CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
mana lebih bagus, DETIK atau okezone.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53c99262de2cf249568b4610/mana-lebih-bagus-detik-atau-okezone

mana lebih bagus, DETIK atau okezone.

seperti yg kita ketahui, media sekarang udah pada tidak netral, masing2 punya jago presiden,

Nie ane mau mbandingin berita yg di tulis OKEZONE dan Detik, berita diambil dari tempat yg sama, isinya jg sama, tp kok judulnya jauh berbeda, coba agan nilai judul berita yg mana yg cocok untuk berita tersebut.

okeZONE.

566.980 Warga Yogyakarta
Memilih Golput
Sabtu, 19 Juli 2014 - 01:00 wib
Prabowo - Okezone
Ilustrasi Golput (Dok Okezone) enlarge this
image
YOGYAKARTA - Komisi
Pemilihan Umum DIY sudah
menyelesaikan rapat pleno
terbuka rekapitulasi hasil
penghitungan perolehan suara
Pilpres tahun 2014 di Hotel
Ambarrukmo, Yogyakarta.
Ketua KPU DIY Hamdan
Kurniawan menyampaikan,
pelaksanaan Pilpres 9 Juli lalu
dinilai paling transparan
dibandingkan sebelumnya. KPU
membuka akses kepada publik,
mulai dari mengecek daftar
nama pemilih sampai dengan
penghitungan suara melalui
websaite.
"Tingkat partisipasi Pilpres DIY
sebanyak 79.84 persen. Jumlah
itu turun 0,2 dibandingkan Pileg
9 April yang mencapai 80
persen," kata Hamdan
Kurniawan, Jum'at (18/7/2014)
malam.
?Meski menurun, kata dia,
namun jumlah itu masih cukup
tinggi diatas nasional tiap
daerah yang ditarget 79 persen.
Partisipasi Pilpres 2014 ini lebih
tinggi dari Pilpres 2009 lalu yang
mencapai 75.97 persen.
"Kami ucapkan terimakasih
pada seluruh penyelengara
pemilu atas dedikasi, loyalitas
dan kerja kerasnya sehingga
dapat menyelangarakan pemilu
2014 sebagaimana yang kita
harapkan," ucapnya.
Hamdan merilis total suara di
DIY dari empat Kabupaten dan
satu Kota sebanyak 2.245.164
pemilih. Sebanyak 566.980
pemilih tidak menggunakan hak
pilihnya alias golput. Dari
2.245.164 pemilih tersebut,
sebanyak 2.211.591 pemilih
dinyatakan syah, sementara
33.573 pemilih tidak syah.
Pasangan nomor urut 1,
Prabowo Subianto dan Hatta
Rajasa memperoleh total suara
di empat Kabupaten/satu Kota
sebanyak 977.342 atau 44,19
persen. Sementara pasangan
nomor urut 2 Joko Widodo dan
Jusuf Kalla mendapatkan suara
1.234.249 atau 55,81persen. ?
Rinciannya, Kabupaten Sleman
nomor urut 1 memperoleh
303.420 suara dan nomor urut
2 mendapat 355.975 suara.
Kabupaten Bantul nomor 1
memperoleh 271.535 dan
nomor 2 313.383.
Untuk Kabupaten Kulonprogo
pasangan nomor 1
memperoleh 127.144 dan
nomor dua mendapat 136.881.
Kabupaten Gunungkidul nomor
1 mendapat 176.801 suara dan
nomor 2 sebanyak 280.110.
Dan, terakhir untuk Kota
Yogyakarta, pasangan nomor
urut 1 memperoleh 98.441
suara dan pasangan nomor
urut 2 mendapat 147.900 suara.
(ful)

DETIK.

