CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Entrepreneur Corner /
[Share & Diskusi] DUNIA SEMUT RANGRANG & BUDIDAYANYA ~~~
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/529152a51f0bc3772f000007/share-amp-diskusi-dunia-semut-rangrang-amp-budidayanya

[Share & Diskusi] DUNIA SEMUT RANGRANG & BUDIDAYANYA ~~~

Tampilkan isi Thread
Halaman 137 dari 221
Nambah ilmu nih ! emoticon-Shakehand2

pasca panen

Quote:


Kalo pengalaman ane dlm satu rak ane sediakan khusus 1 shaff utk naruh semut kembali yg toplesnya ane panen krotonya.

Biasanya ane cukup lakukan pengembunan aja kesemut yg krotonya ane panen n semutnya sdh normal kembali. Nanti semutnya akan naik sendiri ke shaff atasnya utk bergabung dg toples yg lama atau agan sediakan toples baru utk membuat sarang baru

Tapi tergantung asal dari semut agan juga sih. Kalo agan semutnya berasal dari alam agan rawat dulu 3 bulan utk pengembangan koloni sekaligus menghilangkan karakter liar dari semut alam yg cenderung mudah stress apabila berdekatan langsung dg manusia. Tapi kalo bibit dr beli agan bisa memanen langsung setelah agan rawat 1 bl. Tapi dg catatan pastikan bibit yg agan beli itu sudah lama berada dlm sarang toples tsb.

Selamat mencoba gan... Dan semoga suksses sll panennya.

cara memanen kroto

Mungkin agan banyak yg bingung gmn ˆ⌣ˆ✽ïƴää✽ˆ⌣ˆ kalo kroto sdh waktunya dipanen trs cara panennya gmn?

Biar agan lbh jls banget agan bisa search cara memanen kroto videonya di youtube.

Siklus panen biasanya per 15hari sebelum semut pupa berubah menjadi semut remaja.

Mari kita cetak peternak rang2 yg benar2 bisa menghasilkan kroto dan tidak hanya jual bibit semut saja.
Ane malah lg minat ternak Dinosaurus gan..bagi tipsnya dunk emoticon-Stick Out Tongue
Quote:


kalo semut yang abis dipanen dan stress berat dikembalikan ke rak dengan satu koloni yang sama bikin nggak stress lagi gan? kalo ane mikirnya sih kalo panen kerusakan sarang dibawah 50% aja, jadi kita nggak ngerusak sarang tapi hanya ngambil kroto yang jatuh ketika kita tuang... yang nempel biarin aja...

Quote:


ane mau pake bibit beli aja gan... kemarin2 temen ane ga nemu sarang di alam emoticon-Ngakak
coba besok awal tahun ane share kalo udah percobaan pemanenan
doakan saja berhasil gan...

Quote:


yang di youtube rasanya pada sadis2 gan kalo panen emoticon-Ngakak
dihajar habis tuh sarang....
yang ane pikirin gini, kan banyak tuh yang pada sharing di fb dkk yang pada gagal pasca panen, kalo menurut ane apa karena mereka belum punya sarang yang banyak (kalo menurut perhitungan ane sih 600 sarang itu batas aman) tapi udah terlanjur dipanen makanya ga berkesinambungan tuh panen nya...

kalo dipikir dari segi logika nih gan, anggaplah 1 kilo kroto harga 100 rb
dengan asumsi (ingat ini asumsi, bisa lebih bisa kurang) anggaplah 30 sarang= 1 kg
maka selama 20 hari kerja kita bisa aktif panen 1 kg sehari (20 kg sebulan), jadi sekitar 2 juta sebulan.. well angkanya ga cukup besar, tapi kebebasan waktu kita banyak (ini yang penting)... ane rasa masih worth to do kok
Quote:


Sekali lagi ini hanya hipotesa;
Budidaya ini prinsipnya adl memindahkan habitat semut di pohon ke dlm sarang buatan. Jadinya harus dibuat semirip mungkin dgn alam, termasuk panen.emoticon-Ngakak
Klo di alam, saat ada serangan thd sarang, pasti diobrak-abrik. Sarang hancur dan kroto lenyap. emoticon-Ngakak
Lakukanlah seperti itu, biasanya sarang jatuh dari pohon, dan dihancurkan oleh predator. Semutnya sebagian tewas, sebagian menyelamatkan diri kembali ke pohon, mencari bala bantuan pada koloni yg tersisa. Klo koloninya cukup besar, mereka akan bikin sarang baru, tapi klo koloninya kecil, semut yg kena serangan akan join ke sarang yg ada.

