Quote:
SURABAYA(Pos Kota)-Abdul Kadir Jailani,40, wartawan tega membunuh istrinya Dewi,35 warga Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Pembunuhan di latar belakangi oleh api cemburu.
Menurut keterangan, sebelum membunuh, pelaku menyiksa korban dengan mengikat kaki, tangan, serta memukulinya dengan kayu balok. Tak hanya itu, beberapa bagian tubuh korban juga terdapat luka bakar yang disulut rokok.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan Ajun Komisaris Muhammad Lutfi menjelaskan, motif pembunuhan tersebut karena korban dituduh berselingkuh dengan sesama wartawan. “Pasutri ini sama-sama berprofesi sebagai wartawan, dan diduga sang istri ini berselingkuh dengan wartawan juga, yang merupakan rekan tersangka,” ucap Lutfi, Sabtu (25/5).
Ditambahkanya, dari lokasi kejadian, aparat juga menemukan sebuah celurit dalam kondisi bengkok. “Kami temukan celurit di rumah tersangka yang kondisinya sudah bengkok. Namun, korban katanya dibunuh menggunakan kayu balok,” tandasnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban mengalami luka lebam di bagian wajah serta sekujur tubuhnya memar akibat benturan benda tumpul. Jenazah korban kini dibawa ke Rumah Sakit Bangkalan untuk divisum.
Sementara itu, tersangka setelah membunuh, pelaku melarikan diri. Namun, dia ditangkap di jalan akses Jembatan Suramadu dan kini telah diamankan di mapolres Bangkalan.(nurqomar)
Quote:
Huff, lagi dan lagi
Salah satu peristiwa yang sebenarnya memberikan salah satu KeIndahan Dunia bahkan Pahala bila ditempatkan pada tempatnya yakni Jalinan Suami Isteri yang Sah Sesuai Agama dan Negara namun bila tidak pada tempatnya hanya menimbulkan bencana (Keburukan Dunia) seperti pembunuhan dengan atau tanpa mutilasi karena hadirnya rasa sakit hati, perceraian, kdrt, dll, bagaimana bila anda menjadi salah satu korbannya ?
Namun inilah realita, banyak saat ini yang mudah termakan emosi dan amarah ketika mendengar simpang siur berita yang belum sampai padanya bukti bukti yang kuat, bahkan hanya prasangka buruk semata

Semoga sebelum bertindak dengan tindakan yang seperti ini alangkah baiknya diselidiki terlebih dahulu atau dibicarakan dengan Kekasih Tercinta mengenai kebenaran informasi simpang siur tersebut

Kalaupun Kekasih Kita membohongi kita namun kita belum mempunyai bukti yang Kuat maka BerDoalah kepada TUHAN untuk DiTunjukkan jalan terbaik dalam mengatasi permasalahan ini
Semoga kelak dapat kita Menemukan dan Memiliki Perisai HUKUM (
Aturan Hukum dan Aparatur Hukum) yang sebenarnya yakni Hukum yang dapat menjadi Perisai bagi calon korban tindakan kejahatan dari berbagai macam modus yang terjadi
Aku Cinta Indonesia
