alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
BABAD TANAH GANESHA: Dari “TH te Bandoeng” ke “Institut Teknologi Bandung”
4.88 stars - based on 34 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000010240654/babad-tanah-ganesha-dari-th-te-bandoeng-ke-institut-teknologi-bandung

BABAD TANAH GANESHA: Dari “TH te Bandoeng” ke “Institut Teknologi Bandung”

Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 20
mantep gan, ilmu ane bertambah lagi nih
Quote:


waktu itu (pasca 1978) semua mahasiswa ITB tdk punya jaket almamater,
berbeda dg sekarang yg semua maba dpt 1 jaket almamater (cmiiw)

jadi yg pake cuma utusan, ketua2 unit atw himpunan, itupun pada acara2 tertentu, pinjem ke Kopma ITB pake surat dulu tuh....
emoticon-Hammer2
Quote:

ngomong" soal jaket almamater...

jujur, saya baru tau bentuk dan warnanya begitu nerima abis daftar ulang emoticon-Hammer (S)

ga se eksis "the yellow jacket" emoticon-linux2

we are not the yellow jackets

Quote:

ya begitulah... emoticon-Hammer

==============

SIDE STORY SOAL JAKET ALMAMATER:

saking "jengkel"nya dulu kita kok gak punya jaket almamater (lagi) seperti masa keemasan tahun 66 & 70-an & mungkin perasaan itu banyak muncul di kita2, makanya dulu pernah Kopma ITB buat stiker versi ITBnya jaket UI isinya gini:

"WE ARE not THE YELLOW JACKETS"


emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2

sampe segitunya yah...
stikernya bener2 mirip versi UI yg memanjang, background kuning, tulisan hitam dikelilingi garis hitam...

............jaket ITB memang segitu-segitu ajaaahhh.........
Quote:

bukannya kalau di kita adanya
" WE ARE THE RAINBOW JACKETS "
karena jaket himpunan yang beraneka warna emoticon-Embarrassment

ngomongin jaket almamater
kayaknya jaket kita kainnya emang ngga banget deh kalau dibandingin ama jamal kampus lain
tapi itu justru yang buat keren kalau pas orasi, cocok buat dilipat dilengan kainnya emoticon-Big Grin
Quote:


wih asik dong emoticon-Metal:
jaman gua nanti masih boleh nimpukin air gak ya emoticon-Malu emoticon-Ngacir
Quote:


itu bukannya pas final GBS yah?? emoticon-Hammer
waktu HMM menang? emoticon-Malu

Quote:


wehh kesannya kayak nyari musuh gitu emoticon-Malu
sipil publik enemies emoticon-Hammer

btw bahas sejarah pembangunan gedung dong om kalau ada sumbernya, misal labtek kembar 5,6,7,8, trus bahas ttg lab lab tua jg emoticon-Hammer
tapi itb ga meluluskan insinyur aja gan, seniman juga emoticon-Malu
Quote:


Kayak Sujiwo Tejo ya gan, Sam Bimbo juga ya emoticon-thumbsup:

Agan/sis FSRD ya?emoticon-Matabelo
numpang titip jejak dulu yah..
Quote:
iya gan emoticon-Malu
Quote:


emoticon-Belo
Angkatan tahun brp gan/sis?
Quote:


20xx gan. emoticon-Big Grin haha udah ah abangnya mau pulang emoticon-Ngacir
Quote:


setahu saya bisa gan...
tapi nanti biar dijawab sama entu & pakarnya:
mod slif, agan encrew, dll
Quote:


yg punyanya HMT (tambang) bukannya keren tuh buatan C-59...
apalagi yg hobi hiking & camping..
Quote:

ssstttt....
awas kedenger sama anak2 sipil lo...
emoticon-Takut
emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:

pasti gan...
banyak side storynya tuh ttg bangunan2 tsb
Quote:

itb meluluskan calon insinyur, seniman, saintis & bisnismen...
emoticon-Cendol (S)
Quote:

FSRD banyak memberikan "warna" yg membuat ITB tdk "kaku"
membuat ITB lebih kreatif & "nyeleneh"
dari dulu saya selalu kagum sama ke"nyelenehan" & karya2 warga/alumni FSRD sebagai salah satu pilar dari art, science & technology-nya ITB
emoticon-Cendol (S)

Prof. Dr.(HC) Ir. Jan Klopper (17 Jul 1878-19 Apr 1966)

