Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5093e13a552acfc41d0000d9/yang-ingin-mengenal-diskusi-falun-dafa-masuk-sini
Quote:Original Posted By putro.romo
saya pernah denger cerita falun dafa ini dan saya pernah dikasih bukunya.
kalo gak salah falun dafa ini mengajarkan, kalo ada orang yang sakit atau susah kita tidak boleh menolong atau membantu orang yg sedang kesusahan tersebut. karena itu sudah menjadi hukumannya. secara kita hidup didunia ini bukannya untuk saling tolong menolong.


Di Falundafa kita tidak diperbolehkan menyembuhkan penyakit, meskipun seandainya kita punya kemampuan untuk itu.
Karena penyakit adalah karma dari akibat perbuatan diri sendiri di masa lampau (reinkarnasi).

Menolong orang pasti kita diajarkan berbuat baik, di Falundafa dianjurkan tolong meolong, tapi dilakukan secara wajar dan mengalir saja. Tidak dibuat-buat dan dicari-cari.
Quote:Original Posted By sakka


iiihh,
jadi serem,

mengenai kemusnahan / musibah / bencana setau ane
hanya dariNYA gan, karna hanya DIA yang memiliknya..
jadi mnrut ane, bukan karna organisasi apapun atau semacamnya,


Silahkan dipahami apa yang bisa dipahami.
Mengalir saja ...
Quote:Original Posted By chontol
saya baca duyu yah puh./...btw panjang juga bookmark duyu


Silahkan gan ....
Buddha dalam bahasa Sansekerta artinya Orang yang Tercerahkan.

Buddha dalam tulisan ini tidak merujuk kepada sebuah Agama.

Buddha = Orang yang tercerahkan.
Di Bogor belum ada tempat latihannya ya gan, lagi nyari olahraga yg gratis nih tapi menyehatkan. Ane condong ke olahraganya gan ga ke spiritualnya.
Quote:Original Posted By Hanshan
Di Bogor belum ada tempat latihannya ya gan, lagi nyari olahraga yg gratis nih tapi menyehatkan. Ane condong ke olahraganya gan ga ke spiritualnya.


Paling dekat ke Depok pak atau ke Cibubur.

Btw untuk donlot video latihan dan musiknya bisa disini pak :
http://en.falundafa.org/falun-dafa-v...deo-audio.html

Gelombang Otak


Gelombang Otak


Oleh: Prima Joy


(erabaru.or.id) Selama ini para ilmuwan mengatagorikan gelombang otak manusia ke dalam 4 bagian kondisi yakni: Beta (keadaan beraktivitas normal), Alpha (keadaan tidur ayam), Theta (keadaan tidur tapi belum terlalu pulas), dan Delta (keadaan tidur pulas atau koma). Masing-masing memiliki kapasitas yang berbeda. Kapasitas gelombang Beta 14–20 cps (cycle per second), Alpha adalah 7–14 cps, Theta adalah 4–7 cps, dan Delta adalah 1–3 cps.

Diyakini, apabila kita mampu mempertahankan gelombang otak lebih rendah dari Beta dalam jangka waktu yang agak lama dan kita masih dalam keadaan sadar, maka manfaatnya akan sangat besar sekali bagi diri kita yakni akan jauh lebih mampu untuk berpikir dan berproduktivitas lebih baik. Oleh karena itu dalam bidang sains, muncullah berbagai teknik atau peralatan yang dirancang untuk menurunkan gelombang otak secara disengaja.

Penulis memiliki pengalaman mengukur gelombang otak (EEG) melalui seorang teman yang mempunyai alat untuk melihatnya. Dulu ketika saya diukur, langsung jarum alat tersebut menunjukkan gelombang otak di atas 20 cps (alias stress berat). Lalu setelah menggunakan teknik meditasi dinamis, gelombang otak mulai menurun sampai akhirnya menuju Alpha atau Theta.
Tetapi bisa dibilang, selama proses menuju Alpha atau Theta, saya pasti dalam keadaan tertidur (tidur ayam). Kesadaran tidak penuh. Dan setiap saya datang ke rumah teman saya untuk diukur, pasti jarum alat tersebut mentok lagi (alias masih stress berat). Setelah melakukan meditasi, kemudian baru turun. Jadi teknik yang diajarkan tidak pernah bisa membuat gelombang otak saya permanen pada kondisi Alpha dengan kesadaran penuh. Keadaan ini saya alami pada tahun 2004.

