CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Entrepreneur Corner /
ALL about Tender Pemerintahan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000005865491/all-about-tender-pemerintahan

ALL about Tender Pemerintahan

Tampilkan isi Thread
Halaman 68 dari 80
Quote:


gan trims penjelasannya via PM. gak bisa bales PM agan karna inboxnya sudah penuh
Quote:


Sama2 gan, maaf pengetahuan terbatas emoticon-Big Grin

Oiya lupa dikosongin PM nya, tp skrg udh clear tuh kl mau PM emoticon-Smilie

Btw, sayang posisi agan di luar kota yak, kl di ibukota hayok dah kita tandem heheheh
Diubah oleh bluetubby
Quote:


usaha agan arahnya kemana dulu ni? kalau misal pekerjaan jasa kontruksi harus ada SIUJK, kalau seputar migas beda lagi, begitu juga dgn alkes.

tapi kalau pengadaan barang2 umum liat di SIUP nya aja, biasanya sudah di arahkan atau jiplak aja siup PT atau CV yg sudah jalan main pengadaan.
Quote:


ada gan, yg masuk LPSE tuh yg gede2, supaya terkesan proyek2 itu dibuka untuk umum jadi terkesan tidak ada permainan karena diumumkan ke publik, tapi yg dibawah 200jt ga dibuka di lpse, bisa lelang sederhana antar rekanan yg terdaftar di milist pengadaan instansi terkait, bisa juga penunjukan langsung.
UPS yg lagi hot itu salah satu tender ya? kemarin baca koran jawa pos. orangnya di ublek" karena mark up harga dari 15jt per meter di klaimkan 25jt per meter. mark up harga emang haram hukumnya ya? kan hukum bisnis udh sewajarnya mark up harga.
Quote:


Mark up lebih dari 30% untuk sekelas barang2 pasar itu gak wajar gan, berpotensi menimbulkan kerugian negara
Quote:


namanya usahawan naluri kan begitu? lalu batas mark up brp?
Quote:


kalau yg ini di kantor dinas di kota masing" ya gan? masalah tender.
misal pemerintah buka harga 50jt, kita dpt total biaya yg dikeluarkan dahulu katakanlah cuma 25jt. tapi kita ngajukan 50jt kan tetap nanti kita dibayar 50jt kan? masa diburu kpk? emoticon-Hammer (S)
malam gan..nubie mau numpang tanya nih...

saya punya saudara yang sudah sering ikut tender pengadaan barang. saudara saya itu mengajak saya untuk ikut kegiatan usaha ini(membuat perusahaan,ikut lelang,dll). ayah saya pun mendukung. tapi ada yang mengganjal di hati saya kalo saya terjun ke dunia proyek pengadaan ini...

-apa dalam kegiatan tender pengadaan barang,dipastikan 100% pasti ada praktik KKN?
-jika ada jatah 'fee' sekian % untuk panitia lelang,apa itu termasuk praktik suap/gratifikasi?karena menurut saudara saya,hal tersebut sudah lumrah terjadi dalam kegiatan lelang pengadaan barang.

jujur saya tertarik dengan kegiatan lelang pengadaan ini,karena saya bisa belajar langsung dari saudara saya yang sudah paham mengenai bidang bisnis ini. tapi dalam hati kecil saya,saya takut jika dalam bidang ini rawan praktik kecurangan,karena saya sendiri ingin mendapatkan keuntungan dengan cara yang halal. belum lagi kalo sampe (amit2) diciduk oleh KPK seperti kasus UPS yang sedang ramai belakangan ini. barangkali ada agan2 yang bisa memberikan saya pencerahan mengenai kegalauan saya diatas & dapat memberi informasi mengenai 'peraturan2 tidak tertulis' dalam bidang tender pengadaan barang. terimakasih sebelumnya...emoticon-Angkat Beer
Quote:

udah kasih masukan di sini aja dah berarti bget buat nubi gan...emoticon-Malu (S)
Quote:


sebelum di lelang semua pekerjaan itu sudah ada info HPS (harga perkiraan sendiri) yang dibuat oleh tim HPS terkait dibawah bagian pengadaan.

