CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
Tuhan dan Pikiran
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000001571265/tuhan-dan-pikiran

Tuhan dan Pikiran

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 71 dari 89
Quote:


karena kita tdk berada di tempat dan masa manusia dan alam semesta pertama tercipta, jadi hal sebenarnya tidak bisa diketahui, makanya banyak org menjadikan manual book sebagai sumber klaim dengan logika pola pikir hasil induksi bertahun tahun
Quote:


nah statement lu membuat tidak adanya tuhan menjadi tidak bisa dibuktikan juga karena hal sebenarnya tidak bisa diketahui. pikiran menciptakan tuhan adalah penurunan dari anggapan ketidakadaan tuhan. kalo ketidakadaan tuhan sendiri saja belum bisa dibuktikan maka semua turunannya juga tak dapat dibuktikan.

owe punya cukilan cerita soekarno dlm mencari Tuhan. ''Nah sodara2 saya sbg manusia muda yg ingin memberi jawaban kpd pertanyaanku sendiri, ya Tuhan dimanakah Engkau? Bagaimanakah rupaMU? Aku baca ini dr kitab2 sosiologi. Disini dikatakan Tuhan itu petir, sungai, laut, batu. Sebagaimana jg ditulis dlm Bhagawat Ghita ''ik ben in de ze'' malahan dikatakan pula bahwa senyum simpul seorang gadis cantik itulah, disitu Tuhanku. ''Ik ben in het vuur, saya adl didlm api.'' saya hendak memberi pengertian bahwa pengertian manusia ttg Tuhan, meskipun gaib toj masih persoomlijk.Yuhan sbg barang yg goib, ttp spt person, spt pribadi.dan itulah saat seperti engkau punya bapak dan ibu. Persoon, pribadi,''mohonlah kesana2''..karena itu aku berkata, TIDAK!! ITU MASIH SALAH!! Takala aku berumur 28th, aku membuka al quran. Nah disini aku mulai cerita ttg al quran, sodara2. Bukam lg kitab2 sosiologi yg aku buka didlm aku punya search,search, yaitu mencari jawaban ttg bagaimana Tuhan, Dimana Tuhan, bgmn rupa Tuhan, aku membuka kirab suci alquran didlm sgl ia punya terjemahan. Baik itu bhs belanda, prancis,jerman,inggris. Dan dr alquran aku melihat Tuhan beda dgn kitab2 sosiologi. Tuhan adl satu zat yg meliputi seluruh alam ini. Bukan hanya disana, dimana2, ttp ESA. inilah jawaban yg aku dapat dr alquran ttg Tuhan Yang Maha Esa. Lebih lanjut bung karno melanjutkan. Kalau mau tahu Khalik dan makhluk keataslah mencarinya. MIRADJ.
Quote:


Diubah oleh cipayubig
Quote:

kalo ga bisa dipikir, berarti ga ada
semua ngarang emoticon-Big Grin
beda amaLord Flying spaghetty monster nan agung, dengan menunjukkan eksistensinya
tidak mengagetkan, tuhan kalo ada passti humoris emoticon-Big Grin
Quote:


Bukan MIRADJ materieel dgn tangga betul. miradj itu artinya tangga. Bukan materieel kita naik tangga. Bikin tangga naik ato tidak, WITH OUR MIND, IN OUR MIND, dgn kita punya pikiran, kita punya hati, kita punya rasa, kita naik mEncari DIA. DIA dgn letter D yg besar, MIRADJ. BARULAH kita bisa menemukan DIA, sebagaimana yg ditemukan oleh nabi besar Muhammad SAW. ADA lg sodara2 hal mencari Khalik dan makhluk yg berbeda dgn agama lain. Misalnya di India, sbg akibat drpd agama Hindu yg kurang penerangan dan penjelasa, banyak orangHindu pergi ke sungai gangga membuat sumur di pinggir sungai gangga .dan orang ini masuk sumur mengheningkan cipta, kungkum, semedi. Disitu katanya ia menemukan Zat yg satu, sampai vivekananda memberikan koreksi, mengatakan jalan yg demikian itu salah. Vivekananda berkata ''why dig a well on the border of the gang.you can not find hIM tHERE. ITU KOREKSI SCR NEGATIF YG VIVEKANANDA BERIKAN KPDRAKYATNYA DLM HAL MENCARI TUHAN MENCARI KHALIK. Tp koreksinya punsaudara2berlainan isinya dgn kita.kita kan berkata KHALIK disana, makhluk, kita semuanya, dan bukan saja manusia hewan, an yg beranak, gunung yg kokoh, lautan samudra, angin sepoi2, semuanya makhluk, hanya satu khaliknyakni Allah swt. Tetapi tdk sbg diajarkan olehvivekananda. VIVEKANANDA berkata siapa yg hendak mengabdi kepada Tuhan, mengabdikan kepada si orang miskin. Saya banyak sekali yg senang setuju kpd VIVEKANANDA, ttp hal ini.KHALIK dan makhluk, ada perbedaan antara saya dan VIVEKANANDA.
Quote:


