CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
My shirt looks so good when it's just covering up her body
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53658d65138b46c8108b466a/my-shirt-looks-so-good-when-its-just-covering-up-her-body

My shirt looks so good when it's just covering up her body

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 95 dari 136
Berani berbuat hrus berani tanggung jawab mas...
Awas aje ya mas kalau sampe nih cerita ending nye ente kagak jdi kimpoi sma mbak tari, ente ane santet emoticon-Cool
Diubah oleh buya85
gan ijin bikin villa ya buat nambah bacaan...emoticon-Matabelo

ceritanya seru gan ,,
Diubah oleh dobend
mungkin ini salah satu part yang "not easy to share" bagi ts...

tapi semua sudah terjadi.. tak bisa di ubah siapapun juga.. tapi kita bisa ambil hikmah nya dari situ...

kita manusia hanyalah tempatnya salah dan khilaf, ambil positifnya dari cerita ini, n hindari sisi negatifnya..

semoga happily ever after endingnya..
terima kasih sudah berbagi kisah ini...
Quote:

silahken dibaca gan
terimakasih udah nyempetin komeng
Beberapa hari ninggalin lapak, terus baca lagi, ternyata ada suprise.

Well, this is life bro.
Kita ga pernah merencanakan sesuatu dosa untuk dilakukan. Tapi ketika itu terjadi, ketahuilah bahwa Tuhan sedang memberi satu pelajaran.

Selamat melanjutkan hidup gan!
belom ada apdetan juga emoticon-Sorry
hmmm....ceritanya makin komplex aja emoticon-Hammer

Quote:

baru aj ane update kemaren sore gan
Ngerti banged perasaan neng tari kaya gimana.. pasti murungnya berminggu-minggu #sabaar ya neng tari

Haduuuuh.. Kalo gak BERANI tanggung jawab (nikahin), jangan sampe kejadian lah

#Keep waiting for ur update..pengen tau aja endingnya jadi sama tari apa gak mas peng ini
Yahhh om peng... kok sampe kebablasan sich emoticon-Mewek
neng tari yang kuat yach neng... saatnya om peng nich harus perjuangin neng tari sampai titik darah penghabisan...
ayo om peng.. demi senyum neng tari... semangattt!!
Quote:

makasih supportnya gan
emoticon-Mewek
lanjut donk gan, ane penasaran gimana kelanjutnya
ok gan ud terjadi.. emoticon-Berduka (S) yg penting mas gan segera memberitahu ibu mas gan atas kesalahan yg uda diperbuat untuk masalah ini, biar audra gak berharap lg sm mas gan. *kynya stromny blm berakhir niw emoticon-Bingung (S)
satu hikmah yg gw tangkep, jgn pacaran lama2, mending langsung nikah emoticon-Ngakak, ok gans tenkiyu sharingny.
nanti malem dilanjut ya gans
Hmmm.... Setelah bc sampe part terakhir cmn bs comment
Kejujuran ternya sangaat penting dlm sebuah hubungan.
sekali kita berbohong maka kita akan berbohong kembali untuk menutupi kebehongan sebelumnya
Ketika kita berbohong karena tidak mau meyakiti org yg kita sayangi ternyata secara tdk langsung kita telah menyakiti mereka.
Akhirnya kebahagian yg kita inginkan berganti menjadi kecemasan, ketakutan ketidak tenangan yg hy menunggu waktu, ketika semua terungkap.

Life is never flat hehe...
wah akhir keburu nyusul juga sebelom ending..!!

Pegel gan ngebut baca nya..
keep reading ampe sekarang baru bisa komen..

kasin neng tari,,emang gx boleh berdua d tempat yg sepi ada yg k-3 nya..
Quote:


Sama-sama gan, terimakasih juga sudah bersedia membaca curhatan ane

Quote:

Betul banget gan

Quote:

Iy, seperti itu adanya gan, sebenarnya seempat berniat untuk tidak menceritakan bagian ini.

