alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52bfd2c618cb179c5a8b47f2/yusuf-mansur-melanggar-fatwa-mui
YUSUF MANSUR melanggar FATWA MUI
YUSUF MANSUR melanggar FATWA MUI
youtube-thumbnail


Ust. yusuf Mansur dan pengikutnya mengajak orang untuk ikut MLMnya dia yang katanya MLM syariah, mereka dengan masif mengiklankan MLM tersebut di berbagai media termasuk kaskus. permasalahannya setelah dicemati sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional MLM tersebut tidak memenuhi 3 fatwa MUI

Dalam fatwa yang ditandatangani oleh Ketua DSN MUI DR.KH. Sahal Mahfudz dan Sekretaris KH. Drs. Ichwan Sam pada tanggal 25 Juli 2009, dijelaskan ada 12 persyaratan bagi MLM terkategori sesuai syariah, yaitu :

1. Ada obyek transaksi riil yang diperjualbelikan berupa barang atau produk jasa;

2. Barang atau produk jasa yang diperdagangkan bukan sesuatu yang diharamkan dan atau yang dipergunakan untuk sesuatu yang haram;

3. Transaksi dalam perdagangan tidak mengandung unsur gharar, maysir, riba’, dharar, dzulm, maksiat;

4. Tidak ada kenaikan harga/biaya yang berlebihan(excessive mark-up), sehingga merugikan konsumen karena tidak sepadan dengan kualitas;

5. Komisi yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota, besaran maupun bentuknya harus berdasarkan prestasi kerja yang terkait langsung dengan volume atau nilai hasil penjualan produk, dan harus menjadi pendapatan utama mitra usaha dalam PLBS;

6. Bonus yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota harus jelas jumlahnya, saat transaksi (akad) sesuai dengan target penjualan barang dan atau produk jasa yang ditetapkan perusahaan;

7. Tidak boleh ada komisi atau bonus secara pasif yang diperoleh secara reguler tanpa melakukan pembinaan dan atau penjualan barang dan atau jasa;

8. Pemberian komisi atau bonus oleh perusahaan kepada anggota (mitra usaha) tidak menimbulkan ighra’.

9. Tidak ada eksploitasi dan ketidakadilan dalam pembagian bonus antara anggota pertama dengan anggota berikutnya;

10. Sistem perekrutan, bentuk penghargaan dan acara seremonial yang dilakukan tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan aqidah, syariah dan akhlak mulia, seperti syirik, kultus, maksiat dan sebagainya;

11. Setiap mitra usaha yang melakukan perekrutan keanggotaan wajib membina dan mengawasi anggota yang direkrutnya;

12.Tidak melakukan kegiatan money game.
money game menurut fatwa DSN MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009 adalah kegiatan penghimpunan dana masyarakat atau penggandaan uang dengan praktik memberikan komisi dan bonus dari hasil perekrutan/pendaftaran mitra usaha yang baru/bergabung kemudian, dan bukan dari hasil penjualan produk, atau dari hasil penjualan produk namun produk yang dijual tersebut hanya kamuflase atau tidak mempunyai mutu/kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

melanggar fatwa no. 4 :
Dengan membayarkan Rp. 275.000 anda mendapatkan barang yang tidak sepadan, anda hanya mendapat software dan habbatussaudah 2 botol.
harga pulsa di VSI pada downline terbawah juga lebih mahal 300 rupiah, sehingga akan merugikan downline ditingkat bawah karena akan memperoleh untung lebih sedikit, atau dia harus menjual pulsa lebih mahal yang akhirnya merugikan konsumen.

melanggar fatwa no.5 :
Seorang upline jika tidak menjual pulsa pun akan tetap memperoleh komisi dari penjualan pulsa dari downline dibawahnya , sampai dengan 9 tingkat downline dibawahnya . Sehingga pendapatan utama upline bisa jadi hasil cucuran keringat downline-downline dibawahnya

melanggar fatwa no. 12 :
VSI menjanjikan komisi dari hasil perekrutan anggota baru, dimana jika downline kita bertambah maka kita akan mendapatkan komisi. Praktek tersebut adalah money game disamarkan seolah-olah member bergabung dengan cara membeli produk yang harganyajauh diatas pasaran.


buka link dibawah ini :
KESALAHAN MLM YUSUF MANSUR

KEBOHONGAN TWIT YUSUF MANSUR




Ente mau punya temen dan sodara member MLM ???