emoticon-Ngakak (S) baca dulu tong post gua lagi, yang gua maksud itu ada atau tidak ada itu presentasenya menjadi sama 1:1, berdasarkan post lu yang lu bilang kejadiannya sebenarnya tidak bisa diketahui.

so yang tersedia hanyalah pendapat/argumen/teori-teori, kemungkinanan bahwa salah satu dari itu benar dan yang satunya salah itu ada. tapi tidak ada fakta yang bisa diambil. tidak ada kebenaran mutlak dicase ini.

induksi? elu bikin teh, temenlu ga tau, terus dia nanya siapa yang bikin teh, bukannya itu pola pikir manusia umumnya, semua bayi terlahir atheist, sekelompok bayi dibiarkan besar secara atheist, berani jamin lu setelah besar tak ada satupun yang akan berpikir bagaimana, apa, siapa, kenapa, kapan terciptanya alam semesta ? ada jurnal buat buktiin? emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Ngakak (S) gua dah baca prima causa, analogi tukang rumput, kalo lo ada argumen yang lebih kuat lagi, silahkan dipost, gua baca.

ngapain diedit tong? gemetaran lu jawab pertanyaan gua emoticon-Ngakak (S)
post jangan diquote barbuk emoticon-Busa emoticon-Taiemoticon-Taiemoticon-Tai
hanya orang2 BODOHlah yang hendak mengetahui tuhan dengan Logika OTAK KIRINYA, ....RASA TIDAK BISA DIPERDEBATKAN
Diubah oleh rhacka_stone
Untuk melihat di masa2 lampau, adanya manusia, binatang2, tumbuhan2, bagaimana asal muasalnya pertama2? Sampai sekarang blom bisa ada kata kesepakatan seluruh umat manusia.

Bagi sebagian besar yg percaya akan adanya Tuhan, Adam yg pertama, bagi yg tidak, manusia ada berasal dari evolusi, proses yg sangat panjang dan berbeda dari waktu ke waktu, tapi bagi saya, ada yg lebih penting dari semua pertanyaan diatas.

Yg lebih menarik bagi saya, MENGAPA?WHY? Keberadaan kita semua diplanet ini hanya "1" jenis (yaitu manusia,disini baik laki2, perempuan, Suku, Ras = Manusia) yg memiliki kecerdasan yg luar biasa, kita tidak memiliki "jenis lain" untuk bersaing, hanya 1 jenis " manusia" setelah itu sisanya adalah makluk2 yg sangat2 jauh tertinggal kecerdasannya.

Ini bukan suatu kebetulan belaka dari sekian ratus ribu makluk yg tinggal diplanet ini.
Seumpama berhitung "teori kemungkinan" keberadaan makluk hidup dadakan ada tanpa penciptaan "yg diatur", tentu tidak mungkin hanya "1" jenis yg cerdas, sisanya sekian ratus ribu adalah makluk tertinggal kecerdasannya.
Jawabannya yg paling logika, melalui pikiran: Ada yg menciptakannya/ diatur sedemikian rupa!
Pendapat saya pribadi: manusia hanya mengenal/ memahami penciptaNya hanya sekian persen saja, mungkin 15% / 25% saya meragukan pemahaman umat manusia akan penciptaNya (yg disepakati dinamakan Tuhan) melebihi 50%, oleh sbab itu pandangan manusia berbeda2 tentang Tuhan ( terbukti dengan adanya beda kepercayaan, tidak absolut hanya 1 kepercayaan dibumi).