Setelah saya berlatih meditasi lain yang berkultivasi ganda pada watak dan raga pada Juli 2005, saya bermain ke rumah teman saya yang memiliki alat pengukur gelombang otak. Waktu itu saya baru sekitar 1,5 bulan berlatih dan berkultivasi, namun sudah mulai merasakan adanya medan energi di dalam kepala (pikiran) saya, walaupun tidak terlalu kuat. Anehnya, begitu alat tersebut ditempelkan ke tubuh saya, jarum langsung menunjukkan pada posisi 10 cps (alias dalam keadaan Alpha). Hal ini membuat saya surprise!
Ketika kedua kalinya saya datang lagi dan diukur kembali, jarum alat tersebut langsung menunjukkan pada posisi 10 cps lagi (tetap Alpha). Dengan demikian hal ini menunjukkan: bahwa saya tetap terus menerus berada dalam keadaan gelombang Alpha dengan kesadaran penuh. Bayangkan hanya dalam waktu 1,5 bulan saja berlatih, kondisi Alpha yang selalu diuber-uber oleh para ilmuwan selama bertahun-tahun, bisa didapatkan melalui latihan meditasi ini dalam waktu singkat.

Memang tidak mungkin seseorang akan selalu berada pada permanen Alpha, malah bisa berisiko karena melambatnya respons dan refleks. Justru kondisi Beta sangat diperlukan apabila kita beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Kehidupan ini memerlukan kesadaran yang tinggi untuk tetap waspada dan sadar terhadap lingkungan sekitar.Tetapi pengalaman pribadi saya menunjukkan bahwa rupanya setelah berlatih meditasi ini, saya mampu tetap berada pada permanen Alpha tetapi sekaligus mampu beraktivitas dalam kehidupan normal.


Memainkan Gelombang Suara
Selama ini kalangan tertentu mempercayai bahwa gelombang Alpha adalah keadaan di mana kita merasakan rileks atau bebas stress, gelombang Theta adalah area berpikir untuk problem solving dan kaya dengan ide-ide segar, sedangkan gelombang Delta adalah keadaan di mana kita dapat berhubungan dengan dunia luar (dimensi lain) yang lebih tinggi.

Berkaitan dengan itu, saya punya empat jenis CD Binaural Beats yaitu suatu metode dengan memainkan gelombang suara di telinga kanan dan kiri, yang kalau didengarkan dalam waktu agak lama, dipercaya akan membawa gelombang otak kita menuju Alpha, Theta, dan Delta. Waktu itu, ada satu CD yang paling saya sukai, yang mampu secara pasti membawa otak kita pada gelombang Delta karena menggunakan teknologi Harmonically Layered Frequencies. Syaratnya CD itu harus didengarkan selama 24 menit, barulah tercapai kondisi Delta yang mendalam. Teknologi ini saya nilai jauh lebih baik dibandingkan teknologi Binaural Beats biasa.

Setiap malam menjelang tidur saya selalu mendengarkannya. Dan setelah selesai, saya merasakan otak begitu “dalam”, terasa nikmat sekali. Dan saya percaya berada dalam kondisi Delta sesuai promosinya. Walaupun tidak punya alat untuk mendeteksi gelombang otak, tetapi memang sangat berbeda sensasi yang saya rasakan dibandingkan berada dalam gelombang Alpha.

Secara sains, dipercaya, apabila kita bisa berada pada gelombang Delta, maka dari otak akan diproduksi hormon endorphin. Hormon ini sangat sulit dihasilkan, kecuali kita berada kondisi rileks yang amat dalam. Dan hormon ini sangat berguna untuk kesehatan, menguatkan sistem imunitas tubuh dan terbebas dari stres (karena sifatnya seperti morfin).

Tetapi kondisi ini tidak lama. Keesokan harinya saya bangun, beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, kembali stres dengan pekerjaan. Malamnya saya menggunakan CD ini lagi untuk “cooling down”. Dengan kata lain, saya jadi “kecanduan”. Sebetulnya CD ini menurut saya tidak buruk, hanya akhirnya kita menjadi “bergantung”, karena “keenakan”.

Karena sering menggunakan CD ini, saya menjadi hafal bagaimana rasanya apabila otak dalam keadaan gelombang Delta. Saya hafal sekali. Tetapi sudah lama saya tidak menggunakannya lagi.

Setelah saya berlatih Falun Gong (Falun Dafa) yang berkultivasi ganda pada watak dan raga selama 6 bulan, serta merasakan medan energi semakin lama semakin kuat, lama-lama saya menjadi teringat …Bukankah sensasi ini sama persis dengan keadaan otak dalam kondisi gelombang Delta…. Ya, benar sekali. Sensasinya sama persis. Saya baru menyadarinya!

