CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
[HOLY] Anda Bertanya, Buddhist Menjawab - Part 3
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013654212/holy-anda-bertanya-buddhist-menjawab---part-3

[CLEAN]Anda Bertanya, Buddhist Menjawab

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 196 dari 517
Quote:


masalahnya adalah,
kita tidak tahu kita kena racun apa.
kita tidak tahu siapa yang manah ?

solusinya :

kita harus menemukan orang yang mengaku bahwa ia yang memanah.
dan meminta obat dari dia.

bukan kita yang coba coba macam2 obat.

Buddhis gk kenal penciptaan manusia pertama. Alam semesta terbentuk dgn sendirinya. emoticon-Big Grin
Quote:


oh begitu.. thank's gan..
ane debate nya santai2 dan ringan aja kok..

apakah ada sejatinya bahwa benar dan baik itu ada
pikiran itu sendiri konflik
apakah konflik itu baik dan juga benar?
Quote:


alam terbentuk dengan sendirinya syaratnya adalah ada nya hukum2 natural
sebelum ruang waktu adalah keberadaan diluar ruang waktu - materi

suatu keberadaan diluar ruang waktu bukan lah sesuatu yg natural
terbentuk dengan sendirinya mensyaratkan natural

nah disini lah supranatural yg tak terikat materi..

alam tidak terbentuk dengan sendirinya

manusia pertama itu pasti ada
tetapi tidak diketahui pada kapan, siapa manusia pertama itu..
emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:

Quote:


enak aja, siapa tuh mereka?
Quote:


Nah begini nih yang tertulis di Tripitaka, silahkan periksa sendiri kebenaran nya

'pada suatu ketika, karena karma kehidupan telah habis, maka beberapa makhluk terlahir kembali sebagai makhluk 'abhasara (makhluk bercahaya)'.
Kemudian pada alam dunia, karena dipengaruhi oleh hukum Patica samupada dan 5 Niyama, maka di dunia terbentuklah unsur yang kepadat-padatan, para makhluk abhasara kemudian mencicipinya, sehingga terbentuklah keterikatan(nafsu keinginan) untuk terus mencicipinya, sehingga lama- kelamaan tubuh mereka yang bercahaya tertutup oleh padatan2 tersebut, kemudian terbentuklah badan jasmani yang sederhana.
setelah sekian lama kemudian, tubuh mereka perlahan2 berubah menjadi berbagai macam bentuk dan ukuran.
begitulah makhluk2 tersebut kemudian mendiami dunia.

nah itu ilustrasi dari asal-mula manusia, jadi manusia pertama itu banyak, bukan cuma 1. sutta tersebut saya lupa di kitab mana, hehe, ntar saya carikan referensi nya.
jadi ada argumen begini

1. tuhan menciptakan manusia, karena tanpa tuhan, manusia itu tidak ada.
2. manusia menciptakan tuhan, karena tanpa manusia, tuhan itu tidak ada.

kedua argumen diatas masing2 mempunyai tingkat kebenaran yang sama, begitu juga tingkat kesalahan nya.

jadi, silahkan agan2 sekalian untuk memahaminya
Quote:


orang paling pinter dan mendalami buddhist di thread ini gan emoticon-Smilie

lagi males baca panjang lebar diatas emoticon-Big Grin

tidur emoticon-Ngacir
Quote:


point no 2 itu ndak benar tuh.

tanpa dicipta pun, tidak berarti "ide" tidak ada.
hanya karena manusia itu pada kenyataannya memang terbatas kemampuannya, makanya tidak menemukan "ide" tsb.
Quote:


Hehehehehe,,, teorinya panjang. Pke iman. Bukan ehipassiko. Cpddd,,,
Quote:

bagaimana jk kita tdk menemukan org yang mengaku memanah, org yg memanah sudah kabur entah ke mana atau org yg memanah itu tdk mempunyai obat penawar, atau tdk mau memberikan obat penawar...
bukankah lbh baik kita mengunjungi dokter, yg namanya dokter tentulah org yg ahli di bidangnya utk mengobati atau menyembuhkan

Quote:

maap sblmnya gan, ane tidak ahli dlm menjelaskan spt yg agan tanyakan itu.. konflik itu apakah baik juga benar..

yg ane ketahui spt berikut:
buddha pernah mengatakan kepada murid2nya bahwa pemenang sesungguhnya adalah ia yang dapat menaklukkan pikirannya sendiri, bukan raja ataupun penguasa yg mempunyai banyak wilayah taklukkan..