Ini hipotesa loh.... Belum teruji.emoticon-Malu (S)
Quote:


wkwkwkw masuk akal gan... kayaknya ane mikirnya kejauhan de...
ngebandingin semut ama manusia...
kalo manusia udah galau akut kan bisa berminggu2 bahkan berbulan2 emoticon-Ngakak apalagi kalo ababil, malah mikir bunuh diri segala emoticon-Hammer2
tapi hipotesanya kemungkinan besar masuk akal gan...
kalo diserang pasti habis2an juga....

Apakah ini Ratu???

[Share & Diskusi] DUNIA SEMUT RANGRANG & BUDIDAYANYA ~~~[Share & Diskusi] DUNIA SEMUT RANGRANG & BUDIDAYANYA ~~~

Gan, foto ini barusan ane ambil (30/10). Ada 2 caltu dalam foto, umurnya kira2 sama, pertama kali terdeteksi scr visual tgl 15/10.
Nah yg jadi pertanyaan, kenapa yg ane lingkarin merah gak ada sayapnya? Apakah ini tanda2 awal pembantaian? Mengingat umurnya belum nyampe 1 bulan, sedangkan dlm berbagai tulisan dinyatakan perlu waktu 6bln - 1tahun utk penobatan Caltu sbg Ratu.
emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)

Sbagai informasi : Sarang ini terisolasi dgn populasi kurleb 100 ekor semut campuran drone, pekerja, prajurit dan caltu.
Diubah oleh khayyath

update foto

Ini Caltu yg di foto sebelumnya, ane ambil dari sarang karena penasaran pengen liat lebih jelas. Secara visual ane lihat masih ada sisa kecil sayapnya.

[Share & Diskusi] DUNIA SEMUT RANGRANG & BUDIDAYANYA ~~~[Share & Diskusi] DUNIA SEMUT RANGRANG & BUDIDAYANYA ~~~

apakah ini ratu atau caltu yg sedang dalam proses pembantaian?
Quote:


Itu berasal dr pupa yg menetas apa agan dpt dr alam or penjual kroto seperti itu? Umumnya caltu yg kl agan duga berumur baru 1bl sih umumx msh berwarna hijau n bersayap gan. Kalo ratu di tempat ane sih warnanya hitam perut dg garis2 emas, tp ada jg ratu yg berwarna kemerahan seperti itu di beberapa gambar di blog.seperti pnya agan itu wrnax, kl sdh ratu umumx dikerubutin sm semut perawat utk melindungi sang ratu.

Tapi smoga aja itu ratu. Kalo itu caltu yg dibantai bukan hanya sayapx yg hilang, tp anggota tubuh yg lain pasti sdh terpotong2
bukan gan itu masih caltu umur di bawah 2 bulan
Quote:


Quote:


Nah karena itulah ane bingung Ganemoticon-Bingung (S) Di kiri foto itu kan ada juga Caltu yg masih bersayap. Mereka ini asli dari pupae yg bertransformasi. Rekan seperjuangannya masih ada sayap kok yg satu ini udah rontok. emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)emoticon-Bingung (S)

Ane observasi terus nih....
lama ngga mampir ketinggalan banyak euyyy emoticon-Big Grin
kemarin2 saya tanya2 mengenai semut ke beberapa akademisi univeritas yg mempelajari entomologi dikasi makalah penelitian sama dr. joachim offenberg utk yg berminat saya sudah upload di-dropbox link

dan dari hasil e-mail ke beliau ada beberapa yg kontra dengan kepercayaan peternak semut rangrang di Indonesia berikut saya lampirkan jawaban dari beliau:

Hello Mario,

Thanks for your questions, and congratulations on your initiative: edible insects are the way to go!