Quote:

Iya gan, ini akan segera diupdate

Quote:

Mskasih gan udah support ane


Quote:

Iya ini mau dilanjut gan, sabar ya


Quote:

Terimakasih wejangannya gan, tapi semua ini sudah terjadi, bubur sudah menjadi nasi gan
pokok nya harus ini mah
jangan tinggalin tari yak emoticon-army

Part 100 : Lagi-lagi dia menangis karenaku

Kamis, 2 Januari 2014

Aku keluar kantor untuk membeli makanan, 2 kotak ayam goreng seperti yang diinginkan Tari. Saat ku kembali ke halaman kantor, tak ku lihat Tari di ruangan sebelah POS satpam seperti janjinya. Aku berinisiatif untuk langsung menuju klinik tempat Tari berjaga. Ternyata benar, Tari masih di klinik. Dia duduk dan saat ku memasuki pintu klinik dia Tersenyum ke arahku.
”Katanya mau nunggu di sebalah POS satpam?” kataku sambil meletakan bungkusan makanan dan duduk di depannya

“Di sini aja lah, aku lagi nggak mood. Nggak papa kan?” Tari

“Oke nggak papa sih, makan bareng di sii juga sama aja kok, makan yuk” aku[/QUOTE]

Kami menyantap makan siang kami seperti biasanya. Namu sikap Tari kali ini tak seperti biasanya. Dia tak tampak seceria biasanya, hanya makan dan sedikit bersuara, itupun hanya saat menjawab pertanyaanku.

Mungkin Tari masih memikirkan apa yang terjadi tadi malam, mungkin Tari masih merasa kecewa kepadaku. Melihat Tari murunng seperti ini, sunggu membuatku merasa tersiksa karena persaan bersalah yang timbul dalam hatiku.

Quote:


Aku buka Hpku dan mengetik sebuah SMS ke ibu
Quote:


Setelah selesai ku ketik SMS itu, aku tunjukan ke Tari.
Quote:


Setelah kejadian itu, Tari bersikap lebih ceria, walaupan tak seceria kemarin-kemarin tapi sudah cukup membuatku merasa sedikit tenang.


Jum’at, 3 Januari 2014
Aku telah selesai menunaikan ibadah sholat jum’at dan kembali menuju kantor. Di ruangan sebelah POS satpam Tari sudah menunggu di sana dengan bungkusan nasi kotak. Kami makan siang bareng, kali terasa lebih ceria daripada yang kemarin. Tari sudah tidak bersikap murung seperti kemarin.

Setelah kami berdua menghabiskan makanan kami, aku membereskan dan membuang sampah sisa makanan sedangkan Tari tetap duduk di ruang samping POS satpam. Seusai membuang sampah, aku pergi ke WC untuk membuang air kecil. Jarak antar WC terdekat dengan POS satpam lumayan juah jika berjalan kaki.

Saat aku kembali ke ruangan di mana Tari berada, ku lihat Tari memgang Hpku dan menempelkannya pada pipik kanannya. Dia berbicara dengan Hpku, dia sedang bertelponan dengan seseorang denganHPku, dengan wajah yang terlihat sedih.


Quote:


Aku berbicara dengan Audra di telepon di hadapan Tari. Aku tak benar-benar menyimak apa saja yang dikatakan Audra dalam telpon, aku hanya bisa menjawab dengan kata “Ya”, “owh” , “udah”. Yang menjadi perhatianku hanya bagaimana cara Tari melihat dan mengamatiku berbiacara dalam Telepon. Tari terlihat amat kecewa, mata berkaca-kaca.

Quote:


Aku akhiri pembicaraanku bersama Audra ditelpon dan aku masukan Hpku ke saku celana. Lalu ku lihat Tari meneteskan air mata, dia terlihat sangat kecewa.
Quote:

Quote:

Terimakasi telah meluangkan waktu untuk membaca cerita ane gan

Quote:

Iya gan, akan ane usahain
jeng..jeng..jeng.. konflik dgn tari pun d mulai kembali..
apakah ada sayat-sayatan season ke 2 emoticon-Shutup emoticon-Peace
Diubah oleh andizzz21
Halaman 95 dari 136
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di