Jika HPS ditentukan 50jt, jika kita menawarkan diatasnya sudah jelas kita diskualifikasi, tapi jika kita menang lelang dgn lawan beberapa kompetitor misal di 48jt, maka kita mulai bekerja atau kulak barang setelah kontrak/PO/SPK asli kita terima dan telah di tanda tangani pihak pertama dan kedua. Amannya seperti itu, dan tagihan pasti dibayar sesuai kontrak dipotong ppn 10%.


Quote:



iya gan, kalau mark up nya terlalu banyak untuk kelas barang pasar (kita mudah cari harga nya) sudah pasti itu dimainkan dgn cara yg ikut lelang adalah rekanan yg sekongkol jadi harga sudah diatur, kalau murni dibuka dengan HPS yg fair, kita kemahalan pasang harga pasti kita kalah lelang gan.


Quote:


gak 100% ada praktik KKN gan, tergantung panitianya, kalau panitianya lurus dan anti suap agak susah, mereka memutuskan pemenang lelang hanya berdasar harga terendah dan sesuai yg mereka minta, tetapi 95% main pengadaan baik barang maupun jasa pasti ada praktik KKN.

dan segala bentuk pemberian itu sudah jelas suap gan, karena menurut aturan mereka bekerja tdk boleh menerima apapun dari rekanan/pihak ke2. Tapi pemberian itu memang lumrah, jika kita main bersih, dari 10 proses lelang kemungkinan menang kita hanya 20%-30%.
Diubah oleh gerindamesin89
wah, jujur loh gan, ane juga ikut tender di pemerintahan.
dan baru pertama kali ane bekerja sebagai presales di PT yg ane tempatin sekarang.
penuh dengan ketegangan sih kalo menurut ane ketika ikut tender gitu, mulai dari ketika pencarian barang yang dibutuhkan untuk pemerintahan, sampe pemasukan dokumen tuh harus jeli dan harus benar benar, salah sedikit bisa bahaya gan.

kebetulan ane bulan ini lagi menang tender di daerah jakarta, dan jujur gan, ini pertama kali ane menang tender. kerja baru 3 bulan di bidang ini eh udah menang, udah gitu salah naro harga lagi. makin gila pikiran ane.
dan sekarang masih di atasi sama atasan ane sih gan, katanya sih bisa di atasi.
ane pikir ketika menang tender itu cuma bahagia ajah, eh ternyata masih ada rasa takutnya juga.

yang penting, jalanin aja deh ane mah. kuliah di Teknik komputer, kerjanya di PT Penyedia IT pula. huh.
pokoknya new experience dah.

maap gan curcol.emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace
Quote:


salah estimasi harga tapi modal orang sih gak papa gan, palingan kena SP atau dipecat (kalau kerugian fatal), yang berat tuh saat salah estimasi harga perusahaan kita sendiri, apalagi kalau kita merintis.

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:


kalau memang benar seperti yang dibold,berarti mayoritas peserta lelang berpotensi berurusan dengan KPK/polisi donk gan ?

dan untuk yang bold biru, "suap yang lumrah". apakah "suap yang lumrah" itu masih berpotensi berurusan dengan KPK/polisi ?

kalo memang begitu,berarti peserta lelang harus punya nyali gede ya gan,jaga2 kalo2 harus berususan dengan penegak hukum karena praktik KKN yang dilakukan. waduh ngeri juga ya...saya jadi bingung nih,ikut atau jangan ajakan saudara saya untuk mendalami kegiatan lelang pengadaan & suatu saat bikin perusahaan sendiri untuk ikut lelang...

Quote:


kalo boleh tau,rasa takut yang dibold gara2 apa tuh gan ?

