Muzaffat.

Syu’bah berkata: “terkadang Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] menyebutkan An Naqiir dan terkadang berkata Muqayyir”.

Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata “hafalkanlah itu dan kabarkanlah kepada orang-orang di tempat kalian” [Shahih Bukhari 1/29 no 87]

Hadis di atas menjelaskan bahwa:
- Kabilah Abdul Qais adalah salah satu dari Kabilah Rabi’ah
- Di antara tempat tinggal Kabilah Rabi’ah dengan tempat tinggal Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] di Madinah terdapat tempat tinggal kabilah Mudhar [yang masih kafir].
- Pertanyaannya siapakah kabilah Abdul Qais ini dan dimana mereka tinggal? Terdapat dalil shahih yang menyebutkan kalau Abdul Qais termasuk penduduk Masyriq [timur]


حدثنا أحمد قال حدثنا شباب قال حدثنا عون بن كهمس قال حدثنا هشام بن حسان عن محمد بن سيرين عن أبي هريرة عن النبي قال خير أهل المشرق عبد القيس

Telah menceritakan kepada kami Ahmad yang berkata telah menceritakan kepada kami Syabaab yang berkata telah menceritakan kepada kami ‘Aun bin Kahmas yang berkata telah menceritakan kepada kami Hisyaam bin Hassaan dari Muhammad bin Sirin dari Abu Hurairah dari Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] yang bersabda: “penduduk Masyriq [timur] yang paling baik adalah Abdul Qais” [Mu’jam Al Awsath Thabrani 2/171 no 1615]

Hadis di atas menyebutkan kalau Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] menyebut Abdul Qais sebagai ahlul masyriq [penduduk timur] yang paling baik.

4. Najd dan Bahrain

- Apakah yang dimaksud masyriq [timur] ? Arah timur manakah yang dimaksud? Dimanakah sebenarnya tempat tinggal kabilah Abdul Qais? Perhatikan hadis berikut:

حَدثَنَا مُحَمدُ بْنُ الْمُثَنى قَالَ حَدثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِي قَالَ حَدثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ أَبِي جَمْرَةَ الضبَعِي عَنْ ابْنِ عَباسٍ أَنهُ قَالَ إِن أَولَ جُمُعَةٍ جُمعَتْ بَعْدَ جُمُعَةٍ فِي مَسْجِدِ رَسُولِ اللهِ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ فِي مَسْجِدِ عَبْدِ الْقَيْسِ بِجُوَاثَى مِنْ الْبَحْرَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mutsanna yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu ‘Aamir Al ‘Aqdiy yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Thahman dari Abi Jamrah Adh Dhuba’iy dari Ibnu Abbas yang berkata:

“sesungguhnya shalat jum’at yang pertama dilakukan setelah shalat jum’at di masjid Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] adalah di masjid kabilah Abdul Qais di Juwatsa daerah Bahrain [Shahih Bukhari 2/5 no 892]

- Jadi kabilah Abdul Qais yang termasuk salah satu kabilah Rabi’ah tinggal di Bahrain. Dimanakah Bahrain? Bahrain adalah kawasan yang terletak di sebelah timur arah matahari terbit dari madinah.

- Kalau Bahrain adalah tempat tinggal kabilah Abdul Qais maka dimanakah tempat tinggal kafir Mudhar yang disebutkan dalam hadis Bukhari sebelumnya? Jawabannya gampang, ambil peta dan lihat tempat itu adalah NAJD.

أخبرنا عمر بن سعيد بن سنان قال أخبرنا أحمد بن أبي بكر عن مالك عن عبد الله بن دينار عن ابن عمر أنه قال رأيت رسول الله صلى الله عليه و سلم يشير نحو المشرق ويقول ( ها إن الفتنة ها هنا إن الفتنة ها هنا من حيث يطلع قرن الشيطان ) قال أبو حاتم رضي الله عنه مشرق المدينة هو البحرين و مسيلمة منها وخروجه كان أول حادث حدث في الإسلام

Telah mengabarkan kepada kami Umar bin Sa’id bin Sinaan yang berkata telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Abu Bakar dari Malik dari Abdullah bin Dinar dari Ibnu Umar yang berkata sesungguhnya aku melihat Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] mengarahkan tangannya ke arah timur dan berkata:
“dari sini fitnah dari sini fitnah dari sini dari arah munculnya tanduk setan”.

