CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / All About Design /
[Official Thread] Offset Printing | Percetakan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000008707937/official-thread-offset-printing--percetakan

[Official Thread] Offset Printing | Percetakan

Tampilkan isi Thread
Halaman 24 dari 116

TBGT dah

Makasih gan atas jawaban 'n sarannya.

Daerah mana gan yang harga bahan pada turun.
setau saya malah masih tinggi, Gan
sori, salah reply post.. hapus aja mod emoticon-Embarrassment
lam kenal semua mas bro,ikutan nimbrung.....baru mulai peretakan nich,para master minta infonya nich kalau untuk shooping bag yg dilaminating glossy biar lemnya paten/kuat pakai lem apa ya bos....?
Post ini telah dihapus oleh
Post ini telah dihapus oleh
Quote:


ditempat saya sih ga pake alkohol gan, tapi pake bensin emoticon-Big Grin
cause saya anti alkohol love es cendol emoticon-Blue Guy Cendol (S)

Quote:


wedew...jadi inget dulu ada operator yg saya pecat gara2 kasus ini.
agan agan yg baik hati, boleh minta tolong hitungin harga cetak untuk dibawah ini, soalnya ane ngitung masih ga bener takut salah, masih kurang ngerti cara ngitungnya hehehe

Cetak Buku tahunan spesifikasi:
- kuantiti 400pcs
- full colour
- kertas Artpaper 150gr
- ukuran A4+
- 72 lembar / 144 halaman
- Hard cover laminating doff
- Jilid kawat

Kira-kira kena perbukunya berapa ya gan dirata-rata percetakan?
mohon bantuannya emoticon-Angkat Beer
Quote:


klo hitungan saya Rp53.000/ buku sudah termasuk profit buat percetakan, or ongkos totalnya 21.2jt emoticon-Blue Guy Cendol (S)
Wah muter2 cari tentang offset nemu juga.
Kenalin gan ane febri siswa dari salah satu smk grafika di jakarta.
Ane ijin nyimak yah bisa buat pelajaran ane nih hehe
[Official Thread] Offset Printing | Percetakan

Rumus hitung pemakaian Tinta cetak (rumus ABC)

Qty = A x B x C x M x T

Qty = Jumlah tinta yang diperlukan dalam gram.
A = Luas area yang akan dicetak dalam M2
B = Jenis Bahan yang digunakan.
C = Warna tinta yang akan dicetak.
M = Jenis mesin cetak.
T = Toleransi yang ditambahkan.

Penjelasan dan konstantanya:

Jenis Kertas/Bahan yang dicetak (B) :
Cast Coat/ Chromo paper 1.0
Art Paper, Art Karton, dan Ivory 1.0
Semicoat dan Duplex 1.2
HVS 1.5
Kertas Koran 2.0

Warna dan Jenis tinta yang dipakai (C) :
Black 1.0
Cyan 1.2
Tranparent Yellow 1.3
Red, Blue, Green (Organic) 1.4
Green, yellow Chrome (Anorganic) 1.8
Pastel (Semua Warna) 2.0
White 2.0

Jenis mesin cetak (M) :
Offset 1.0
Letterpress 1.5

Toleransi adalah jumlah tinta yang dilebihkan untuk memperhitungkan waste/inseet, tinta yang menempel pada rol-rol dan pencucian.
Toleransi (T) :
Jumlah yang tinta yang dibutuhkan <10Kg diberi toleransi 20% T = 1.2
Jumlah yang tinta yang dibutuhkan 10 s.d. 50Kg diberi toleransi 10% T = 1.1
Jumlah yang tinta yang dibutuhkan > 50Kg diberi toleransi 5% T = 1.05

Contoh 1:
Brosur dicetak sebanyak 10.000 lembar, dicetak satu sisi pada art paper, warna khusus dicetak 70% dari area cetak, ukuran kertas 50 x 75 cm dicetak warna reflex blue. Dicetak dengan mesin Sheet-Fed Offset.
A = 10000 x 70% x 0.5 x 0.75 M2
A = 2625 M2

QTY = A x B x C x M x T
QTY = 2625 x 1.0 x 1.4 x 1.0 x 1.2
QTY = 4410 Gram.