Butuh waktu yg lama sekali lagi manusia memahami penciptaNya sekalipun manusia itu cerdas.
Mengapa saya berkata demikian? Karna untuk memahami dengan benar "Tuhan" tingkat kecerdasan manusia masih belum mampu untuk saat ini, butuh proses yg panjang, pencaharian, pengetahuan, dsb. Dikarenakan Tuhan kita sangat Maha, yg tak terjangkau oleh pikiran manusia secara lengkap, kita hanya memiliki panduan dari kitab2 suci yg bagi masing2 kepercayaan berpegang sbagai pedoman tentang Tuhan.
Selanjutnya " sebagian"manusia masih mencari2 , belajar terus menerus keberadaan Tuhan, yg kelak pasti lebih mengenal, memahami dengan seiring waktu ke waktu.
Sbab itu juga untuk sekarang ini kami disini berbeda2 pandangan juga tentang sosok pribadi Tuhan, manusia hanya berusaha pendekatan terbaik.

Jadi pemikiran saya mengatakan : 100% pencipta itu ada, yg kami sebut : Tuhan, bukan pikiran yg menciptakan Tuhan, ketidaktahuan sosok Tuhan dalam pikiran manusia yg membuat sosok Tuhan dijelaskan berbeda2, bahkan ada yg mengatakan tiadanya Tuhan oleh pikirannya .


- Asumsikan planet ini dihuni oleh makluk2 seluruhnya memiliki tingkat kecerdasan yg rendah dengan teori ratusan ribu jenis makluk hidup ada karna pengkondisian planet unik sekali ini yg berada di semesta.

Lalu kehadiran nenek moyang kami pertama dibumi (satu2nya jenis sangat cerdas) adalah melalui pendaratan misi / terjatuhnya pesawat selama perjalanan semesta, yg notabene asal usul manusia bukan dari bumi.

Ada dua kemungkinan pendapat saya dari sekian banyak kemungkinan(yg akhirnya gagal bedasarkan logika):
Pertama: Pendaratan mulus: jatuh cinta kepada alam yg sedemikian indahnya,tidak berniat kembali ke tempat asal lagi, apalagi zaman dahulu yg hampir seluruh daratan bumi berupa hutan2, tentu alam yg menakjubkan yg merupakan bagian mimpi surga dari nenek moyang kita.
kedua: pendaratan darurat, tentu alam yg masih asli membuat manusia tidak memiliki alat penunjang memperbaiki sistem pesawat kembali ke asal, akhirnya menempati bumi dan pelahan2 mengolah alam hingga kami berkembang dibumi seperti sekarang.

Singkatnya kamilah yg alien dibumi, sbab tak satupun makluk dibumi bersaing ditingkat kecerdasan, mencoba mematahkan teori ketiadaan Tuhan / pikiran menciptakan Tuhan.

Namun sayangnya, setelah pendaratan pertama dibumi oleh nenek moyang kami, hingga sekarang kami kehilangan kontak lanjutannya dengan asal muasal kami. Lalu apakah kami harus menunggu lagi diwaktu akan datang? saya kira lebih dari 6.000SM. Kami tidak dikunjungin makluk sejenis / sama,manusia sudah cukup membuktikan kami berasal dari bumi, yang di ciptakan sedemikian rupa, kami menguasai seluruh isi.

Kegagalan kemungkinan ini menjelaskan kami tetap berada digaris penciptaan oleh yg kita sebut Tuhan. thx

Diubah oleh pabrik kaki5
gw dah pernah komen belum sih di trit ini...emoticon-Bingung (S)






oke yang penting sekarang udah...emoticon-Malu (S)
pikiran = psikologi

otak = neurologi

gw tidak begitu tahu tentang kolerasi antara tuhan dan pikiran, tapi secara neurology gw tahu seidkit dari buku..

didalam neurologi "god spot" itu ada pada limbic system. limbic system tempat otak memproses emosional..

ada sebuah eksprimen dgn menggunakan fmri scan unutk mengetahui perbedaan antara believer dan non believer. dengan menanyakan pertanyaan seperti "apakah malaikat itu ada ?" ternyata fire pattern-nya berbeda, beliver langsung memasukan informasi ke emosi, sementara non beliver memproses informasi terlebih dahulu di frontal lobe..

namun neurologi menunjukkan believer jauh lebih bahagia dan memiliki umur yg panjang, dibandingkan non beliver yg lebih rentan terhadap depresi..