We contacted an expert on many aspects of Oecophylla biology, Dr. Joachim Offenberg; and here is what he had to say:

"1. In nature they prefer sunny places for their leaf nests. However, as it looks like you keep the ants in plastic bottles it may be better under shady conditions as the bottles are transparent and temperature may build if exposed to direct sunshine. You can find a study on this issue via this link. On the other hand, the ants prefer temperatures usually above 30 degrees Celsius. Brood development increases with temperature.

2. The diet you describe seems to be adequate for the ants but it is important they have ad libitum access to a 20-30% sugar solution (they seem to prefer sucrose) and also remember to provide pure water ad libitum. In general they accept most types of protein but they prefer it in a wet condition. I.e. fresh rather than dried meat and fish etc. As insects are their natural source of protein it think it would be wise to include insects to some extend in their protein diet.

3. First of all you need to be sure that you do not mix nests from different colonies. In that case they will fight each other rather than producing offspring. Secondly you need to be sure that the maternal queen of the colony is included in your ant farm. The maternal queen (the queen without wings) is the only member of the colony that can produce eggs that are able to develop into brood. Weaver ant colonies will not accept introduced queens which makes it important to find the maternal queen of the colony (which can be difficult!). A last reason for limited brood production could be limited availability of space in the ant farm. I know from my laboratory colonies that colonies that live under limited space, reduce the production of new workers, since the colony is able to match the production of new workers to their actual need. I do not, yet, know the mechanism behind this regulation and have therefore not found a way to trick them to continue a high brood production. If you find a way I will be happy to hear about it!

4. Lastly, it is important to protect the ant farm against smaller ant spices as e.g. Pheidole spp., crazy ants etc. They like weaver ant larvae as much as the birds and are in many cases able to win a fight against weaver ants.

Good luck with your ant farm and best wishes,"

Joachim Offenberg, Flavia Esteves

semoga bermanfaat emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Kaskus (S)
cocok banget nih trit buat ane yg mulai tertarik ama semut rangrang emoticon-Big Grin tengkiu banyak yah gan
Quote:


Mantaf gan..emoticon-Ngakak

Mohon bantuannya ya gan..coz english ane rada2 ngoh gitu..padahal udah pake gugel translet juga emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

1. berartimenurut Dr. Joachim angkrang lebih suka suhu diatas 30 derajat ya gan...dan yg langsung terkena sinar matahari emoticon-Matabelo

2. ad libitum itu apaan ya gan emoticon-Malu (S)

3. teknik penyatuan koloni masih bisa dipake disini kan gan

makasih ya gan
Quote:


whut tiba2 ada updatean keren...
berarti banyak kepercayaan yang sepertinya salah ya?
1. semut suka tempat terang dan suhu 30++? mungkin dibuat seperti iklim gurun yang kering dan panas kali yah? emoticon-Bingung

2. berarti selain air gula juga ada air murni yah? pure water ad libitum >>> kalo terjemahan ngawur ane sih aer murni tanpa gula (air mineral kalik ya?)

3. kalo misal pake penyatuan koloni kira2 bisa? terus kalo misal kita cuma tambahin kroto aja (beli di pasar) gitu bisa ga? secara tambah banyak yang dirawat berarti butuh banyak semut pekerja>>> otomatis harus tambah pekerja?
itu sih analisa ngawur ane gan emoticon-Hammer2 emoticon-Ngakak
Quote:


Saya coba terjemahkan secara sederhana ya
1. Rangrang di alam lebih memilih sarang daun di tempat yg banyak terkena sinar matahari, tapi karena kita pakai botol sbg media sarang, maka tempatkan di bawah naungan karena suhu di dlm botol plastik transparan bisa terlalu panas bagi koloni. Biasanya semut menyukai suhu di atas 30 derajat. Perkembangan koloni meningkat sesuai suhu (dg kata lain, koloni lg banyak2nya di musim kemarau)

2. Suplai pakan... Semut menyukai larutan gula 20-30% (berdasarkan pengamatan si ahli, mereka lebih suka sukrosa, tapi mungkin beda selera semut bule dengan semut lokal). Jangan lupa utk menyediakan air murni. Untuk pakan protein, semut memilih pakan basah (segar) ketimbang pakan kering. Jadi kalau ngasih ikan/daging, kasi yg seger. Sumber pakan alami rangrang adalah serangga lain, jadi ada baiknya utk menyertakan serangga dalam pemberian pakan (jangkrik/cacing/belatung/ulat). Btw, ad libitum di situ maksudnya ngasih suplai pakan tanpa dijatah. Seperti yg agan akuq lakukan, jadi biar semutnya sendiri yg menentukan kapan mereka kenyang.