BABAD TANAH GANESHA: Dari “TH te Bandoeng” ke “Institut Teknologi Bandung”

Rector-Magnificus TH te Bandoeng 1920-1924 (Rektor I)
Voorzitter der Faculteit van Technische Wetenschap TH te Bandoeng 1924-1925 (Ketua Fakultas I)


Hoogleraar in de toegepaste wiskunde en mechanica (guru besar matematika dan mekanika terapan) di Technische Hoogeschool Delft 1905 dan Technische Hoogeschool te Bandoeng 1920.
Doktor honoris causa di Faculteit van Technische Wetenschap, Universiteit van Indonesie Bandung 1948.
Insinyur Technische Hoogeschool Delft 1898-1903(?)

Tempat, tanggal lahir: Enkhuizen (sebuah kota di wilayah Barat Friesland, provinsi Holandia Utara, Belanda), 17 Juli 1878, anak dari seorang petani, Simon Klopper dan Gerritje Swagerman.
Menikah 17 Juli 1907 di Apeldoorn dengan Maria Andrietta Anna van Nes.
Meninggal 19 April 1966 di Kota Zeist Belanda.

Anak-anak:
  1. Anna Wilhelmina, lahir 23 September 1910, menikah dengan D. L. Asjes, instruktur Nationale Luchtvaartschool (Sekolah Penerbangan Nasional).
  2. Gerdie, lahir 5 April 1912, menikah dengan D. K. Heeringa, dokter di Slikkerveer di Belanda bagian Selatan.
  3. Simon, lahir 28 Juli 1913.
  4. Hadriaan, lahir 1 November 1915.
  5. Frederika Jacoba, lahir 2 Mei 1917.
  6. Maria Andrietta Anna, lahir 9 Oktober 1921.


  • Klopper menjalani HBS (sekolah menengah) selama 3 tahun di kota kelahirannya di Enkhuizen dan menyelesaikan pendidikan menengahnya selama 2 tahun kemudian di HBS Hoorn.
  • Dalam rangka mendapatkan kepemilikan akta mengajar sekolah dasar (Lager Onderwijs - LO-akten) ia mengikuti kursus di Rijksnormaalschool di Enkhuizen tahun 1896-1897 (Rijksnormaalschool – Sekolah Normal Negeri kemudian berubah menjadi kweekschool - lembaga pelatihan untuk guru sekolah dasar. Istilah ini berasal dari institusi Prancis "École normale primaire” yang didirikan selama Belanda dijajah Prancis).
  • Ia bekerja sebagai guru di Westerblokker dan Zwaag tidak begitu lama, karena pada tahun 1898 ia memutuskan untuk menjadi insinyur dan kuliah di Polytechnische School di Delft (Sekolah Politeknik – berdiri tanggal 8 Januari 1842 sebagai Koninklijke Akademie van Delft, tanggal 20 Juni 1863 berubah menjadi Polytechnische School van Delft, tanggal 10 Juli 1905 ditingkatkan menjadi Technische Hoogeschool van Delft – Sekolah Tinggi Teknik, dan sejak tanggal 1 September 1986 berubah menjadi Technische Universiteit – TU Delft).
  • Pada waktu bekerja di biro insinyur milik Prof. Kraus inilah Ir. Klopper turut membuat desain pelabuhan di Valparaiso.
  • Dari bulan Maret sampai September 1904 ia bekerja di Maatschappij tot Exploitatie van Staatsspoorwegen - SS (Perusahaan Eksploitasi Jalan Kereta Api Negara, berdiri tahun 1863 sebagai perusahaan swasta, tahun 1938 bergabung dengan Hollandsche IJzeren Spoorweg-Maatschappij (HSM) dan membentuk Nederlandse Spoorwegen).
  • Pada tahun 1904-1905 dia mendapat tanggung jawab untuk mengajar di Sekolah Politeknik dan kemudian pada tahun 1905 ia diangkat sebagai hoogleeraar (guru besar –profesor) dalam bidang matematika terapan dan mekanika di Technische Hoogeschool Delft.
  • Selama tahun 1918 – 1920 Klopper menjadi Direktur Centrale Bruinkolen Bureau (Biro Pusat Batubara Coklat – batubara muda).
  • Pada bulan Maret 1919 ia menuju Hindia Belanda (Indonesia), bersama-sama dengan Jan Willem Ijzerman untuk mempersiapkan pendirian Technische Hoogeschool (Sekolah Tinggi Teknik) di Bandung.
  • Pada tahun 1920 Ir. Klopper diangkat menjadi Rektormagnificus (sekarang Rektor) pada usia 42 tahun.
  • Pada tahun 1922 ia dianugerahi gelar Ridder Orde van den Nederlandse Leeuw (Ksatria Ordo Singa Belanda).
  • Pada tahun 1925 ia pergi cuti ke Belanda dan menyatakan tidak kembali ke TH Bandung (Goenarso 1995:27), di mana dia bertanggung jawab untuk kedua kalinya mengajar di Technische Hoogeschool te Delft.
  • Pada 1 Januari 1926 Prof. Ir. Klopper ditunjuk sebagai Presiden Direktur N. V. Thomassen di De Steeg (wilayah Rheden, provinsi Gelderland).
  • Pada tanggal 2 April 1934 dia diangkat sebagai Anggota Dewan Pengelola (lid van den Raad van Beheer) Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda dan pada tanggal 1 Desember 1935 sebagai Ketua Dewan Pengelola Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda (voorzitter van den Raad van Beheer der Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij).
  • Dari bulan Desember 1934 hingga Mei 1937 ia juga menjabat Ketua Organisasi Industri TNO (Toegepast-Natuurwetenschappelijk Onderzoek – Riset Ilmiah Terapan), dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Organisasi Pusat TNO.
  • Pada tahun 1948 menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universiteit van Indonesie (Op 8 September 1948 werd in een openbare Senaatsvergadering gehouden te Batavia, het doctoraat in de technische wetenschap honoris causa toegekend aan Prof. ir J. Klopper – “De ingenieur in Indonesie”, Oktober 1948, Tahun ke-1 No.1, I.8).
  • Ir. Klopper juga menjabat komisaris dari sejumlah perusahaan.
  • Pada tanggal 19 April 1966 Prof. Dr.(HC) Ir. Jan Klopper meninggal dunia di Kota Zeist Belanda.