MLM hanya bisa dikalahkan dengan cara MLM,
ayo sebarin info ini ke 5 orang temen dan saudara ente
biar temen-temen dan sodara-sodara Ente nggak jadi korban

ente cerdas gan.. banyak yg dah tau nii mlm hanya kedok aja karena skemanya piramid ...di luar negri , skema piramid = money game..money game = ya pasti haram... produknya juga cuma kamuflase

terimakasih ente sudah jabarkan diatas dengan lengkap

sesama muslim memang harus saling amar ma'ruf nahi mungkar




Waduh, ane udah ditawarin temen tapi ragu Gan .. thanks infonya.
Quote:Original Posted By nice.komp
ente cerdas gan.. banyak yg dah tau nii mlm hanya kedok aja karena skemanya piramid ...di luar negri , skema piramid = money game..money game = ya pasti haram... produknya juga cuma kamuflase

terimakasih ente sudah jabarkan diatas dengan lengkap

sesama muslim memang harus saling amar ma'ruf nahi mungkar






ane iklas menerima cendolnya gan emoticon-Ngakak
hm ... ML mmmmmm

PELANGGARAN TERHADAP FATWA ULAMA SAUDI

pelanggaran terhadap fatwa ulama saudi lebih dahsyat lagi gan, karena ulama saudi memang terkenal lebih tegas

Pertama: Fatwa Al Lajnah Ad Daimah (Komisi Fatwa di Kerajaan Saudi Arabia) tentang MLM yang Terlarang

Dalam fatwa Al Lajnah Ad Daimah no. 22935 tertanggal 14/3/1425 H menerangkan mengenai MLM yang terlarang terhimpun berbagai permasalahan berikut:

1. Di dalamnya terdapat bentuk riba fadhl dan riba nasi-ah. Anggota diperintahkan membayar sejumlah uang yang jumlahnya sedikit lantas mengharapkan timbal balik lebih besar, ini berarti menukar sejumlah uang dengan uang yang berlebih. Ini jelas adalah bentuk riba yang diharamkan berdasarkan nash dan ijma’. Karena sebenarnya yang terjadi adalah tukar menukar uang. Dan bukan maksud sebenarnya adalah untuk menjadi anggota (seperti dalam syarikat) sehingga tidak berpengaruh dalam hukum.

2. Di dalamnya terdapat bentuk ghoror (spekulasi tinggi atau untung-untungan) yang diharamkan syari’at. Karena anggota tidak mengetahui apakah ia bisa menarik anggota yang lain ataukah tidak. Pemasaran berjenjang atau sistem piramida jika berlangsung, suatu saat akan mencapai titik akhir. Anggota baru tidaklah mengetahui apakah ketika menjadi bagian dari sistem, ia berada di level tertinggi sehingga bisa mendapat untung besar atau ia berada di level terendah sehingga bisa rugi besar. Kenyataan yang ada, anggota sistem MLM kebanyakan merugi kecuali sedikit saja yang berada di level atas sehingga beruntung besar. Jadi umumnya, sistem ini mendatangkan kerugian dan inilah hakekat ghoror. Ghoror adalah ada kemungkinan rugi besar atau untung besar. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang dari jual beli ghoror sebagaimana disebutkan oleh Muslim dalam kitab shahihnya.

3. Di dalam MLM terdapat bentuk memakan harta orang lain dengan cara yang batil. Karena yang sebenarnya untung adalah perusahaan (syarikat) dan anggota telah ditentukan untuk mengelabui yang lain. Ini jelas diharamkan karena Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيهَا الذِينَ آَمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku saling ridho di antara kamu” (QS. An Nisa’: 29).

4. Di dalam muamalah ini terdapat penipuan dan pengelabuan terhadap manusia. Karena orang-orang mengira bahwa dengan menjadi anggota nantinya mereka akan mendapatkan untung yang besar. Padahal sebenarnya hal itu tidak tercapai. Ini adalah bentuk penipuan yang diharamkan dalam syari’at. Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ غَش فَلَيْسَ مِنى

“Barangsiapa menipu maka dia bukan dari golonganku.” (HR. Muslim dalam shahihnya).
Begitu pula Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْبَيعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرقَا فَإِنْ صَدَقَا وَبَينَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا وَإِنْ كَذَبَا وَكَتَمَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا

“Orang yang bertransaksi jual beli masing-masing memilki hak khiyar (membatalkan atau melanjutkan transaksi) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan terbuka, maka keduanya akan mendapatkan keberkahan dalam jual beli, tapi jika keduanya berdusta dan tidak terbuka, maka keberkahan jual beli antara keduanya akan hilang” (Muttafaqun ‘alaih).

[Beda Makelar dan MLM]

Adapun pendapat bahwa transaksi ini tergolong samsaroh (makelar), maka itu tidak benar. Karena samsaroh adalah transaksi di mana pihak pertama mendapatkan imbalan atas usahanya mempertemukan barang (dengan pembelinya). Adapun MLM, anggotanya-lah yang mengeluarkan biaya untuk memasarkan produk tersebut. Hakekat sebenarnya dari samsaroh adalah memasarkan produk. Berbeda dengan maksud MLM yang ingin mencari komisi. Karena itu, orang yang bergabung dalam MLM memasarkan kepada orang yang akan memasarkan dan seterusnya. Berbeda dengan samsaroh, di mana pihak perantara benar-benar memasarkan kepada calon pembeli barang. Perbedaan di antara dua transaksi ini adalah jelas.
[Beda Hibah dan Komisi MLM]