Tujan menciptakan pikiran

Maaf mod, ane bikin 2 post statment, biar spesifik..

Tuhan menciptakan pikiran..
Untuk apa? Untuk memahami kehidupan? Untuk mendapat ridho Tuhan? Untuk menjadi pemimpin di muka bumi? Entah,..
Jika statement Tuhan menciptakan pikiran, maka asumsi ane terhadap kehidupan hanyalah permainan.. the life is just a game. Kita 'player', ada aturan2, lalu ada menang ada kalah.. Apakah menang=surga, kalah=neraka?. Dan player ini diberi bekal 'pikiran'. Pikiran ini berkembang, dapat memilih benar/salah. Apakah Benar/salah aturan? Kenyataannya, Dlm hidup aturan benar/salah diciptakan manusia. Artinya dlm 'permaiman' ini Tuhan hanya memberikan pikiran dan alam. Level selanjutnya, Tuhan menciptakan pikiran dan tidak mengendalikan pikiran tersebut.. Kembali ke asumsi kehidupan hanya permainan, Tuhan memberikan pikiran, lalu apakah akan kita gunakan hanya utk memahami Tuhan/mencari Tuhan saja? Lantas bagaimana dgn permainan kita? Diam ditempat! Maka akan lebih baik jika kita manfaatkan utk menangkan permainan.. Jalani aturan benar, berbuat kebaikan..


mohon utk theist bantah..

Pikiran menciptakan Tuhan

Sejujurnya statement ini hanya berlaku utk org yang sudah benar2 berfikir.. Terlebih Mendalami sains, memahami esensi2 alam, hukum2nya dll..
Tuhan adalah hasil daya cipta pikiran kita !
Dlm arti lain, Tuhan = kebuntuan jawaban.

Dengan terus berkembangnya pengetahuan, dimasa depan apa mungkin kebuntuan2 itu terjawab. Mungkin/tidak mungkin..
Jika mungkin, maka saat itu Tuhan benar2 terbunuh. Lantas bagaimana kehidupan bagi orang2 tanpa ada lagi Tuhan? Dapat dibayangkan??
jika tidak mungkin <~~ kenapa tdk mungkin? Coba sejenak kita rekap kembali pengetahuan/sains yg ada sampai saat ini.
'????'-the bigbang-galaksi-bumi-kehidupan..
Ambil galaksi; matahari-planet2-bumi-kehidupan..
Selalu terfikir dlm benak ane 'kenapa' .. Kenapa begitu rapi. Matahari merkuri Venus bumi kehidupan.. Mungkin kebetulan?
entah..


Sampai saat ini pertanyaan tentang Tuhan masih membuat ane riskan. Entah percaya,entah tidak..
hanya satu titik temu dri keduanya.. Ada atau tidak, diciptakan/menciptakan.. Apa salahnya menjalani aturan2 benar dan menjalani/berbuat kebaikan.

Damai dilangit, damai dibumi

Tuhan yng menciptakan pikiran. Hanya manusia yang mampu berpikir dan menggunakan pikirannya serta nuraninya yang akan bisa mengenali tuhan yang asli secara benar.
Quote:

ya seperti alber einstein dan steve jobs gitu ya?
oke, nyang bilang tuhan kage nyate boleh menta tolong ame aye, ntar aye bantuin gibeng palenye ampe coplok biar liat tuhan emoticon-army:
Quote:
kemampuan berpikir mereka sangat twrbatas hanya pada satu bidang saja, takbmemiliki kmatangan emotional, EI, emotional intelegence,juga spritual intwlegencenya kurang.

gua berada di tengah tengah,
karena pikiran tidak akan ada kalo tuhan tidak menciptakan
dan tuhan nggk akan ada kalo elu nggk mikir emoticon-Angkat Beer

taro pejwan,kalo bisa bero
Nope Tuhan TETAP SELALU ADA, meski ada segelintir mahluk ciptaanNya, manusia bodoh dgn pikiran sempitnya mengira tuhan tak ada, dan tak mau memikirkannya.
Diubah oleh yestitit
Kuda akan berpikir bahwa tuhan adalah seekor kuda juga emoticon-Big Grin
Halaman 71 dari 89
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di