Contoh 2:
Packaging dicetak 100.000, dicetak satu sisi pada duplex, warna khusus dicetak 80% dari area cetak, ukuran kertas 100 x 70 cm dicetak warna Warm RED. . Dicetak dengan mesin Sheet-Fed Offset.
A = 100000 x 80% x 1 x 0.7 M2
A = 56000 M2

QTY = A x B x C x M x T
QTY = 56000 x 1.2 x 1.4 x 1 x 1.05
QTY = 98784 Gram

Contoh 3:
Label dicetak 100.000 M dengan lebar 20 cm pada Chromo stiker, warna khusus dicetak full block di area cetak, dicetak warna Pastel Cream. Dicetak dengan mesin rotary letterpress.
A = 100000 x 100% x 0.2
A = 20000 M2

QTY = A x B x C x M x T
QTY = 20000 x 1.0 x 2.0 x 1.5 x 1.05
QTY = 63000 Gram

Hal-hal lain yang berpengaruh dan perlu diperhatikan antara lain: Pertama, ketebalan cetak, ketebalan cetak sangat berpengaruh terhadap konsumsi tinta. Penggunaan tinta yang berkualitas rendah akan meningkatkan ketebalan cetak dan meningkatkan konsumsi tinta itu sendiri. Kedua, Warna mempunyai titik jenuh artinya meskipun kita mencetak dengan sangat tebal tetapi warna tidak menjadi lebih tua, sehingga perlu diperhatikan pengukuran ketebalan cetak bila perlu menggunakan densitometer. Ketiga, Tinta dengan bahan dasar Anorganik mempunyai harga yang lebih murah namun akan lebih boros (Lihat diatas, C = 1.8) selain itu dapat mencemari manusia dan lingkungan hidup karena mengandung logam berat. Hal Keempat , kualitas air pembasah yaitu: kualitas air, fountain solution dan IPA (Isopropyl alcohol) yang dipakai sangat berpengaruh pada ketebalan cetak dan konsumsi tinta. Air pembasah yang jelek mengakibatkan skala pembukaan air menjadi besar dan tinta banyak terlaurut/ter-emulsifikasi dalam air sehingga konsumsi tinta akan meningkat.

Formula ABC memperhitungkan beberapa faktor yaitu bahan/kertas yang akan dicetak, warna, dan mesin yang digunakan sehingga mempunyai ketepatan. Formula ABC ini sederhana, mudah dihitung, dan mempunyai akurasi yang tinggi. Selamat mencoba.
Wah mantap bgt infonya....

Quote:
Agan2 mohon masukannya ya...

Buta bgt sama mesin besar ukuran 52

Ada order yg stabil tiap bulannya dan dari pada gw nyetak diluar mendingan gw beli mesin aja.

Spesifikasi yg mau gw cetak:
Kertas : BW 250
Area cetak : 50 x 36 cm
Warna : 4/4
Qty : 10.000 - 15.000 lbr / bln

Nah mw beli mesin 1 warna aja.
Tuk saat ini antara mesin OLIVER SAKURAI atw KOMORI, menurut agan bagusan mana ya? Mohon reviewnya dari segi harga, kualitas cetak, spare part(service) & keawtannya (bandel)?

Klo ada referensi yg lebih baik lagi tolong kabari saja. Terima kasih...
Quote:


cek PM gan!emoticon-Cek PM

nambahin info juga
Spoiler for prinsip dasar cetak offset:

PRINTER-preneur

PRINTING PRENEUR



Ulasan ringan mengenai wirausaha yang bergerak di bidang printing dan supportnya.

Printingpreneur,....sebagai seorang wirausaha yang bergerak di bidang printing, harus memfokuskan bagian dari printing mana yang hendak ditekuni. printing bisa digital printing (outdoor, indoor), bisa penerbitan, bisa packaging, bisa jasa finishing. dari semua bidang itu, kunci utama pahami product knowledge dari bahan, proses, dan hasil. jika semua sudah dikuasai barulah kita memulai bisnis itu. Untuk memulainya tidak perlu investasi begitu besar, cukup modal komitmen, konsisten dan fokus serta dapat dipercaya. Tips untuk membangun kerajaan kita sendiri, saya lebih menyukai 3 falsafah. Falsafah pertama adalah huruf i.