Abu Hatim berkata “timur madinah adalah Bahrain, Musailamah berasal darinya dan keluar darinya dialah yang pertama membuat bid’ah dalam islam” [Shahih Ibnu Hibban 15/24 no 6648 Syaikh Al Arnauth berkata “shahih dengan syarat Bukhari Muslim]

Catatan:

- Kawasan Bahrain termasuk Najd adalah kawasan yang di masa Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] dikenal sebagai masyriq [timur] sehingga penduduknya Rabi’ah dan Mudhar disebut sebagai ahlul masyriq.

- Jadi hadis tentang fitnah yang muncul dari arah timur matahari terbit, dari arah munculnya tanduk setan dari Rabiah dan Mudhar maka sangat jelas tempat yang dimaksud adalah Najd sebagaimana yang tertera jelas dalam hadis shahih.

- Bahrain dahulu meliputi daerah kawasan timur yaitu Ahsa, Qatif dan Awal. Sekarang Ahsa dan Qatif menjadi bagian dari propinsi timur Arab Saudi dan Awal menjadi yang sekarang dikenal sebagai kepulauan Bahrain.

5. Posisi Najd

bisa baca peta sederhana kan ? mana timur, timur laut, utara, tenggara, selatan, barat, barat daya, barat laut ?

Hizbullah: Kekalahan akan Jadi Milik Arab Saudi

Hizbullah: Kekalahan akan Jadi Milik Arab Saudi

Hizbullah: Kekalahan akan Jadi Milik Arab Saudi

Pointnya adalah Timur Madinah tempat matahari terbit tersebut namanya "Najd" di zaman Nabi . tempat itulah "fitnah tanduk setan"

Definisi Najd

Najd dataran tinggi.

Dari segi Lughah / etimologi Najd bermakna tempat yang berdataran tinggi. Lawannya disebut Ghour yaitu tempat yang berdataran rendah.

Secara bahasa Najd adalah tanah yang tinggi. Pemilik Kamus terkenal Asli Indonesia- KH Ahmad Warson Munawwir- menyebutkan dalam kamusnya

أنجد البناء: إرتفع artinya tinggi

النجد : مصدر نجد

(ج نُجُدٌ ونِجَادٌ ونُجُودٌ واَنجَادٌ) artinya tanah yang tinggi ( Al Munawwir hal 1388 )

Pointnya definisi Najd adalah dataran tinggi

Definisi Irak

Dalam kitab tarikh Baghdad, imam Abu Bakar Ahmad bin Ali bin Tsabit al-Baghdadi mengatakan :

أخبرنا علي بن أبي علي البصري قال: أنبأنا إسماعيل بن سعيد المعدل قال: قال أبو بكر محمد بن القاسم الأنباري قال ابن الأعرابي: (إنما سمي العراق عراقاً لأنه سَفُل عن نجد ودَنا من البحر. أُخذ من: عراق القربة، وهو الخرز الذي في أسفلها

“ Ibnu al-A’rabi berkata ; “ Sesungguhnya kota Iraq dinamakan Iraq sebab Iraq itu lebih rendah dari Najd dan dekat dengan lautan. Diambil kata itu dari Iraqul qoryah yaitu dasar yang ada di bawah kampung “.

Kesimpulan:
Dengan penjelasan dari sisi lughahnya semakin menguatkan bahwa yang dimaksud Najd dalam hadits tersebut adalah Najd Hijaz atau daerah sekitar Riyadh, karena Riyadh merupakan dataran tinggi sedangkan Iraq dataran rendah.

Tempat menetapkan Miqat

حدثنا محمد بن عبد الله بن عمار الموصلي قال حدثنا أبو هاشم محمد بن علي عن المعافى عن أفلح بن حميد عن القاسم عن عائشة قالت وقت رسول الله صلى الله عليه وسلم لأهل المدينة ذا الحُليفة ولأهل الشام ومصر الجحفة ولأهل العراق ذات عرق ولأهل نجد قرناً ولأهل اليمن يلملم

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abdullah bin ‘Ammar Al Maushulli yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu Haasyim Muhammad bin ‘Ali dari Al Mu’afiy dari Aflah bin Humaid dari Qasim dari Aisyah yang berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menetapkan miqat:
- bagi penduduk Madinah di Dzul Hulaifah,
- bagi penduduk Syam dan Mesir di Juhfah,
- bagi penduduk Iraq di Dzatu ‘Irq,
- bagi penduduk Najd di Qarn

- dan bagi penduduk Yaman di Yalamlam
(Shahih Sunan Nasa’i no 2656)

