Virus Corona adalah salah satu cara alam untuk menyeleksi makhluk hidup, termasuk manusia. Manusia yang mampu beradaptasi maka akan bertahan hidup. Yang merasa kebal, ya sudah akan banyak yang mati. Yang bisa patuh, maka akan bertahan. Tapi apakah bisa berlangsung selamanya? Orang yang kena virus m
Jadi ingat dulu sebelum Corona masuk Indonesia. Banyak yang bikin hoax, orang di China pindah agama, dengan ditambah lagu2 timur tengah. Sekarang orang2 mayo di sini menolak karantina soalnya merasa kebal, akibat ceramah2 yang ada di tempat ibadah bulan Feb lalu tentang orang2 di China yang dikar...
dispenserr Negara mayoritas Hindu Buddha, virusnya terkendali. Orang di sana bisa patuh. Termasuk Bali. Yang kena adalah imported, atau dari kumpul2 agama selain itu. Tambahan: Buddha itu d-nya dua. Kalau satu d itu dewa Hindu
Intinya, vaksin perlu waktu 18 bulan. Setelah 18 bulan, tunggu proses produksi 7 milyar (7.000.000.000) untuk single shot, kalau harus dobel, maka perlu 14.000.000.000 alat suntik steril. Distribusi pakai kapal perlu waktu. Belum lagi ada yang anti vax anti vaksin. Belum lagi ada yang ga mau kalau
Padahal beli baju baru itu tujuannya untuk pamer. Kalau tetap di rumah saja, ga mungkiin butuh baju baru. Pamer ke siapa? Kalau sampai ada orang yang beli, artinya dia ingin mudik. Eh pulang kampung. Tampaknya, orang2 mayo di Indonesia menolak karantina, karena terlanjur menghina negara China yang
penyebab utama, tempat ibadah tetap ramai. Padahal di gereja, vihara, pura, klenteng, semua sudah online sejak pembatasan 16 Maret, 2 bulan lebih. Ga mau patuh karena merasa kebal. Tidak terjadi pada agama bukan mayo di sini. Tapi, saya cukup senang, setidaknya ga ada orang yang bilang bulan ramadh
Aku rasa, wapresnya ingin tempat ibadah rame, jadi presiden memutuskan untuk tidak memunculkan. Kalau wapres mengikuti instruksi presiden untuk solat di rumah, maka nanti akan dianggap keluar agama oleh orang2 212. Tapi saya cukup senang, setidaknya ga ada orang yang bilang bulan ramadhan virus hil
Saya cukup senang, setidaknya ga ada orang yang bilang bulan ramadhan virus hilang. Padahal dulu banyak hoax di China orang pindah agama, kenyataannya cuma hoax. Virus ini bener2 pilih lokasi, nyerang China saat merayakan imlek. Nyerang Eropa dan US saat merayakan paskah. Nyerang Indonesia, Arab, T
Benar. Presiden terlalu takut karena ada yang bilang akan ada kerusuhan kalau lockdown. Apalagi mau lebaran. Nanti ada yang menggoreng pemerintah melarang ibadah. Sekarang terbukti banyak yang minta tetap meramaikan tempat ibadah. Orang yang minta lockdown malah ga bisa tertib. Orang yang ga mint...
kumpul sama teroris ga? Trus nanti kena brainwash jadi radikal? Eh sudah ya? Terus nanti orang2 mengingkari, dia bukan bagian dari mayo-nes?
Camat seperti ini, kalau di China sudah dipecat. Berita 7 hari lalu di China Wuhan. China Fires Official after new Coronavirus Cases Emerge in Wuhan Community https://www.wsj.com/articles/china-fires-official-after-new-coronavirus-cases-emerge-in-wuhan-community-11589205412
Waktu solat, mata hidung mulut kena lantai, padahal sebelumnya ada orang lain lewat batuk2 dan ngomong2 droplet jatuh ke lantai? Atau didisinfektan dulu? Petugasnya maju ke depan atau mundur ke belakang? Kalau maju, keinjak2 sepatu yang sebelumnya menginjak droplet air liur. Cari susah, padahal ad
Seingat saya said didu dulu pernah bilang akun twitter dihack, tanggal 14 April 2019. Katanya mau lapor, tapi ga pernah lapor, jangan2 rekayasa dia sendiri. Hari ini, 16 May 2019, dia bilang akun twitternya di-hack (lagi) menjelang ia diperiksa polisi 12 jam terkait laporan Luhut Binsar Pandjaitan.
Malah di negara mayoritas Hindu, Buddha, Konghucu, orang2 bisa lebih patuh. Yang ga patuh yang di luar itu, lalu menjadi cluster penularan terbesar. Mengapa ga patuh, karena merasa kebal. Kecuali di Yunani/Greece yang jumlah positifnya relatif kecil dibanding tetangganya. Virus SARS-CoV-2 benar2 p
Mungkin Maruf Amin ingin tempat ibadah tetap ramai, ga perlu takut karena niatnya untuk menghilangkan virus. Sedangkan Jokowi ingin warga jaga jarak di semua tempat termasuk tempat ibadah. Kemungkinan kedua, kalau Maruf Amin menganjurkan untuk tidak beribadah, nanti akan dianggap menista. Jadi da...
Makanya kalau dulu 11 Maret baru 1 yang mati, lockdown di Jakarta Raya, maka sekarang tinggal menuai hasilnya. Sekarang lockdown? Biayanya terlalu besar. Terlambat.
Kalau ga lockdown ya ga bisa lah. PSBB ga bisa tertib, apalagi sekarang banyak yang merasa ga mungkin kena Corona karena bulan Ramadan. Tapi kalau sekarang lockdown, biaya yang ditanggung jadi sangat besar. Kalau 11 Maret langsung lockdown pas baru 1 mati, sekarang sudah kurva menurun di Jakarta.
Yang dari gereja, pura, vihara, klenteng, ga kedengeran beritanya.. Oya, ternyata sudah pakai online, dan bisa tertib dan patuh ya. memang beda. Sama seperti di negara2 mayo, Thailand, Myanmar, Vietnam, Taiwan, Cambodia, Laos, Korea, dan Bali. Kadang saya merasa sedikit terhibur, karena Corona teru
Negara2 seperti Myanmar, Thailand, Cambodia, Taiwan, Laos, Hongkong, Vietnam, dan Bali, warganya bisa patuh peraturan. Di India yang ga patuh adalah orang2 yang seperti berita ini. Di Malay juga. Sedihnya. Tapi saya cukup merasa lega, karena 11 Maret kemarin ga langsung lockdown. Kalau langsung loc
Sepertinya, lebih banyak yang atheist dan agnostic karena ada orang beragama yang melakukan bom bunuh diri sambil ngajak2 orang lain, hanya untuk bisa masuk surga. Tapi oleh penganutnya, orang yang ngebom itu ga diakui sebagai agamanya. Padahal dasar melakukan pengeboman itu apa?