3. Jangan mencampur sarang dari berbagai koloni karena ntar mereka malah berantem dan bukannya mengembangkan koloni (tp kayaknya teknik penyatuan koloni agan akuq bisa diterapkan di sini karena terbukti koloni yg berbeda TIDAK berantem)
Pastikan ratu petelur (maternal queen/ratu tanpa sayap) ada di dalam koloni. Koloni rangrang ga mau menerima ratu dari koloni lain (imho, kalau mau campur koloni, campur koloni yg ngga punya ratu dengan koloni utama yg sudah ada ratunya). Produksi koloni yg terbatas diakibatkan oleh kapasitas sarang yg terbatas. Berdasarkan pengamatan si peneliti, koloni yg hidup dalam ruang terbatas secara otomatis akan mengurangi laju pertumbuhannya. Jadi kalau agan2 bisa dapetin trik supaya laju pertumbuhan koloni tetap tinggi, dia pengen tau caranya

4. Hati2 dengan spesies semut lain yg lebih kecil. seperti Pheidole spp (ini semut item kecil2, yg punya semut serdadu kepalanya buesar banget), crazy ants (semacam semut api) karena ukuran pasukan mereka bisa dengan mudah membantai koloni rangrang

Mudah2an membantu
Quote:


Quote:


weeehhhh...mantep bener emoticon-Ngakak

makasih ya ganemoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Quote:

1. Bisa diartikan begitu namun amannya kalo menurut saya diartikannya lebih enak suhu jangan kurang dari 30 derajat celcius soalnya kalo lebih dari 30 derajat nanti orang mengartikannya 70 derajat celcius juga gapapa emoticon-Cape d... (S)
2. Dapat diartikan bebas sebagai "suka-suka semutnya" jadi sediakan aja berlebihan jangan dijatah
3. Bisa sekali,,tapi kalo saya pribadi ketimbang koloninya disatukan saya lebih suka apabila koloni tersebut dipisahkan. Saya lebih sreg dengan pemikiran lebih banyak koloni ketimbang lebih banyak sarang. Apakah semua semut dalam suatu koloni itu bertelur?tidak kan. Nah ada beberapa yang sudah sukses beternak rangrang tanpa ratu, logikanya kalo kita punya satu ratu yang bertelur dalam satu koloni, terus kita juga punya satu koloni yang bertelur tanpa ratu kalo kita gabungkan semut pekerjanya jadi ngga bertelur lagi dong soalnya kan udah ada ratu yg bertelur kalo gitu produktivitas menurun dong, dengan begitu bukannya jadi nambah produktivitas malah nambah mulut yg mesti dikasi makan kasarnya kan emoticon-Big Grin IMHO
Quote:

1. bukan seperti itu mengartikannya om itu kan di alam, semut membutuhkan suhu kisaran 30 derajat utk menetaskan telur MUNGKIN dikarenakan suhu di area bawah pohon tidak nyampe segitu makanya semut nyari tempat yg lebih tinggi utk mencukupi kebutuhan suhu agar telur dapat menetas selain dari itu pertimbangan lainnya adalah predator. Kalo si om download file pdf yg saya attach di postingan tersebut om bisa lihat ada sarang semut rangrang berada dipangkal pohon.
2. Air murni itu ya air aja om ngga pake ditambahin gula maksudnya
3. Bisa dan sudah banyak yang membuktikan tapi saya sendiri lebih suka dipisah aja kalo dapet koloni baru emoticon-Big Grin
Quote:


tuh udah diterjemahin oleh om SeTECH, terima kasih bantuannya om emoticon-Big Grin
Diubah oleh zarach
Quote:


wkwkw iya gan ane baru ngeh abis baca terjemahannya on SeTECH emoticon-Ngakak
maklum gan terjemahan ngawur... belom bisa donlot pdf nya... masih di kantor emoticon-Hammer2
ntar aja kalo uda pulang.. emoticon-Ngakak
Diubah oleh kingiyk
Halaman 137 dari 221


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di