Kesimpulan:
di zaman Nabi, Najd adalah Najd, irak adalah irak,
karena itu Nabi membedakan mana tempat miqat bagi jamaah dari keduanya,
sehingga klaim Najd adalah Iraq failed

NAJD > RIYADH > SAUD > WAHABI > SALAFI > TANDUK SETAN > SUMBER FITNAH ISLAM DI AKHIR JAMAN
Quote:

kapan berangkat ke suriah gan? emoticon-Smilie
Negara di Timteng ga ada satupun yang mau menyatukan seluruh Timteng, menumpas negara2 dan menyatukan menjadi 1 negara. Seperti jaman Dinasti Qing di China yang berhasil menyatukan negara China.
Spoiler for :

Hizbullah: Kekalahan akan Jadi Milik Arab Saudi

Diubah oleh sikotok
Quote:


negara Islam atau yang berpenduduk Islam mana yang dimusuhi dan menjadi target untuk dihancurkan..?

- Turki (jaman Khalifah Utsmani > tumbang)
- Palestina (jaman Hamas > tumbang)
- Afghanistan (jaman Taliban > tumbang)
- Iraq (jaman Sadam > tumbang)
- Libya (jaman Kadhafi > tumbang)
- Mesir (jaman Mursi > tumbang)

next

- Iran (jaman Mullah > belum tumbang)
- Suriah (jaman Assad > belum tumbang)

Quote:


ada begal dimassa
ada begal ditangkep bang ipul

begal = pengikut kebenaran

emoticon-Ngakak


emang disana imam syafii bilang wirog daulah adalah pengikut kebenaran emoticon-Najis (S)
enak aje lo tok tok......... emoticon-Cape d... (S)
Quote:


kasihannya dirimu nak...otakmu belum bisa mencerna pesan2 ulama, dan para tabi' tabi'n..apalagi para sahabat dan Rasul emoticon-Cape d...

levelmu otakmu cuma dengerin ceramah2 ustadz nyambi ngudud....

lap ingus mu dulu nak bocah, sambil keluarkan jurus andalan posting mayat sekalipun itu di campur dengan gambar2 nipu alias jadul bin ngapusi
Diubah oleh sikotok
Quote:


fens wirog cuma bisa ngomong bias.......
gak bisa tudepoin jd gagap gak karuan
kena efek junjungannye yg lg pada jd ampasss

sore2 sambil udud ditemani segelas kupi laros eh salah, kupi luwak emoticon-Big Grin
pussss habecuuuuuhhhhh.... pussssh enak banget dachhhh
HISBULLATA ITU LEMAH,LAWAN 10 ORANG ISIS SAJA MUNGKIN PUNAH ITU HISBULLATA WAL UZZA
Quote:


gundul disini adalah mencukur jenggot
bukan gundul pitak botak kepala

http://sunnah.com/bukhari/97/187
Quote:


lol
lo tau arti kata salaf ga seh? belajar dulu sono biar ga pamer kegoblokan
wahabi? coba sebutkan satu saja orang didunia yg mengaku sebagai wahabi seperti ngakunya syiah
ente tau arti kata al wahab? salah satu sifat allah
belajar dulu sono yg bener jangan malu2in dirimu sendiri
wong modal kopas,gugel translate ae kok,pingin tau islam,pingin mastering islam kok yg didengerin media mainstream lee le
ni baca lagi qurannya kopas ke gugel sana cari tau artinya
وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الْأَرْضِ يُضِلوكَ عَن سَبِيلِ اللهِ ۚ إِن يَتبِعُونَ إِلا الظن وَإِنْ هُمْ إِلا يَخْرُصُونَ

LO MAU TAU GAK,ORANG YG BERPIKIRAN BODOH,MUDA DUNGU,MEMBACA QURAN TAPI IMANNYA GA SAMPE KERONGKONGAN
YA ITU ELO,KHAWARIJ,MALAH NUDUH2 ORANG LAIN KHAWARIJ
BERASAL DARI TIMUR -> INDONESIA
MENGAKU2 SEBAIK2 MANUSIA-> MENGAKU2 ISLAM PALING JOS,ROHMATAN LIL ALAMIN,CINTA DAMAI,ANTI JIHAD,NGOWARIJ2KAN MUJAHID,BERPEDOMAN KEPADA HUKUM BUATAN MANUSIA,PANCASILA,ISLAM TAPI PALING RISIH SAMA HUKUM ISLAM
KARENA MEREKA SEPERTI ANAK PANAH YG KELUAR DARI BUSUR
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di