Sumber: [url]www.iisg.nl/ondernemers/pdf/pers-0816-02.pdf[/url]; Dari TH ke ITB, hal 49; Goenarso (1995). Riwayat perguruan tinggi teknik di Indonesia, periode 1920-1942. Bandung: Penerbit ITB; Majalah "De ingenieur in Nederlandsch-Indie" edisi tahun 1934-1942; http://www.westfriesgenootschap.nl/a...k_1966_04.php.



Prof. Dr. Jacob Clay (18 Jan 1882-31 Mei 1955)

BABAD TANAH GANESHA: Dari “TH te Bandoeng” ke “Institut Teknologi Bandung”

Rector-Magnificus/Voorzitter der Faculteit van Technische Wetenschap TH te Bandoeng 1925-1927 dan 1928-1929 (Rektor II)


Guru besar fisika di Technische Hoogeschool te Bandoeng 1920.
Doktor di Universitas Leiden 5 Juni 1908.
Sarjana matematika dan ilmu pengetahuan alam dari Rijksuniversiteit te Leiden 1900-1905??

Tempat, tanggal lahir: Berkhout Belanda, 18 Januari 1882, anak dari seorang petani, Pieter Claij dan Neeltje Molenaar.
Menikah 23 Juli 1908 dengan Tettje Clasina Jolles.
Meninggal 31 Mei 1955 di Bilthoven, suatu wilayah dekat Utrecht, Belanda pada usia 73 tahun.
Anak-anak: seorang anak perempuan dan dua anak laki-laki.