Quote:



kalau di pemerintahan sangat rawan gan, proyek pemda, pemprov. tapi kalau pemerintahan misal di PLTU dibawah PLN, migas dibawah pertamina, lebih susah di cari jejaknya, karena banyak hal khusus dalam hal pekerjaannya, jadi potensi berurusan dgn pihak berwajib sangat kecil karena HPS sudah ditetapkan. (pengalaman ane, karena jadi rekanan di PLTU).

suap lumrah itu bermacam2 gan, kita rajin kasih amplop ke salah satu orang pengadaan, jadi saat dia pegang 1 surat lelang, dia lgsung hub kita, supaya kita carikan 2 perusahaan pembanding, tapi intinya kalau HPS dari tim terkait dan kita tidak ikut mengatur, hal itu pasti aman ga bakal berurusan pihak berwajib.

tapi kalau kita yg ikut atur nilai hps selama jenis pekerjaan tsb rumit potensi bermasalah sangatlah kecil, tapi kalau pekerjaan contoh pengaspalan jalan raya, atau pengadaan konsumable di Instansi, hal inilah yg sangat beresiko, dari PPK, SKPD, rekanan, dan yg bersangkutan pasti kena semua kecuali BUPATI/WALIKOTA, padahal ada pos - pos masuk kantong mereka.
Quote:


jadi intinya untuk meminimalisir berurusan dengan KPK/polisi :

-mengikuti lelang yang banyak 'hal khusus' dalam pekerjaannya. (maksudnya 'hal khusus' apa ya gan ? emoticon-Bingung (S) )
-tidak mengatur HPS yang telah ditetapkan.

dengan begitu,potensi berurusan dengan penegak hukum pun kecil meskipun kita melakukan praktik suap. benar begitu gan ?

dan biasanya untuk menghindari risiko berurusan dengan pihak berwenang,biasanya 'suap' itu dilakukan sebelum proses tender atau sesudah memenangkan tender ya gan ?
Quote:


contohnya : coba kalau ada proyek Jasa penormalan coal plough pada conveyor batu bara dan pengadaan cover traveling screen untuk screen air laut jadi air demin.

mark up 2x lipat untungnya besar sekali, dan kalau kita ikut atur hps pun kita bisa mark up, kasih aja uang 1-2jt ke orang pengadaan yang pegang lelang tsb, minta jgn dibuka, jd kita tinggal cari 2 pembanding, setelah menang lelang, pekerjaan selesai, kontrak dibayar, ga bakal deh urusan sama pihak berwajib.
pasti lolos.

kalau ane gan, ga pakai istilah suap, kita jalin kekeluargaan dgn org pengadaan, ada proyek atau enggak kita rutin kasih amplop minimal 500rb lah.
Mastah 2 mohon bimbinganya neh...
Review sekilas aja. Ane dan team ada pengalaman ngerjain proyek aplikasi IT pemerintah di Kemendikbud (2x) sma di Bapelkes (1x). Dulu ada seorang yang emg org dalem pemerintah jadi setiap ada project lgs penunjukan langsung...
Nah skrg patner ane dah di pindahin jauh jadi ane dan team udh aga susah maen di pmerintahan. Ada niat sih mau ikutan tender....mau minta saran neh gan,baiknya untuk tender IT gitu mulai dan nyarinya dr mana ya?? Soal CV ane dah nebeng sm temen gan ato agan2 disini ada yg butuh jasa ane dan team hehe PM/email ke febriyanmf@gmail.com aja gan
Diubah oleh cumaadaaku
Quote:


Masuk dulu gan jadi rekanan coba ikut lelang secara rutin, barangkali ada yg nyangkut, dan sambil cari celah. Kalau kita pandai beragumen produk dan kemampuan kita, tidak mustahil bisa jalan lancar gan. Sama-sama butuh duit kok, kita sebagai rekanan dan panitia lelang.
Quote:

nah awal mulanya biknya gimana?? Cara cari tau lelang infonya gimana gan?
Halaman 68 dari 80


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di