Dan saya juga baru sadar, lho bukankah ini berarti walaupun saya beraktivitas setiap harinya, tetapi terus menerus dalam kondisi Delta? Berarti bisa dikatakan saya secara permanen bisa mencapai kondisi gelombang Delta. Sungguh luar biasa! Baru kemudian saya tersadar lagi, kalau begitu, bukankah ini berarti saya selalu terhubung dengan alam (dimensi) lain setiap saat? “Wah, saya semakin kagum pada latihan senam meditasi dari Tiongkok ini.” Di sinilah akhirnya bisa dimengerti, bahwa orang yang berlatih meditasi ini jika memancarkan Pikiran Lurus, maka efeknya akan sangat dahsyat mempengaruhi ruang dimensi lain.

Kisah Nyata Reinkarnasi: Barat Mempengaruhi China

Xiao Lian

Pengantar:
Judul di atas menunjukkan bahwa kebudayaan barat diperkenalkan sedikit demi sedikit kepada China. Para ahli sejarah yakin bahwa kebudayaan barat tidak benar-benar diperkenalkan kepada China sampai pada pertengahan Dinasti Ming. Dalam berbagi kisah ini, saya ingin menunjukkan bahwa saya, didalam salah satu kehidupan lalu saya, saya hidup sebagai seorang warganegara Roma Kuno, melakukan perjalanan dari Kerajaan Roma ke China untuk mengasimilasi diri saya kedalam peradaban China. Saya ingin anda mengetahui bahwa orang-orang dari seluruh dunia melihat China kuno sebagai sebuah surga. Sebenarnya, dewa pasti telah mengatur peradaban China untuk membuat orang-orang dan masyarakat China menyambut Fa Buddha Falun.
* * * * * * * * * * * * * * * * * *

[Catatan: Semua nama dan lokasi China diterjemahkan berdasarkan pengucapannya]

Sebelum tahun 1 Masehi, ada sebuah pulau dimana hari ini dikenal Sisilia di Italia. Pulau ini jarang penduduknya dan merupakan wilayah yang tidak berkembang. Penduduk pulau ini adalah para nelayan, yang tinggal di sebuah desa yang disebut Klein. Di sebelah barat dari desa itu, tinggal sepasang suami istri yang memiliki seekor lembu jantan. Duxi dan istrinya Laiya adalah orang yang sangat baik hati, hidup dengan harmonis, dan menikmati kebebasan dan santai.

Pada suatu hari turun hujan, Duxi pergi keluar untuk melakukan beberapa pesanan dan Laiya sendirian di rumah. Tiba-tiba teringat bahwa ia meninggalkan makanan di tengah-tengah hujan. Ia pergi keluar untuk menyelamatkan makanan. Ia terkejut, setelah beberapa kali terjadi guntur, seekor naga kecil yang menarik jatuh dari langit. Tubuhnya berwarna emas dan sebuah lingkaran seperti tanda bawaan di atas kepalanya. Terlihat transparan dan tampak sepertinya ia terluka. Ada bercak darah pada ekornya. Pertama-tama Laiya membatu karena ia tidak bisa mengidentifikasi makhluk ini. Kemudian ia menenangkan diri dan bergumam pada dirinya sendiri, “Siapa kamu? Mengapa kamu jatuh dari langit?” Ia terkejut, naga kecil itu menjawab dengan pelan, “Jangan takut. Saya adalah naga emas dari Timur. Saya berkelahi dengan dewa jahat hari ini dan mengalami cedera. Itulah mengapa saya jatuh dari langit. Mohon tutupi luka pada ekor saya dengan daun-daun dan lalu letakkan saya di dalam kolam. Dalam waktu singkat saya akan bisa lagi terbang kembali ke surga.” Laiya sedikit takut, tetapi melakukan apa yang diminta oleh naga kecil itu. Saat meletakkan naga didalam kolam, makanan yang berada di halaman belakang rumahnya seluruhnya basah.

Ketika suaminya kembali ke rumah, ia melihat makanannya rusak di halaman belakang rumah. Ia mengeluh, “Lihat. Mengapa kamu tidak membawa masuk makanan itu? Sekarang semua sudah basah. Kita harus menunggu hari cerah untuk dibakar di tengah matahari. Akan membutuhkan banyak pekerjaan.” Laiya berkata sambil senyum, “Terka apa yang telah saya lihat?” Duxi tersenyum gembira dan berkata, “Apa yang terjadi pada istri kecilku yang cantik?” (Mereka baru saja menjadi sepasang pengantin.) Laiya menceritakan kepada suaminya apa yang telah terjadi. Duxi sangat kaget dan tidak bersuara beberapa saat sebelum ia dapat mengumpulkan pikirannya. Ia bergumam pada dirinya sendiri, “Apakah ini sebuah mimpi? Timur? Seekor naga emas dari Timur?”

Segera Laiya menjadi hamil. Sepuluh bulan kemudian ia melahirkan seorang bayi laki-laki. Satu hal yang aneh pada bayi laki-laki ini adalah ia membawa sebuah lingkaran di atas kepalanya seperti naga emas. Jadi, mereka menyebut bayi Yuandong, yang berarti “Lingkaran Timur.” Ketika waktunya bagi Yuandong untuk mendapat pendidikan, Duxi mengirimnya ke seorang sanak famili yang di Roma. Ia berharap Yuandong akan belajar dan latihan seni bela diri.

Roma kuno menyebut China “sebuah negara sutera.” Pedagang-pedagang dari Asia Tengah dan Eropa Selatan, membawa sutera dari China ke Roma dan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi daripada emas. Roma Kuno berpikir bahwa kain sutera ringan dan lembut tumbuh di atas pohon-pohon di China. Didalam imaginasi mereka, Timur sepertinya sebuah surga, karena mereka mendengar bahwa di sana mempunyai peradaban yang sangat maju dan menggunakan teknologi. Yuandong tubuh besar sambil mendengar kisah Timur, mengkhayal tentang Timur.

Ketika ia hampir berumur 18 tahun, Yuandong bergabung dengan militer Roma. Tidak butuh waktu lama bagi seorang pangeran Roma untuk mengangkatnya sebagai penjaganya. Ketika ia melakukan dengan baik didalam sebuah pertempuran ia dipromosikan menjadi Asisten Komandan di Kantor Jenderal Militer. Pada 53 sebelum Masehi, Kerajaan Romawi berkembang sampai ke Timur. Mereka tidak berhasil didalam pertempuran di Syria. Jenderal Militer gugur didalam pertempuran. Anak tertua Jenderal Militer dan Yuandong membuat rencana untuk melarikan diri dimalam hari. Yuandong bilang kepadanya tanpa berpikir, “Mari pergi ke Timur!” Maka itu, anak tertua Jenderal Militer memimpin pasukan kurang lebih 10.000 tentara menuju ke China. Mereka melewati padang Arabia, dataran tinggi Iran, Pamirs, Gunung Tian dan Laut Mati. Akhirnya mereka tiba di Jalan Hexi, pada hari ini dikenal Desa Yongchang, Provinsi Gansu. Walaupun mereka sangat menderita, mereka mengatasi semua kesulitan karena Tuhan membantu mereka. Tentara hanya tinggal 1.000 orang saat mereka tiba di Yongchang.

Setelah mengetahui Yongchang adalah tempat produksi kain sutera, mereka memutuskan untuk menetap di sana. Di sana terdapat banyak pertukaran perdagangan dekat Jalan Hexi pada waktu itu. Negara-negara tetangga banyak melakukan perdagangan dengan China. China merupakan pusat perdagangan internasional. Seseorang dapat terus-menerus mendengar bunyi lonceng leher unta kafilah atau musik dari alat musik adat-adat suku. Seseorang dapat melihat kemakmuran ekonomi.

Setelah mereka menemukan jalan di sekitar kota, mereka merayakan keberuntungan mereka dan memutuskan untuk mendatangi Timur. Mereka memperkenalkan kebudayaan Roma Kuno kepada orang-orang China di Yongchang. Orang-orang China menyadari bahwa di Kerajaan Roma, puluhan ribu mil jauhnya, orang-orang Roma sangat senang dengan kebudayaan dan produk China. Yuandong dan tentara mendirikan benteng yang pada hari ini dikenal Gaochang dalam gaya Roma kuno. Bahkan sampai hari ini, orang dapat menemukan sisa-sisa bangunannya.

Yuandong tidak pernah menikah. Dalam masa sisa hidupnya, ia selalu merasa memiliki hubungan takdir yang sangat besar dengan Timur. Pada umur 40 tahun, ia pergi ke Dunhuang untuk melakukan inspeksi. Setelah jauh, ia melihat seorang biksu Buddha dengan mangkok mengemis di tangan kanannya. Ia segera mendatangi biksu itu.