1. Informasi
2. Intelegensia
3. Intuisi
4. Inisiatif
5. Insyallah

Informasi sebagai seorang wirausaha harus banyak menggali informasi sebanyak mungkin untuk mencari peluang bisnis. bisa dari rekan kerja, sahabat, partner bisnis, rekanan, atau dari keluarga sendiri. Sebanyak mungkin informasi yang diperoleh, berimbas sebanyak peluang yang kita miliki. Carilah informasi yang berkaitan dengan bisnis yang ditekuni.

Intelegensia adalah tingkat pendidikan yang menjadikan kita bekal untuk berpikir realistis, rasio, analisa dan evaluasi. Dari informasi kita gunakan akal sehat kita (intelegensia) untuk mengolah mana yang paling feasible dan memungkinkan untuk kita kerjakan.

Intuisi adalah perasaan, feeling, sense bisnis yang kita miliki. setiap orang memiliki kemampuan ini dan akan terasah seiring berjalannya waktu yaitu pengalaman. berani mencoba, tidak takut salah adalah kunci untuk pembentukan karakter dan mengasah intuisi. dari informas, intelegensia, masuk ke tingkatan intuisi.....kira2 cwan nggak? dari pemikiran itu jika sudah kita menggunakan intelegensia kita untuk mengolahnya, harus ada percaya diri untuk berintuisi pasti CWAN!

Inisiatif ini merupakan faktor penentu, walaupun 3 tahapan sudah matang, jika inisiatif tidak ada, itu hanya merupakan sebuah wacana yang hanya berputar di kepala kita dan berdampak jerawat bahkan stroke.....Jika sudah melewati 3 tahapan itu, pilihan kita hanya TAKE IT OR LEAVE IT jika memang kita yakin TAKE IT!! dan......

INSYALLAH pasti berhasil, sukses.......karena kesuksesan kita sebagai wirausaha 1%nya adalah hoggi atau keberuntungan karena ridho Allah. Jangan lupa bekerja dan berdoa. itu sebabnya huruf i ada titik kecil di atasnya dengan jarak, artinya kita harus selalu mengingatNya. Insyallah sukses.

wirausaha sejati selalu konsisten dan komitmen terhadap setiap keputusan yang dihadapi, saya sendiri juga belum bisa menerapkan falsafah i dengan baik. setelah sukses di dalam perjalanannya jangan takabur dan lupa.....falsafah kedua T U T A,

-TEKUN

-ULET

-TERTIB

ADA PERHITUNGAN - segala sesuatu harus ada perhitungan, evaluasi dan kalkulasi yang benar, jangan pernah murni mengandalkan spekulasi krn spekulasi tanpa ada perhitungan itu seperti berjudi.



FALSAFAH KETIGA adalag #3C# --- Cincay, Cengly dan Cwan....setelah Cwan jangan Ciak (Serakah)

Dari pembekalan di atas yang terpenting harus menguasai product knowledge produk atau bisnis yang akan dijalani, ini MUTLAK DAN WAJIB jika kita berbisnis tanpa memahami dengan baik sama aja kita jual obat di pasar. Jika terjuan di dunia grafika atau printing tidak bisa diterapkan hal ini, karena yang kita jual barang persisi, atau produk yang membutuhkan ketelitian, kualitas dan hasil yang optimal. Untuk itu Product Knowledge harus benar2 dikuasai.

Terkadang pengalaman saya, ketika kita menawarkan cetakan, dan berusaha menggeser kompetitor terkadang konsumen bertanya dengan dalih kecewa dengan percetakan sebelumnya....INI JEBAKAN BATMAN!!, jangan pernah terpancing dan ikut menjelekkan tetapi jawablah dengan bijaksana lebih ke pembahasan teknis, sebab akibat dan solusi. Untuk itu pengetahuan dasar produk mutlak harus matang. Ada konsumen yang hanya mencoba atau menguji dengan mengambil sampel stelan dan menyatakan kecewa, padahal hasilnya luar biasa.

Konsumen akan suka jika kita berprinsip sharing....bukan mengedukasi atau dalam bahasa jerman NGEMINTERI, SOK PINTER atau SOK TAHU.

saya yakin, pasti semua akan berhasil dengan baik....semoga sharing saya bermanfaat bagi rekan2 yang terjun ke dunia bisnis percetakan.

