Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

Athanasius.Avatar border
TS
Athanasius.
[Berita Kereta Api] Menhub: Kecepatan Kereta Api di Indonesia Menurun
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengaku kecepatan kereta api di Indonesia justru cenderung menurun. Hal ini disebabkan banyak perlintasan kereta api yang digunakan untuk lalu lintas kendaraan.

"Dulu saat kereta api pertama kali di Indonesia tahun 1921, kecepatannya sudah 105 km per jam. Saat ini hanya 90 km per jam, malah turun. Tapi ke depan kita akan buktikan kalau kita bisa lebih cepat lagi," kata Mangindaan di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Senin (16/9/2013).

Padahal, di waktu yang sama dulu, kecepatan kereta api di Jepang justru hanya 90 km. Tapi kini Jepang sudah mampu membuat kereta api dengan kecepatan hingga 300 km per jam. Dengan kondisi itu, pihak Kementerian Perhubungan telah mendapat tawaran dari Menteri Transportasi Jepang siap untuk berinvestasi membangun kereta api melayang, di atas jalur ganda.

Rencananya, pembangunan jalur ganda terutama di jalur pantai utara Jawa tersebut akan dilakukan pada akhir tahun ini.

"Kalau double track kita jadi akhir tahun, mereka ingin agar bisa membangun di atas double track (untuk kereta api elevated)," tambahnya.

Pihak investor Jepang siap membangun proyek ini asal pemerintah Indonesia mau membuat kebijakan jalur ganda agar bisa dibangun untuk jalur kereta elevated sehingga memudahkan kereta cepat bisa berjalan dengan sempurna.

Rencananya, kereta ini nanti akan memiliki kecepatan hingga 300 km/jam. Untuk lokasinya, Jepang memilih rute Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Bandung. "Untuk waktu tempuh kereta Jakarta-Surabaya bisa 2,5 jam saja. Jadi pesawat bisa kalah, tapi tidak apa-apa, biar bisa berbagi rezeki," tambahnya.

Namun untuk pembangunan proyek ini, Kementerian Perhubungan belum membahas secara teknis, baik soal teknis investasi, anggaran hingga urusan tiket.

"Yang penting mereka tidak mau disusahkan urusan pembebasan lahan, sehingga yang dipilih adalah elevated (melayang). Untuk biaya, belum kita bicarakan. Tapi yang pasti harga tiket harus murah sehingga tidak membebani masyarakat," jelasnya.
Source:
http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...onesia.Menurun


Komentar:
Saya lebih tertarik mengomentari bagian yang bold merah. Berarti kemungkinan besar track Kereta Api Cepat Jakarta-Surabaya akan dibangun melayang diatas jalur eksisting double track pantura karena Jepang nggak mau direpotkan sama pembebasan tanah

Diubah oleh Athanasius. 17-09-2013 03:57
0
3.2K
38
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan