CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
[HOLY] Anda Bertanya, Katolik Menjawab
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014734553/holy-anda-bertanya-katolik-menjawab

ANDA BERTANYA KATOLIK MENJAWAB

Tampilkan isi Thread
Thread sudah digembok
Halaman 234 dari 529
Quote:

keibuan?emoticon-Belo

cem gini yach gan?emoticon-Embarrassment emoticon-Big Grin emoticon-Ngakak (S) emoticon-Peace
[HOLY] Anda Bertanya, Katolik Menjawab

apakah keibuan cem ini?

[HOLY] Anda Bertanya, Katolik Menjawab

astaga ganemoticon-Matabelo

mau donx,jika sis.ana cem ibu2x diatas..................................................emoticon-Ngacir
Quote:

lha bayi kan belom tau arti keselamatan dari Sang Putra?emoticon-Embarrassment

kenapa dibaptis,hayo ngaku!emoticon-army:

silahkan diperdebatkan,doktrin baptis bayi Katolik menurut tafsir saia,salah.emoticon-shakehand

agan masdheki,silahkan nimbrung,ini bahan debat/diskusi yang asyik2x.emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:

saia juga baik.emoticon-Embarrassment

berilah kesempatan cod untuk membuktikan how emoticon-Cool i am.
Quote:

apakah menurut ayat2 datang kepada Yersus=dibaptis dalamnama Bapa.Puta.Roh Kudus?no no no.emoticon-army:

apakah anak2x pasangan Katholik,sejak kecil juga harus dipaksa menerima tanpa mengetahui?

bukan ajaran kasih kalau dipaksa begituh.emoticon-Cape d... (S)
jika anda warga USA, mana yg akan anda pilih:

Barack Obama yg menghalalkan kimpoi homo
atau
Mitt Romney yg Kristen Mormon


?



IblisDajjal - Malaikat Terang Dunia emoticon-Angel
Your Partner in Crime, Always Whispering Always Understanding (AWAU) emoticon-Cool

[HOLY] Anda Bertanya, Katolik Menjawab
Quote:

keturunanzion otaknya ditaruh dipantat?kalau dia kentut,jatuh ntar.emoticon-Big Grin

Quote:

emoticon-Embarrassment
Quote:

mau gan,kapan cod an.emoticon-shakehand
Post ini telah dihapus oleh
Post ini telah dihapus oleh
Quote:


Awalnya thread ini dibuat oleh orang non Katolik (cuman mengaku Katolik).

Entah maksud terselubungnya apa, saya tidak tahu.

Namun sekarang sudah diurus oleh TS yang verified Katolik.

BTW, penghuni di sini termasuk TSnya dan saya juga penghuni ABKM.....emoticon-Blue Guy Smile (S)
Post ini telah dihapus oleh
Quote:


Mengenai baptis bayi kan sudah rembugan sama saya dulu bro.....emoticon-Blue Guy Smile (S)

Kalau nggak salah malah di ABKM.......

BTW, kalau mau mengulas lagi di sini juga nggak apa2 deh.......

Tapi entar malem aja deh, masih melek kan di atas jam 12?........emoticon-Blue Guy Peace
Post ini telah dihapus oleh
Ada orang kaga dimari... gw mau nanya nih... emoticon-Cool
Quote:


Quote:


Quote:


hai budug emoticon-Kiss lebih baik kamu perbaiki dulu pola pikir kamu, emangnya sejak kapan memberi itu diukur dengan memberikan segalanya??
Post ini telah dihapus oleh
Quote:


Well, jelas bukan karunia Roh Kudus dalam diri pendeta tersebut.

Gereja Katolik selalu menilai dari buah perbuatannya, yang benar2 menunjukkan sebagai karunia dari Roh Kudus atau bukan.

Soal buah karunia Roh, pernah saya post di sini :
http://www.kaskus.co.id/showpost.php...postcount=4177

Orang tersebut jelas sombong dan mempergunakan kemampuan untuk kepentingan duniawi.
Lagian dia ketahuan hanya membual saja.....emoticon-Big Grin
Post ini telah dihapus oleh
Quote:


Baptis Bayi / Anak-anak


Berikut ini pandangan Gereja Katolik tentang baptisan bayi dan anak2 :

Keselamatan melalui sakramen Baptis adalah hak semua manusia sejak lahir / hidup di dunia.