  • Claij (kemudian dikenal dengan "Clay") adalah seorang fisikawan dan filsuf yang lahir dalam lingkungan pedesaan yang makmur. Meskipun anak tunggal, ia sudah menunjukkan ketekunannya sejak usia muda.
    Ia melewati pendidikan dasar di Spierdijk dan Alkmaar. Ia menjalani pra-pendidikan-tinggi (Voorbereidend Hoger Onderwijs – VHO – setingkat SMP dan SMA) di Erasmiaans Gymnasium te Rotterdam.
  • Pada tahun 1900 ia mendaftar di Rijksuniversiteit te Leiden di fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam. Minat dan wawasannya yang luas menarik perhatian para dosen fisika seperti H. Kamerlingh Onnes dan H.A. Lorentz serta ahli filsafat G.J.P.J. Bolland. Pendidikannya dalam fisika eksperimental diselesaikan dengan bimbingan Kamerlingh Onnes, di mana Clay termasuk dalam sekelompok kecil asistennya pada tahun 1903-1907.
  • Pada tanggal 5 Juni 1908 ia mempromosikan disertasinya yang berjudul “De galvanische weerstand van metalen en legeeringen bij lage temperaturen” (Resistansi galvanik logam dan alloy pada suhu rendah), di mana pada tahun 1906 dan 1907 sudah didahului dengan publikasi dalam Laporan Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan pada Bagian Fisika (van de Afdeling Natuurkunde van de Koninklijk Akademie van Wetenschappen) yang berkaitan dengan pengukuran suhu yang sangat rendah.
  • Awal kariernya dimulai sebagai guru di VHMO pada tahun 1906 di Leiden, selanjutnya di Delft (1907-1920). Perpaduan praktek ilmu fisika dan filsafat diwujudkan dengan menjadi dosen privat dalam bidang filsafat ilmu di TH Delft 1913-1920. Dalam periode ini perhatian utamanya difokuskan pada konsep hukum alam. Sebuah risalah tentang hal ini pernah ditulisnya pada 1915 di Universitas Leiden.
  • Periode "filsafat"nya berakhir pada tahun 1920 di mana dia memasuki kegiatan "fisika eksperimental" dengan pengangkatannya menjadi guru besar fisika di TH Bandoeng pada tanggal 1 Januari 1920, beliau termasuk guru besar yang menghadiri Upacara Peresmian TH Bandoeng tanggal 3 Juli 1920.
    Untuk mempersiapkan tugas baru tersebut dan menambah wawasannya seiring dengan kemajuan dalam bidang fisika atom, tahun 1919 Clay menghabiskan beberapa waktu dengan E. L. Rutherford di Cambridge, termasuk memperhatikan karya-karya F. W. Aston.
    Tugasnya di Bandung sangat berat, di mana praktek fisika di daerah tropis harus dibangun dari nol, baik dari segi kegiatan penelitian maupun pendidikan universitas. Selain itu juga dibutuhkan tersedianya personil dan peralatan untuk pengembangan secepat mungkin. Oleh karena itu pada laboratorium yang didirikannya (Bosscha Laboratorium Natuurkunde) juga dibuka "Sekolah Instrumen dan Gelas" (Opleiding voor Instrumentmakers en Glasblazers), sebagaimana sekolah yang didirikan oleh Kamerlingh Onnes (dosen Clay di Leiden).
    [INDENT]Catatan: Sekolah ini adalah sekolah swasta kepunyaan sebuah perkumpulan yang didirikan atas inisiatif Prof. Clay; maksudnya terutama membantu kelancaran aktivitas di laboratorium fisika. Lama pendidikan 4 tahun. (Goenarso 1995:43)[/INDENT]
  • Pada tahun 1925-1927 dan 1928-1929 menjabat Rector-Magnificus/Voorzitter der Faculteit van Technische Wetenschap TH te Bandoeng menggantikan Prof. Ir. Jan Klopper. Pada tahun 1927-1928 dia mengambil cuti, sehingga pada periode itu jabatan Ketua Fakultas dipegang oleh Prof. Ir. H. C. P. de Vos.
  • Pada tahun 1929 pindah ke Universitas Amsterdam. Posisi rektor TH Bandoeng selanjutnya dijabat Prof. Willem Boomstra.


Biografi singkat lainnya silahkan baca sendiri di http://www.historici.nl/Onderzoek/Pr...ata/bwn1/claij

Referensi lain:
  1. Goenarso (1995). Riwayat perguruan tinggi teknik di Indonesia, periode 1920-1942. Bandung: Penerbit ITB.
  2. Sakri, A. (1979). Dari TH ke ITB: Kenang-kenangan lustrum keempat 2 Maret 1979. Bandung: Penerbit ITB.
  3. Majalah "De ingenieur in Nederlandsch-Indie" edisi tahun 1934-1942.
  4. Majalah "De ingenieur in Indonesie" edisi tahun 1948-1957.
  5. http://rektorkita.itb.ac.id/sejarah
  6. http://nl.wikipedia.org/wiki/Jacob_Clay


Quote:


Banyak juga lulusan ITB yang jadi artis ya gan

Btw, updatenya makin mantep aja nih om, ane lanjutin baca dulu ya om emoticon-Big Grin
Halaman 4 dari 20


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di