pikiran kita itu boleh dikatakan sumber dari segala tindakan.. pikiran itu juga liar dan sangat cepat berubah dari satu ke yang lainnya dalam hitungan sepersekian detik saja.. krn itu harus diupayakan utk dikendalikan..

pikiran bisa diibaratkan hewan2 buas dan jinak yg masing2 kakinya diikat satu sama lain (misal ambil contoh 4 hewan, kaki harimau diikatkan ke kaki monyet, kaki monyet diikatkan ke kaki gajah, kaki gajah diikatkan ke kaki kuda).. pada saat si harimau lagi kuat2nya dan yg lain lagi lengah maka ke mana si harimau melangkah pergi yg lain akan terseret mengikuti, atau pada saat si gajah sedang kuat dan yg lain lengah maka ke mana si gajah melangkah yang lain akan mengikuti.. ini bisa menggambarkan ketika pikiran buas(harimau) sdg timbul kuat maka tindakan kita akn mengarah ke sana, atau ketika pikiran iseng(monyet) sdg timbul maka tindakan kita jg mengarah ke sana)

utk mengendalikan hewan2 buas dan jinak tsb, kita harus menancapkan satu tiang yg sgt kokoh kemudian mengikatkan kaki2 hewan tsb ke tiang kokoh itu, shg si harimau atau si monyet ataupun si gajah atau yg lainnya tidak bisa bepergian terlalu jauh/terhenti pada jarak tertentu akibat terikat pada tiang kokoh.. ini yg harus dilakukan dgn pikiran kita, mengendalikannya.. shg ketika timbul pikiran buas/jahat, iseng, dsbnya, tdk sampai berkembang terlalu jauh


Quote:


dokter bisa sembuhin kalau emank itu racun lama.
gimana dengan racun yang blom ada obatnya.
skg aja masih banyak penyakit yang ga ada obatnya.
paling cuma bisa panjangin umur untuk sementara.

bukan kita yang menemukan,
tapi yang manah yang cari kita,
tentu kita mesti ikuti syarat2 dia nya.

kalau dia nya yang ndak cari kita,
ya udah emank ditentukan gitu.

emoticon-Big Grin
Quote:


pasti ada yg pertama.. mustahil ada yg lahir bersamaan
tidak akan ada waktu kelahiran yg identik sama persis
pasti sama persis adalah mustahil
Quote:


jauh dari iman.. saya memposisikan lawan dari natural
natural harus begini !! disitu natural tidak izinkan ada
maka yg paling masuk akal adalah lawan dari natural itu sendiri..
emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:


tidak akan bisa menundukan pikran sendiri
mustahil manusia melakukan itu

kenapa : jiwa manusia itu sendiri konflik
ex: memutuskan sesuatu dipengaruhi varible yg besar
secara tidak sadar anda dipengaruhi variable sekarang dan yg lalu yg besar...

maka : mustahil manusia menundukan pikiran
dan mustahil nibbana itu tercapai...
emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:

Yg ane pahami di sini cara pandang ane dan agan ttg suatu masalah yg sama itu berbeda.. jk dilanjutkan bls berbalas terus jg tdk akn dijumpai titik temu, krn itu ane mengaku agan hebat dan ane kalah dlm pembahasan ini
Quote:

Ya mmg benar mustahil manusia bs menundukkan pikiran dan mustahil nibbana itu tercapai.. jk tdk ada upaya utk melakukannya
Cara pandang kita berbeda ttg suatu masalah, jk dipaksakan jg tdk akn dijumpai titik temu.. krn itu ane mengaku kalah dan mengakui agan benar cerdas dan berwawasan tinggi
Apa pandangan budha ttg budak dan perbudakan?
Quote:


How it can,,,, klo emang buddha pernah ngajarin ky gini?! :-? Ada disutta mana? Knpa lebih kesannya ikutan ajaran dongeng tetangga? :s
Quote:

Super bloon pertanyaannya...
Bunuh, nyiksa aja udh gk boleh apa lg perbudakan yg bisa suka2 nyiksa org dan seenaknya "menyetubuhi" budaknya. Menyetujui tatacara perbudakan sama aja melanggar sila. ”Kamesumicchacara veramani sikkhapadam samadiyami”
Memangnya budak buat disiksa? Jaman kerajaan hindu budha itu sudahbbanyak budak. Kl gk bs jawab, ngaku aja.
Halaman 196 dari 517
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di