Biksu ini melihatnya dan melafalkan sebuah puisi:
Anda telah melakukan segala upaya untuk kebebasan.
Hari ini anda kebetulan bertemu dengan saya, seorang biksu tua.
Saya akan menjawab pertanyaan anda dan memberi berkah abadi kepada anda!

Setelah mendengar puisi, Yuandong mengerti bahwa ia telah bertemu dengan seorang biksu yang rendah hati. Ia ingin menjadi pengikutnya karena berharap pada akhirnya membawa kehidupan yang dama! Dengan penuh harapan, ia bahkan bisa mencapai Kesempurnaan dan bebas dari reinkarnasi yang tidak ada habisnya! Ia berlutut dan berkata, “Guru, karena anda mengetahui alasan mengapa saya datang ke Timur, mohon bawalah aku, seorang asing, sebagai pengikutmu!”

“Baik. Namun, metode kultivasi yang bagus yang saya tahu adalah hanya sampai pada Periode Akhir Dharma. Kemudian seorang yang mulia dengan kebijakan yang maha besar akan mengajari kamu jalan sejati untuk selamanya bebas dari reinkarnasi!”

Akhirnya Yuandong menjadi pengikut biksu Buddha tua. Yuandong berkultivasi hampir 20 tahun sebagai murid biksu tua. Karena kebijakannya yang bagus dan sedikit keterikatan, akhirnya Yuandong memperoleh Buah Status. Seketika mencapai Kesempurnaan, Yuandong melihat bahwa ia sebenarnya reinkarnasi dari naga emas kecil. Ia mengingat hukum reinkarnasi dan masa lalunya di langit surga…

Penutup:
Saya mengakhiri cerita sampai di sini. Bila waktu memungkinkan, saya akan berbagi lebih banyak cerita saya tentang surga dan reinkarnasi saya di dunia manusia. Berapapun banyak kisah yang saya ceritakan, saya berbagi kisah-kisah ini hanya untuk satu tujuan. Sejarah reinkarnasi kita memperlihatkan bahwa kesempatan takdir yang sangat berharga tak ada bandingannya ini agar bisa secara langsung mendengar ceramah Fa dari Raja Suci Pemutar Falun! Ini adalah kesempatan yang hanya datang dalam satu kali keabadian! Rekan-rekan manusia dan praktisi, marilah menghargai kesempatan ini! Kita telah menderita begitu banyak kesengsaraan untuk memperoleh Fa hari ini! Apabila kita gagal melakukan dengan baik pada masa ini, kita akan menyesal selamanya.

----------------------
Buddha = Orang tercerahkan, bukan merujuk kepada agama tertentu (Bhs Sanskerta)
FALUN DAFA HAO
Namaste _/|\_

Maaf sedikit bertanya bro, memang di faham Falun Dafa terdapat istilah “Buddha” juga ya bro?
Bagaimana mengenai definisi secara lebih spesifik menurut Falun Dafa itu sendiri, karena secara umum kita mengetahui definisi dari “Buddha” itu sendiri adalah “Yang tercerahkan” ?
Mohon maaf bila ada kata2 saya yang kurang berkenan.
Quote:Original Posted By joeraygaul
Namaste _/|\_

Maaf sedikit bertanya bro, memang di faham Falun Dafa terdapat istilah “Buddha” juga ya bro?
Bagaimana mengenai definisi secara lebih spesifik menurut Falun Dafa itu sendiri, karena secara umum kita mengetahui definisi dari “Buddha” itu sendiri adalah “Yang tercerahkan” ?
Mohon maaf bila ada kata2 saya yang kurang berkenan.


Pak Joey,

Di Alam Semesta ini hanya ada dua lairan besar spiritual, yaitu Buddha dan Tao.

Aliran manapun jika sudah berhasil berkultivasi pada tingkat sangat tinggi akan masuk ke dalam 2 aliran besar ini saja.

Nah kalau Falundafa memilih bentuk aliran Buddha, karena ia nantinya memang masuk aliran Buddha, bukan Tao.


Ciri-ciri aliran Buddha dan Tao.

Aliran Buddha :
Memiliki banyak pengikut, siapa saja yang mampu berkultivasi dia akan mewarisi ajaran, berkultivasi tidak rahasia.