Standart ISO dunia percetakan

ISO (International Standar) yang wajib diperhatikan di dalam Dunia Percetakan (Industri Grafika)

1. ISO 2846-1:2006 Graphic technology — Colour and transparency of printing ink sets for four-colour printing — Part 1: Sheet-fed and heat-set web offset lithographic printing
2. ISO 3664:2000_FDIS4a Viewing conditions - Graphic technology and photography
3. ISO 12218:1997 Graphic technology — Process control — Offset Platemaking
4. ISO 12635:2008 Graphic technology — Plates for offset printing — Dimensions
5. ISO 12636:1998 Graphic technology — Blankets for offset printing
6. ISO 12637-2:2008 Graphic technology — Vocabulary — Part 2: Prepress terms
7. ISO 12640-4:2009_DIS Graphic technology — Prepress digital data exchange — Part 4: Wide gamut display-referred standard colour image data [Adobe RGB (1998)/SCID]
8. ISO 12643-1:2011_CD Graphic technology — Safety requirements for graphic technology equipment and systems — Part 1: General requirements
9. ISO 12646:2009_WD Graphic technology — Displays for colour proofing — Characteristics and viewing conditions
10. ISO 12647-1:2011_DIS Graphic technology — Process control for the production of half-tone colour separations, proof and production prints — Part 1: Parameters and measurement methods
11. ISO 12647-2:2004 Graphic technology — Process control for the production of half-tone colour separations, proof and production prints — Part 2: Offset lithographic processes
12. ISO 12647-2:2011_DIS Graphic technology — Process control for the production of half-tone colour separations, proof and production prints — Part 2: Offset lithographic processes.
13. ISO 12647-7:2005_CD Graphic technology — Process control for the production of half-tone colour separations, proof and production prints — Part 7: Off-press proofing processes working directly from digital data.
14. ISO 12647-8:2011_FDIS Graphic technology — Process control for the production of half-tone colour separations, proof and production prints — Part 8: Validation print processes working directly from digital data.
15. ISO 13655:2009_DIS Graphic technology — Spectral measurement and colorimetric computation for graphic arts images.
16. ISO 15076-1:2009_DIS Image technology colour management — Architecture, profile format and data structure — Part 1: Based on ICC.1:2004-10.
17. ISO 15339-1:2011_DIS Graphic technology — Printing from digital data across multiple technologies — Part 1: Principles and characterized reference printing conditions.
18. ISO 15397:2011_CD Graphic Technology — Communication of graphic paper properties.
19. ISO 15930-1:2001 Graphic technology — Prepress digital data exchange — Use of PDF — Part 1: Complete exchange using CMYK data (PDF/X-1 and PDF/X-1a).
20. ISO 16760:2011_WD Graphic technology — Prepress data exchange — Preparation and visualization of RGB images to be used in RGB-based graphics arts workflows.
21. ISO 16761-1:2011_WD Graphic technology — Criteria and requirements for printing quality management systems — Part 1: Basic principles.
22. ISO 17067:2011_WD Conformity assessment — Fundamentals of product certification and product certification schemes

(Sumber: Herman Pratomo - ATGMI)
Quote:

hahaha apalagi alkoholnya jack daniel, seminggu jg udh jual mesin buat beli alkohol doank


Quote:

pas hitungannya g kurang g lebih emoticon-Blue Guy Cendol (S)

Tanya lagi ...ah

Buat agan-agan warga mari.

Mau tanya dong :
1. Kalo beli mesin GTO 46/52 Hal-hal apa yang harus diperhatikan/ditanyakan
2. Kelebihan-kekurangan GTO 46/52
3. Kapan Blangket harus diganti supaya hasil tetap bagus
4. Sudah berapa ribu druk-kah mesin tidak lagi register
5. Perwatan, hal apa yang harus diperhatikan

maaf kalo banyak tanya maklum, Baru didunia Percetakan.

Terimakasih.
wow, mantap infonya,,, ane ijin nyimak dl dari awal gan,,, emoticon-Toast
Quote:



ow walah saya kira pakai kertas arp hehe ternyata ad kertas khususnya emoticon-Travelleremoticon-Traveller
Agan agan smua.... Butuh advice ni...
Ane kirim file ke percetkan kayak ini
Spoiler for master file:


Terus udah selesai yg ane terima kek gini
Spoiler for hasil:


Wah ane agak kecewa gan.... Ni kenapa ya... Mesin jelek, tinta jelek, operator jelek, atau file ane jelek.... Butuh advice ni gan mo protes si tapi kasihan jga percetakannx... Binun.....
Halaman 24 dari 116


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di