Adapun pendapat bahwa komisi-komisi tersebut masuk dalam kategori hibah (hadiah), maka ini tidak benar. Andaikata pendapat itu diterima, maka tidak semua bentuk hibah itu boleh menurut syari’at. Sebagaimana hibah yang terkait dengan suatu pinjaman utang termasuk dalam riba. Karena itu, Abdullah bin Salam berkata kepada Abu Burdah radhiyallahu ‘anhuma,

إِنكَ بِأَرْضٍ الربَا بِهَا فَاشٍ ، إِذَا كَانَ لَكَ عَلَى رَجُلٍ حَق فَأَهْدَى إِلَيْكَ حِمْلَ تِبْنٍ ، أَوْ حِمْلَ شَعِيرٍ أَوْ حِمْلَ قَت ، فَلاَ تَأْخُذْهُ ، فَإِنهُ رِبًا

“Sesungguhnya engkau berada di suatu tempat yang riba begitu merajalela. Jika engkau memiliki hak pada seseorang kemudian dia menghadiahkan kepadamu sepikul jerami, sepikul gandum atau sepikul tumbuhan, maka hadiah itu adalah riba.” (HR. Bukhari dalam kitab shahihnya). Dan hukum hibah dilihat dari sebab terwujudnya hibah tersebut. Karena itu beliau ‘alaihish shalatu wa sallambersabda kepada pekerjanya yang datang lalu berkata, “Ini untuk kalian, dan ini dihadiahkan kepada saya.” Beliau ‘alaihish shalatu wa sallam bersabda, “Bagaimana seandainya jika engkau tetap duduk di rumah ayahmu atau ibumu, lalu engkau menunggu apakah engkau mendapatkan hadiah (uang tips) atau tidak?” (Muttafaqun ‘Alaih)

Komisi MLM sebenarnya hanyalah diperoleh karena bergabung dalam sistem pemasaran MLM. Apapun namanya, baik itu hadiah, hibah atau selainnya, maka hal tersebut sama sekali tidak mengubah hakikat dan hukumnya.
iya gan jeli banget ente, ane udah mencim kebusukan mlm ini gan *sokpaham hehehee
gampang gan g sk g usah ikut...kek ane...
wah kudu hati-hati berarti yakk emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By sang.begawan
pelanggaran terhadap fatwa ulama saudi lebih dahsyat lagi gan, karena ulama saudi memang terkenal lebih tegas


ulame wakabi ye gan..
jangan sampe ada yg ketipu lagi.. spt kasus money game lain. gtis, gbi, padahal udeh syariah dari MUI dan direkomendasikan ternyata masih nipu.

mending investasi yg riil aja gan.
Quote:Original Posted By osfaldo
jangan sampe ada yg ketipu lagi.. spt kasus money game lain. gtis, gbi, padahal udeh syariah dari MUI dan direkomendasikan ternyata masih nipu.

mending investasi yg riil aja gan.


bukan cuma perusahaan investasinya saja yang bermasalah tapi pihak yang ngasih sertifikat syariah juga nggak kompeten.

karena pihak yang memberi sertifikat syariah juga terlibat skandal investasi emas.
Nyimak dlu gan ane kurang ngerti. emoticon-Hammer2
coba buka link yang diatas gan
jadi skrg mendingan si felix the cat ya emoticon-Ngakak
kalo yang berbau MLM memang menyesatkan & mengelabui...

maka berhati-hatilah dengan investasi
jgn ikut MLM gan.. ntr ga punya temen lho
iyalah gan , siapa juga yang mau punya temen kang tipu
wah parah juga ya, padahal ustad
Quote:Original Posted By fatmalutfiati
JIKA SEROANG USTAD BERBIS PASTI BANYAK SEKALI YANG MENJATUHKAN DENGAN BERBAGAI ALASAN, INTINYA USTAD G BOLEH SUKSES BERBISNIS.

ORANG MUSLIM DIBIARKAN BERIBADAN SELUASNYA. TAPI DIPERSEMPIT DALAM BERBISNIS.

emoticon-Ngakak


mgkin bisa di persempit aja dh, ini bisnis atau money game. jadi fatal akibatnya ustad ngajakin money game. di baca dlu analisa ts, ane aja janggal bgt ngeliatin masak iya ada bisnis gni di jalanin ama ustad. kalo mslnya di buat jd koperasi dan ada brg riil yang di jual, dgn kompensasi bgi laba lbh jelas. lah ini rasio keuntungan ama bgi hasil gak jelas.
dpt dri mana aja keuntungan yg di bgin??? hasil jual member?? atau produk??? kalo mslnya hasil jual produk, produknya apa??? dan kalo mslnya jualan produk dgn systm bertingkat ama aja ente nginjek downline ente. lain halnya kalo ini system lgsg distribut ke retailer. lah ini di anggap smua member distribtr . ngaco