Permandian bayi berkaitan erat dengan doktrin Dosa Asal. Gereja Katolik mengajarkan setiap manusia lahir ke dunia dalam keadaan berdosa oleh akibat dosa asal yang diturunkan oleh Adam manusia pertama, maka dengan demikian, Gereja juga memberikan jalan bagi pembaptisan bayi, yang dimaksudkan untuk membersihkan sang bayi tersebut dari dosa asal, dan mempercayakan pertumbuhan imannya ke tangan para orang tua dan orang tua baptis anak tersebut; karena Gereja mengenal pembaptisan sebagai jalan untuk membawa anak tersebut kepada Keselamatan.

Pembaptisan Bayi/ Anak-anak menurut Katekismus Gereja Katolik:

KGK 1250
Karena anak-anak dilahirkan dengan kodrat manusia yang jatuh dan dinodai dosa asal, maka mereka membutuhkan kelahiran kembali di dalam Pembaptisan , supaya dibebaskan dari kekuasaan kegelapan dan dimasukkan ke dalam kerajaan kebebasan anak-anak Allah ke mana semua manusia dipanggil. Dalam Pembaptisan anak-anak dapat dilihat dengan jelas sekali bahwa rahmat keselamatan itu diberikan tanpa jasa kita. Gereja dan orang-tua akan menghalangi anak-anaknya memperoleh rahmat tak ternilai menjadi anak Allah, kalau mereka tidak dengan segera membaptisnya sesudah kelahiran.

KGK 1251
Orang-tua Kristen harus mengerti bahwa kebiasaan ini sesuai dengan tugasnya, memajukan kehidupan yang Tuhan percayakan kepada mereka.

KGK 1252
Adalah satu tradisi Gereja yang sangat tua membaptis anak-anak kecil. Dari abad kedua kita sudah memiliki kesaksian jelas mengenai kebiasaan ini. Barangkali sudah pada awal kegiatan khotbah para Rasul, bila seluruh “rumah” menerima Pembaptisan, anak-anak juga ikut dibaptis.


Pembaptisan Anak dalam Kitab Suci :
  1. Kisah Para Rasul 16:15, 33 menceritakan tentang bagaimana para rasul membaptis Lidia beserta seluruh isi rumahnya, juga kepala penjara sekeluarga. Demikian pula dalam Kisah Para Rasul 18:8 menceritakan tentang bagaimana Paulus membaptis Krispus dan seisi rumahnya, dan juga keluarga Stefanus (1 Kor 1:16). “Seisi rumahnya” ini adalah termasuk anak-anak, sehingga diketahui bahwa praktek pembaptisan bayi telah diterapkan sejak jaman para rasul.
  2. Rasul Paulus mengajarkan, karena kita lahir dengan dosa Adam, maka kita semua perlu dibaptis (Rom 5:18-19).
  3. Yesus sendiri mengajarkan agar anak-anak jangan dihalangi untuk datang kepada-Nya (lih. Mrk 10:14).
  4. Di dalam Perjanjian Lama, anak- anak digabungkan dalam perjanjian dengan sunat, yang dilakukan pada hari ke delapan (Im 12:3) pada saat mereka sendiri belum dapat menentukan sendiri apakah mereka mau tergabung dalam Bangsa Pilihan Allah. Maka seperti para orang tua di Perjanjian Lama memutuskan anak tersebut disunat, demikian pula di Perjanjian Baru, orang tua memutuskan anak tersebut dibaptis, demi tergabungnya sang anak dalam Perjanjian Baru dan kekal yang menghantar kepada keselamatan.


========

Lalu apakah dengan bayi/anak dibaptis, maka anak tsb telah direnggut kebebasannya?

Dalam kehidupan sehari-hari, kalau bayi sakit – termasuk anak-anak – maka orang tua tidak pernah bertanya kepada bayi atau anak-anak, obat apakah yang ingin mereka minum. Mengapa? Karena orang tua (dapat melalui dokter) percaya bahwa obat tersebut dapat menyembuhkan penyakit bayi atau anak tersebut.
Apakah dengan demikian, maka orang tua tersebut telah melanggar kebebasan bayi dan anak tersebut? Justru tidak. Kalau orang tua itu tidak memberikan obat, maka orang tua tersebut justru dianggap aneh dan bahkan dianggap tidak menyayangi anak-anaknya.
Post ini telah dihapus oleh
Post ini telah dihapus oleh
Post ini telah dihapus oleh
Halaman 234 dari 529
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di