Ini salah satu kebodohan anies. Bedakan warga biasa dgn warga kaya dalam memilih makanan. Org biasa pengen makan kenyang, org laya pengen makan enak. Org miskin pilih kuantitas, org kaya pilih kualitas. Org miskin makan untuk kenyang, org kaya makan bukan untuk kenyang. Makanya, makanan di re
Lah daripada mati ditangan pendemo dan nantinya merepotkan keluarga ane, mending manut aja ke pendemo asalkan gak ikut jarah juga. Yg dipersalahkan bukan karyawannya tapi penegak hukumnya. Koq gak ada di lokasi ? Ibarat elu dijambret kaga melawan karena jambretnya bawa pedang, terus kamunya dipen
kalau disana paham nazi (neo-nazi) memberangus kaum migran (termasuk islam), eh di negara +62 malah membela nazi dengan alasan pernah memberangus yahudi :ngakak:ngakak
tv idelalis bagus, mulai dari webtoon sempat naik. Tapi karena market nya kalah sama online macam youtube,dll. Akhirnya karena kurang dana dan inovasi, salah satu petingginya mundur (Wisnu Hutama).. sempat stag acaranya dan mulai berubah jadi alay.. kata temen ane yg petinggi net juga, banyak karya
Sudah ada diatas tapi kenyataan nya memang begitu kalah dari segi diplomasi bukan dari segi militer tapi bila menurut ente kalah ya kalah ya itu urusan ente sih Oh iya ane kaga baca ane,, Nah kalau begitu saat kita Trikora juga kalah gan, padahal kita udah dapat Papua loh (maksudnya kita menang dip
Bentar lagi ada dedengkot formil yg mampir kesini lalu komen "siapa bilang US kalah sama Vietnam, US terpaksa mundur karena parlemen mereka tidak kuat menahan tekanan publik mereka sendiri, bla.. bla.." sambil nunjukin jumlah korban lah, alustita lah, ini lah, itu lah.. Kalah mah, kalah...
KPI ya menyensor dan menghilangkan anime/film kartun tapi malah membiarkan shitnetron, acara alay, acara joget2 gak jelas..
yg nylamatin temenya ketika cidera di lapangan, yaitu dengan menarik lidah nya keluar itu ternasuj juga pahlawan gan
kenapa yg disalahkan konten kreatornya, bukannya seharusnya mempersalahkan orang tua yg mengijinkan anaknya mengakses smartphone ? ibarat anak kamu terluka karena mainan pisau, elu nyalakan pisaunya yg tajam. Padahal yg salah dirinya sendiri kenapa gak memantau anaknya saat bermain..