Aliran Tao :
Umumnya berkultivasi secara rahasia, orang awam tidak banyak tahu. Mulanya memiliki - katakanlah - 100 pengikut, namun hanya seorang saja yang mewarisi ajaran tulen. Dalam hal ini Guru memilih muridnya, yang mewarisi ajaran hanya yang berbakat luar biasa bagus. Guru sudah tahu dari awal siapa yang mewarisi ajaran.

Ada lagi yang namanya Qong Qimen.
Detail akan dijelaskan pada postingan dibawah ini.

Namun satu yang jelas; setiap orang memiliki perjodohannya masing-masing, termasuk di dalam hal spiritual.

Metode Gong Qimen


Sumber buku Zhuan Falun.(Hal 210-212)
http://falundafa.or.id/buku.htm
Quote:Original Posted By bagusee


Pak Joey,

Di Alam Semesta ini hanya ada dua lairan besar spiritual, yaitu Buddha dan Tao.

Aliran manapun jika sudah berhasil berkultivasi pada tingkat sangat tinggi akan masuk ke dalam 2 aliran besar ini saja.

Nah kalau Falundafa memilih bentuk aliran Buddha, karena ia nantinya memang masuk aliran Buddha, bukan Tao.


Ciri-ciri aliran Buddha dan Tao.

Aliran Buddha :
Memiliki banyak pengikut, siapa saja yang mampu berkultivasi dia akan mewarisi ajaran, berkultivasi tidak rahasia.

Aliran Tao :
Umumnya berkultivasi secara rahasia, orang awam tidak banyak tahu. Mulanya memiliki - katakanlah - 100 pengikut, namun hanya seorang saja yang mewarisi ajaran tulen. Dalam hal ini Guru memilih muridnya, yang mewarisi ajaran hanya yang berbakat luar biasa bagus. Guru sudah tahu dari awal siapa yang mewarisi ajaran.

Ada lagi yang namanya Qong Qimen.
Detail akan dijelaskan pada postingan dibawah ini.

Namun satu yang jelas; setiap orang memiliki perjodohannya masing-masing, termasuk di dalam hal spiritual.

Ok bro, thx penjelasannya, kalau begitu Falun Dafa ini mengimplementasikan pengajarannya pada penembusan 4 kesunyataan mulia dan jalan mulia beruas delapan ya bro?
Pencapaian kebuddhaan dengan cara di atas atau ada cara2 lain ?


Quote:Original Posted By joeraygaul

Ok bro, thx penjelasannya, kalau begitu Falun Dafa ini mengimplementasikan pengajarannya pada penembusan 4 kesunyataan mulia dan jalan mulia beruas delapan ya bro?
Pencapaian kebuddhaan dengan cara di atas atau ada cara2 lain ?




Penjelasannya ada dibawah ini ya pak ....
Karakteristik Falundafa

Karakteristik Falun Dafa

Karakteristik Falun Dafa
Sumber buku Zhuan Falun hal 45-56



Sumber Buku Zhuan Falun

Sumber buku Zhuan Falun hal 45-56

Xinxing = akhlak moralitas
Shifu = Guru
Kultivasi = Mematut diri meningkatkan akhlak, membuang segala keterikatan
Quote:Original Posted By putro.romo
saya pernah denger cerita falun dafa ini dan saya pernah dikasih bukunya.
kalo gak salah falun dafa ini mengajarkan, kalo ada orang yang sakit atau susah kita tidak boleh menolong atau membantu orang yg sedang kesusahan tersebut. karena itu sudah menjadi hukumannya. secara kita hidup didunia ini bukannya untuk saling tolong menolong.


Quote:Original Posted By bagusee


Di Falundafa kita tidak diperbolehkan menyembuhkan penyakit, meskipun seandainya kita punya kemampuan untuk itu.
Karena penyakit adalah karma dari akibat perbuatan diri sendiri di masa lampau (reinkarnasi).

Menolong orang pasti kita diajarkan berbuat baik, di Falundafa dianjurkan tolong meolong, tapi dilakukan secara wajar dan mengalir saja. Tidak dibuat-buat dan dicari-cari.


Benar-benar sesat nih orang. Mana ada orang sakit kita biarkan menderita. Manusia itu kan harus mempertahankan hidupnya, bukannya pasrah aj.
Quote:Original Posted By saukau




Benar-benar sesat nih orang. Mana ada orang sakit kita biarkan menderita. Manusia itu kan harus mempertahankan hidupnya, bukannya pasrah aj.


Kalau sakit ke rumah sakit aja gan
Sakit dan penderitaan adalah hasil karma diri sendiri.
Makanya semua Agama selalu mengajarkan berbuat baik.
Hong Yin
×