KPU DIY: Jokowi-JK Raih
55,81% Suara, Unggul
Diseluruh Kabupaten/
Kota
Edzan Raharjo - detikNews
Foto: Rapat Pleno Rekapitulasi
Pilpres di DIY (Edzan/detikcom)
Yogyakarta, - Komisi Pemilihan
Umum (KPU) Daerah Istimewa
Yogyakarta secara resmi
mengumumkan perolehan suara
masing-masing capres-cawapres
diwilayah DIY. Penetapan
perolehan suara berlangsung
dalam Rapat Pleno Terbuka
Rekapitulasi Hasil Penghitungan
Suara Pemilu Presiden dan Wakil
Presiden Tahun 2014 yang
digelar di Hotel Royal
Ambarukmo Yogyakarta, Jumat
(18/7/2014).
Dalam rekapitulasi tersebut,
pasangan capres cawapres
nomor urut 1 Prabowo
Subianto-Hatta Rajasa
memperoleh total 977.342 suara
atau mencapai 44.19%.
Sementara pasangan nomor
urut 2 Joko Widodo (Jokowi)-
Jusuf Kalla (JK) memperoleh
1.234.249 suara atau meraih
55.81%. Pasangan Jokowi-Jusuf
Kalla unggul disemua
Kabupaten/kota diseluruh DIY.
Hasil rekapitulasi KPU tersebut,
dapat diterima oleh semua saksi
masing-masing capres. Kedua
saksi pasangan capres cawapres
menerima dan menandatangani
berita acara rekapitulasi
perolehan suara.
Ketua KPU DIY, Hamdan
Kurniawan mengatakan,
pengguna hak pilih diseluruh
DIY sebanyak 2.245.164 dan
pemilih yang tidak
menggunakan hak pilihnya
sebanyak 566.980. Sementara
untuk jumlah pemilih sebanyak
2.812.144. Tingkat partisipasi
pemilih di DIY pada Pilpres kali
ini mencapai 79,84%. Dan yang
tidak menggunakan hak pilih
mencapai 20,16%.
"Tingkat partisipasi pemilih di
Pilpres kali ini menurun jika
dibanding pada Pileg lalu, yakni
turun 0,2%. Di Pileg lalu
partisipasi pemilih mencapai
80,02%. Namun jika dibanding
dengan Pilpres 2009, partisipasi
meningkat 4%," kata Hamdan di
Hotel Royal Ambarukmo
Yogyakarta.
Penyebab penurunan partisipasi
pemilih di Pilpres dibanding Pileg
tersebut, belum diketahui pasti.
Namun ada kemungkinan,
pemilih DPTB yang dimasukkan
di Pilpres ini pulang dan tidak
menggunakan hak pilihnya di
DIY.
Halaman 1 dari 2
Post ini telah dihapus oleh celanaman
G tau gan, tapi ane lebih sering buka detik
Post ini telah dihapus oleh celanaman
beberapa usul untuk judul berita.
1. KPUD DIY SELESAIKAN REKAPITULASI.
2. PRABOWO KALAH DI DIY.
3. SEKIAN JUMLAH PENDUDUK DIY GUNAKAN HAH PILIH.
4. AMIN RAIS EFEK TAK TERASA DI DIY.
5.DLL
kalo ane sih kaskus aja emoticon-Ngakak
Okezone oke
Puyeng baca
gk tau gan
jarang baca berita emoticon-Ngakak
mana aj terserah agan dah emoticon-Kiss yang bijaklah dalam mencerna informasi emoticon-Kiss
Seharusnya pertanyaan judul ente, mana yang lebih akurat dan terpercaya dari antara keduanya, bukan mana yang lebih bagus, karena keduanya sama bagusnya, tapi belum tentu akurat ataupun terpercaya.
Quote:



~setuju banget ama agan ini
emoticon-rose
judulnya gan biar jelas + rapiin treadnya biar bagus menarik, dan ga sakit mata bacanya emoticon-Ngakak
Diubah oleh barca.cholic
Haduuhhhh
dua2nya bagus ko gan, emang ada yang berat sebelah gitu emoticon-Bingung (S)
no way gk ad yg bagus semuanya udh tercampur politik yg kotor
ane sih buka dua duanya tapi jarang liat politiknya gan emoticon-Ngakak paling ;iat berikta lain terutama bola emoticon-Ngakak
aduhh puyeng ane bacanya, ane sihh lebih sering baca detik drpd okezone, soalnya dari ane jaman smpdetik uda ada
Menurut aku sama-sama bagus...
Karna dua2nya media yang memberikan informasi... :-)
Masalah benar atau tidak,, Tu urusan yang media itu..
emoticon-Ultah
22Nya jg ok ko gan emoticon-Wink
Menurut saya bagusan detik daripada kompas.

Kompas oon masa kita disuruh update Apps di play store. Ketika kita ga ada storage tambahan gimana caranya mau install.

Beda sama detik yg masih memperbolehkan kita lihat berita pakai aplikasi versi yg lama meskipun ada pilihan untuk update aplikasi.

Top banget buat detik.com
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di